BAB 6 PENUTUP
B. Saran
Berdasarkan kesimpulan dari hasil penelitian, maka dapat diajukan beberapa saran terkait program pembinaan terhadap warga gereja:
1. Bagi pihak GMIM Getsemani Sumompo
a. Untuk meningkatkan kualitas pembinaan melalui ibadah-ibadah maka para pelayan gereja atau yang akan terlibat di dalamnya perlu untuk mempersiapkan dan mempelajari dengan baik materi-materi yang akan disampaikan dengan melihat daya serap dari para anggota jemaat serta menggunakan metode yang bisa menarik perhatian jemaat untuk aktif dalam proses pembinaan. Secara khusus, bagi para pelayan yang melayani jemaat melalui program pembinaan seharusnya mempersiapkan pengajaran secara maksimal dengan melihat kebutuhan dari para jemaat yang dilayani.
b. Setiap program di dalam jemaat termasuk program pembinaan perlu untuk dievaluasi pada jangka waktu tertentu. Proses evaluasi tidak hanya melihat berjalan atau tidaknya suatu program akan tetapi haruslah dilakukan evaluasi secara menyeluruh baik pemimpin gereja, anggota jemaat, materi-materi, metode yang digunakan dan sebagainya. Dengan melihat secara keseluruhan maka akan memudahkan pemimpin gereja dalam memperbaiki dan memaksimalkan program-program yang dilaksanakan.
c. Gereja perlu membentuk suatu program pembinaan khusus yang bersifat memberdayakan kehidupan para anggota jemaat. Gereja mengakomodir masalah-masalah yang terjadi dalam kehidupan anggota jemaat, besar ataupun kecil dampak yang dihasilkan sehingga mereka yang tertindas dan yang tidak mendapatkan keadilan dapat bangkit untuk menata kehidupan kembali secara
mandiri, dan menentang segala praktek-praktek yang tidak seharusnya.
d. Adanya pos pelayanan di daerah TPA sehingga memudahkan jemaat untuk menjangkau pelayanan ibadah.
2. Bagi Pelayan
a. Peningkatan pembinaan ini bisa dilakukan melalui keaktifan para pelayan gereja dalam memotivasi serta mengarahkan anggota jemaat tentang pentingnya suatu pembinaan.
b. Peningkatan kemampuan para pelayan dalam memimpin dalam kegiatan pembinaan harus memiliki syarat mengikuti persiapan melayani lewat ibadah penelaah Alkitab sehingga memiliki persiapan yang baik untuk melayani.
3. Bagi Sinode GMIM
a. Sinode GMIM harus menindaklanjuti pelayanan fungsional khusus untuk pekerja sampah/pemulung di TPA Sumompo.
Adanya pelayanan pemberdayaan jemaat bukan dalam pembagian territorial atau pada wilayah tertentu namun bisa juga dalam bentuk kategorial meliputi kategorial tertentu misalnya buruh, pemulung atau pekerja sampah.
Andar Ismail. Ajarlah Mereka Melakukan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1998.
———. Selamat Memanusia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2020.
Andini, Kristin. “Pembinaan Warga Gereja GKJ.” UKDW, 2016.
Andreas Untung Wiyono. Manajemen Gereja Dasar Teologis & Implementasi Praktisnya . Bandung: Bina Media Informasi, 2010.
B.S. Sidjabat. Pendewasaan Manusia Dewasa. Bandung: Kalam Hidup, 2014.
Brotosudarmo, Drie S. Pembinaan Warga Gereja Selaras Denagn Tantangan Zaman. Yogyakarta: Penerbit Andi, 2015.
Christine S. Nash, John Sproule. “Career Development of Expert Coaches.”
International Journal of Sports Science & Coaching 4, no. 1 (2009): 121–
128.
Emanuel Gerrit Singgih. Reformasi Dan Transformasi Pelayanan Gereja.
Yogyakarta: Kanasius, 1997.
Fitzpatrick, Sanders, dan Worthen. Program Evaluation: Alternatif Approaches and Practical Guidelines. Boston: Pearson Education, Inc, 2017.
Ismail, Muhammad Ilyas. Evaluasi Pembelajaran: Konsep Dasar, Prinsip, Teknik Dan Prosedur. Depok: Rajagrafindo, 2020.
Jaedun, Amat. Metode Penelitian Evaluasi Program. Yogyakarta: UNY, 2010.
Mahmudi, Ihwan. “CIPP. Suatu Model Evaluasi Program Pendidikan”.” At 6, no. 1 (2011): 23.
Mangunhardjana, A. Pembinaan: Arti Dan Metodenya,. Yogyakarta: Kanisius, 1991.
Marbun, Purim. “Desain Pemuridan Sebagai Model Pembinaan Warga Gereja Berkelanjutan Bagi Jemaat.” Jurnal Teologi Berita Hidup 4, No.2 (2022).
———. Pembinaan Jemaat: Petunjuk Pemahaman Praktis Membina Jemaat.
Yogyakarta: Penerbit Andi, 2014.
Muharika, Ambiyar &. Metodologi Penelitian Evaluasi Program. Bandung:
Alfabea Bandung, 2019.
Munthe, Ashiong P. “PENTINGYA EVALUASI PROGRAM DI INSTITUSI PENDIDIKAN: Sebuah Pengantar, Pengertian, Tujuan Dan Manfaat.”
Scholaria : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 5, no. 2 (2015): 1.
Muryadi, Agustanico Dwi. “Model Evaluasi Program Dalam Penelitian Evaluasi.” Jurnal Ilmiah Penjas: Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran 3 NO.1 (2017).
Noordegraaf, A. Orientasi Diakonia Gereja. Jakrta: BPK Gunung Mulia, 2017.
DAFTAR PUSTAKA
Nugroho, Fibry Jati. “Church and Poverty: Discourse on the Role of the Church in Poverty [Gereja Dan Kemiskinan: Diskursus Peran Gereja Di Tengah Kemiskinan].” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 3, no. 1 (2019): 100–112.
O. E. Ch. Wuwungam. Bina Warga: Bunga Rampai Pembinaan Warga Gereja.
Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2012.
Patta Bundu & Ermi Sola. Dasar Model Evaluasi Program. Padang: Penerbit Insan Cendekia Mandiri, 2020.
———. Konsep Dasar Model Evaluasi Program. Padang: Penerbit Insan Cendekia Mandiri, 2020.
Rafida, Rusydi Ananda & Tien. Pengantar Evaluasi Program Pendidikan.
Medan: Perdana Publishing, 2017.
Rey, Kevin Tonny. “Konstruksi Teologi Dalam Konteks Reposisi Pemikiran Warga Gereja.” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 2,
no. 1 (2018): 1–13.
https://www.researchgate.net/publication/333514245_Konstruksi_Teo logi_dalam_Konteks_Reposisi_Pemikiran_Warga_Gereja.
Ricardo Freedom Nanuru. Gereja Sosial Menurut Konsep Rasionalitas Komunikatif Jurgen Habermas. Yogyakarta: Deepublish Publisher, 2020.
Riniwati, Riniwati. “Bentuk Dan Strategi Pembinaan Warga Jemaat Dewasa.”
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Agama Kristen STT Simpson Tahun 2016 Tema: Strategi Pembinaan Jemaat Untuk Meningkatkan Kehidupan Jemaat, no. April (2016): 1–13.
Saputro, Imanuel Adi. “Tanggung Jawab Gereja Dalam Pendidikan Keluarga Muda Di Gereja Kristen Jawa Manahan Klasis Kartasura.” Magister Sosiologi Agama Program Pascasarjana FTEO-UKSW, 2015.
Selan, Ruth F. Pedoman Pembinaan Warga Jemaat. Bandung: Kalam Hidup, 2000.
Simanjuntak, Junihot M. “IMPLIKASI KONSEP DAN DESAIN KURIKULUM DALAM TUGAS PEMBINAAN WARGA JEMAAT” 12, no. 2 (2014): 251–
272.
Simanjuntak, Pasaribu. Simanjuntak, Pasaribu, Membina Dan Mengembangkan GenerasiMuda. Bandung: Tarsito, 1990.
Sin, Sia Kok. “Apakah Metode Pemuridan Dalam Perjanjian Lama.” Jurnal Theologia Aletheia 19 No. 12, no. 12 (2017): 43–67.
Teo, Wilson. “Christian Spiritual Formation.” Emerging Leadership Journeys 10, no.1 (2017): 138–150.
Wairata, Cornelis & Hendrikk Ongirwalu. Menggereja Secara Baru: Bunga Rampai Memperingati 300 Tahun GPIB Jemaat “Immanuel” Depok.
Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2017.
Wantalangi, Regen, Anly Frinsisca Killa, Juliana Panjaitan, and David Eko Setiawan. “Model Pembinaan Warga Gereja Bagi Generasi Milenial.”
CARAKA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika 2, no. 2 (2021): 125–142.
Zulfani Sesmiarni. Model Evaluasi Program Pembelajaran. Bandang Lampung:
Aura Publishing, 2014.
A
Agenda Pembinaan: Agenda Allah dan alkitab.
Alkitab: Suatu kumpulan kesaksian tentang tindakan Allah yang punya akibat besar pada kehidupan pribadi dan kehidupan bangsa-bangsa.
B
C
D
E
Evaluasi Context: Memberikan beberapa alternatif keputusan yaitu: setting yang akan diterapkan, tujuan dan sasaran yang adakan dicapai.
Evaluasi Program: Kegiatan yang dimaksudkan untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat keberhasilan dari kegiatan yang direncanakan.
F
G
Gereja Diutus ke Tengah-Tengah Dunia: Untuk menjadi saksi yesus
H
I
GLOSARIUM
J
K
L
M
Misi Allah: Mission dei Misi Kristus: Mission christy
Misi PWG: “Sama seperti engkau telah mengutus aku ke dalam dunia, demikian pula aku telah mengutus mereka ke dalam dunia”
N
O
P
Pembinaan: Upaya pendidikan formal maupun non formal yang dilakukan secara sadar, berencana, terarah, teratur, dan bertanggung jawab dalam rangka memperkenalkan, menumbuhkan, membimbing, dan mengembangkan suatu dasar-dasar kepribadiannya seimbang, utuh dan selaras, pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan bakat, kecenderungan/keinginan serta kemampuan-kemampuannya sebagai bekal, untuk selanjutnya atas perkasa sendiri menambah, meningkatkan dan mengembangkan dirinya.
Pemulung: Orang yang pekerjaannya memulung yakni orang yang mencari nafkah dengan mencari dan memungut dan mendayagunakan barang-barang bekas untuk dijualnya kepada para pengusaha yang akan mengelolanya kembali menjadi barang komiditi baru.
Q
R
S
Shalih Berpendapat Pemulung: Orang yang memungut, mengambil, mengumpulkan dan mencari sampah baik perorangan atau kelompok.
T
Tujuan Evaluasi Program: Untuk mengetahui sejauh mana tujuan program telah terealisasi atau tidak.
U
V
W
X
Y
Z
A
Agenda Pembinaan, 17, 51, 71 Alkitab, 17, 18, 42, 44, 49, 51, 52,
53, 60, 66, 71
B
Bakat, 10, 71 Bekal, 10, 71
D
Dunia, 3, 12, 14, 15, 18, 52, 53, 54, 55, 57, 61, 71
E
Evaluasi Context, 71
Evaluasi Program, 7, 8, 23, 24, 25, 26, 27, 28, 58, 59, 62, 71 Evaluasi Program, 7, 23, 24, 27, 64,
71
G
Gereja, iv, v, 1, 2, 3, 4, 5, 7, 11, 12, 14, 15, 16, 18, 42, 44, 46, 48, 49, 50, 51, 52, 53, 54, 55, 56, 57, 58, 59, 60, 62, 65, 66, 68, 69, 70, 71
K
Keterampilan, 10, 71
M
Misi Allah, 71 Misi Kristus, 71 Misi PWG, 71
N
Nafkah, 3, 36, 71
P
Pembinaan, iii, iv, v, 2, 3, 4, 5, 6, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 18, 19, 42, 44, 46, 48, 50, 51, 53, 54, 55, 57, 58, 59, 60, 62, 65, 68, 69, 70, 71
Pemulung, iv, v, 3, 4, 6, 36, 37, 38, 39, 40, 58, 71
Program, 4, 6, 7, 8, 14, 22, 23, 24, 25, 26, 27, 28, 29, 30, 31, 32, 33, 34, 42, 43, 44, 45, 46, 47, 48, 49, 50, 51, 53, 55, 56, 58, 59, 62, 64, 65, 66, 71
S
Shalih Berpendapat Pemulung, 36, 71
INDEKS
Eva Monica Teresa Kodongan, S.Th., M.Pd
Penulis dilahirkan pada tanggal 11 Agustus 1998 di Kota Tondano, Provinsi Sulawesi Utara. Anak kedua dari dua bersaudara dari pasangan suami istri bapak Janry Kodongan dan Ibu Dyane Rumopa. Lulus SD dari SD GMIM 92 Bailang pada tahun 2009, lulus SMP dari SMP Negeri 8 Manado pada tahun 2012, lulus SMA dari SMA Negeri 9 Binsus Manado pada tahun 2015. Kemudian melanjutkan pendidikan strata satu di Universitas Kristen Indonesia Tomohon Fakultas Teologi, program studi Teologi Kristen Protestan dan lulus pada tahun 2019.
Setelah itu melanjutkan pendidikan strata dua di Universitas Kristen Indonesia Program Studi Magister Pendidikan Agama Kristen dan lulus pada tahun 2022. Penulis pernah mengikuti penelitian HIBAH kompetitif nasional.
Dr. Lamhot Naibaho, S.Pd., M.Hum
Penulis dilahirkan pada tanggal 18 November 1985 di Buluduri, salah satu desa di Kecamatan Laepari, Kabupaten Dairi Sidikalang-Sumut. Anak ke enam dari tujuh bersaudara oleh pasangan suami istri bapak Lamasi Naibaho dengan Sonti Aritonang. Lulus SD dari di SD N 030404, lulus SMP dari SMP Negeri 2 Laeparira dan selesai pada tahun 2002, dan lulus SMA dari SMA Negeri 1 Sidikalang pada tahun 2005. Kemudian diterima di salah satu perguruan tinggi Negeri di Medan (UNIMED) di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris melalui jalur SPMB dengan memperoleh beasiswa PPA, dan selesai tepat waktu dan dengan IP Cumlaude pada tahun 2009. Dia kembali melanjutkan studinya di Pascasarjana Universitas Negeri Medan, dan juga selasai pada waktu yang tepat dengan IP tertinggi (4.00) pada tahun 2012. Setelah itu, dia kembali melanjutkan studinya ke Jenjang Pendidikan Doktor di Universitas Negeri Jakarta pada tahun 2012 dan selesai pada tahun 2016. Pada tahun 2015, dia memutuskan untuk menikah dengan Geby Arni Siregar dan sudah memiliki satu orang putri. Pengalamannya dalam bekerja di awali dengan menjadi tenaga pengajar Bahasa Inggris di Perguruan Prima Essential English Course selama tiga tahun, dan kemudian menjadi Tutor Bahasa Inggris di Bimbingan Belajar BT/BS Bima Medan, setelah itu menjadi Tutor Bahasa Inggris di
NGO-PROFIL PENULIS
Caritas Switzerland. Pada tahun 2010, dia menjadi dosen Bahasa Inggris di Akademi Manajemen Informatika Komputer Universal di Medan dan juga di Sekolah Tinggi Teologia Paulus Medan. Disamping berkarier sebagai dosen, dia juga menjadi konsultan Bahasa Inggris di International Organization for Migrant (IOM). Pengalaman bekerja terakhir yaitu menjadi Dosen di Universitas Kristen Indonesia. Banyak prestasi-prestasi yang sudah dia dapatkan baik dari instansi pendidikan, lembaga pemerintah, dan juga lembaga swasta, seperti Prima Essential English Course, Universitas Negeri Medan, APKASI, Ary Suta Reserch Center, PT. Semen Indonesia, NGO-Caritas Switzerland, International Organization for Migrant. Disamping itu, dia memiliki pengalaman menulis dan mempresentasikan tulisannya di seminar nasional dan internasional seperti Masyarakat Linguistik Utara (MLU) tahun 2012, TEFL Asia di Filipina tahun 2013, ICALLE di Filipina tahun 2014, ECE di London tahun 2015, Ary Suta Research Center tahun 2014 dan lain-lain.