• Tidak ada hasil yang ditemukan

KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) LOANS (continued)

b. Berdasarkan sektor ekonomi (lanjutan) b. By economic sector (continued)

 Kredit Purna Bhakti merupakan

pembiayaan yang diberikan oleh Bank untuk debitur dengan status pensiunan sendiri atau pensiunan janda/duda yang gaji pensiunnya telah disalurkan melalui Bank dimana sumber pengembaliannya berasal dari gaji pensiun debitur yang digunakan untuk keperluan konsumtif.

  The Purna Bhakti loan is financing

provided by the Bank to the debtor himself retired status or retired widow/widower pension salary has been channeled through the Bank where the source of

repayment from the debtor's salary

pensions used for consumptive purposes.

 Kredit Graha Bhakti merupakan fasilitas

kredit yang diberikan kepada para

Pegawai Negeri Sipil berpenghasilan tetap

untuk keperluan pembangunan atau

renovasi rumah.

The Graha Bhakti loan is a loan facility granted to civil servants who have permanent income for the purpose of housing construction or renovation.

 Pembayaran kredit tersebut di atas

sebagian besar dilakukan melalui

pemotongan gaji bulanan oleh Bank.

Loan repayments are mostly collected through monthly salary deduction by the Bank.

c. Berdasarkan periode sisa jatuh tempo c. By remaining period to maturity

30 September/ 31 Desember/

September 30, 2016 December 31, 2015

Jumlah nosional Jumlah nosional

mata uang asing/ mata uang asing/

Notional amount Notional amount

in foreign Ekuivalen inforeign Ekuivalen

currency Rupiah/ currency Rupiah/

(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent

full amount) Rupiah full amount) Rupiah

Rupiah Rupiah

Kurang dari atau

sama dengan 1 tahun 7.569.278 5.091.836 Less than or equal to 1 year Lebih dari 1 - 5 tahun 16.227.597 14.803.928 More than 1 - 5 years Lebih dari 5 - 10 tahun 22.593.166 22.762.515 More than 5 - 10 years Lebih dari 10 tahun 16.480.066 12.727.144 More than 10 years

62.870.107 55.385.423

Dolar Amerika Serikat

Kurang dari atau

sama dengan 1 tahun 10.726.549 139.992 10.993.402 151.544 Less than or equal to 1 year Lebih dari 1 - 5 tahun 1.094.510 14.284 1.772.148 24.429 More than1 - 5 years Lebih dari 5 - 10 tahun 18.907.700 246.764 - - More than 5 - 10 years

401.040 175.973

Total 63.271.147 55.561.396 Total

Cadangan kerugian Allowance

penurunan nilai (690.402) (1.193.224) for impairment losses

Neto 62.580.745 54.368.172 Net

100

d. Berdasarkan jangka waktu perjanjian kredit d. By term of credit agreements

30 September/ 31 Desember/

September 30, 2016 December 31, 2015

Jumlah nosional Jumlah nosional

mata uang asing/ mata uang asing/

Notional amount Notional amount

in foreign Ekuivalen inforeign Ekuivalen

currencies Rupiah/ currencies Rupiah/

(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent

full amount) Rupiah full amount) Rupiah

Rupiah Rupiah

Kurang dari atau

sama dengan 1 tahun 4.752.317 1.744.561 Less than or equal to 1 year Lebih dari 1 - 5 tahun 13.691.308 13.546.004 More than 1 - 5 years Lebih dari 5 - 10 tahun 23.094.950 22.991.879 More than 5 - 10 years Lebih dari 10 tahun 21.331.532 17.102.979 More than 10 years

62.870.107 55.385.423

Dolar Amerika Serikat

Kurang dari atau

sama dengan 1 tahun 10.465.173 136.580 89.832 1.237 Less than or equal to 1 year Lebih dari 1 - 5 tahun 1.355.885 17.696 12.675.718 174.736 More than 1 - 5 years Lebih dari 5 - 10 tahun - 246.764 - More than 5 - 10 years

401.040 175.973

Total 63.271.147 55.561.396 Total

Cadangan kerugian Allowance

penurunan nilai (690.402) (1.193.224) for impairment losses

Neto 62.580.745 54.368.172 Net

e. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun e. Average interest rates per annum

30 September/ 31 Desember/

September 30, 2016 December 31, 2015

Rupiah 15,96% 16,03% Rupiah

Dolar Amerika Serikat 6,50% 6,50% United States Dollar

f. Kredit non-performing berdasarkan sektor

ekonomi f. Non-performing loans by economic sector

30 September/ 31 Desember/

September 30, 2016 December 31, 2015

Cadangan Cadangan

kerugian kerugian

Kredit non- penurunan Kredit non- penurunan performing/ nilai/ performing/ nilai/

Non - Allowance Non - Allowance

performing for impairment performing for impairment

loans losses loans losses

Rupiah Rupiah

Perdagangan 409.501 257.805 670.057 462.954 Trading

Jasa dunia usaha 189.404 101.228 222.001 131.079 Business services

Pertanian 84.991 55.962 156.412 110.188 Agriculture

Industri 33.020 22.653 68.917 52.747 Industry

Konstruksi 53.642 23.837 146.977 140.558 Construction

Jasa-jasa sosial 19.482 7.551 23.186 18.493 Social services

Pengangkutan dan Transportation and

pergudangan 448 342 1.939 1.340 warehousing

Pertambangan 3.172 1.255 3.778 3.125 Mining

Listrik. gas dan air 225 177 230 186 Electricity. gas and water

Lain-lain 321.957 161.001 326.112 211.522 Others

Dolar Amerika Serikat Dolar Amerika Serikat

Perdagangan - - 2.366 2.366 Trading

Total 1.115.842 631.811 1.621.975 1.134.558 Total

12. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)

f. Kredit non-performing berdasarkan sektor ekonomi (lanjutan)

f. Non-performing loans by economic sector (continued)

Rasio kredit yang diberikan non-performing

- kotor terhadap total kredit yang diberikan

adalah 1,76% dan 2,92% masing-masing pada tanggal 30 September 2016 dan 31 Desember 2015.

Non-performing loans - gross to total loan ratios are 1.76% and 2.92% as of September

30, 2016 and December 31, 2015.

respectively.

Rasio kredit yang diberikan non-performing

- bersih terhadap total kredit yang diberikan

adalah 0,77% dan 0,88% masing-masing pada tanggal 30 September 2016 dan 31 Desember 2015.

Non-performing loans - net to total loan ratios are 0.77% and 0.88% as of September 30, 2016 and December 31, 2015. respectively.

Rasio kredit non-performing - kotor terhadap

total kredit (entitas induk) adalah 1,73% dan

2,91% masing-masing pada tanggal

30 September 2016 dan 31 Desember 2015.

Non-performing loans - gross to total loan ratios (parent only) are 1.73% and 2.91% as of September 30, 2016 and December 31, 2015. respectively.

Rasio kredit non-performing - bersih terhadap

total kredit (entitas induk) adalah 0,73% dan

0,86% masing-masing pada tanggal

30 September 2016 dan 31 Desember 2015.

Non-performing loans - net to total loan ratios (parent only) are 0.73% and 0.86% as of September 30, 2016 and December 31, 2015. respectively.

g. Kredit yang direstrukturisasi g. Restructured loans

Kredit yang direstrukturisasi pada tanggal- tanggal 30 September 2016 dan 31 Desember

2015 masing-masing adalah sebesar

Rp101.377 dan Rp108.189. Rincian kredit yang direstrukturisasi adalah sebagai berikut:

Restructured loans as of September 30, 2016 and December 31, 2015 is amounted to Rp101,377and Rp108,189. respectively. Details of the restructured loans are as follows:

30 September/ 31 Desember/

September 30, 2016 December 31, 2015

Perpanjangan jangka waktu Extension of loan period

dan penyesuaian suku bunga 95.323 100.978 and interest rate adjustment

Perpanjangan jangka waktu

kredit 5.663 6.227 Extension of loan period

Perpanjangan jangka waktu Extension of loan period

dan skema lain 391 984 and other schemes

Total 101.377 108.189 Total

Rincian kredit yang direstrukturisasi

berdasarkan kolektibilitas dan sektor ekonomi adalah sebagai berikut:

Restructured loans by collectibility and economic sector are as follows:

102 30 September/September 30, 2016 Dalam perhatian khusus/ Kurang

Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/

Current mention Substandard Doutbful Loss Total

Konstruksi 94.234 - - - - 94.234 Construction

Industri 306 712 - - 293 1.311 Industry

Perdagangan 959 802 - 129 411 2.301 Trading

Jasa-jasa dunia usaha 133 - - - - 133 Business services

Jasa-jasa sosial - - - - Social services

Pertanian - 19 - - - 19 Farming

Pengangkutan dan Transportation and

pergudangan - - - - warehousing

Listrik. gas dan air - - - - Electricity. gas and water

Lain - lain 2.083 1.084 87 8 117 3.379 other

Total 97.715 2.617 87 137 821 101.377 Total 31 Desember/December 31, 2015 Dalam perhatian khusus/ Kurang

Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/

Current mention Substandard Doutbful Loss Total

Konstruksi 94.540 - - - - 94.540 Construction

Industri 473 1.071 85 - 118 1.747 Industry

Perdagangan 2.921 2.354 1.906 42 1.068 8.291 Trading

Jasa-jasa dunia usaha 65 284 - 188 - 537 Business services

Jasa-jasa sosial 2.756 - - - - 2.756 Social services

Pertanian 27 20 37 - - 84 Farming

Pengangkutan dan Transportation and

pergudangan - 65 - - - 65 warehousing

Listrik. gas dan air 71 98 - - - 169 Electricity. gas and water

Total 100.853 3.892 2.028 230 1.186 108.189 Total

h. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai

h. Movements in the allowance for impairment losses

30 September/ 31 Desember/

September 30, 2016 December 31, 2015

Saldo awal 1.193.224 1.588.837 Beginning balance

Penyisihan selama tahun berjalan 203.551 92.665 Provision during the year

Penghapusbukuan selama

tahun berjalan (706.373) (488.278) Write-offs during the year

Saldo akhir 690.402 1.193.224 Ending balance

Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai yang dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya kredit yang diberikan.

Management believes that the allowance for impairment losses is adequate to cover possible losses arising from uncollectible loans.

12. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)

i. Informasi pokok lainnya sehubungan dengan kredit yang diberikan

i. Other significant information relating to loans

1) Kredit yang diberikan dijamin dengan deposito. agunan yang diikat dengan hak tanggungan atau surat kuasa untuk menjual dan jaminan lain yang umumnya diterima oleh perbankan.

1) Loans are secured by deposits. collateral bound by hypothecation or a power of attorney to sell and other collateral commonly accepted by banks.

2) Kredit konsumsi terdiri dari kredit

pemilikan rumah. kredit kendaraan

bermotor. dan kredit perorangan lainnya.

2) Consumer credit consists of housing. vehicles. and other personal loans.

3) Kredit Program Pemerintah terdiri atas Kredit Usaha Tani. Kredit Koperasi Primer dan Anggotanya. dan Kredit Pengusaha Kecil dan Mikro.

3) Government Program Loans consist of Agricultural Business Loans. Primary and Member Cooperative Loans. and Small and Micro Business Loans.

4) Kredit karyawan adalah kredit yang

diberikan kepada karyawan untuk

membeli kendaraan. rumah. atau

keperluan lainnya dengan rata-rata

tingkat bunga sebesar 6,5% dan jangka waktu dari 1 sampai 20 tahun. Pinjaman

dan bunganya dilunasi melalui

pemotongan gaji setiap bulan.

4) Loans to employees are loans for purchasing vehicles. houses or other items with average interest rate of 6.5% and maturity terms of 1 to 20 years. The loans and interest payments are collected through monthly payroll deduction.

5) Pada tanggal 30 September 2016 dan 2015. Bank dan entitas anak memenuhi ketentuan Bank Indonesia tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK).

5) As of September 30, 2016 and 2015, the Bank and subsidiaries complied with the Legal Lending Limit (LLL) requirements of Bank Indonesia.

6) Rasio kredit UMKM terhadap kredit yang diberikan adalah 10,38% dan 4,06%

masing-masing pada tanggal 30

September 2016 dan 31 Desember 2015.

6) The ratio of UMKM credit to total loans are 10.38% and 4.06% as of September 30,

2016 and December 31, 2015.

respectively.

7) Keikutsertaan Bank dalam pinjaman

sindikasi dengan bank lain adalah sebesar Rp1.385.721 dan Rp1.431.070.-

masing-masing pada tanggal 30

September 2016 dan 31 Desember 2015. Partisipasi Bank dalam pinjaman sindikasi tersebut berkisar antara 0,53% - 19,70% dan 3,00% - 33,30% masing-masing pada tanggal 30 September 2016 dan 31 Desember 2015.

7) The Bank’s participation in syndicated loans with other banks amounted to Rp1,385,721 and Rp1,431,070.- as of September 30, 2016 and December 31, 2015. respectively. The Bank’s participation in syndicated loans ranged between 0.53%- 19.70% and 3.00% - 33.30% as of September 30, 2016 and December 31, 2015. respectively.

104

dengan kredit yang diberikan (lanjutan) loans (continued)

8) Giro yang diblokir dan dijadikan jaminan atas pinjaman yang diberikan pada tanggal 30 September 2016 dan 31 Desember 2015 masing-masing sebesar Rp446.203 dan Rp547.763 (Catatan 20d).

8) Current accounts blocked and pledged as loan collateral as of September 30, 2016 and December 31, 2015 is amounting to Rp446,203 and Rp547,763. respectively (Note 20d).

9) Deposito yang diblokir dan dijadikan jaminan atas pinjaman yang diberikan pada tanggal 30 September 2016 dan 31 Desember 2015 masing-masing sebesar Rp382.275 dan Rp16.030(Catatan 20e).

9) Time deposits blocked and pledged as loan collateral as of September 30, 2016 and December 31, 2015 is amounted to Rp382,275 and Rp16,030 respectively (Note 20e).

10) Pada tahun 2016 dan 2015. Bank telah melakukan perjanjian dan perikatan dengan PT Asuransi Bangun Askrida. Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912. Perum Jaminan Kredit Indonesia (dahulu Perum Sarana Pengembangan Usaha). PT Asuransi Jasaraharja Putera. PT Sarana Lindung Upaya. PT Asuransi

Kredit Indonesia. Jamkrida Jabar.

sehubungan dengan pertanggungan

asuransi jiwa debitur Kredit Guna Bhakti. Nilai pertanggungan per debitur sebesar Plafon Penjaminan/ Plafon Pokok Kredit ditambah bunga sebesar 1 (satu) bulan. Premi asuransi tersebut ditanggung oleh debitur.

10) For the years 2016 and 2015. the Bank carried out a binding contract with PT Asuransi Bangun Askrida. Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912. Perum Jaminan Kredit Indonesia (previously Perum Sarana Pengembangan Usaha).

PT Asuransi Jasaraharja Putera.

PT Sarana Lindung Upaya. PT Asuransi Kredit Indonesia. Jamkrida Jabar. in relation to life insurance coverage of Kredit Guna Bhakti debtors. The insured amount per debtor is equal to the guaranteed principal amount/loan principal amount plus 1 (one) month’s interest. The insurance premium is assumed by the debtors.

11) Bank telah menandatangani Perjanjian Kerjasama Pembiayaan Kredit Multiguna dengan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (BPD SulutGo) dengan bentuk Penerusan

(Channeling) sebagaimana tertuang

dalam Akta Notaris Herdimansyah

Chaidirsyah. S.H. No. 40 tanggal

13 November 2015.

11) The Bank entered into an agreement with PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (BPD SulutGo) to provide Kredit Multiguna loans in the form of channeling as notarized in the Notarial Deed No. 40 dated November 13. 2015 of Herdimansyah Chaidirsyah. S.H.

Dalam kerjasama ini. Bank memberikan kuasa kepada BPD Sulawesi Utara dan Gorontalo untuk menyalurkan fasilitas kredit. menandatangani perjanjian kredit dan pengikatan jaminan masing-masing

debitur, melaksanakan hak Bank

sehubungan dengan jaminan dan

melakukan penagihan pembayaran

fasilitas kredit oleh debitur.

Under the agreement. the Bank gives authority to BPD Sulawesi Utara dan Gorontalo to provide credit facilities. to sign the credit agreement and collateral binding agreement of each debtors. to execute the Bank’s right relating to guarantees and to receive repayment of the credit facility by the debtors.

Maksimum fasilitas dalam rangka

kerjasama ini adalah sebesar Rp500.000 dengan jangka waktu kerjasama dan penarikan dana maksimal 6 bulan sejak

perjanjian ditandatangani. Sampai

dengan tanggal 30 September 2016, jumlah realisasi penyaluran kredit adalah sebesar Rp 296.545 yang terdiri dari 2.092 debitur.

The maximum amount of the facility amounted to Rp500,000 with the period of the agreement and fund withdrawal for 12 months since the date the agreement was signed. Up to September 30, 2016, the total realization of the loan channeling amounted to Rp 296,545 which consisted of 2,092 debtors.

12. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)

i. Informasi pokok lainnya sehubungan dengan kredit yang diberikan (lanjutan)

i. Other significant information relating to loans (continued)

12) Bank telah melakukan pembelian Kredit

PT Bank Pembangunan Daerah

Sulawesi Tengah (BPD Sulteng)

sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Kerjasama antara Bank dan BPD Sulteng sesuai dengan Akta Notaris Popy Kuntari Sutresna. S.H., M.Hum., No.4 tanggal 26 Februari 2015. Perjanjian Jual Beli Piutang No. 5 tanggal 26 Februari 2015 dan Perjanjian Pengalihan Piutang No. 6 tanggal 26 Februari 2015.

12) The Bank purchased loans from PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah (BPD Sulteng) based on the agreement between the Bank and BPD Sulteng which was notarized under Notarial Deed No. 4 dated February 26. 2015 of Popy Kuntari Sutresna. S.H., M.Hum., Sales Agreement No.5 dated February 26, 2015 and Cessie Agreement No.6 dated February 26, 2015.

Jumlah komitmen pembelian piutang ini adalah sebesar Rp250.000 Pada tanggal 30 September 2016, jumlah realisasi

pembelian piutang adalah sebesar

Rp64.996 yang terdiri dari 534 debitur.

The total commitment of the loans

purchased amounted to sebesar

Rp250,000. As of September 30, 2016, the total realization of the loans purchased amounted to Rp64,996 which consisted of 534 debtors.

Transaksi pembelian kredit tersebut

merupakan transaksi without recourse.

Semua hak. kepemilikan dan

kepentingan atas kredit telah dialihkan kepada Bank dan Bank memperoleh seluruh keuntungan dan kerugian yang timbul dari kredit tersebut.

The loans purchase transaction is a non recourse transaction. All rights. ownership and interests of the loans are transferred to the Bank and the Bank obtains all benefits and risks on the loan.

Dalam hal terjadi tunggakan dari debitur. BPD Sulteng secara aktif berkewajiban untuk melakukan penagihan kepada debitur untuk kepentingan Bank sesuai prosedur yang berlaku.

When the debtors default. BPD Sulteng is

obliged to conduct the collection

procedures from the debtors for the Bank’s interest in accordance with the applicable procedures.

Setelah pembelian kredit tersebut. BPD Sulteng akan bertindak selaku pihak yang melakukan penagihan kepada

debitur. memelihara dan

mengadministrasikan tagihan secara

tertib untuk kepentingan Bank dan melakukan penyetoran atas pembayaran yang diterima dari debitur baik berupa angsuran. bunga dan atau liabilitas lainnya yang menjadi hak Bank termasuk

dalam hal terjadinya pembayaran

dipercepat oleh debitur ke rekening penampung BPD Sulteng di Bank BJB.

selambat-lambatnya dua hari kerja

berikutnya sejak diterimanya

pembayaran dari debitur.

After the purchase of loan. BPD Sulteng will act as a party who collect from debtors. maintain and administers the loan for the Bank’s interest and transfer the payment received from the debtors such as principal. interest and other liabilities payment. including advance payment from debtor to BPD Sulteng’s account in Bank BJB. at the latest of two working days after the payment is received from the debtor.

Kredit tersebut merupakan Kredit

Multiguna yang disalurkan oleh BPD Sulteng kepada pegawai negeri sipil aktif

di lingkungan Pemerintah Daerah

Propinsi Sulawesi Tengah dan

Kabupaten/Kota se-Propinsi Sulawesi Tengah. dengan kriteria antara lain:

These loans are Multiguna loans which are provided by BPD Sulteng to active government employees of province and municipalities/ regencies in the province of Sulawesi Tengah with criteria of among others:

106

i. Informasi pokok lainnya sehubungan

dengan kredit yang diberikan (lanjutan)

i. Other significant information relating to loans (continued)

(a) maksimum plafon kredit sebesar

Rp200 per debitur. (b) memiliki

kolektibilitas 1 (satu)/lancar. (c) jangka waktu disesuaikan dengan jangka waktu kredit setiap debitur maksimal 12 (dua belas) tahun sejak tanggal pengalihan (d) Debitur yang dialihkan adalah debitur yang gajinya telah disalurkan melalui BPD Sulteng.

(a) maximum credit limit of Rp200 per debtor. (b) collectibility 1 (one)/current. (c) period of loan is adjusted for each debtor to a maximum of 12 (twelve) years since purchase date. (d) Debtor transferred is the debtor whose salary has been channeled through the BPD Sulteng.

Setelah pengalihan kredit tersebut. BPD Sulteng akan bertindak sebagai agen pengelolaan. atau pihak yang mengelola

pembayaran dari debitur dan

mengadministrasikan dokumen kredit debitur sebagaimana tertuang dalam Akta Notaris Popy Kuntari Sutresna. S.H., M.Hum., No. 7 tanggal 26 Februari 2015 tentang Perjanjian Pengelolaan Piutang antara Bank dan BPD Sulteng. Atas jasa pengelolaan piutang tersebut. BPD Sulteng mendapat imbalan sebesar 20% dari setiap liabilitas bunga debitur yang telah disetor oleh BPD Sulteng dan diterima oleh Bank.

After the purchase of loans. BPD Sulteng acts as agent. or the party which manages the payment from debtors and administers the debtor’s loan documents based on deed No. 7 dated February 26. 2015 of Popy Kuntari Sutresna. S.H., M.Hum.,

regarding receivable management

between Bank and BPD Sulteng. For the services rendered. BPD Sulteng will receive a fee at 20% of every debtor interest obligation paid by BPD Sulteng and received by the Bank.

13) Bank telah melakukan pembelian Kredit

PT Bank Pembangunan Daerah

Sulawesi Tenggara (BPD Sultra)

sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Kerjasama antara Bank dan BPD Sultra sesuai dengan Akta Notaris Popy Kuntari Sutresna. S.H., M.Hum., No.2 tanggal 16 Juni 2015. Perjanjian Jual Beli Piutang No. 3 tanggal 16 Juni 2015 dan Perjanjian Pengalihan Piutang No. 4 tanggal 16 Juni 2015. Jumlah komitmen pembelian piutang ini adalah sebesar Rp250.000. Pada tanggal 30 September 2016, jumlah realisasi pembelian piutang adalah sebesar Rp153.695 yang terdiri dari 1.447 debitur.

13) The Bank purchased loans from PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (BPD Sultra) based on the agreement between the Bank and BPD Sultra which was notarized under Notarial Deed No. 2 dated June 16, 2015 of Popy Kuntari Sutresna. S.H., M.Hum., Sales Agreement No.3 dated June 16, 2015 and Cessie Agreement No.4 dated June 16, 2015. The total commitment of the loans purchased amounted to Rp250,000. As of September 26, 2015, the total realization of the loans purchased amounted to Rp153,695 which consisted of 1,447 debtors.

Transaksi pembelian kredit tersebut

merupakan transaksi without recourse.

Semua hak. kepemilikan dan

kepentingan atas kredit telah dialihkan kepada Bank dan Bank memperoleh seluruh keuntungan dan kerugian yang timbul dari kredit tersebut.

The loans purchase transaction is a non- recourse transaction. All rights. ownership and interests of the loans are transferred to the Bank and the Bank obtains all benefits and risks on the loan.

12. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)

i. Informasi pokok lainnya sehubungan

dengan kredit yang diberikan (lanjutan)

i. Other significant information relating to loans (continued)

Setelah pembelian kredit tersebut. BPD Sultra akan bertindak selaku pihak yang melakukan penagihan kepada debitur. memelihara dan mengadministrasikan tagihan secara tertib untuk kepentingan Bank dan melakukan penyetoran atas pembayaran yang diterima dari debitur baik berupa angsuran. bunga dan atau liabilitas lainnya yang menjadi hak Bank

termasuk dalam hal terjadinya

pembayaran dipercepat oleh debitur ke rekening penampung BPD Sultra di Bank

BJB. selambat-lambatnya dua hari

kerja berikutnya sejak diterimanya

pembayaran dari debitur. Atas jasa pengelolaan piutang tersebut. BPD Sultra mendapat imbalan sebesar 20% dari setiap liabilitas bunga debitur yang telah disetor oleh BPD Sultra dan diterima oleh Bank.

After the purchase of loan. BPD Sultra will act as a party who collect from debtors. maintain and administers the loan for the Bank’s interest and transfer the payment received from the debtors such as principal. interest and other liabilities payment. including advance payment from debtor to BPD Sultra account in Bank BJB. at the latest of two working days after the payment is received from the debtor. For the services rendered. BPD Sultra will receive a fee at 20% of every debtor interest obligation paid by BPD Sultra and received by the Bank.

13. PEMBIAYAAN SYARIAH 13. SHARIA FINANCING

Pembiayaan dengan prinsip syariah seluruhnya diberikan dalam mata uang rupiah.

All sharia financing were granted in rupiah currency.

a. Berdasarkan jenis dan kolektibilitas a. By type and collectability

Dalamperhatian

khusus/ Kurang

Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/ Total/

30 September 2016 Current mention Substandard Doubtful Loss Total September 30, 2016

Pihak ketiga Third parties

Konsumsi 818.511 106.748 17.251 7.598 176.967 1.127.075 Consumer Modal kerja 493.440 274.890 276.230 33.754 79.860 1.158.174 Working capital Investasi 2.761.912 101.998 28.579 9.797 25.876 2.928.162 Investment Sindikasi 16.999 - - - - 16.999 Syndicated Karyawan 63.062 - - - - 63.064 Employees

Total 4.153.924 483.636 322.060 51.149 282.703 5.293.472 Total

Cadangan kerugian Allowance

penurunan nilai (7.465) (12.156) (248.515) (31.605) (160.871) (460.612) for impairment losses

Neto 4.146.459 471.480 73.545 19.544 121.832 4.832.860 Net

Dalamperhatian

khusus/ Kurang

Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/ Total/

31 Desember 2015 Current mention Substandard Doubtful Loss Total December 31, 2015

Pihak ketiga Third parties

Konsumsi 2.556.284 57.942 10.880 5.945 15.667 2.646.718 Consumer Modal kerja 507.596 47.764 22.670 12.433 130.329 720.792 Working capital Investasi 1.097.408 244.873 62.130 13.014 67.720 1.485.145 Investment Sindikasi 21.228 - - - - 21.228 Syndicated Karyawan 52.263 - - - - 52.263 Employees

Total 4.234.779 350.579 95.680 31.392 213.716 4.926.146 Total

Cadangan kerugian Allowance

penurunan nilai (7.544) (13.320) (5.085) (3.815) (113.296) (143.060) for impairment losses