• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMAHAMAN MURID-MURID Murid-murid pada batas usia ini, biasanya terfokus pada hal-hal yang nyata

Dalam dokumen B U K U P E G A N G A N G U R U (Halaman 35-38)

dan berdasar pada bukti-bukti. Mungkin mereka akan sulit untuk mengucap syukur kepada Allah karena mereka mungkin tidak menyadari bahwa Allah telah menyediakan makanan, pakaian, rumah dan lain sebagainya bagi mereka. Hal yang murid-murid Anda sering saksikan adalah ayah ibu merekalah yang membelikan mereka pakaian, mainan, makanan dan masih banyak lagi. Pandangan yang seharusnya dipolakan kepada murid-murid adalah bahwa Allah itu adalah satu-satunya yang memberi kecukupan atas segala kebutuhan kita, bahkan kebutuhan orang tua kita; sekalipun demikian, kita juga harus mengucap syukur kepada Allah atas segala kecukupan kebutuhan kita melalui orang tua kita.

Ingatkanlah mereka atas hal-hal yang hanya dapat disediakan Allah, seperti pepohanan, tanaman bunga, gunung yang indah, samudra, binatang-binatang dan bahkan juga orang yang kita sayangi. Kemudian, murid-murid akan mempunyai pandangan yang lebih kuat akan kebesaran Allah. Ceritakanlah kenyataannya bahwa Allah, sejak pertama kali menciptakan semuanya itu, sesungguhnya, Ia juga telah mengenali semua ciptaan-Nya itu, baik luar maupun dalamnya. Karena Ia adalah Pencipta segalanya, Ia dapat mengetahui ketika kita merasa senang, sedih ataupun ketika sedang membutuhkan sesuatu hal. Allah juga mengetahui hal-hal tertentu yang mungkin tidak terasa nyaman bila kita mengatakannya dengan orang lain. Ajarkanlah murid-murid bahwa Allah mengetahui hati dan pikiran kita dan Ia juga mendengarkan doa-doa kita maka kita perlu datang untuk mengucap syukur dan juga untuk memanjatkan permohonan kita.

KOSA KATA PELAJARAN

Adam:

Laki-laki pertama yang diciptakan oleh Allah.

Hawa:

Perempuan pertama yang diciptakan oleh Allah.

Taman Eden:

KISAH PELAJARAN

Allah Menciptakan Adam - Manusia Pertama

Setelah Allah menciptakan dunia yang indah, Ia berfirman: “Sekarang, Aku

telah siap untuk menciptakan manusia.” Kemudian Allah menciptakan manusia

pertama dan Ia menamainya Adam.

Allah Menciptakan Hawa

Berfirmanlah Allah: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku

akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.” Allah membuat

Adam tidur nyenyak; ketika ia tidur, Allah menciptakan seorang perempuan yang akan menjadi istri Adam. Adam menamai perempuan itu Hawa. Hawa adalah penolong yang baik bagi Adam.

Allah Memberi Perintah kepada Mereka untuk Memelihara Semuanya

Allah memberitahukan kepada Adam dan Hawa, “Peliharalah semua ikan,

burung dan binatang yang hidup di muka bumi ini. Peliharalah juga segala macam tumbuhan dan pepohonan. Untuk makanan kalian, Aku telah memberikan buah-buahan yang tumbuh di atas pepohonan dan tumbuhan yang berbiji.”

Maka Adam dan Hawa melakukan apa yang Allah firmankan kepada mereka. Mereka memelihara tumbuhan dan pepohonan. Dan mereka memastikan bahwa seluruh binatang mendapatkan cukup makanan dan minuman.

Adam dan Hawa Menyukai Tinggal di Taman Eden

Adam dan Hawa menyukai tinggal di taman Eden yang Allah berikan kepada mereka. Mereka menyukai makanan yang tumbuh di sana. Mereka senang memberikan nama dan bermain dengan binatang-binatang yang ada di sana. Semua binatang yang Allah ciptakan adalah teman yang baik bagi Adam dan Hawa. Ada burung-burung kecil yang bernyanyi di atas pepohonan. Kelinci, tupai, anjing dan jerapah, semuanya datang untuk bermain-main bersama Adam dan Hawa. Gajah yang besar, datang untuk menghentakkan dan mengepakkan telinganya yang besar; harimau dan singa tidak menggigit atau membahayakan; mereka semua - binatang-binatang – itu sangatlah ramah. Lihatlah, bagaimana senangnya Adam dan Hawa itu!

Mereka menikmati suara yang Allah berikan kepada mereka untuk digunakan dan berkata: “Terima kasih atas dunia yang luar biasa ini.” Allah memberikan kepada Adam dan Hawa segala yang mereka butuhkan bahkan berlebih.

Allah Begitu Mengasihi Kita

Hal ini telah terjadi pada waktu yang lampau.

Sekarang, ada banyak manusia di dunia ini - bermacam-macam suku dan etnis. Mereka hidup dalam bentuk rumah yang berbeda. Mereka memakai pakaian yang berbeda. Mereka makan makanan yang berbeda. Mereka melakukan pekerjaan yang berbeda. Namun Allah telah menciptakan semua manusia di dunia ini dan Ia mengasihi setiap pribadi dari mereka. Allah juga mengasihimu!

Kita dapat berbicara kepada Allah setiap hari seperti yang dilakukan oleh Adam dan Hawa. Allah menghendaki kita untuk berdoa kepada-Nya karena Ia tidak hanya telah menciptakan kita, namun Ia juga mengasihi kita!

MENGULANG DAN PERTANYAAN

1. Apakah nama dari kedua manusia pertama? (Adam dan Hawa.)

2. Apakah yang diperintahkan Allah kepada Adam dan Hawa? (Memelihara bumi dengan memberi makan binatang-binatang dan memelihara tumbuh-tumbuhan.)

Allah mengasihi Adam dan Hawa. Ia memberi perintah kepada Adam dan Hawa untuk memelihara dunia yang indah yang telah diciptakan-Nya. Dan itulah yang Adam dan Hawa lakukan. Setiap hari, mereka memastikan bahwa binatang-binatang itu mendapatkan cukup makanan dan minuman. Dan setiap hari, mereka memetik buah-buahan dan sayuran untuk mereka makan.

KISAH APLIKASI KEHIDUPAN

Aku Memiliki Keluarga Yang Bahagia

menyuruh seluruh murid-murid un uk melukiskan keluarga mereka masing-masing sebagai pekerjaan rumah. Ketika Juan pulang ke rumah pada hari itu, ia sangat bersemangat untuk melukiskan gambar keluarganya karena ia ingin memperlihatkan kepada teman-temannya mengenai anggota-anggota yang ada di dalam keluarganya.

Pertama, Juan mengeluarkan krayonnya dan secarik kertas kemudian ia mulai melukiskan 4 kepala dan 4 tubuh. Ketika Juan sedang melukiskan anggota keluarganya, Ricky, kakak Juan masuk ke kamarnya.

“Apakah yang kaulakukan, Juan?” tanya Ricky. “Kelihatannya kamu sedang melukiskan seseorang. Apakah sedang melukiskan keluarga kita?”

“Kakak pintar.” kata Juan. “Kakak benar, aku sedang melukiskan keluarga kita. Namun Kak, dapatkah Kakak memberitahukan kepadaku tentang bagaimanakah asal mulanya keluarga di muka bumi ini?”

Ricky tersenyum dan berkata, “Pada hari keenam dari proses penciptaan

bumi dan segala isinya ini, Allah menciptakan Adam, manusia pertama yang hidup di bumi ini. Dan karena Allah mengasihi Adam serta merasakan bahwa sesungguhnya Adam membutuhkan seseorang untuk menolong dan menemaninya bilamana Adam sedang kesepian maka Allah membuat Adam tertidur dengan nyenyak kemudian Ia menciptakan seorang istri bagi Adam. Kemudian, Adam dan Hawa mempunyai anak dan inilah bagaimana keluarga pertama berada di muka bumi ini.”

“Wah, sungguh hebat!” teriak Juan dengan bersemangat. “Aku sangat gembira bahwa kita mempunyai keluarga seperti Adam dan Hawa.”

Ricky tersenyum dan menganggukkan kepalanya.

Pertanyaan untuk Direnungkan

1. Gambar apakah yang diperintahkan Ibu guru Juan untuk digambar? 2. Siapakah manusia pertama yang Allah ciptakan?

AKTIVITAS 1

AKTIVITAS PILIHAN

Dalam dokumen B U K U P E G A N G A N G U R U (Halaman 35-38)