A. Kesimpulan
1. Karakteristik perawat pelaksanaa di RSUD Budhi Asih rata-rata usia responden 31,32 tahun (MPKP) dan 31,59 tahun (non MPKP), Rata-rata lama kerja 10,09 tahun (MPKP) dan 9,42 tahun (NonMPKP), status perkawinan lebih banyak yang sudah menikah. Karakteristik perawat pelaksana tidak ada hubungan yang bermakna dengan kinerja perawat di RSUD Budhi Asih.
2. Kinerja perawat diruang MPKP lebih banyak baik dari pada kurang baik, sedangkan diruang NonMPK lebih banyak kurang dari pada baik.
3. Persepsi perawat pelaksana terhadap pelaksanaan fungsi perencanaan kepala ruangan diruang MPKP dan NonMPKP lebih banyak kurang.
4. Persepsi perawat pelaksana terhadap pelaksanaan fungsi pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan kepala ruangan diruang MPKP lebih banyak baik. Sedangkan diruang NonMPKP lebih banyak kurang.
5. Pelaksanaan fungsi manajerial kepala yang paling mempengaruhi kinerja perawat pelaksana diruang MPKP adalah fungsi pengarahan, sedangkan diruang nonMPKP ádalah fungsi pengorganisasian.
6. Pada ruang MPKP terdapat hubungan yang bermakna antara pelaksanaan fungsi pengarahan kepala ruangan dengan kinerja perawat pelaksana di RSUD
Budhi Asih. Sedangkan pada ruang NonMPKP, semua pelaksanaan fungsi manajerial kepala ruangan (perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan) mempunyai hubungan yang bermakna dengan kinerja perawat pelaksana di RSUD Budhi Asih. Hal ini menunjukkan bahwa perawat yang bekerja pada ruang MPKP lebih mandiri dibanding perawat pada ruang NonMPKP.
B. Saran
Saran-saran yang dapat disampaikan dalam penelitian ini ditujukan untuk memberikan masukan yang berkaitan dengan variable yang terbukti dari hasil penelitian ini berkontribusi secara bermakna terhadap peningkatan kinerja perawat pelaksana di RSUD Budhi Asih. Rekomendasi ditujukan kepada:
1. Pimpinan Rumah Sakit dan Kepala Bidang Keperawatan
a. Rata-rata SDM keperawatan berusia produktif hal ini merupakan suatu aset yang dapat dikelola oleh manajemen agar dapat meningkatkan produktivitas rumah sakit.
b. Pemberdayaan kepala ruangan dengan melakukan peningkatan fungsi manajerial terutama fungsi yang berhubungan dengan kinerja perawat yaitu: fungsi pengarahan (ruang MPKP); membimbing perawat untuk bekerja sesuai standart yang telah ditetapkan, melakukan supervisi, memberikan tegoran/sanksi, dan semua fungsi manajemen: perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan (ruang NonMPKP).
c. Membuat dan menerapkan standar kompetensi bagi kepala ruangan dan melakukan evaluasi kemampuan manajerial yang berkesinambungan.
d. Merencanakan pengembangan sumber daya keperawatan melalui aplikasi sistem jenjang karir yang telah disusun oleh tim keperawatan.
e. Prosentase kinerja baik lebih tinggi pada ruang MPKP dari pada NonMPKP sehingga perlu dipertimbangkan untuk menjadikan unit rawat inap lainnya menerapkan MPKP ini dengan memfasilitasi sarana dan prasarana yang memadai dengan tetap memperhatikan 4 (empat) unsur yang menjadi karakteristik model: penetapan jumlah dan jenis tenaga, penetapan standar rencana asuhan keperawatan, dan penggunaan metode modifikasi keperawatan primer.
2. Kepala ruangan
a. Melakukan evaluasi kinerja perawat pelaksana secara periodik dan melakukan supervisi terhadap pemberian asuhan keperawatan.
b. Pada ruang MPKP, kepala ruangan melakukan pembinaan dan bimbingan tentang implementasi MPKP sehingga dapat menyatu dengan perilaku perawat pada pemberian asuhan keperawatan. Sedangkan pada ruang NonMPKP, kepala ruangan dapat merujuk pada ruang MPKP sebagai model dalam pemberian asuhan keperawatan.
3. Peneliti lebih lanjut
Penelitian yang dilakukan oleh profesi perawat belum banyak, dan penelitian ini masih bersifat umum berdasarkan persepsi responden. Penelitian ini juga merupakan penelitian awal tentang hubungan pelaksanaan fungsi manajerial kepala ruangan dengan kinerja perawat. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lain yang mampu menjawab fenomena secara spesifik dengan menggunakan rancangan penelitian lain yang ada kaitannya dengan kinerja perawat.
tidak dipublikasikan. Jakarta: FKM-UI.
Arifin. (2005). Kemampuan manajerial kepala ruangan dengan kinerja perawat pelaksana di RS Islam Muhammadyah. Thesis tidak dipublikasikan, Universitas Indonesia, Jakarta: Indonesia.
Armstrong, M. (2003). Managing people: apractical guide for line managers. London:
Kogan page limited.
Craven, R.F & Hirnle, CJ. (2000). Fundamental of nursing, human, health and function, (3rd.ed). Philadelphia: JB.Lippincott.
Danim, S. (2002). Riset keperawatan: sejarah dan metodologi. Jakarta: Penerbit buku kedokteran EGC.
Depkes R.I. (1999). Pedoman uraian tugas tenaga keperawatan di rumah sakit. Cetakan kedua. Jakarta: Direktorat Jenderal Pelayanan Medik.
Dessler, G. (1997). Manajemen sumber daya manusia. Terjemahan. Edisi I. Jakarta: PT Pretallindo.
Dharma, A. (2000). Organisasi: perilaku, struktur, proses. Cetakan ke-9. Jakarta:
Erlangga.
Ganong. (1980). Nursing management concept and practice. Philadelphia: F.A.Davis Gibson, J.L., Ivancevich, J.M., Donelly, J.H. (1996). Organisasi: perilaku, struktur,
proses. Edisi kedelapan. Terjemahan. Jakarta: Binarupa Aksara.
Gitosudarmo I, dan Mulyono Agus (2001) Prinsip Dasar Manajemen Edisi ke 3, BPFE , Yogyakarta.
Gillies, D.A. (1995). Nursing management a system approach. (3nd ed). Philadelphia.
W.B.Sounders Company.
Handoko, T.H. (2003). Manajemen jilid 2. edisi 2.
Hasibuan, M.S.P. (2006). Manajemen sumber daya manusia. Edisi revisi. Jakarta: Bumi Aksara.
Hastono, S.P. (2007). Analisis data kesehatan. Depok: FKM-UI
kajian ekonomi kesehatan FKM UI.
Kurniadi. (2006). Kontribusi gaya kepemimpinan dalam menerapkan fungsi-fungsi manajemen keperawatan terhadap kinerja perawat pelaksana di Rumkittal Dr.Mintoharjo dan Marinir Cilandak. Thesis tidak dipublikasikan, Universitas Indonesia, Jakarta: Indonesia.
La Monica, L.E.(1998). Keperawatan dan manajemen keperawatan: Pendekatan berdasarkan pengalaman. Jakarta: ECG.
Lusiani, M. (2006). Hubungan karakteristik individu dan system penghargaan dengan kinerja perawat berdasarkan persepsi perawat pelaksana di Rumah Sakit Sumber Waras Jakarta. Thesis. Tidak dipublikasikan.
Machfoedz, I., Suryani, E., Sutisno, S., & Sabar (2005). Pendidikan kesehatan bagian dari promosi kesehatan. Yogyakarta: Titramaya.
Mangkuprawira, S. ( 2007 ). Kinerja: apa itu ?. Diambil tanggal 02 pebruari 2008 di http://www.wordpress.com.
Marquis, B.L., & Houston, C.J. (2006). Leadership roles and management function in nursing: theory and application. Fifth Edition. Philadelphia: Lippincott Williams
& Wilkins.
Murray, M.E.G., & Di Croce, H.R. (1999). Leadership and management in nursing.
Stamford CT USA: App. Lange.
Notoatmojo, S. (2003). Pengembangan sumber daya manusia. Cetakan ke-2. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Nurachmah. (2001). Asuhan keperawatan bermutu di Rumah Sakit, diambil pada tanggal 5 Januari 2008 di http://www.pdpersi.co.id.
Nursalam. (2002). Manajemen keperawatan: Aplikasi dalam praktek keperawatan profesional. Jakarta: Salemba Medika.
Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). (2004). Standar praktek keperawatan.
Jakarta: The author.
Rachmat, H. H. (2006). Perencanaan SDM kesehatan secara nasional dalam kaitannya dengan pengembangan tenaga keperawatan. Bahan Kuliah. Jakarta.
Rinawati. (2007). Analisis hubungan antara fungsi pengawasan bidang keperawatan dengan pelaksanaan supervisi oleh supervisor di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.
Thesis tidak dipublikasikan, Universitas Indonesia, Jakarta: Indonesia
Robbins. (2006). Perilaku organisasi. Edisi ke-10. Jakarta: PT. Indeks kelompok Gramedia.
Ruki, A.S. (2001). Sistem manajemen kinerja. Jakarta: PT. Gramedia
Sabarguna. (2005). Manajemen pelayanan rumah sakit. Cetakan I. yogyakarta:
Konsorsium rumah sakit Islam jateng_DIY.
Samsudin, S (2006). Manajemen sumber daya manusia. Cetakan I. Bandung:
CV.Pustaka Setia.
Sarwoto. (2002). Dasar-dasar organisasi dan manajemen. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Siagian, S.P. (2003). Kiat meningkatkan produktivitas kerja. Jakarta: PT. Rineka Cipta Jakarta.
Simamora, H. (2001). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: STIE YKPN
Simanjuntak, P. (2005). Manajemen dan evaluasi kinerja. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Siswanto, H.B. (2007). Pengantar manajemen. Cetakan ketiga. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Sitorus, R. (2007). Implementasi Model praktik keperawatan profesional di rumah sakit Di Indonesia dan hasil yang dicapai. Seminar dan Lokakarya Nasional Implementasi Model praktik keperawatan profesional di rumah sakit, Jakarta:
25–26 Mei 2007
__________(2005). Model praktik keperawatan profesional di rumah sakit; panduan implementasi. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran. Jakarta: Penerbit buku kedokteran EGC.
Soeroso, S. (2003). Manajemen sumber daya manusia dirumah sakit: Suatu pendekatan dan system. Jakarta: EGC.
Stoner, JA., Freeman, RE., Gilbert,D. (1996). Manajemen. Edisi bahasa Indonesia.
Jakarta: Prenhalindo.
Swansburg & Swansburg, (1999). Introductory management and leadership for nurses.
(2nd ed). Boston: Jones and Bartlett Publiser.
Tappen, R.N. (1998). Essential of nursing leadership and management. Philadelphia:
F.A. Davis Company.
Terry, G.R. (2006). Prinsip-prinsip manajemen. Jakarta: PT.Bumi Aksara.
Triasih. ( 2007). Hubungan kepuasan, motivasi dan beban kerja dengan kinerja perawat pelaksana di instalasi rawat inap RSUD Dr. Adjidarmo kabupaten Lebak. Thesis tidak dipublikasikan, Universitas Indonesia, Jakarta: Indonesia.
Triton, P.B (2006). SPSS 13.0: Terapan riset statistic parametric. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Wijono, D. (1997). Manajemen keperawatan dan organisasi kesehatan. Surabaya:
Airlangga University Press.
Teman sejawat yang saya hormati,
Dengan ini, saya: Dumauli, NPM: 0606026755, mahasiswa Magister Keperawatan pada Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, bermaksud mengadakan penelitian tentang: ” Hubungan Persepsi Perawat Pelaksana Terhadap Pelaksanaan Fungsi Manajerial Kepala Ruangan Dengan Kinerja Perawat Di Ruang MPKP dan NonMPKP RSUD Budhi Asih Jakarta”.
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang pelaksanaan fungsi manajerial kepala ruangan dihubungkan dengan kinerja perawat di ruang MPKP dan NonMPKP, dan diharapkan hasilnya dapat bermanfaat untuk pengembangan fungsi manajerial kepala ruangan dan peningkatan kinerja perawat dimasa yang akan datang.
Peneliti menjamin bahwa penelitian ini tidak akan menimbulkan sesuatu yang berdampak negatif terhadap perawat maupun insitusi. Peneliti sangat menghargai hak-hak saudara/i dengan cara menjamin kerahasiaan identitas saudara/i, dan informasi yang saudara/i berikan akan dijaga dan hanya digunakan untuk kepentingan penelitian. Oleh karena itu, peneliti sangat mengharapkan partisipasi saudara/i dalam penelitian ini.
Atas kesediaan dan partisipasi saudara/i, saya ucapkan terima kasih.
Jakarta, ... 2008 Peneliti
Dumauli
PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN