• Tidak ada hasil yang ditemukan

KISAH PELAJARAN Murid-murid, masih ingatkah kalian kepada Ishak, orang yang baik, yang

Dalam dokumen B U K U P E G A N G A N G U R U (Halaman 95-99)

tidak bertengkar atau berdebat dengan orang lain? Istri Ishak melahirkan bayi kembar laki-laki yang dinamainya Esau dan Yakub. Ketika mereka masih di dalam rahim ibunya, mereka berdua sudah saling menendang. Ketika mereka telah lahir, maka adiknya memegangi tumit kaki kakaknya.

Esau suka berburu namun Yakub lebih menyukai tinggal di kemah. Pada suatu hari, Esau pergi berburu binatang liar. Yakub tinggal di kemah. Ia memasak masakan kacang merah. Apakah kalian mengetahui apa masakan kacang merah itu? (Perlihatkanlah contoh kacang merah kepada murid-murid.) Yakub memasaknya dalam waktu yang cukup lama dan setelah dimasak sampai matang maka menjadi kacang merah rebus. Masakan itu sangat enak. Mungkin ibu kalian pernah memasaknya di rumah.

Esau Menyerahkan Hak Kesulungannya

Yakub menghirup aroma masakan kacang merah yang ia masak itu. Hm, aromanya begitu wangi! Kemudian kakaknya, Esau, masuk. Ia sangat lelah dan lapar. Tiba-tiba, ia menghirup sesuatu aroma yang wangi. Itu adalah masakan kacang merah, ia berkata kepada Yakub “Oh, aku sangat lapar dan haus! Bolehkah aku mencoba masakan kacang merahmu? Yakub tidak mau memberikan kepada kakaknya karena ia telah memasaknya dengan waktu yang cukup lama dan untuk dimakan oleh dirinya. Namun Esau terus memohonnya. Maka Yakub berkata, “Baiklah, hanya bila engkau membiarkanku menjadi kakak yang terbesar serta memberikan hak kesulunganmu, maka aku akan memberikan masakan kacang merah ini semuanya kepadamu.” Esau menjawabnya, “Aku begitu lapar rasanya seperti sudah mau mati, aku tidak perduli. Engkau boleh menjadi kakak terbesar dan aku akan menjadi adikmu. Semua yang aku inginkan hanyalah masakan kacang merah ini.” Murid-murid, apakah kalian kira bahwa hal yang telah dilakukan Esau itu adalah tindakan yang bijaksana? Tentu tidak!

Esau Kehilangan Hak Kesulungannya

Beberapa waktu kemudian, ayah mereka, Ishak, telah menjadi tua dan akan meninggal. Sudah waktunya untuk memberikan kepada anak sulungnya semua berkat yang dari Allah. Namun Esau bukanlah anak sulung lagi, karena ia telah menjual hak kesulungannya kepada adiknya. Ia telah memberikannya kepada Yakub untuk ditukarkan dengan masakan kacang merah maka sekarang Yakublah sebagai anak sulung. Esau kehilangan seluruh berkatnya. Adiknya, Yakub, menerima berkat itu dari ayahnya. Esau merasa begitu sedih dan ia menangis dan menangis namun hal itu sudah terlambat.

KISAH APLIKASI KEHIDUPAN

Sakit Perut

Adik bu Lopez, Claudia, datang dari tempat yang jauh untuk mengunjungi keluarga Lopez. Ia membawa banyak oleh-oleh untuk seluruh keluarga Lopez termasuk Ricky dan Juan. Ketika Ricky melihat makanan ringan kesukaannya, abon sapi, terletak di atas meja, ia mengambilnya dan mulai memakannya.

Setelah gigitan pertama, ia tidak dapat berhenti memakannya lagi. Makanan itu begitu enak dan ia terus memakannya karena ia sangat suka sekali makanan ringan itu.

“Wah, enak sekali, aku akan menghabiskan dua kotak makanan ini,” kata

Ricky.

“Hati-hati Ricky, jangan terlalu makan banyak, nanti engkau akan sakit perut!” kata ibunya.

Kita tidak boleh tamak

Seharusnya, Esau tidak menjadi tidak sabar dan tamak hanya untuk masakan kacang merah. Seharusnya, ia juga tidak membiarkan adiknya menjadi kakak terbesar hanya karena ia tidak sabar untuk menyantap masakan kacang merah. Allah tidak menghendaki kita untuk menjadi tamak, khususnya terlalu banyak makan.

MENGULANG DAN PERTANYAAN

1. Siapakah yang suka berburu? (Esau.)

2. Apakah yang terjadi ketika ia pulang dari berburu? (Ia merasa begitu lapar.) 3. Siapakah yang gemar memasak? (Yakub.)

4. Apakah yang Esau minta dari Yakub? (Ia meminta sup kacang merah dari Yakub.)

5. Apakah yang Yakub minta sebagai balasannya? (Ia meminta hak kesulungan Esau.)

6. Apakah Esau memberikan hak kesulungannya? (Ya, ia tidak peduli tentang hak kesulungan itu.)

7. Kemudian apakah Yakub mendapat berkat dari ayahnya? (Ya.)

8. Apakah yang dirasakan Esau ketika ia mengetahui bahwa ia tidak mendapatkan berkat itu? (Ia merasa begitu sedih dan menangis.)

Apakah kalian mengetahui bahwa adalah hal yang begitu berharga bila memiliki hak kesulungan pada zaman Esau dan Yakub? Hak kesulungan itu begitu penting. Sama seperti sekarang ini, ketika kita menjadi anak-anak Allah, kita berdoa untuk mendapatkan Roh Kudus dan Allah mengaruniakan Roh Kudus itu kepada kita. Roh Kudus adalah sesuatu yang begitu berharga, seperti layaknya hak kesulungan Esau. Tanpa Roh Kudus, kita tidak dapat masuk ke surga. (Ceritakanlah kepada murid-murid bagaimana caranya berdoa memohon Roh Kudus.)

Beberapa jam kemudian, setelah Ricky menghabiskan satu kotak abon sapi itu, ia merasa tidak enak badan.

“Bu, aku merasa tidak enak badan. Perutku sakit sekali,” kata Ricky. Ricky, apakah engkau tidak mendengarkan nasihat bibi Claudia? Dan engkau juga tidak membagi abon sapi itu sedikitpun kepada Juan?” kata bu Lopez.

“Maaf, bibi Claudia. Karena abon sapi ini adalah kesukaanku maka aku tidak dapat berhenti memakannya. Seharusnya aku memberikan sebagian kepada Juan maka iapun dapat merasakannya juga. Aku kira aku yang paling rakus. Sekarang aku mengetahui bagaimana rasanya terlalu banyak makan abon sapi itu,”

kata Ricky.

“Tidak apa-apa Ricky, aku kira engkau telah mendapatkan pelajaran itu. Marilah, segeralah ambil air minum untukmu. Kemudian berbaringlah di ranjang dan berdoalah kepada Allah dan memohon kesembuhan-Nya,” kata bibi Claudia sambil

menolong Ricky mengambilkan segelas air.

“Aku beruntung, Allah mendengarkan doaku dan menyembuhkan sakit perutku. Aku tidak akan rakus lagi,” kata Ricky kepada ibunya dan bibi Claudia.

Pertanyaan untuk Direnungkan

1. Makanan kecil apakah yang dibawa oleh bibi Claudia untuk Ricky dan Juan? 2. Apakah yang dirasakan oleh Ricky setelah ia memakan makanan sekotak abon

sapi?

3. Bolehkah Ricky menghabiskan abon sapi itu semuanya dan tidak membaginya kepada Juan?

AKTIVITAS 1

Esau Tidak Sabar

Lihatlah pada gambar dan bagaimana tidak sabarnya dan laparnya Esau. Seharusnya ia tidak menyerahkan hak kesulungannya kepada Yakub.

Apakah Allah menghendaki kita untuk kehilangan Roh Kudus di dalam hidup kita? (Tidak.)

AKTIVITAS 2

Sop Kacang Merah

Dalam aktivitas ini, guru-guru dapat menyediakan beberapa sup kacang merah untuk ditunjukkan kepada murid-murid dan dimakan bersama-sama. Beritahukan-lah kepada mereka bahwa sop ini adalah sama dengan sop yang Esau makan saat ia menukarkan hak kesulungannya.

Esau Tidak Sabar

Lihatlah pada gambar dan bagaimana tidak sabarnya dan laparnya Esau. Seharusnya ia tidak menyerahkan hak kesulungannya kepada Yakub.

PELAJARAN12

Dalam dokumen B U K U P E G A N G A N G U R U (Halaman 95-99)