• Tidak ada hasil yang ditemukan

KOMITE TRANSAKSI PRODUCT ASSET & LIABILITIES

Dalam dokumen Good Corporate Governance 2015 (Halaman 44-51)

Good Corporate Governance 2015

III KOMITE - KOMITE

A. KOMITE – KOMITE DI BAWAH KOMISARIS

6. KOMITE TRANSAKSI PRODUCT ASSET & LIABILITIES

5.3 Pelaksanaan Tugas Komite Kredit

Pelaksanaan Tugas Komite Kredit di tahun 2015 sebagai berikut:

1. Memberikan persetujuan terhadap usulan kredit yang diajukan oleh Unit Bisnis; 2. Mengawasi implementasi proses pemberian kredit;

3. Memastikan risks appetite atas usulan kredit yang disetujui sesuai dengan kebijakan manajemen risiko Bank Victoria.

6. KOMITE TRANSAKSI PRODUCT ASSET & LIABILITIES

Merupakan komite yang membantu Direksi dalam memberikan arahan kebijakan yang berkaitan dengan pengelolaan produk yang akan dan atau telah diterbitkan agar produk tersebut mampu bersaing dengan Bank lain. Dalam pelaksanaannya Komite wajib memperhatikan kepentingan nasabah dan Bank, sekaligus menerapkan prinsip-prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko.

6.1. Tugas dan Tanggung jawab Komite Transaksi, Product Asset & Liabilities

1. Memberikan masukan pertimbangan dan rekomendasi atas pengelolaan produk asset & liabilities kepada Direksi mulai dari rencana penerbitan, pengembangan dan/ atau modifikasi produk, sampai dengan melakukan analisis/kajian terhadap existing product. 2. Mengawasi Kebijakan Produk agar dapat diterapkan dan dilaksanakan secara

konsekuen, konsisten, dan bertanggungjawab, serta mencari solusi apabila terjadi hambatan atau kendala dalam penerapannya.

3. Memantau dan mengevaluasi potensial risiko yang akan terjaditerhadap : a. Perkembangan penjualan produk dan portfolio produk;

b. Poin-poin pengawasan Kebijakan Produk; c. Strategi Kebijakan Produk;

d. Portofolio Produk untuk kemudian dipergunakan sebagai masukan dan saran kepada Direksi untuk menentukan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan.

6.2. Rapat Komite Transaksi, Product Asset & Liabilities

Komite Transaksi, Product Asset and Liabilities menyelenggarakan rapat secara berkala atau sewaktu-waktu apabila diperlukan (insidentil). Sepanjang 2015 Komite Transaksi, Product Asset and Liabilities telah melaksanakan 2 kali pertemuan dengan pembahasan seputar pelaporan aktifitas Bancassurance.

Tanggal Rapat Agenda Rapat

23 Januari 2015 • Aktifitas Bancassurance Report untuk produk baru VIP Pro Invest 27 Agustus 2015 • Aktifitas Bancassurance Report untuk produk baru Asuransi Jiwa KPR :

- VIP Home

- VIP Credit Protection - VIP House loan

6.3. Pelaksanaan Tugas Komite Transaksi, Product Asset & Liabilities

Pelaksanaan Tugas Komite Transaksi, Product Asset and Liabilitiestahun 2015 sebagai berikut:

1. Sharing terkait produkprogram Tabungan dan Deposito; Program Merah Putih, Christmas Vaganze, dan Victoria 88;

2. Sharing prosedur penerbitan produk tabungan dan deposito bundling; 3. Sharing program consumer lending dan aktivitas baru;

4. Sharing terkait aktivitas Bancassurance;

Good Corporate Governance 2015

43/78

7. KOMITE PERSONALIA

Merupakan komite yang membantu Direksi dalam merumuskan Kebijakan, mengawasi pelaksanaan kebijakan, memantau perkembangan dan kondisi Ketenagakerjaan serta memberikan saran langkah perbaikan yang sesuai dengan peraturan Ketenagakerjaan Bank dan Undang-undang Ketenagakerjaan yang berlaku di lndonesia.

7.1. Tugas dan Tanggung Jawab Komite Personalia

1. Memberikan masukan kepada Direksi dalam merumuskan kebijakan ketenagakerjaan. 2. Mengawasi kebijakan yang berhubungan dengan karyawan dilaksanakan secara

konsekuen dan konsisten.

3. Melakukan kajian terhadap kebijakan ketenagakerjaan Bank dan memberikan saran kepada Direksi apabila diperlukan perubahan kebijakan ketenagakerjaan Bank.

4. Memantau dan mengevaluasi efektifitas setiap pegawai.

5. Memberikan masukan dan solusi untuk hambatan dan masalah yang terjadi terkait dengan ketenagakerjaan Bank.

7.2. Rapat Komite Personalia

Rapat Komite Personalia diselenggarakan minimal sekali dalam 1 (satu) bulan. Selama 2015, Komite Personalia telah melaksanakan 12 (dua belas) kali rapat dengan rincian sebagai berikut:

Tanggal Rapat Agenda Rapat

12 Januari 2015 Rapat Kerja Bank Victoria 2015. Rencana Jadwal Pendidikan 2015.

17 Februari 2015 Perubahan Account Officer danMarketing Funding. Komitmen Branch Manager (BM) untuk mengikuti training. 16 Maret 2015 Key Performance Indicator (KPI).

Perubahan Struktur Organisasi Divisi Biro Hukum – Restrukturisasi. 20 April 2015 Outbond Staff “Training Tentang Pemahaman Produk, Jasa BankVictoria

danTogetherness for Sustainable Growth”. 04 dan 29 Mei

2015

Penempatan Branch Manager (BM). Usulan Bunga Pinjaman Karyawan.

Pemberian tugasdan wewenang kepada wakil Direktur Utama untuk melakukan tugas dan wewenang sebagai Direktur Utama.

Penunjukan Komisaris dan Direktur In Charge.

23 Juni 2015 Pengoptimalan Lembur Sekuriti dan Office Boy Kantor Pusat. 06 Juli 2015 Libur Bersama Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1436 H.

Program Efisiensi. 03 Agustus 2015 Tata Tertib Berpakaian.

Mutasi Branch Manager (BM).

Marketing Task Force.

07 September 2015

Gratifikasi Karyawan 2015.

Training Basic Credit untuk Account Officer.

10 Oktober 2015 Training Basic Branch Manager. Key Performance Indicator (KPI) 2016.

02 November 2015 Perayaan Natal Bersama Bank Victoria 2015.

Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Victoria 2015.

09 Desember 2015 Perpanjangan Kerjasama dengan Job Street 2016. Penyesuaian Upah Minimum Regional (UMR) 2016.

Good Corporate Governance 2015

44/78

7.3. Pelaksanaan Tugas Komite Personalia

Pelaksanaan Tugas Komite Personalia tahun 2015 sebagai berikut: 1. Mengadakan kegiatan sosialisasi BPJS kepada karyawan non staff;

2. Menyusun jadwal kegiatan pelatihan karyawan Kantor Pusat dan Kantor Cabang; 3. Menyusun jadwal kegiatan training bagi Personal Banker dan Relationship Manager; 4. Menyampaikan usulan kegiatanCorporate Social Responsibility (CSR) serta rencana

angaran kegiatan CSR;

5. Menyampaikan proses kegiatan rekrutmen pegawai;

6. Memberikan usulan terkait kegiatan silaturahmi dengan karyawan;

7. Memberikan usulan penyempurnaan kebijakan dan prosedur terkait Human Capital Management.

8. KOMITE PENGADAAN BARANG DAN JASA

Merupakan Komite yang membantu Direksi dalam hal memberikan masukan untuk hal-hal penting dan relevan dalam perumusan Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa serta memberikan persetujuan untuk setiap pengadaan barang dan jasa.

8.1. Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pengadaan Barang dan Jasa

1. Meminta informasi hal-hal yang diperlukan terkait pengadaan barang dan jasa dari berbagai pihak, baik internal maupun eksternal;

2. Memberikan persetujuan terhadap pengajuan pengadaan barang dan jasa;

3. Mengajukan persetujuan kepada Dewan Komisaris terhadap pengadaan barang/dan jasa dengan nilai/harga minimum sesuai yang diatur di Anggaran Dasar Perseroan; 4. Memberikan masukan kepada Direksi hal-hal penting dan relevan dalam perumusan

kebijakan pengadaan barang dan jasa, sehingga proses Pengadaan barang dan jasa dilakukan secara transparan, obyektif, efektif dan efisien.

8.2. Rapat Komite Pengadaan Barang dan Jasa

Rapat Komite Pengadaan Barang dan Jasa diselenggarakan minimal sekali dalam 2 (dua) bulan dan wajib dihadiri oleh seluruh anggota.

Tanggal Rapat Agenda Rapat

07 Januari 2015 1. Perubahan Harga Pengadaan Unit Mobil kas Kantor Cabang Surabaya 2. Jasa penyusunanAnnual Report 2014

3. Pengadaan Angpao Imlek 2015

4. Perpanjangan Sewa Kantor Cabang Senayan 5. Perpanjangan Sewa Kantor Kas Tomang

6. Perpanjangan Sewa Kantor Cabang Pembantu Taman Rasuna 7. Sewa Ruko untuk Rencana Kantor Cabang Manado

8. Perpanjangan Sewa Kantor Cabang Pembantu Senen 05 Februari 2015 1. Pengadaan Hadiah Tabungan VIP Safe berupa Voucher Travel

2. Pengadaan Jasa Pengendalian Hama Tikus 3. Perpajangan Sewa Kantor Kas Talang Betutu 4. Pekerjaan Tambahan Big Hotel

18 Maret 2015 1. Penunjukan Pemenang Tender Renovasi Sipil dan Interior Rencana Kantor Manado

2. Pengadaan Aplikasi SKN Gen II 19 Juni 2015 1. Pengadaan Web Application Firewall

2. Pengadaan Emas Murni sebagai Hadiah Tabungan Program Nasabah

“Poin

dapat Emas”

Good Corporate Governance 2015

45/78

Tanggal Rapat Agenda Rapat

19 Agustus 2015 1. Pengadaan Renewal Maintenance HSM Thales PAY9000 2. Pengadaan Kalendar Meja 2016

3. Pengadaan 150 unit License OS WinPro 10 SNGL OLP 4. Perpanjangan Sewa Kantor Kas Asemka

03 November 2015 1. Renovasi Kantor Lama KCP Laotse

2. Rencana Pengadaan Tanah dan Bangunan untuk rencana Relokasi Bank Victoria Kantor Kas Utan Panjang

3. Sewa Tanah dan Bangunan untuk rencana relokasi Talang Betutu di area Jatinegara

4. Pengadaan Tanah Kosong dibelakang Kantor Cabang Fatmawati 5. Perpanjangan Sewa Kantor Cabang Pembantu Slipi

6. Pengadaan AYDA Bank Victoria Syariah yang terletak di Bali

7. Pengadaan Tanah dan Bangunan di Bank Victoria Kantor Kas Asemka 02 Desember 2015 1. Pengadaan PSAK Engine

2. Perpanjangan Sewa Kantor Cabang Pembantu Slipi selama 2 tahun 3. Perpanjangan Sewa Kantor Kas Indocement selama 2 tahun 4. Perpanjangan Sewa Kantor Kas Hotel Golden selama 2 tahun 5. Pencetakan bukuAnnual Reporttahun 2015 Bank Victoria 6. Penyewaan Ruangan Lantai 3 Kantor Cabang Surabaya ke Victoria

Insurance

8.3. Pelaksanan Tugas Komite Pengadaan Barang dan Jasa

Pelaksanaan Tugas Komite Pengadaan Barang dan Jasa tahun 2015 sebagai berikut. 1. Memberikan persetujuan terhadap pengajuan pengadaan barang dan jasa Bank; 2. Mengajukan usulan untuk dimintakan persetujuan kepada Dewan Komisaris terhadap

pengadaan barang dan jasa yang memerlukan persetujuan Dewan Komisaris; dan 3. Memberikan masukan kepada Direksi terkait kebijakan pengadaan barang dan jasa.

9. KOMITE PEMANTAU PELAKSANAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (KPP-GCG)

Merupakan komite yang membantu Direksi dalam memberikan arahan kebijakan yang berkaitan dengan pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG) di Bank Victoria.

9.1. Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pemantau Pelaksanaan GCG

1. Memantau dan menganalisa setiap kebijakan terbaru maupun best practice terkait penerapan GCG;

2. Melakukan pemantauan kebijakan internal (existing) terhadap setiap perubahan kebijakan GCG, sehingga kebijakan yang digunakan sesuai dengan kebijakan terbaru dan sesuai best practice;

3. Memantau secara berkala terhadap rencana dan realisasi/pencapaian bisnis Bank melalui rapat-rapat Komite;

4. Memantau action plan dan pelaksanaannya melalui rapat-rapat komite;

5. Menentukan aspek dan PIC/petugas dalam penyusunan GCG sesuai dengan bidang yang tercermin dari aspek-aspek GCG;

6. Mengkoordinir pembuatan pelaporan pelaksanaan GCG yang dilengkapi dan didukung dengan underlying-nya;

7. Memantau pelaporan pelaksanaan GCG Bank dan melakukan Self Assessment sesuai ketentuan berlaku;

8. Memantau proses penyampaian dan pendokumentasian pelaporan kepada pihak-pihak yang disebutkan dalam ketentuan (diantaranya kepada Pemegang Saham, Bank Indonesia, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Lembaga Pemeringkat di Indonesia, Asosiasi-asosiasi Bank di Indonesia, Lembaga Pengembangan Perbankan

Good Corporate Governance 2015

46/78

Indonesia (LPPI), 2 (dua) Lembaga penelitian di bidang ekonomi dan keuangan dan 2 (dua) majalah ekonomi dan keuangan).

9.2. Rapat Komite Pemantau Pelaksanaan GCG

Dalam melaksanakan tugasnya, Komite Pemantau Pelaksanaan GCG melakukan pertemuan berkala (bulanan) atau sewaktu-waktu sesuai dengan kebutuhan. Hasil Rapat telah dituangkan dalam Risalah Rapat dan didokumentasikan dengan baik.

Selama 2015, Komite Pemantau Pelaksanaan GCG telah melakukan rapat sebanyak 12 (dua belas) kali, dengan materi pembahasan terkait pelaksanaan GCG Bank Victoria. Adapun rincian agenda rapat adalah sebagai berikut:

Tanggal Rapat Agenda Rapat

14 Januari 2015 Pelaksanaan GCG Komitmen Kepada OJK

Holding Company bagi Financial Institution Group.

13 Februari 2015 Pelaksanaan GCG System (Commitment,Structure, Process, Outcome) Komitmen Kepada OJK

13 Maret 2015 Pelaksanaan GCG System (Commitment,Structure, Process, Outcome) Komitmen Kepada OJK

14 April 2015 Pelaksanaan GCG System (Commitment,Structure, Process, Outcome) Pemeriksaan OJK

19 Mei 2015 Pemeriksaan Audit Eksternal (PwC) Pemeriksaan OJK

Pelaporan GCG

Pengawasan Terintegrasi 17 Juni 2015 Pemeriksaan OJK

GCG System (Commitment,Structure, Process, Outcome) 14 Juli 2015 GCG System (Commitment,Structure, Process, Outcome)

Awareness Unit Kerja terhadap risiko kepatuhan

14 Agustus 2015 Pemeriksaan OJK

Monitoring Kesalahan/Denda 15 September 2015 Tindak Lanjut Temuan OJK dan PwC

Pengkinian Kebijakan

MonitoringReport Monitoring Denda

13 Oktober 2015 Tindak Lanjut Temuan OJK Pengkinian Kebijakan

MonitoringReport Unit Kerja

12 November 2015 Tindak Lanjut Temuan OJK

Sosialisasi dan Penerapan Kebijakan Baru BI/OJK Mitigasi Denda/Pinalty/Fraud

Peningkatan kualitas kerja pada masing-masing Unit Kerja 14 Desember 2015 Tindak Lanjut Temuan OJK

Sosialisasi dan Penerapan Kebijakan Baru BI/OJK Mitigasi Denda/Pinalty/Fraud

9.3. Pelaksanaan Tugas Komite Pemantau Pelaksanaan GCG

Pelaksanaan Tugas Komite Pemantau Pelaksanaan GCG tahun 2015 sebagai berikut. 1. Ketua Komite memimpin dan mengkoordinasikan tugas-tugas anggota Komite.

2. Melakukan koordinasi dengan Komite-komite Eksekutif lainnya, terkait dengan pelaksanaan tugas, wewenang, dan tanggungjawab Komite Pemantau Pelaksanaan GCG.

Good Corporate Governance 2015

47/78

3. Melakukan kegiatan diskusi antara anggota Komite Pemantau Pelaksanaan GCG dengan Ketua/Anggota Komite Eksekutif lainnya terkait permasalahan pada bidang tugasnya. Diskusi diselenggarakan baik secara berkala maupun insidentil.

4. Menjalin kerjasama dan koordinasi dengan Komite-komite di bawah Dewan Komisaris terkait pelaksanaan GCG.

10. SEKRETARIS PERUSAHAAN (CORPORATE SECRETARY)

Sebagai perusahaan publik, Bank harus membangun dan memelihara komunikasi dengan regulator, kalangan pasar modal, investor maupun masyarakat umum. Hal ini dilakukan dalam rangka keterbukaan informasi sesuai dengan prinsip GCG dan dalam rangka citra publik terhadap Bank.

Sejalan dengan persyaratan ketentuan tentang keterbukaan informasi perusahaan, Bank telah menunjuk Sekretaris Perusahaan. Sekretaris Perusahaan bertugas dan bertanggung jawab atas kegiatan publikasi mengenai aktifitas Bank dan memelihara kewajaran, konsistensi dan transparansi mengenai hal-hal terkait tata kelola perusahaan dan tindakan korporasi. Sekretaris Perusahaan juga bertanggung jawab memonitor kepatuhan Bank terhadap peraturan dan ketentuan pasar modal serta sebagai penghubung antara Bank Victoria dengan stakeholders. Sekretaris Perusahaan memiliki peranan penting untuk memastikan aspek keterbukaan dari Perusahaan. Sekretaris Perusahaan bertanggungjawab secara langsung kepada Direktur Utama. Tugas dan tanggung jawab pokok Sekretaris Perusahaan meliputi komunikasi internal dan eksternal serta hubungan kesekretariatan pimpinan perusahaan.

Tugas Sekretaris Perusahaan adalah:

1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya peraturan-peraturan yang berlaku di bidang Pasar Modal.

2. Memberikan pelayanan kepada masyarakat atas setiap Informasi yang dibutuhkan pemodal berkaitan dengan kondisi Emiten atau Perusahaan Publik.

3. Memberikan masukan kepada Direksi Emiten atau Perusahaan Publik untuk mematuhi ketentuan Undang-undang nomor 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal dan peraturan pelaksanaannya.

4. Sebagai penghubung atau contact person antara Emiten atau Perusahaan Publik dengan Bapepam dan LK serta masyarakat.

10.1. Profil Sekretaris Perusahaan

Sekretaris Perusahaan dijabat oleh Ruly Dwi Rahayu sesuai dengan Surat Keputusan Direksi No. 021/SK-DIR/01/13 tanggal 31 Januari 2013 efektif sejak tanggal 01 Februari 2013. Beliau adalah seorang Warga Negara Indonesia, dan berdomisili di Indonesia. Memulai karir di Bank sejak tahun 1991-1995 sebagai Staff Auditor PT Bank Panin Tbk., Kepala Satuan Kerja Audit Intern PT Bank Victoria International Tbk. (1995-2006), Kepala Divisi Manajemen Risiko dan Kepatuhan PT Bank Victoria International Tbk. (2006-2011), Kepala Divisi Manajemen Risiko PT Bank Victoria International Tbk. (2011), Sarjana Kimia Universitas Indonesia (1990).

Ruly Dwi Rahayu

Warga Negara Indonesia, umur 51 tahun, lahir di Jakarta pada tahun 1965. Berdomisili di Bekasi, Indonesia. Menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan sejak 2013. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi Manajemen Risiko (2011-2013), Kepala Divisi Manajemen Risiko dan Kepatuhan Bank Victoria (2006-2011), Kepala Satuan Kerja Audit Intern Bank Victoria (1995-2006) dan sebagai Staf Auditor PT Panin Bank (1991-1995). Memperoleh gelar Sarjana Kimia dari Universitas Indonesia pada tahun 1990.

Good Corporate Governance 2015

48/78

10.2. Struktur Sekretaris Perusahaan

Sekretaris Perusahaan Bank Victoria bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama atas pelaksanaan tugasnya. Dalam menjalankan tugasnya Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary) dibantu oleh seorang Kepala Bagian dan 3 (tiga) orang staf. Adapun struktur Sekretaris Perusahaan Bank Victoria adalah sebagai berikut.

10.3. Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan

Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Sekretaris Perusahaan sepanjang tahun 2015 adalah sebagai berikut:

Pelaksanaan RUPS Tahunan RUPS Luar Biasa sebanyak 1 kali

RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa diselenggarakan secara bersamaan pada tanggal 26 Juni 2015 yang bertempat di Graha BIP Function Hall, Jakarta. Sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia, Sekretaris Perusahaan telah menyampaikan pengumuman dan Undangan RUPS di dua surat kabar harian yaitu Investor Daily dan Media Indonesia.

Pelaksanan kegiatanPublic Expose Tahunan sebanyak 1 kali

Kegiatan public expose diselenggarakan pada 26 Juni 2015 bersamaan dengan pelaksanaan RUPS Tahunan. Dalam kegiatan public expose, Bank menyampaikan kinerja keuangan untuk tiga tahun buku sebelumnya.

Pelaksanan kegiatan Public Expose Insidentil sebanyak 1 kali

Kegiatan public expose insidentil diselenggarakan pada tanggal 09 November 2015 di dalam forum Investor Summit and Capital Market Expo 2015 yang bertempat di Bursa Efek Indonesia.

Penyusunan Annual Report tahun buku 2014

Pelaksanaan penyusunan laporan tahunan bekerja sama dengan seluruh Divisi dan vendor. Buku Laporan Tahunan tahun buku 2014 tersebut telah diserahkan kepada Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 28 April 2015.

Penyusunan Kebijakan dan Prosedur

Divisi Corporate Secretary and Communication, juga turut menyusun Kebijakan dan Prosedur Rapat Umum Pemegang Saham yang telah diselesaikan pada bulan juli 2015, serta Standar Operasional Prosedur (SOP) mengenai Situs Website yang telah selesai pada bulan September 2015.

Kepala Divisi Corporate Secretary Ruly Dwi Rahayu

Kepala Bagian Corporate Secretary Ahmad Suheri

Staff Staff Staff

Direktur Utama

Good Corporate Governance 2015

49/78

10.4. Pengembangan Kompetensi Sekretaris Perusahaan

Untuk mendukung pelaksanaan tugasnya, Sekretaris Perusahaan mengikuti serangkaian program pengembangan kompetensi. Program pengembangan kompetensi yang diikuti Sekretaris Perusahaan pada 2015 sebagai berikut.

Tanggal Kegiatan

Jenis Kegiatan

Pengembangan Kompetensi Tempat

27 - 28 April 2015 Workshop Corporate Secretary Jakarta

12 Mei 2015 Musyawarah Anggota AEI Jakarta

16 Mei 2015 Burrsa Efek Indonesia Jakarta

20 Mei 2015 Issuer Gathering KSEI Jakarta

16 Juni 2015 Seminar Corporate Secretary 2015 di BEI Jakarta 01 Juli 2015 Refreshment Manajemen RisikoLevel 4 LSPP Jakarta 20 Agustus 2015 Sosialisasi XBRLBursa Efek Indonesia Jakarta 03 November 2015 Investor Summit and CapitalMarket Expo 2015 BEI Jakarta 17 November 2015 Sosialisasi dan Diskusi terkait Perizinan Bank Umum

dan E-LicensingOtoritas Jasa Keuangan

Jakarta 23 November 2015 Sosialisasi Kampanye “Yuk Menabung Saham” di PT

Bursa Efek Indonesia (BEI)

Jakarta 26 November 2015 Konsultasi AEI: Reval Asset dansaham Bonus Jakarta

Dalam dokumen Good Corporate Governance 2015 (Halaman 44-51)