5.1 KESIMPULAN
Peneliti mengkaji tentang implementasi kebijakan yang berjudul implementasi program Deli Serdang Bersih, Rapi, Sejuk, Rindang, dan Indah dalam pengelolaan sampah dan lingkungan hidup di Kecamatan Lubuk Pakam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang menggambarkan, menjabarkan, dan menganalisa dipadukan melalui teori implementasi kebijakan model Shabbir Cheema & Rondinelli. Program Deli Serdang BERSERI merupakan suatu program dalam pembangunan berkelanjutan yang menjalankan wewenang pemerintah daerah. Dalam hal ini Bupati Deli Serdang beserta Organisasi Perangkat Daerah yang bersangkutan seperti Dinas Lingkungan Hidup, Kecamatan Lubuk Pakam serta perangkat Desa/Kelurahan dapat berkesempatan untuk mengoptimalisasikan perannya dalam rangka untuk membangun dan mengelola persampahan dan lingkungan di daerah Deli Serdang. Deli Serdang akan menjadi sebuah kawasan modern , civil society, maju, bersih, sejahtera, dan damai serta BERSERI (Bersih, Sejuk, Rindang, dan Indah).
Adapun Tujuan diselenggarakan Deli Serdang BERSERI ini adalah untuk mewujudkan Kabupaten Deli Serdang sebagai Kabupaten di Indonesia mengelola di bidang pengelolaan persampahan, kebersihan dan lingkungan hidup, mewujudkan kota yang bersih, hijau, sehat, dan menerapkan pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development).
Dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang merupakan unsur sebuah pelaksanaan urusan pemerintahan di bidang lingkungan hidup. Dinas ini mempunyai tugas membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan dalam bidang lingkungan hidup yang menjadi kewenangan daerah serta berperan dalam hal pengelolaan sampah dan pemeliharaan lingkungan hidup dengan mengajak masyarakat bergotong royong untuk membangun desa
dan daerah dalam hal memperhatikan, mengelola, serta meningkatkan kualitas pengelolaan sampah dan lingkungan hidup yang ada di Kabupaten Deli Serdang.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa Implementasi Program Deli Serdang Berseri dalam Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Hidup di Kecamatan Lubuk Pakam sudah optimal dan memenuhi kriteria dalam standar kualitas lingkungan hidup yang sehat, bersih, rapi, rindang, dan sejuk, namun ditemui sedikit hambatan dan kendala dalam pelaksanaannya. Berikut ini akan diuraikan kesimpulan mengenai implementasi Deli Serdang BERSERI dalam pengelolaan sampah dan lingkungan hidup di Kecamatan Lubuk Pakam berdasarkan faktor berikut :
1. Hubungan antar organisasi
Indikator ini mencakup hubungan antar organisasi antara pegawai dalam satu instansi yaitu sesama kelompok kerja (pokja) di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang, hubungan antar sesama impelementor antar instansi yaitu antara Dinas Lingkungan Hidup dengan Kecamatan Lubuk Pakam, dan perangkat Desa/ Lurah se-Kecamatan Lubuk Pakam, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya yang secara formal mendukung program Deli Serdang Berseri ini di lingkungan perkantorannya masing-masing. Hubungan yang terjadi antara pegawai satu instansi maupun sesama implementor lainnya berjalan cukup baik dimana hubungan yang dilakukan diawali dalam bentuk formal melalui surat kemudian dilanjutkan hubungan yang bersifat koordinasi yang langsung dikoordinir dan dimonitoring oleh Dinas Lingkungan Hidup lalu akan diberi arahan kepada Kecamatan Lubuk Pakam dan Desa/Kelurahan secara langsung.
Begitu juga koordinasi yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup kepada dunia usaha, petugas kebersihan dan masyarakat yang terlibat secara aktif dalam pengolahan sampah dan pemeliharaan lingkungan hidup. Pembagian kerja, komunikasi secara interaktif,
kualitas kepemimpinan serta integrasi yang menjadi unsur yang selalu ditingkatkan dan dipertahankan menjadi suatu nilai untuk tercipatanya suatu hubungan yang bersifat timbal balik antar sesama instansi kelompok kerja, antar sesame implementor, serta masyarakat yang menjadi kelompok sasaran dan yang terlibat sebagai para penerima program Deli Serdang Berseri . Konektivitas dan integrasi antar sesama implementor dianggap cukup kuat dalam menjalankan pengolahan sampah dan pemeliharaan lingkungan hidup di Kecamatan Lubuk Pakam untuk mencapai tujuan yang ingin diraih secara Bersama. Adapun proses hubungan antar organsisi ini sampai saat ini sudah berjalan dengan sangat baik dan lancer, dikarenakan koordinasi dan arahan sesuai dengan regulasi untuk menjalankan tugas dan tanggungjawab secara konsisten dalam program Deli Serdang Berseri ini.
2. Karakteristik dan Kapabilitas
Indikator ini mencakup kemampuan para implementor dalam mengendalikan dan mengontrol dalam melakukan suatu proses kebijakan yang akan diimplementasikan.
Keterampilan (skill) yang dibutuhkan oleh para implementor harus lebih spesifik, prosedur, dan proses yang dapat memanfaatkan sumber daya kearah lebih spesifik. Artinya suatu kapabilitas yang harus dimiliki oleh para kelompok kerja dan antar instansi bukan hanya dari segi keterampilan saja, namun ditekankan agar memiliki keunggulan, menguasai kemampuan dan mengatasi kelemahan untuk menyelesaikan permasalahan pengelolaan sampah dan lingkungan hidup sehingga semakin kompleks dan produktif. Seperti di tahun 2018 ini, guna memperoleh gelar penghargaan Adipura, bahwasanya para Dinas Lingkungan Hidup yang selalu bekerja sama dengan Kecamatan dan Desa/kelurahan akan gencar dan memaksimal kinerjanya dalam program dari kementrian pusat, yaitu program TBBS (Tiga Bulan Bersih Sampah) selama tiga bulan yang dilaksanakan setiap hari jumat dengan jadwal kegiatan yang telah ditentukan dan setiap desa/kelurahan akan mendapatkan giliran jadwal TBBS tersebut.
Tak hanya itu, para implementor juga memiliki tugas dan tanggung jawab terhadap pengolahan sampah yang ada di Bank Sampah milik masyarakat, Fasilitas Sampah Skala Kota, memonitoring terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA), serta mengarahkan para petugas kebersihan untuk merawat dan ikut terjun langsung dalam proses pemeliharaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di lingkungan Kecamatan Lubuk Pakam sebagai fasilitas publik untuk lebih meningkatkan pelayanan publik yang selama ini diinginkan oleh masyarakat serta agar mempertahankan penghargaan Adipura yang berfokus dinilai dari segi tata lingkungan yang bersih, rapi, indah dan sehat. Maka dari itu, karakteristik dan kapabilitas para implementor dilihat mampu memiliki potensi untuk merepresentasikan seperangkat sumber terintegrasi yang digunakan untuk melakukan dan menjalankan aktivitas pengolahan sampah dan kelestarian lingkungan hidup dengan berbagai kombinasi di segala bidang secara fungsional. Dengan demikian, karakteristik dan kapabilitas oleh para implementor dikatakan sudah cukup maksimal dan bersinergi untuk menjalankan program Deli Serdang Berseri .
3. Sumber daya
Indikator ini mencakup sumber daya manusia, sumber daya fasilitas pendukung, serta sumber daya finansial yang menunjang suatu keberhasilan suatu program Deli Serdang Berseri ini. Adapun sumber daya manusia yang merupakan implementor Deli Serdang Berseri memiliki kualitas yang memadai karena setiap yang berkecimpung dalam proses Berseri ini memiliki jenjang Pendidikan formal yang cukup baik mulai dari staff pegawai Dinas Lingkungan Hidup, Kecamatan Lubuk Pakam, perangkat desa/ kelurahan, serta direktur bank sampah yang memiliki kualifikasi tingkat pendidikan yang cukup bagus.
Meskipun secara kualitas sudah memadai, namun secara kuantitas sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam pelaksanaan Deli Serdang Berseri masih minim dan kurang memadai. Pada sumber daya finansial, sudah cukup memadai, karena pada perencanaannya sudah dilakukan dan ditentukan dalam APBD. Selaras dengan hal itu, sumber daya fasilitas
pendukung juga sudah cukup memadai dilihat dari sarana dan prasarana yang telah tersedia, namun perlu diperhatikan untuk perbaikan-perbaikan fasilitas dalam pengolahan sampah dan pemeliharaan lingkungan hidup yang tak layak pakai dan diperlukan penambahan jumlah sarana prasarana untuk menunjang suatu peningkatan implementasi Deli Serdang Berseri ini.
4. Kondisi Lingkungan.
Indikator ini mencakup suatu kondisi lingkungan yang mempengaruhi faktor-faktor apakah suatu implementasi kebijakan Deli Serdang Berseri dapat berjalan dengan baik atau adanya kendala dan hambatan ketika pelaksanaan program itu dilaksanakan. Kondisi lingkungan memberikan gambaran nyata mengenai aktivitas yang dilakukan masyarakat. Hal ini juga memenuhi kinerja para implementor berupaya memaksimalkan segala kegiatan yang berhubungan dengan pengolahan sampah dan pelestarian lingkungan hidup yang sama sama berkolaborasi dengan masyarakat untuk tercapainya suatu tujuan agar Deli Serdang khususnya di kecamatan lubuk pakam menjadi Kota/Kabupaten yang bersih, rapi, rindang, sejuk,indah dan sehat untuk masyarakat juga. Kondisi lingkungan turut mendorong keberhasilan kebijakan publik yang telah ditetapkan.
Meskipun proses implementasi telah berjalan dan terlaksana cukup maksimal, namun tetap ada kendala yang harus dihadapi ketika suatu program kebijakan dilakukan, terutama dari masyarakatnya sendiri yang sebagian masih belum terbuka pola pikirnya untuk berpartisipasi dalam pengolahan sampah dan kelestarian lingkungan hidup. Kondisi sosio kultural masyarakat yang ada di Kecamatan Lubuk Pakam menjadi suatu permasalahan dikarenakan sebagian masyarakat sudah mampu memiiki pola pikir yang cukup terdidik serta relatif mampu menerima program dari pemerintah dan turut ikut serta dalam pengolahan sampah dan lingkungan hidup. Namun ada juga masyarakat yang pola pikirnya rendah, apatis terhadap lingkungan serta masih bersifat tertutup dan tradisional. Dengan demikian, kendala
seperti ini yang perlu dipertimbangkan dan diperhatikan oleh para implementor agar suatu pelaksanaan program Deli Serdang Berseri dapat berjalan lancar dan optimal .
5.2 Saran
Berdasarkan hasil penelitian yang berjudul Implementasi Deli Serdang Berseri dalam pengolahan sampah dan lingkungan hidup di Kecamatan Lubuk Pakam, peneliti menemukan beberapa permasalahan baik pada aspek hubungan antar organisasi, karakteristik dan kapabilitas, sumber, dan kondisi lingkungan. Oleh karena itu, sebagai masukan dari hasil penelitian ini, peneliti merekomendasikan beberapa masukan dan saran sesuai variabel yang digunakan oleh peneliti, yaitu :
1. Berkaitan dengan Hubungan Aantar Organisasi diharapkan kepada seluruh implementor dalam program Deli Serdang Berseri, baik itu Dinas Lingkungan Hidup, Kecamatan Lubuk Pakam,Desa/Kelurahan, Bank Sampah, dan petugas kebersihan untuk senantiasa lebih menjaga harmonisasi dan integrasi yang kuat dalam hubungan antar organisasi yang berupaya melakukan koordinasi terhadap pembagian fungsi dan tugas antar instansi atau kepada para impelementor, serta melakukan komunikasi sesuai dengan standar prosedur perencanaan dan ketentuan yang berlaku dan menjalankan SOP sesuai dengan tugas pokok dan tanggung jawab yang telah diamanahkan kepada mereka agar tercapai suatu tujuan yang diinginkan oleh seluruh aspek masyarakat.
2. Berkaitan dengan Karakteristik dan Kapabilitas, kepada Seluruh implementor Deli Serdang Berseri ini baik itu Dinas Lingkungan Hidup, Kecamatan Lubuk Pakam, Desa/Kelurahan, Bank Sampah, dan Petugas Kebersihan diharapkan untuk lebih meningkatkan kapabilitasnya dalam mengontrol, memonitoring, serta memberikan pembinaan kepada masyarakat seperti lebih intens dan setiap waktu untuk mensosialisasikan tentang pengolahan sampah agar masyarakat mengetahui tata cara
pemeliharaan kebersihan lingkungan serta mengetahui fungsi dan manfaat dari sampah dengan menerapkan sistem 3 R (Reduse, Reuse, Recyle) dengan adanya pemilahan, pengolahan, dan mendaurulang sampah yang nantinya mejadi sumber perekonomian masyarakat.
3. Berkaitan dengan Sumber Daya Organisasi kepada seluruh para implementor diharapkan agar terus mempertahankan sikap loyalitas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, mengetahui segala permasalahan dan gambaran tentang Deli Serdang Berseri terkait dengan pengolahan sampah dan pemeliharaan lingkungan hidup, serta terkait dengan sumber daya pendukung atau fasilitas sarana dan prasarana disarankan untuk lebih memperhatikan kondisi fisik alat transportasi seperti mobil truck dan betor untuk merawat dan bisa diperbaiki untuk menunjang keberhasilan program Deli Serdang Berseri .berkaitan dengan sumber daya finansial disarankan kepada pemerintah daerah untuk menambah alokasi anggaran untuk pengolahan sampah dan pelestarian lingkungan hidup agar petugas kebersihan bisa menambah jumlah personel untuk membersihkan wilayah kecamatan lubuk pakam dan agar menambah fasilitas pendukung untuk memenuhi suatu pekerjaan petugas kebersihan dan meningkatkan kualitas pelayanan dalam pengolahan sampah yang ramah lingkungan dan berdaya guna.
4. Berkaitan dengan Kondisi Lingkungan, hendaknya Pemerintah Pusat maupun Daerah mempunyai komitmen yang tinggi dalam menjalankan tugasnya di bidang pengolahan sampah dan lingkungan hidup dengan menetapkan target yang lebih serius untuk menerapkan Kabupaten Deli Serdang agar terbebas dari sampah di Tahun 2020 dan mampu mengolah sampah dengan sistem 3 R (Reduse, Reuse, Recycle) . Selanjutnya kesadaran masyarakat agar lebih digalakkan untuk berpartisipasi penuh dalam pengelolaan sampah dan pemeliharaan lingkungan hidup, karena saat ini kendala yang kerap kali terjadi yaitu kurangnya kesadaran masyarakat terhadap sampah. Maka dari itu
derajat keterlibatan para penerima program terhadap penanganan sampah dan pelestarian lingkungan sekitar sejak dini mulai diterapkan kepada generasi milleneal untuk peduli dalam membangun kualitas lingkungan hidup yang lebih baik dengan konsep sustainable development.