• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kane McNally Pendahuluan

Dalam dokumen Instruksi untuk Kehidupan Orang Kristen (Halaman 93-97)

Nyanyian, „Bertekun dalam Pengharapan!‟, ditulis setelah mendengarkan sebuah khotbah dari Victor Hall pada Seminar Alkitab Internasional baru-baru ini. Dengan judul „Memelihara Perintah Kristus untuk Bertekun dalam Pengharapan‟, pesannya merupakan pesan yang memberikan semangat. Pesan

itu adalah suatu perintah bagi setiap orang percaya untuk bertekun dalam pengharapan akan status anak. Kita diingatkan bahwa kita tidak boleh melepaskan penentuan kita sejak semula sebagai anak-anak Elohim, bahkan di tengah-tengah penderitaan dan penganiayaan. Sebaliknya, dalam setiap musim kita harus berpegang teguh pada firman-Nya. Elohim memberikan kepada kita ketekunan dan dorongan- Nya supaya kita bisa menyelesaikan perlombaan yang diwajibkan bagi kita. Hal ini membawa sukacita besar! Kita bisa berjalan dan bertumbuh dengan berkeyakinan sebagai anak-anak Elohim dalam setiap keadaan hidup.

Nyanyian ini mendorong kita untuk maju dan berpegang teguh pada pengharapan untuk menjadi anak-anak Elohim sampai hari kebangkitan kita. Ayat-ayat dari nyanyian ini menguraikan musim ke depan untuk tubuh Kristus dan mengingatkan kita bagaimana kita berjalan sebagai anak-anak Elohim dalam musim ini.

Bait 1

Hiduplah dalam kasih Tuhan tanggalkan s’gala pelanggaran Dia mau kita percaya ‘tuk masuk perhentian-Nya

Tetap percaya saudaramu ‘tuk terima upahmu Dan berusahalah tinggal dalam kasih-Nya

Bait pertama mengingatkan kita bahwa tanggung jawab kita sebagai anak-anak Elohim adalah menjaga diri kita dalam kasih Elohim dan menanggalkan pelanggaran/ ketersandungan. Kita bisa memilih untuk melepaskan sakit hati kita dan pelanggaran/ ketersandungan kita dan hidup dalam hubungan kasih yang semula dengan saudara-saudara kita. Demikian juga, kita bisa menanggalkan, atau melepaskan, segala ketidakpercayaan. Ketika kita tidak percaya, kita menjadi tidak tenang dan

92

terbeban dengan rasa takut dan kekuatiran. Namun, kita bisa menerima kasih dan kemampuan-Nya supaya kita bisa masuk perhentian-Nya. Bahkan dalam kesibukan dan kesulitan hidup ini, ketika kita menaati firman-Nya, kita sedang masuk ke dalam perhentian-Nya.

Marilah kita didorong untuk memelihara suatu sikap percaya dengan saudara-saudara kita. Ketika kita tinggal di dalam persekutuan dengan mereka di sepanjang perjalanan hidup kita, kita akan menerima upah hidup kekal Elohim.

Bait 2

Kerajaan dunia ketujuh sedang muncul, jangan takut tapi berjaga-jaga Masa tekanan dan kedurhakaan dan pengkhianatan sedang datang

Kita perlu untuk bertahan dengan Dia dan dengan saudara-saudara sejati kita Maju dan bertekun dan jagalah dirimu dalam kasih-Nya

Kita mungkin terkejut atau bahkan gelisah dengan peristiwa-peristiwa yang dihadapi gereja sekarang dan di masa yang akan datang. Akan ada masa tekanan besar dan pengkhianatan ketika kedurhakaan semakin banyak. Tetapi kita tidak harus menghidupi kehidupan kita dalam rasa takut. Sebaliknya, Kristus menginstruksikan kita untuk berjaga-jaga akan apa yang akan terjadi. Dalam bait ini, kita menerima nasehat untuk bertahan baik dengan Kristus maupun dengan saudara-saudara kita supaya kita terus maju dalam musim yang akan datang.

Bait 3

Pekerjaan kita adalah suatu pekerjaan kasih untuk menanggalkan ketidakpercayaan dan keraguan Kita percaya bahwa kita akan menerima pengharapan menjadi anak-anak-Nya

Ketika kita berpegang teguh kepada pengharapan ini, kita masuk ke dalam perhentian -Nya Kita akan bertekun dalam iman dan menjaga diri kita dalam kasih-Nya

Bait ini mengingatkan kita bahwa merupakan pekerjaan harian kita untuk menanggalkan ketidakpercayaan dan keraguan. Ini adalah pekerjaan kasih kita! Ketika kita bersungguh-sungguh menanggalkan ketidakpercayaan kita, kita menjadi orang-orang Kristen yang percaya. Kita hidup dalam iman dan keyakinan. Inilah bagaimana seharusnya kita hidup sebagai orang Kristen. Kita percaya dan yakin dalam pengetahuan bahwa Elohim ada bersama dengan kita dan Dia rindu memberikan status anak kepada kita. Kemudian kita saling membuat komitmen ini satu dengan yang lain bahwa kita akan bertekun dalam iman dan menjaga diri kita dalam kasih-Nya.

Bait 4

Jangan mundur ketika tekanan datang, karena Dia telah menyediakan bagimu Setelah menderita seketika Dia memberikan kekuatan sebagai suatu karunia bagimu Dalam setiap musim kehidupan yang kita hidupi, kita mengingat perintah-Nya Untuk bertekun dalam pengharapan dan menjaga diri kita dalam kasih -Nya

Elohim telah membuat suatu penyediaan penuh untuk kita bertekun di tengah-tengah musim tekanan, penderitaan dan kesusahan. Dia memberikan kepada kita ketekunan dan dorongan-Nya ketika kita menaati firman-Nya. Di tengah-tengah penderitaan, Dia memberikan kekuatan kepada kita sebagai suatu karunia sehingga kita bisa bertekun sebagai seorang anak Elohim dalam iman, pengharapan dan kasih. Maka, dalam segala musim kehidupan kita, doa kita adalah supaya kita bisa ingat perintah Yesus Kristus kepada kita. Apakah perintah ini? Perintah ini adalah bertekun dalam pengharapan dan menjaga diri kita dalam kasih-Nya.

93 Refrain

Bertekun, dan peganglah!

Yang ada padamu raih mahkotamu

Kulindungi kau dari masa susah yang ‘kan datang Tekunlah berharap sungguh dalam kasih-Nya

Refrainnya adalah pesan kunci dari nyanyian ini dan diambil dari kitab Wahyu pasal tiga. Ini adalah perintah Kristus supaya kita bertekun dan berpegang teguh sebagai anak-anak Elohim supaya makhkota yang Dia berikan untuk kita tidak diambil. Sungguh suatu janji yang menakjubkan! Kita bisa menjadi yakin ketika kita bertekun di jalan yang Dia tetapkan untuk kita. Kristus akan menjaga kita dari masa-masa kerusuhan ke depan dan dari „jam yang akan datang‟. Ini bukan berarti bahwa

Kristus menjauhkan kita dari segala penderitaan dan kesusahan. Sebaliknya, dalam Kristus kita dijaga dan dipelihara ketika kita bertekun dalam pengharapan dan menjaga diri kita dalam kasih- Nya.

Bridge

Jangan lepaskan kepercayaan kita karena besar upahnya Jangan lepaskan kepercayaan kita karena besar upahnya

Bagian bridge-nya mengingatkan kita akan tanggung jawab kita sehubungan dengan keselamatan kita

– jangan melepaskan kepercayaan kita, karena upahnya yang besar! Tidak peduli apapun keadaan kita, tidak peduli kesulitan apa yang kita hadapi, tidak peduli kita sedang berada di bawah tekanan –

jangan melepaskan kepercayaan kita, karena besar upahnya. Ini artinya bahwa kita memelihara iman dan pengharapan akan status anak kita karena kita ingat upah yang Tuhan sediakan untuk kita. Mari kita menjadi bersemangat sementara kita menaati perintah Kristus untuk bertekun dan berpegang teguh dalam iman kita di setiap musim kehidupan kita. Sementara kita melakukannya, kita akan menjadi yakin dan dipelihara oleh Dia melalui kesusahan sehingga tidak seorangpun akan mengambil mahkota kita.

95

GLOSARIUM

Dalam dokumen Instruksi untuk Kehidupan Orang Kristen (Halaman 93-97)

Dokumen terkait