BAB I
PENDAHULUAN
Loka POM di Kota Tarakan mempunyai tugas melakukan inspeksi dan sertifikasi sarana/fasilitas produksi dan/atau distribusi Obat dan Makanan dan sarana/fasilitas pelayanan kefarmasian, sertifikasi produk, pengambilan contoh (sampling), dan pengujian Obat dan Makanan, intelejen, penyidikan, pengelolaan komunikasi, informasi, edukasi, pengaduan masyarakat, dan koordinasi dan kerjasama dibidang pengawasan Obat dan Makanan, serta pelaksanaan tata usaha dan rumah tangga.
1. Tugas Pokok Dan Fungsi
Berdasarkan Pasal 2 dan 3 Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan No.12 Tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Badan POM tugas pokok dan fungsi Loka Pengawas Obat dan Makanan adalah :
Tugas:
Melaksanakan kebijakan teknis operasional di bidang pengawasan obat dan makanan sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang undangan.
Fungsi:
1. Penyusunan rencana dan program pengawasan obat dan makanan.
2. Pelaksanaan pemeriksaan sarana/fasilitas produksi Obat dan Makanan.
3. Pelaksanaan pemeriksaan sarana/fasilitas distribusi Obat dan Makanan dan/atau sarana/fasilitas pelayanan kefarmasian.
4. Pelaksanaan sertifikasi produk dan sarana/fasilitas produksi dan/atau distribusi Obat dan Makanan
5. Pelaksanaan pengambilan contoh (sampling) Obat dan Makanan.
6. Pelaksanaan pengujian Obat dan Makanan
7. Pelaksanaan intelijen dan penyidikan terhadap pelanggaran ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pengawasan Obat dan Makanan.
8. Pengelolaan komunikasi, informasi, edukasi, dan pengaduan masyarakat di bidang pengawasan Obat dan Makanan.
9. Pelaksanaan koordinasi dan kerja sama di bidang pengawasan Obat dan Makanan.
10. Pelaksanaan pemantauan, evaluasi, dan pelaporan di bidang pengawasan Obat dan Makanan.
11. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga.
12. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Badan.
2. Visi Dan Misi UPT BPOM
Sebagai arah dalam melaksanakan kegiatannya, Loka POM di Kota Tarakan mempunyai Visi dan Misi sesuai dengan Peraturan Badan POM Nomor 9 tahun 2020 tentang Rencana Strategis Badan Pengawas Obat dan makanan Tahun 2020 - 2024 sebagai berikut:
Visi :
“Obat dan Makanan aman, bermutu, dan berdaya saing untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan
gotong royong.”
Misi :
1. Membangun SDM unggul terkait Obat dan Makanan dengan mengembangkan kemitraan bersama seluruh komponen bangsa dalam rangka peningkatan kualitas manusia Indonesia
2. Memfasilitasi percepatan pengembangan dunia usaha Obat dan Makanan dengan keberpihakan terhadap UMKM dalam rangka membangun struktur ekonomi yang produktif dan berdaya saing untuk kemandirian bangsa.
3. Meningkatkan efektivitas pengawasan Obat dan Makanan serta penindakan kejahatan Obat dan Makanan melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam kerangka negara kesatuan guna perlindungan bagi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga.
4. Pengelolaan pemerintahan yang bersih, efektif, dan terpercaya untuk memberikan pelayanan publik yang prima di bidang Obat dan Makanan.
3. Budaya Organisasi
Budaya organisasi merupakan nilai-nilai luhur yang diyakini dan harus dihayati dan diamalkan oleh seluruh anggota organisasi dalam melaksanakan tugas.
Nilai-nilai luhur yang hidup dan tumbuh kembang dalam organisasi menjadi semangat bagi seluruh anggota organisasi dalam berkarsa dan berkarya, Loka POM di Kota Tarakan dikembangkan dengan nilai-nilai dasar budaya organisasi sebagai berikut :
✓ Profesionalisme
Menegakkan profesionalisme dengan integritas, objektivitas, ketekunan dan komitmen yang tinggi.
✓ Integritas
Konsistensi dan keteguhan yang tak tergoyahkan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan keyakinan
✓ Kredibilitas
Dapat dipercaya dan diakui oleh masyarakat luas, nasional dan internasional.
✓ Kerjasama Tim
Mengutamakan keterbukaan, saling percaya dan komunikasi yang baik.
✓ Inovatif
Mampu melakukan pembaruan sesuai ilmu pengetahuan dan teknologi terkini.
✓ Responsif / Cepat Tanggap
Antisipatif dan responsif dalam mengatasi masalah
4. Kegiatan Utama (sesuai Renstra UPT BPOM)
1. Terwujudnya Obat dan Makanan yang memenuhi syarat di wilayah kerja Loka POM di Kota Tarakan
2. Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keamanan dan mutu Obat dan Makanan di wilayah kerja Loka POM di Kota Tarakan
3. Meningkatnya kepuasan pelaku usaha dan Masyarakat terhadap kinerja pengawasan Obat dan Makanan di wilayah kerja Loka POM di Kota Tarakan 4. Meningkatnya efektivitas pemeriksaan sarana Obat dan Makanan serta
pelayanan publik di wilayah kerja Loka POM di Kota Tarakan
5. Meningkatnya efektivitas komunikasi, informasi, edukasi Obat dan Makanan di wilayah kerja Loka POM di Kota Tarakan
6. Meningkatnya efektivitas pemeriksaan produk dan pengujian Obat dan Makanan di wilayah kerja Loka POM di Kota Tarakan
7. Meningkatnya efektivitas penindakan kejahatan Obat dan Makanan di wilayah kerja Loka POM di Kota Tarakan
8. Terwujudnya tatakelola pemerintahan Loka POM di Kota Tarakan yang optimal
9. Terwujudnya SDM Loka POM di Kota Tarakan yang berkinerja optimal
10. Menguatnya laboratorium, pengelolaan data dan informasi pengawasan Obat dan Makanan
11. Terkelolanya Keuangan Loka POM di Kota Tarakan secara Akuntabel
5. Kegiatan Prioritas UPT BPOM Tahun 2020 (sesuai Perjanjian Kinerja UPT BPOM)
Kegiatan utama Loka POM di Kota Tarakan pada tahun 2020 adalah sebagai berikut:
1. Layanan publik
2. Cakupan pengawasan sarana produksi obat dan makanan
3. Pengawasan sarana distribusi obat dan sarana pelayanan kefarmasian (saryanfar)
4. Cakupan pemeriksaan sarana distribusi obat tradisional, kosmetik, suplemen kesehatan dan makanan
5. Perkara di bidang Penyidikan Obat dan Makanan
6. Laporan dukungan teknis investigasi awal dan penyidikan di bidang obat dan makanan yang ditangani
7. Sarana prasana sesuai standar 8. Bangunan/gedung
9. Layanan Perkantoran
10. Dokumen perencanaan, penganggaran, dan evaluasi yang dilaporkan tepat waktu
11. Penguatan kelembagaan pengawasan obat dan makanan di Kabupaten/Kota
A. LINGKUNGAN EKSTERNAL a. Data Umum Wilayah Kerja 1. Luas Wilayah Kerja (km²)
Loka Pengawas Obat dan Makanan (Loka POM) di Kota Tarakan merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan berdasarkan Peraturan BPOM Nomor 12 Tahun 2018, UPT BPOM mempunyai tugas melaksanakan kebijakan teknis operasional di bidang pengawasan obat dan makanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Provinsi Kalimantan Utara merupakan sebuah provinsi di Pulau Kalimantan yang memiliki luas ±75.467,70 km2, terletak pada posisi antara 114o.35’22” - 118o.03’00” bujur timur dan 1o.21’36” - 4o.24.55” lintang utara.
Berdasarkan posisi geografisnya, provinsi Kalimantan Utara memiliki batas-batas : Utara : Negara Sabah (Malaysia); Selatan : Provinsi Kalimantan Timur;
Barat : Negara Serawak (Malaysia); Timur : Laut Sulawesi (Provinsi Kalimantan Utara Dalam Angka 2019).
Letak Provinsi Kalimantan Utara yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga yaitu Malaysia, merupakan tantangan dalam melakukaan pengawasan. Kondisi ini sangat memungkinkan untuk terjadinya peredaran produk-produk tanpa izin edar dari negara tetangga di wilayah perbatasan, mengingat masyarakat di daerah perbatasan lebih mudah mendapatkan produk produk dari negara tetangga dibandingkan produk dalam negeri.
2. Jumlah Kabupaten/Kota
(Sumber : https://petatematikindo.wordpress.com/ diakses 26 Januari 2021) Gambar 2.1 Cakupan Wilayah Provinsi Kalimantan Utara