• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

F. Kendala/Keterbatasan

Dalam pengembangan produk media pembelajaran konvensional untuk materi biologi semester genap kelas XI SMA, peneliti memiliki beberapa kendala/keterbatasan, yaitu :

1. Produk yang dikembangkan hanya sebatas dari hasil survei kebutuhan dari para guru Biologi di 5 sekolah SMA sehingga masih belum cukup mengatasi permasalahan yang ada

2. Pengembangan produk terbatas pada 2 bab materi di semester genap saja sehingga belum cukup membantu permasalahan yang ada dan produk yang dikembangkan masih 6 macam karena keterbatasan waktu

3. Produk media yang dikembangkan hanya sampai tahap revisi produk/desain dengan dilakukannya validasi dan tidak dilakukannya uji produk pada peserta didik/kelompok kecil dan besar karena keterbatasan waktu

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Dari hasil penelitian, kajian produk akhir dan pembahasan tentang pengembangan media pembelajaran konvensional untuk materi biologi semester genap kelas XI SMA, dapat disimpulkan bahwa :

1. Pengembangan media pembelajaran konvensional untuk materi biologi semester genap kelas XI SMA dikembangkan dengan mengikuti 5 tahap saja yaitu tahap potensi dan masalah, tahap mengumpulkan informasi, tahap desain produk, tahap validasi desain dan tahap perbaikan desain. Dengan demikian, peneliti merancang 6 macam produk media pembelajaran konvensional untuk materi biologi semester genap kelas XI SMA yaitu media ular tangga, domoni 1 dimensi, gelang estafet, segitiga puzzle, kartu menjodohkan berurutan dan kartu estafet.

2. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan media pembelajaran melalui tahap validasi oleh dua pakar media pembelajaran konvensional dan dua guru Biologi kelas XI SMA menunjukkan bahwa produk media pembelajaran konvensional yang dikembangkan memiliki kualitas yang layak untuk digunakan dalam pembelajaran, memiliki rerata skor 3,55 dengan kategori “Sangat Baik”.

B. Saran

Setelah dilakukan pengembangan media pembelajaran konvensional untuk materi biologi semester genap kelas XI SMA, maka peneliti menuliskan beberapa saran untuk mendukung peneliti lain yang ingin mengikuti penelitian dan pengembangan media pembelajaran sebagai berikut :

1. Melakukan wawancara lebih dari 5 guru Biologi kelas XI SMA di sekolah yang berbeda agar mendapat informasi yang lebih konkret 2. Produk dikembangkan pada keseluruhan materi yang terdapat pada

semester genap kelas XI

3. Melakukan tahap uji produk pada kelompok kecil/besar sehingga produk semakin lebih berkualitas dan layak untuk digunakan dan dapat diproduksi secara masal

DAFTAR PUSTAKA

Angkowo, R. dan A, Kosasih. 2007. Optimalisasi Media Pembelajaran. Mempengaruhi Motivasi, Hasil Belajar dan Kepribadian, Grasindo, Jakarta.

Arsyad, A. 2014. Media Pembelajaran. Raja Grafindo Persada, Jakarta. Fitri, M.W. 2014. Pengembangan Media Pembelajaran Permainan Ular

Tangga Biologi Pada Materi Keanekaragaman Hayati Untuk Siswa Kelas X SMA. Skripsi, Universitas Jambi.

Hanafiah, N. dan Suhana, C. 2009. Konsep Strategi Pembelajaran. Refika Aditama, Bandung.

Hosnan, M. 2014. Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Ghalia Indonesia, Bogor.

Irnaningtyas. 2014. Biologi untuk SMA/MA Kelas XI. Kelompok Peminatan Matematika dan Ilmu Alam. Erlangga, Jakarta.

Kosasih, E. 2014. Strategi Belajar dan Pembelajaran Implementasi Kurikulum 2013. Yrama Widya, Bandung.

Kustandi, C. dan B, Sutjipto. 2011. Media Pembelajaran. Manual dan Digital. Ghalia Indonesia, Bogor.

Mere, S.Y. 2016. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis ICT Mengacu Pada Kurikulum SD 2013 Subtema Kebersamaan Dalam Keberagaman Untuk Siswa Kelas IV SD Negeri Kalasan 1. Skripsi, Universitas Sanata Dharma.

Sanjaya, W. 2006. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Kencana Prenada Media, Jakarta.

Siregar, E. dan H, Nara. 2010. Teori Belajar dan Pembelajaran. Ghalia Indonesia, Bogor.

Solichin, M. 2012. Media Pembelajaran dengan Ular Tangga. http://solikinll.blogspot.com/2012/05/media-pembelajaran-

dengan-ular-tangga.html diakses pada 23 Februari 2016

Sukmadinata, N.S dan E, Syaodih. 2012. Kurikulum dan Pembelajaran Kompetensi. Refika Aditama, Bandung.

Susanto, dkk. 2012. Permainan Monopoli Sebagai Media Pembelajaran Sub Materi Sel Pada Siswa SMA Kelas XI IPA. Skripsi. Universitas Negeri Surabaya.

Suyono dan Hariyanto, 2011. Belajar dan Pembelajaran. Teori dan Konsep Dasar, Remaja Rosdakarya Offset, Bandung.

Wardani, A.I. 2013. Peningkatan Kualitas Pembelajaran IPS Melalui Model Talking Stick dengan Media Visual pada Kelas IV SDN Purwoyoso 01 Kota Semarang. Skripsi. Universitas Negeri Semarang.

Winkel, W.S. 2014. Psikologi Pengajaran. Sketsa, Yogyakarta.

Uno, H.B dan Nurdin Mohamad. 2011. Belajar dengan Pendekatan PAILKEM. Strategi pembelajaran PAILKEM merupakan salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk mengoptimalkan kegiatan pembelajaran di sekolah. Bumi Aksara, Jakarta.

SILABUS KEGIATAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Atas Mata Pelajaran : Biologi

Kelas/Program : XI/IPA Semester : Genap Tahun Pelajaran : 2015/2016

Standar Kompetensi : 3. Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu, kelainan/penyakit yang mungkin terjadi serta implikasinya pada salingtemas

Alokasi waktu : 16 jp (16 x 45 menit) Kompetensi

Dasar

Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Penilaian Alokasi waktu Sumber Belajar 3.6 Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi dan proses serta kelainan/penyakit yang dapat terjadi pada sistem

Sistem Saraf : 1. Neuron (sel saraf) 2. Sel Neuroglia 3. Sinapsis 4. Impuls Saraf,

Gerak Sadar dan Refleks  Diskusi dan bermain games ular tangga untuk menjelaskan sistem saraf  Diskusi dan Mengidentifikasi struktur dan fungsi sel-sel saraf Menjelaskan proses

bekerjanya impuls saraf Menjelaskan mekanisme penghantaran impuls Menjelaskan perbedaan Teknik: Test Non Tes (tanya jawab) 10 x 45 menit

Buku Biologi untuk SMA/MA Kelas XI, Irnaningtyas,

Erlangga:Jakarta Buku Biology 2B for

Senior High School Grade XI Semester 2, Diah

dan

penginderaan)

Impuls

6. Sistem Saraf Pusat (SSP)

7. Sistem Saraf Tepi (SST) 8. Gangguan Sistem Saraf Sistem Endokrin : 1. Karakteristik Kelenjar Endokrin 2. Kelenjar Endokrin dan Sekresi Hormon 3. Perbedaan Sistem Saraf dengan Sistem Endokrin Sistem Indera : 1. Indera Penglihat 2. Indera Pembau 3. Indera Pengecap 4. Indera Pendengar 5. Indera Peraba 6. Kelainan/gangguan sistem indera menjelaskan sistem hormon  Diskusi dan bermain games domino untuk menjelaskan sistem indra Menyimpulkan penyebab terjadinya kelainan/gangguan pada sistem saraf Mendeskripsikan karakteristik kelenjar endokrin

Menjelaskan fungsi kelenjar endokrin

Mengklasifikasikan hormon berdasarkan kelenjar

endokrin, hormon yang dihasilkan, organ dan fungsi utama hormon

Mendeskripsikan perbedaan sistem saraf dan sistem endokrin

Menjelaskan struktur dan fungsi indera

Mengidentifikasi

kelainan/gangguan sistem indera

Buku Biologi 2 SMA Kelas XI, Arif Priadi, Yudhistira: Anggota Ikapi Buku Biologi untuk

SMA/MA Kelas XI, Sri Ayu Imaningtyas, Erlangga: Jakarta

mekanisme kekebalan tubuh terhadap benda asing berupa antigen dan bibit penyakit kekebalan tubuh meliputi: 1. Fungsi sistem kekebalan tubuh 2. Mekanisme sistem kekebalan tubuh (kekebalan nonspesifik dan kekebalan spesifik) 3. Faktor yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh 4. Gangguan sistem kekebalan tubuh bermain games ular tangga, domino dan kartu jodoh untuk menjelaskan sistem kekebalan tubuh manusia sistem kekebalan tubuh  Menjelaskan mekanisme sistem kekebalan tubuh (kekebalan nonspesifik dan kekebalan spesifik)  Mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh  Menjelaskan gangguan sistem kekebalan tubuh Tes Non tes (tanya jawab)

menit SMA/MA Kelas XI, Irnaningtyas,

Erlangga:Jakarta Buku Biology 2B for

Senior High School Grade XI Semester 2, Diah Aryulina, dkk, Esis: Jakarta

Buku Biologi 2 SMA Kelas XI, Arif Priadi, Yudhistira: Anggota Ikapi Buku Biologi untuk

SMA/MA Kelas XI, Sri Ayu Imaningtyas, Erlangga: Jakarta

Lampiran 2

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SMA Yogyakarta Mata Pelajaran : Biologi

Kelas/Semester : XI/Genap

Alokasi Waktu : 10 JP (10 x 45 menit)

I. Standar Kompetensi

3. Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu, kelainan/penyakit yang mungkin terjadi serta implikasinya pada Salingtemas

II. Kompetensi Dasar

3.6 Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi dan proses serta kelainan/penyakit yang dapat terjadi pada sistem regulasi manusia (saraf, endoktin, dan penginderaan)

III. Indikator

1. Mengidentifikasi struktur dan fungsi sel-sel saraf 2. Menjelaskan proses bekerjanya impuls saraf

3. Menjelaskan perbedaan sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi

4. Menunjukkan semangat kerja sama, tanggung jawab, jujur dan saling menghargai dalam melakukan kegiatan diskusi

5. Melakukan kegiatan bermain ular tangga, domino dan estafet dengan cepat dan tepat dalam menjawab soal

6. Menyimpulkan penyebab terjadinya kelainan/gangguan pada sistem saraf

7. Menjelaskan fungsi kelenjar endokrin

8. Mengklasifikasikan hormon berdasarkan kelenjar endokrin, hormon yang dihasilkan, organ dan fungsi utama hormon

10. Menyimpulkan penyebab kelainan/gangguan pada sistem indera

IV. Tujuan Pembelajaran

1. Dengan menggunakan gambar pada media ular tangga siswa mampu mengidentifikasi struktur dan fungsi sel-sel saraf

2. Dengan kajian literatur siswa mampu menjelaskan proses bekerjanya impuls saraf

3. Dalam berlangsungnya proses pembelajaran, rasa semangat kerja keras, tanggung jawab, jujur dan saling menghargai peserta didik meningkat 4. Melalui diskusi kelompok siswa mampu menjelaskan perbedaan sistem

saraf pusat dan sistem saraf tepi

5. Melalui permainan ulartangga siswa mampu menyimpulkan penyebab terjadinya kelainan/gangguan pada sistem saraf dengan tepat

6. Dengan diskusi kelompok siswa mampu menjelaskan fungsi kelenjar endokrin

7. Melalui permainan estafet siswa mampu mengklasifikasikan hormon berdasarkan kelenjar endokrin, hormon yang dihasilkan, organ dan fungsi utama hormon dengan tepat

8. Dengan menggunakan gambar pada kartu domino siswa mampu mengidentifikasi kelainan/gangguan sistem indera

9. Melalui diskusi kelompok siswa mampu menjelaskan struktur dan fungsi indera

10.Melalui permainan domino siswa dapat menyimpulkan penyebab kelainan/gangguan pada sistem indera dengan tepat

V. Materi Pembelajaran 1. Sistem Saraf :

- Neuron (sel saraf) - Sel Neuroglia - Sinapsis

- Impuls Saraf, Gerak Sadar dan Refleks - Mekanisme Penghantaran Impuls - Sistem Saraf Pusat (SSP)

- Sistem Saraf Tepi (SST) - Gangguan Sistem Saraf 2. Sistem Endokrin :

- Karakteristik Kelenjar Endokrin

- Perbedaan Sistem Saraf dengan Sistem Endokrin 3. Sistem Indera : - Indera Penglihat - Indera Pembau - Indera Pengecap - Indera Pendengar - Indera Peraba

- Kelainan/gangguan pada indera VI. Metode Pembelajaran

Metode yang digunakan adalah 1. Diskusi

2. Permainan Ular tangga, Estafet dan Domino 3. Tanya jawab

VII. Kegiatan Pembelajaran a. Pertemuan 1

Jenis

Kegiatan Uraian Kegiatan

Nilai Karakter Pendahuluan

(10 menit)

Apersepsi

-Memotivasi peserta didik dengan menayangkan gambar seorang anak yang bangun di pagi hari sedang menuju ke arah jendela kemudian melihat langsung ke arah cahaya matahari pagi.

-Guru meminta peserta didik menjelaskan apa yang dirasakan oleh anak pada gambar tersebut -Sebagai tes awal guru mengajukan pertanyaan, matamu akan berkedip bila cahaya yang diterima terlalu menyilaukan, bagaimana hal itu dapat terjadi? Jaringan tubuh apakah yang berfungsi melakukan seluruh proses tersebut? -Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan

dicapai tentang sistem saraf

Komunikatif

Kegiatan Inti (60 menit)

Eksplorasi

-Memunculkan fenomena yang terkait dengan cara memberikan contoh seseorang yang sedang berjalan menuruni anak tangga tanpa disadari akan menggerakkan kakinya secara beraturan, jika ia mempercepat jalannya maka napas dan denyut jantungnya akan bertambah cepat agar darah dapat mengirimkan O2 lebih banyak ke otot-ototnya, mengapa demikian? -Peserta didik memberikan tanggapan atas

Jujur,

Kerja sama,

Komunikatif, Tanggung jawab,

fenomena yang diberikan guru Elaborasi

-Mengorganisasikan peserta didik duduk dalam kelompok yang terdiri dari 5-6 orang dan wakil tiap kelompok mengambil LKS

-Peserta didik didampingi guru dalam bermain ular tangga dan diskusi

Konfirmasi

- Guru memberikan klarifikasi atas jawaban peserta didik Kecepatan bermain dan Ketepatan menjawab soal Kegiatan Penutup (20 menit)

Memberikan penghargaan bagi kelompok yang menang

Kesimpulan dan Rangkuman

-Dengan bimbingan guru, peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari tentang sistem saraf

-Merefleksikan hasil belajar peserta didik

Jujur, Komunikatif

b. Pertemuan 2 Jenis

Kegiatan Uraian Kegiatan

Nilai Karakter Pendahuluan

(10 menit)

Apersepsi

-Memotivasi peserta didik dengan meminta salah satu peserta didik untuk maju ke depan kelas dan melakukan suatu gerakan

-Guru bertanya, apa yang menyebabkan temanmu di depan kelas dapat melakukan suatu gerakan?

-Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai tentang sistem saraf

Komunikatif

Kegiatan Inti (60 menit)

Eksplorasi

-Memunculkan fenomena yang terkait dengan memberikan contoh seseorang sedang membuat secangkir teh panas lalu tidak sengaja menumpahkan teh panas tersebut pada kaki. Guru bertanya, bagaimana reaksi yang terjadi? Mengapa hal tersebut dapat terjadi? -Peserta didik memberikan tanggapan atas

fenomena yang diberikan guru Elaborasi

-Mengorganisasikan peserta didik duduk dalam kelompok yang terdiri dari 5-6 orang dan wakil tiap kelompok mengambil LKS

-Peserta didik didampingi guru dalam bermain

Jujur, Kerja sama, Komunikatif, Tanggung jawab Kecepatan bermain dan Ketepatan menjawab soal

ular tangga dan diskusi Konfirmasi

- Guru memberikan klarifikasi atas jawaban peserta didik

Kegiatan Penutup (20 menit)

Memberikan penghargaan bagi kelompok yang menang

Kesimpulan dan Rangkuman

-Dengan bimbingan guru, peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari tentang sistem saraf

-Memberi tugas untuk mempelajari materi berikutnya yaitu sistem endokrin

Jujur, Komunikatif

c. Pertemuan 3 Jenis

Kegiatan Uraian Kegiatan

Nilai Karakter Pendahuluan

(10 menit)

Apersepsi

-Mengajak peserta didik mengingat kembali apa yang telah dipelajari pada sistem saraf

-Memotivasi peserta didik dengan memberikan pertanyaan tentang perbedaan ukuran tubuh kita dengan salah satu artis Indonesia (Ucok Baba)

-Guru memberikan penjelasan mengenai tujuan pembelajaran yang akan dicapai

Komunikatif

Kegiatan Inti (60 menit)

Eksplorasi

-Untuk menggali pemahaman peserta didik guru bertanya, tahukah kalian mengapa pada leher orangtua jaman dulu terjadi pembengkakan yang sering dikenal dengan istilah gondok? Mengapa hal itu dapat terjadi?

-Peserta didik mengemukakan pendapatnya -Guru menjelaskan prosedur bermain estafet

sistem endokrin dan mengorganisasikan peserta didik duduk dalam kelompok untuk bersiap bermain estafet dan wakil tiap kelompok mengambil LKS

Elaborasi

-Guru membimbing peserta didik dalam bermain estafet

Klarifikasi

Guru memberikan klarifikasi atas jawaban peserta didik Jujur, Kerja keras, Tanggung jawab Komunikatif, Kecepatan bermain dan Ketepatan menjawab soal Penutup (20 menit)

Memberikan penghargaan bagi kelompok yang menang

Jujur,

Kesimpulan dan Rangkuman

-Membimbing peserta didik merangkum butir- butir pembelajaran

-Mengajak peserta didik merefleksikan hasil belajarnya

-Memberi tugas untuk mempersiapkan materi berikutnya

d. Pertemuan 4 Jenis

Kegiatan Uraian Kegiatan

Nilai Karakter Pendahuluan

(10 menit)

Apersepsi

-Memberikan motivasi dengan meminta salah satu peserta didik mencubit teman sebangkunya lalu guru bertanya, apa yang kamu rasakan?

-Guru memberikan penjelasan mengenai tujuan pembelajaran yang akan dicapai

Komunikatif

Kegiatan Inti (60 menit)

Eksplorasi

-Guru memunculkan fenomena dengan memberikan contoh bila kita digigit nyamuk, kita dapat mengetahui langsung tempat nyamuk tersebut menggigit sehingga secara refleks kita akan melakukan respon terhadap bekas gigitan tadi dengan menggaruknya. Bagaimana proses itu dapat terjadi?

-Peserta didik mengungkapkan pendapatnya -Guru menjelaskan prosedur bermain domino

dan mengorganisasikan peserta didik duduk dalam kelompok yang terdiri dari 5 orang dan wakil tiap kelompok mengambil LKS

Elaborasi

-Guru membimbing dan mengarahkan peserta didik saat bermain domino dalam kelompok besar

Konfirmasi

-Melakukan evaluasi dengan meminta kelompok lainnya menanggapi hasil diskusi jawaban kelompok yang sedang bertugas bermain

-Guru mengklarifikasi jawaban peserta didik

Jujur, Kerja keras, Komunikatif, Tanggung jawab Kecepatan bermain dan Ketepatan menjawab soal Penutup (20 menit)

Memberikan penghargaan bagi kelompok yang bagus

Kesimpulan dan Rangkuman

Jujur, Komunikatif

-Membimbing peserta didik merangkum butir- butir pembelajaran

-Mengajak peserta didik merefleksikan hasil belajarnya

e. Pertemuan 5 Jenis

Kegiatan Uraian Kegiatan

Nilai Karakter Pendahuluan

(10 menit)

Apersepsi

-Memberikan motivasi dengan menanyakan, apakah yang kalian rasakan ketika musim kemarau dan musim penghujan?

-Guru memberikan penjelasan mengenai tujuan pembelajaran yang akan dicapai

Komunikatif

Kegiatan Inti (60 menit)

Eksplorasi

-Guru menggali pemahaman peserta didik dengan bertanya, bagaimana rasanya ketika kalian memakan rebusan daun singkong dan daun pepaya? Bagaimana kalian tahu jika kedua sayuran itu rasanya berbeda?

-Peserta didik mengungkapkan pendapatnya -Guru menjelaskan prosedur bermain domino

dan mengorganisasikan peserta didik duduk dalam kelompok yang terdiri dari 5 orang dan wakil tiap kelompok mengambil LKS

Elaborasi

-Guru membimbing dan mengarahkan peserta didik saat bermain domino dalam kelompok besar

Konfirmasi

-Melakukan evaluasi dengan meminta kelompok lainnya menanggapi hasil diskusi jawaban kelompok yang sedang bertugas bermain

-Guru mengklarifikasi jawaban peserta didik

Jujur, Kerja keras, Komunikatif, Tanggung jawab Kecepatan bermain dan ketepatan menjawab soal Penutup (20 menit)

Memberikan penghargaan bagi kelompok yang bagus

Kesimpulan dan Rangkuman

-Membimbing peserta didik merangkum butir- butir pembelajaran

-Mengajak peserta didik merefleksikan hasil belajarnya

Jujur, Komunikatif

VIII.Sumber Belajar

- Buku Biologi untuk SMA/MA Kelas XI, Irnaningtyas, Erlangga:Jakarta - Buku Biology 2B for Senior High School Grade XI Semester 2, Diah

Aryulina, dkk, Esis: Jakarta

- Buku Biologi 2 SMA Kelas XI, Arif Priadi, Yudhistira: Anggota Ikapi - Buku Biologi untuk SMA/MA Kelas XI, Sri Ayu Imaningtyas, Erlangga:

Jakarta IX. Penilaian

1. Jenis Penilaian

- Tes (Soal Pilihan Ganda atau Soal Essai) - Non tes (Tanya Jawab)

2. Instrumen - LKS

- Lembar penilaian afektif dan psikomotorik

Yogyakarta, 15 Agustus 2016 Penulis

Rointan M. Sidabalok NIM : 121434060

Lampiran 3

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SMA Yogyakarta Mata Pelajaran : Biologi

Kelas/Semester : XI/Genap

Alokasi Waktu : 6 JP (6 x 45 menit) I. Standar Kompetensi

3. Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu, kelainan/penyakit yang mungkin terjadi serta implikasinya pada Salingtemas

II. Kompetensi Dasar

3.8 Menjelaskan mekanisme kekebalan tubuh terhadap benda asing berupa antigen dan bibit penyakit

III. Indikator

1. Menjelaskan fungsi sistem kekebalan tubuh 2. Menjelaskan mekanisme sistem kekebalan tubuh

3. Mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh 4. Menjelaskan gangguan sistem kekebalan tubuh

5. Menunjukkan semangat kerja sama, jujur, tanggung jawab dan saling menghargai saat melakukan kegiatan diskusi

6. Melakukan kegiatan bermain ular tangga, domino dan estafet dengan cepat dan tepat dalam menjawab soal

7. Menyimpulkan mekanisme sistem kekebalan tubuh dan faktor-faktor yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh dengan tepat

8. Mengelompokkan komponen-komponen sistem kekebalan tubuh dan gangguan pada sistem kekebalan tubuh dengan benar

9. Menyimpulkan faktor-faktor yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh dengan tepat

IV. Tujuan Pembelajaran

1. Melalui kajian literatur siswa mampu menjelaskan fungsi sistem kekebalan tubuh

2. Melalui diskusi kelompok siswa mampu menjelaskan mekanisme sistem kekebalan tubuh

3. Dengan menggunakan media estafet siswa mampu mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh

4. Dengan menggunakan gambar pada media menjodohkan berurutan siswa mampu menjelaskan gangguan sistem kekebalan tubuh

5. Dalam berlangsungnya proses pembelajaran, rasa semangat kerja sama, jujur, saling menghargai dan tanggung jawab siswa meningkat

6. Dengan membaca prosedur pada LKS, siswa mampu melakukan kegiatan bermain ular tangga, domino dan estafet

7. Melalui permainan ular tangga siswa mampu menyimpulkan faktor- faktor yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh dengan tepat

8. Melalui permainan estafet siswa mampu mengelompokkan komponen- komponen sistem kekebalan tubuh dan gangguan pada sistem kekebalan tubuh dengan benar

9. Melalui permainan menjodohkan berurutan siswa dapat menyimpulkan perbedaan pada mekanisme sistem kekebalan tubuh, faktor-faktor yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh dan gangguan pada sistem kekebalan tubuh dengan tepat

V. Materi Pembelajaran

1. Fungsi sistem kekebalan tubuh

2. Mekanisme sistem kekebalan tubuh (kekebalan nonspesifik dan kekebalan spesifik)

3. Faktor yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh 4. Gangguan sistem kekebalan tubuh

VI. Metode Pembelajaran

Metode yang digunakan adalah : 1. Diskusi

2. Permainan Sigitiga Puzzle, Estafet dan Menjodohkan Berurutan 3. Tanya jawab

a. Pertemuan 1 Jenis

Kegiatan Uraian Kegiatan

Nilai Karakter Pendahuluan

(10 menit)

Apersepsi

- Memotivasi peserta didik dengan menunjukkan gejala batuk

- Guru bertanya, apakah kalian pernah batuk/flu?

- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai

Komunikatif

Kegiatan Inti (60 menit)

Eksplorasi

-Memunculkan gambar sel darah putih dan guru bertanya apakah fungsi sel darah putih bagi tubuh?

-Peserta didik diminta untuk mengemukakan pendapatnya

Elaborasi

-Mengorganisasikan peserta didik duduk dalam kelompok yang terdiri dari 4-5 orang dan wakil tiap kelompok mengambil LKS -Peserta didik didampingi guru dalam

bermain sigitiga puzzle dan diskusi Konfirmasi

- Guru memberikan klarifikasi atas jawaban peserta didik Jujur, Komunikatif, Tanggung jawab Kecepatan bermain dan Ketepatan menjawab soal Punutup (20 menit)

Memberikan penghargaan bagi kelompok yang menang

Kesimpulan dan Rangkuman

-Dengan bimbingan guru, peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari tentang sistem imun

-Memberi tugas untuk mempelajari materi berikutnya Komunikatif, Menghargai teman b. Pertemuan 2 Jenis

Kegiatan Uraian Kegiatan

Nilai Karakter Pendahuluan

(10 menit)

Apersepsi

- Memotivasi peserta didik dengan menunjukkan gambar balita yang sedang diimunisasi

- Guru bertanya, jenis imunisasi apa yang ada pada gambar tersebut? Apakah

fungsinya bagi tubuh?

- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai

Kegiatan Inti (60 menit)

Eksplorasi

-Guru memunculkan fenomena dengan memberikan pertanyaan, bagaimana sistem kekebalan tubuh ketika bayi masih di dalam kandungan dengan yang sudah dilahirkan

-Peserta didik mengungkapkan pendapatnya Elaborasi

-Mengorganisasikan peserta didik duduk dalam kelompok yang terdiri dari 4 atau 6 orang dan wakil tiap kelompok mengambil LKS

-Peserta didik didampingi guru dalam diskusi dan bermain menjodohkan berurutan

Konfirmasi

- Guru memberikan klarifikasi atas jawaban peserta didik Jujur, Komunikatif, Tanggung jawab Kecepatan bermain dan Ketepatan menjawab soal Punutup (20 menit)

Memberikan penghargaan bagi kelompok yang menang

Kesimpulan dan Rangkuman

-Dengan bimbingan guru, peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari tentang sistem imun

-Memberi tugas untuk mempelajari materi berikutnya

Jujur, Komunikatif

Pertemuan 3 Jenis

Kegiatan Uraian Kegiatan

Nilai Karakter Pendahuluan

(10 menit)

Apersepsi

-Memotivasi peserta didik dengan menunjukkan kasus alergi dan bertanya apakah kalian pernah mengalami gatal- gatal dan timbul bintik-bintik merah pada tubuh? Mengapa demikian?

- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai

Komunikatif

Kegiatan Inti (60 menit)

Eksplorasi

-Guru memunculkan fenomena dengan memberikan pertanyaan, bagaimana proses

Dokumen terkait