KEBUTUHAN PENDANAAN DALAM RENCANA STRATEGIS KEMENHUB 2015-2019
5. Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ)
4.4.1 Kegiatan Mendukung Prioritas Nasional 2
Dalam kegiatan Prioritas Nasional 2 : Pengurangan Kesenjangan antar Wilayah, Kementerian Perhubungan mendukung kegiatan 1) Peningkatan Konektivitas meliputi kegiatan Pengembangan Pelabuhan Hub dan Feeder Tol Laut, Pembangunan Transportasi Multimoda (Jalan Akses Pelabuhan/Bandara, KA Bandara, KA Pelabuhan), Lanjutan Pembangunan 15 Bandara Baru, Pembangunan Transportasi Perkotaan, Keselamatan Transportasi dan Keperintisan dan 2) Daerah Afirmasi. Adapun rincian kegiatan yang mendukung Prioritas Nasional 2 (Pengurangan Kesenjangan Antar Wilayah) antara lain sebagai berikut:
PN 3 Peningkatan Nilai Tambah Ekonomi melalui Pertanian, Industri, dan Jasa Produktif Peningkatan Ekspor dan Nilai Tambah Produk Pertanian Percepatan Peningkatan Nilai Tambah Industri Pengolahan Peningkatan Nilai Tambah Jasa Produktif Percepatan Peningkatan Keahlian Tenaga Kerja Pengembanga n Iptek dan Inovasi untuk Meningkatkan Produktivitas
2
1
5
3
4
Rencana Kerja Kementerian Perhubungan Tahun 2019 IV-21
Tabel 4.8 Kegiatan Peningkatan Konektivitas Berdasarkan Pagu indikatif (Rincian Prioritas Nasional 2)
No Kegiatan Rincian Kegiatan
1 Pengembangan Pelabuhan
Hub dan Feeder Tol Laut Dilaksanakan di15 Pelabuhan Pembangunan pelabuhan Enggano, Tanjung Batu, Belang-Belang, Miangas, Marore , Tobelo, Maba, Pulau Gebe, Nabire, Serui, Teba, Sarmi, Kaimana, Wanci, dan Moa
2 Lanjutan Pembangunan
15 Bandar Udara Baru Dilaksanakan di 4 Bandar Udara Dilaksanakan di Bandara Siau; Bandara Buntukunik; Bandara Muara Teweh; Bandara Tambelan. Penyelesaian pembangunan bandara hingga dapat melayani untuk minimum operasional
3 Pembangunan
Transportasi Perkotaan
Transportasi Darat 1. Pengadaan dan Pemasangan Perlengkapan Jalan di 33 Provinsi; 2. Pemeliharaan Perlengkapan Jalan di 33
Provinsi;
3. Rehabilitasi UPPKB di 12 Lokasi; 4 Keperintisan Transportasi Darat 1. Subsidi Perintis Angkutan Jalan di 291
Trayek
2. Subsidi Perintis Angkutan Penyeberangan di 223 Lintas
Transportasi KA 1. Subsidi KA Perintis di Wilayah Sumbagut, 2. Subsidi Perintis KA Lembah Anai
3. Subsidi Perintis KA Bandara Internasional Minangkabau
4. Subsidi perintis LRT Sumatera Selatan 5. Subsidi perintis KA Kertalaya
6. Subsidi Perintis KA Bathara Kresna 7. Subsidi Perintis KA Jenggala
Transportasi Laut 1. Penyelenggaraan Angkutan Laut Perintis Swasta dan PELNI (113 Trayek)
2. Angkutan kapal ternak sebanyak 6 Trayek 3. Penyelenggaraan Angkutan Barang Tol Laut 4. Dengan Mekanisme Penugasan dan Swasta
(21 Trayek)
5. Kapal Rede sebanyak 20 Unit Transportasi
Udara 1. Subsidi Perintis di 22 KPA untuk 272 rute; dan pengangkutan subsidi BBM 14.328 drum )
2. Penyelenggaraan Angkutan Kargo Udara Perintis di 7 KPA (untuk 78 rute; subsidi BBM cargo 5.832 drum)
Sumber : Data Sub sektor, 2018
Adapun untuk mendukung Pembangunan Daerah Afirmasi meliputi kegiatan dengan rincian sebagai berikut
Tabel 4.9 Kegiatan Pembangunan Daerah Afirmasi
No Kegiatan Sektor Keterangan
1 Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat
Transportasi
Darat 1. Pembangunan Dermaga Sungai Akat dilaksanakan di Tahun 2019 2. Pembangunan Dermaga Sungai Agats
Rencana Kerja Kementerian Perhubungan Tahun 2019 IV-22
No Kegiatan Sektor Keterangan
3. Pembangunan Dermaga Sungai Ewer dilaksanakan di Tahun 2019
4. Pembangunan Dermaga Sungai Sawaerma dilaksanakan di Tahun 2019
5. Pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Batanta dilaksanakan di Tahun 2019 Transportasi
Laut 1. Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Depapre 2. Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut
Nabire Transportasi
Udara 1. Pekerjaan Perpanjangan Runway (100 m) Arah 33 dan Levelling dengan Asphalt Hotmix termasuk Marking Bandara Wamena dilaksanakan di Tahun 2019.
2. Lanjutan Perpanjangan Landas Pacu dari 880 m x 23 m Menjadi 1000 m x 23 m Termasuk Marking dan Pengawasan Bandara Bomakia di Tahun 2019.
3. Pekerjaan lanjutan pembangunan Bandara Nabire Baru Dan Pengawasan Bandara Nabire Baru di TAhun 2019.
4. Lanjutan Pembangunan gedung terminal Bandara Mozes Kilangin Timika di Tahun 2019.
5. Pekerjaan perpanjangan landas pacu dari 1.000 m x 23 m menjadi 1.200 m x 23 m taxiway 78,5 m x 18 m dan apron 40 mx 100 m (tahap I) termasuk fillet dengan aspal hotmix Bandara Kepi di TAhun 2019.
2 Pembangunan Daerah
Tertinggal Transportasi Darat 1. Kegiatan Subsidi Angkutan Jalan dilaksanakan di 291 trayek;
2. Subsidi Angkutan Penyeberangan Perintis di 222 trayek;
3. Subsidi Angkutan Perintis (Angkutan Barang) untuk Mendukung Penyelenggaraan Tol Laut 4. Subsidi Ro-Ro Long Distance Ferry Jakarta -
Surabaya
Transportasi KA Kegiatan Subsidi Perintis Kereta Api
dilaksanakan di wilayah Sumbagut, KA Lembah Anai, KA Kertalaya, KA Bathara Kresna, KA Jenggala
Transportasi Laut
1. Lanjutan Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Pulau Banyak
2. Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Pulau Tello
3. Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Pasapuat 4. Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Telaga
Biru
5. Pengerukan Alur Pelayaran/Kolam Labuhan Lombok
6. Pengembangan Faspel Laut Waikelo
7. Pengembangan Fasilitas Pelabuhan Atapupu 8. Pengembangan Faspel laut Kendidi Reo 9. Pengembangan Pelabuhan Laut Mansalean
Rencana Kerja Kementerian Perhubungan Tahun 2019 IV-23
No Kegiatan Sektor Keterangan
10. Rehabilitasi Fasilitas Pelabuhan Bumbulan 11. Lanjutan Pembangunan fasilitas darat
Pelabuhan Anggrek
12. Pembangunan fasilitas Pelabuhan Laut Wonreli
13. Perkuatan dermaga dan replacement trestle
Pelabuhan Tulehu
14. Rehabilitasi Faspel Amahai
15. Pembangunan Faspel Laut Manipa 16. Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Kesui 17. Rehabilitasi trestle dan dermaga Pelabuhan
Sarmi
18. Lanjutan fasilitas Pelabuhan Laut Korido 19. Pembangunan fasilitas Pelabuhan Laut Serui 20. Revitalisasi Pelabuhan Rakyat Sorong Transportasi
Udara Ada di 32 Lokasi, diantaranya: Lasondre; Rokot; Rahadi Oesman; Yuvai Semaring; Long Apung; Melak; Larat; Oesman Sadik; Kamur; Kimam; Bomakia; Wamena ; Kiwirok; Bilorai; Akimuga; Mulia; Moanamani; Mindiptanah; Kepi;
Kokonao; Illu; Ewer; Batom; Bade; Obano; Mozes Kilangin; Waghete; Nabire; Sinak Baru; Dekai; Rendani;
3 Pembangunan Kawasan Perbatasan dan Perluasan Aksesibilitas di Wilayah Kepulauan
Transportasi
Darat 1. Pembangunan Terminal Penumpang Interanasional Entikong;
2. Pembangunan Terminal Barang Internasional Nanga Badau;
3. Terminal Barang Internasional Aruk; 4. Terminal Barang Internasional Skouw; 5. Terminal Barang Internasional Motaain; 6. Terminal Barang Internasional Motamasin; 7. Terminal Barang Internasional Wini; 8. Pembangunan Pelabuhan Penyeberangan
Teluk Dalam. Transportasi
Laut 1. Pembangunan fasilitas Pelabuhan Laut Bagan Siapi-Api 2. Pembangunan fasilitas Pelabuhan Laut
Sungai Guntung
3. Lanjutan pembangunan fasilitas Pelabuhan Pulau Laut
4. Lanjutan pembangunan fasilitas Pelabuhan Subi
5. Replacement pembangunan fasilitas Pelabuhan Laut Miangas
6. Lanjutan rehabilitasi fasilitas Pelabuhan Laut Marore
7. Pembangunan fasilitas Pelabuhan Laut Wonreli
8. Pembangunan fasilitas Pelabuhan Laut Depapre
9. Lanjutan pembangunan fasilitas Pelabuhan Korido
Rencana Kerja Kementerian Perhubungan Tahun 2019 IV-24
No Kegiatan Sektor Keterangan
Transportasi
Udara 1. Kegiatan Pembuatan Turning Area ujung runway TH 10 - 28 termasuk marking dilaksanakan di Bandara Maimun Saleh 2. Kegiatan Renovasi dan Perluasan Gedung
Terminal;dilaksanakan di Bandara Seibati; 3. Kegiatan Pekerjaan Pembuatan pagar
pengaman bandara dengan wiremesh dilaksanakan di Bandara Haliwen; 4. Kegiatan Pekerjaan Peningkatan jalan
lingkungan (2.380 M2) dan pelebaran jalan akses menuju terminal baru (1.200 M2) di Bandara DC Saudale;
5. Kegiatan lanjutan pemotongan bukit (selesai) di Bandara Mali;
6. Kegiatan Lanjutan Pemenuhan Standar Pagar pengaman Sisi Udara di Bandara Pangsuma;
7. Kegiatan Perluasan dari 210 m2 menjadi 600 m2 dan Penataan Gedung Terminal
Termasuk Meubelair di Bandara Datai Dawai;
8. Kegiatan Pekerjaan Timbunan Tanah (11.722 M3) dan Pembuatan Talud (1.247 M3) untuk Persiapan Perluasan Apron di Bandara Nunukan
9. Kegiatan Pelapisan Landas Pacu untuk meningkatkan PCN, Leveling (48.000 m2 ) dan Rekonstruksi Runway (4.500 M2) sampai dengan aspal hotmix termasuk marking di Bandara; Malinau;
10. Kegiatan Pekerjaan pengadaan dan
pemasangan pagar batas lahan bandara di Bandara Naha;
11. Kegiatan Lanjutan Pekerjaan Pematangan Lahan Perpanjangan Runway 18 di Bandara Melongguane;
12. Kegiatan Pembangunan terminal baru tahap I di BandaraDobo;
13. Kegiatan Pagar pengaman batas lahan di Bandara Jhon Becker;
14. Kegiatan Pekerjaan pelebaran taxiway A dari 15m menjadi 23m termasuk pemasangan
box culvert di Bandara Saumlaki ; 15. Kegiatan Rehabilitasi Gedung terminal
penumpang (atap dan Plafond) di Bandara Sentani;
16. Kegiatan Pengadaan dan pemasangan pagar pengaman sisi udara dengan BRC tinggi 2,44 m (1.500 m') serta pemenuhan pagar eksisting (7.000 m') di Bandara Mopah; 17. Kegiatan Pelebaran Runway dari 1000m x
18m Menjadi 1000m x 23m Termasuk Marking di Bandara Manggelum;
Rencana Kerja Kementerian Perhubungan Tahun 2019 IV-25
No Kegiatan Sektor Keterangan
18. Kegiatan Pekerjaan Perbaikan Permukaan
Runway, Taxi Way, apron termasuk Fillet dan Marking dengan Hotmix di Bandara Enarotali;
19. Kegiatan Pekerjaan rehabilitasi gedung terminal 210 M2 di Bandara Sarmi; 20. Kegiatan Perluasan Apron dan pembuatan
taxiway Sampai Dengan Asphalt Hotmix di Bandara Tanah Merah;
21. Kegiatan Pekerjaan lanjutan galian obstacle
bukit pada runway 11 (tahap 1) di Bandara Oksibil;
22. Kegiatan Pelebaran landas pacu dari 18m x 900m menjadi 23m x 900m (4.069 M2) di Bandara Okaba;
23. Kegiatan Lanjutan perbaikan permukaan landas pacu dan apron termasuk marking dengan asphalt kolakan di Bandara Karubaga;
24. Kegiatan Perluasan (120 m2) dan Penataan Gedung Terminal Penumpang (120 m2) termasuk pembuatan graphic sign dan
building sign di Bandara Kebar 4 Penanganan Kawasan
Rawan Bencana Transportasi Laut Dilaksanakan di seluruh UPT pelabuhan di wilayah rawan bencana Transportasi
Udara
Ada di 35 lokasi, diantaranya: Cut Nyak Dhien; Lasikin; Cut Ali; Rembele; Binaka ; Dr. FL Tobing; Depati Parbo; Fatmawati; Muko-Muko; Silampari; Budiarto; Tunggul wulung;
Trunojoyo; M. Salahuddin; Brangbiji; Frans Seda; Umbu Mehang Kunda; HH Aroeboesman; Frans Sales Lega; Tambolaka; Gewayantana; Soa; Wunopito; Djalaluddin; Syukuran
Aminuddin; S Bantilan; Pogogul; Kasiguncu; H. Aroepala; Amahai; Namrole; Wahai;
Dumatubun; Sultan Babullah; Emalamo; Kegiatan di
BPSDM
Perhubungan di 22 UPT
Diklat Pemberdayaan Masyarakat Sektor Transportasi Darat, Laut dan Udara yang dilaksanakan di 22 lokasi dengan rincian sbb:
Diklat Pemberdayaan Masyarakat Sektor Transportasi Darat di Bekasi, Tegal, Palembang, Madiun, Bali dan Mempawah Diklat Pemberdayaan Masyarakat Sektor
Transportasi Laut di Jakarta, Semarang, Makassar, Tangerang, Surabaya, Barombong, Sorong, Aceh, Minahasa Selatan dan Padang Pariaman
Diklat Pemberdayaan Masyarakat Sektor Transportasi Udara di Tangerang, Surabaya, Makassar, Medan, Palembang dan Jayapura
5 Penyediaan Afirmasi
Pendidikan BPSDM Perhubungan di 19 unit
Kegiatan pola pembibitan taruna di 19 Sekolah Tinggi/Poltek antara lain:
Rencana Kerja Kementerian Perhubungan Tahun 2019 IV-26
No Kegiatan Sektor Keterangan
Pendidikan Perhubungan Darat meliputi STTD Bekasi, BPPTD Palembang, PKTJ Tegal, BPPTD Bali, API Madiun, BP2TD Mempawah;
Pendidikan Perhubungan Laut meliputi STIP Jakarta, PIP Semarang, PIP Makassar, Poltekpel Surabaya, Poltekpel Sumbar, BP3IP Jakarta;
Pendidikan Perhubungan Udara meliputi STPI Curug, ATKP Medan, Poltekbang Surabaya, ATKP Surabaya, BPP Pnb Banyuwangi, BPP Pnb Jayapura dan BPP Pnb Curug.
Sumber : Data sub sektor, 2018