• Tidak ada hasil yang ditemukan

SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)

Pertimbangan (lanjutan) Judgments (continued)

Kontinjensi Contingencies

Ketika Bank dan entitas anak sedang terlibat

dalam proses hukum, perkiraan biaya

kemungkinan bagi penyelesaian klaim telah dikembangkan melalui konsultasi dengan bantuan

konsultan hukum Bank dan entitas anak

didasarkan pada analisis hasil yang potensial.

When the Bank and subsidiaries are currently involved in legal proceedings, the estimate of the probable cost for the resolution of claims determined in consultation with the aid of the legal counsel of the Banks and subsidiaries based upon an analysis of potential results.

Manajemen Bank dan entitas anak tidak berkeyakinan bahwa hasil dari hal ini akan mempengaruhi hasil usaha. Besar kemungkinan, bagaimanapun, bahwa hasil operasi di masa depan dapat secara material terpengaruh oleh perubahan dalam estimasi atau efektivitas dari strategi yang terkait dengan hal tersebut.

Management and subsidiaries does not believe that the outcome of this matter will affect the results of operations. It is probable, however, that future results of operations could be materially affected by changes in the estimates or in the effectiveness of the strategies relating to these proceedings.

Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions

Asumsi dan estimasi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko untuk dapat

menyebabkan penyesuaian yang material

terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun/periode berikutnya diungkapkan di bawah ini. Bank dan entitas anak mendasarkan asumsi dan estimasi yang digunakan pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian disusun.

The key estimates and assumptions concerning the future and other key sources of estimating uncertainty at the reporting date that have a significant risk of causing a material adjustment to the carrying amounts of assets and liabilities within the next financial year are disclosed below. The Bank and subsidiaries based their assumptions and estimates on parameters available when the consolidated financial statements were prepared. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan

masa depan dapat berubah akibat perubahan pasar atau situasi yang timbul di luar kendali Bank dan entitas anak. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi yang digunakan pada saat terjadinya.

Existing circumstances and assumptions about future developments may change due to market changes or circumstances arising beyond the control of the Bank and subsidiaries. Such changes are reflected in the assumptions when they occur.

Cadangan kerugian penurunan nilai dari kredit dan pembiayaan/piutang syariah

Allowance for impairment losses on loans and sharia financing/receivables

Bank dan entitas anak menelaah portofolio pinjaman dan piutang setiap tahun untuk menilai penurunan nilai dengan memperbaharui provisi yang dibentuk selama periode yang diperlukan

berdasarkan analisis berkelanjutan dan

pemantauan terhadap rekening individual oleh petugas kredit.

The Bank and subsidiaries review its loan portfolio and receivables to assess impairment on an annual basis with updating provisions made during the intervals as necessary based on the continuing analysis and monitoring of individual accounts by credit officers.

Dalam menentukan apakah penurunan nilai harus dibentuk dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian, Bank dan entitas anak membuat penilaian, apakah terdapat data yang dapat diobservasi yang menunjukkan bahwa terdapat penurunan yang dapat diukur dalam laporan perkiraan arus kas masa depan dari portofolio pinjaman sebelum penurunan tersebut dapat diidentifikasi secara individual dalam portofolio tersebut.

In determining whether an impairment loss should be recorded in the consolidated statements of comprehensive income, the Bank and subsidiaries make judgments as to whether there is any observable data indicating that there is a measurable decrease in the estimated future cash flows from a portfolio of loans before the decrease can be identified with an individual loan in that portfolio.

74

AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)

Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)

Cadangan kerugian penurunan nilai dari kredit dan pembiayaan/piutang syariah (lanjutan)

Allowance for impairment losses on loans and sharia financing/receivables (continued)

Bukti seperti ini dapat termasuk data yang dapat diobservasi yang menunjukkan bahwa telah terjadi

perubahan yang merugikan pada status

pembayaran kelompok debitur, atau kondisi ekonomi nasional atau lokal yang berkorelasi dengan wanprestasi atas aset dalam kelompok. Bank dan entitas anak menggunakan perkiraan dalam menentukan jumlah dan waktu dari arus kas masa depan ketika menentukan tingkat penyisihan yang diperlukan. Estimasi tersebut didasarkan pada asumsi mengenai sejumlah faktor dan hasil aktual yang dapat berbeda, yang

mengakibatkan perubahan terhadap jumlah

penyisihan di masa yang akan datang.

This evidence may include observable data indicating that there has been an adverse change in the payment status of borrowers in a group, or national or local economic conditions that correlate with defaults on assets in the group. The Bank and subsidiaries use estimates in the amount and timing of future cash flows when determining the level of allowance required. Such estimates are based on assumptions about a number of factors and actual results may differ, resulting to future changes in the allowance.

Penurunan nilai untuk surat berharga Impairment of debt securities

Bank dan entitas anak menentukan bahwa surat berharga memiliki kriteria penurunan nilai yang sama dengan aset keuangan yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi.

The Bank and subsidiaries determine that securities are impaired based on the same criteria as financial assets carried at amortized cost.

Umur ekonomis dari aset tetap Useful lives of premises and equipment

Bank dan entitas anak memperkirakan masa manfaat aset tetap berdasarkan periode dimana aset diharapkan akan tersedia untuk digunakan. Masa manfaat ekonomis aset tetap ditinjau secara berkala dan diperbarui jika memiliki ekspektasi yang berbeda dari perkiraan sebelumnya, karena kerusakan secara fisik dan teknis, atau keusangan secara komersial dan legal atau batasan lainnya atas penggunaan aset tersebut. Selain hal tersebut, estimasi masa manfaat dari aset tetap didasarkan pada penilaian secara kolektif dengan menggunakan praktik industri, teknik evaluasi internal dan pengalaman dengan aset serupa.

The Bank and subsidiaries estimate the useful lives of premises and equipment based on the period over which the assets are expected to be available for use. The estimated useful lives of premises and equipment are reviewed periodically and are updated if expectations differ from previous estimates due to physical wear and tear, technical or commercial obsolescence and legal or other limits on the use of the assets. In addition, estimation of the useful lives of premises and equipment is based on collective assessment of industry practice, internal technical evaluation and experience with similar assets.

Tetap dimungkinkan, bagaimanapun, bahwa hasil masa depan dapat secara material dipengaruhi oleh perubahan estimasi yang disebabkan oleh perubahan faktor-faktor tersebut di atas.

It is possible, however, that future results of operations could be materially affected by changes in estimates brought about by changes in factors mentioned above.

Jumlah dan saat pencatatan biaya untuk setiap periode akan dipengaruhi oleh perubahan dari faktor dan keadaan saat pencatatan. Pengurangan taksiran masa manfaat dari aset tetap akan meningkatkan beban operasional yang diakui.

The amounts and timing of recorded expenses for any period would be affected by changes in these factors and circumstances. A reduction in the estimated useful lives of premises and equipment would increase the recorded operating expenses.

3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI

AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)

Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)

Penurunan nilai aset non keuangan (lanjutan) Impairment of non-financial assets (continued)

Bank dan entitas anak mengevaluasi penurunan nilai aset apabila terdapat kejadian atau

perubahan keadaan yang mengindikasikan

bahwa nilai tercatat aset tidak dapat dipulihkan kembali.

The Bank and subsidiaries assess impairment on

assets whenever events or changes in

circumstances indicate that the carrying amount of an asset may not be recoverable.

Faktor-faktor penting yang dapat menyebabkan penelaahan penurunan nilai adalah sebagai berikut:

The factors that which could trigger an impairment review include the following:

a) kinerja yang rendah secara signifikan jika dibandingkan dengan ekspektasi dari hasil operasi historis maupun proyeksi hasil operasi di masa yang akan datang;

b) perubahan yang signifikan dalam cara penggunaan aset atau strategi bisnis secara keseluruhan; dan

c) industri atau tren ekonomi yang secara signifikan bernilai negatif.

a) significant underperformance relative to expected historical or projected future operating results;

b) significant changes in the manner of use of the acquired assets or the strategy for overall business; and

c) significant negative industry or economic trends.

Bank dan entitas anak mengakui kerugian penurunan nilai apabila nilai tercatat aset melebihi nilai yang dapat dipulihkan. Jumlah terpulihkan adalah nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurang biaya untuk menjual dengan nilai pakai aset (atau unit penghasil kas).

The Bank and subsidiaries recognize an

impairment loss whenever the carrying amount of an asset exceeds its recoverable amount. The recoverable amount is the higher of an asset’s (or Cash Generating Unit’s) fair value less costs to sell and its value in use.

Jumlah terpulihkan diestimasi untuk aset individual atau, jika tidak memungkinkan, untuk unit

penghasil kas yang mana aset tersebut

merupakan bagian daripada unit tersebut.

Recoverable amounts are estimated for individual assets or, if it is not possible, for the Cash Generating Unit to which the asset belongs.

Pengakuan aset pajak tangguhan Recognition of deferred tax assets

Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh saldo rugi fiskal yang belum digunakan sejauh terdapat kemungkinan bahwa saldo rugi tersebut dapat dikompensasikan terhadap penghasilan kena pajak di masa yang akan datang. Pertimbangan manajemen yang signifikan diperlukan untuk menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui, sesuai dengan saat dan jumlah penghasilan kena pajak di masa mendatang seiring dengan strategi perencanaan pajak.

Deferred tax assets are recognized for all unused tax losses and credits to the extent that it is probable that taxable income will be available against which the losses can be utilized. Significant management judgment is required to determine the amount of deferred tax assets that can be recognized, based upon the likely timing and level of future taxable income together with future tax planning strategies.

76

Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)

Pengakuan aset pajak tangguhan (lanjutan) Recognition of deferred tax assets (continued)

Bank dan entitas anak menelaah aset pajak tangguhan pada setiap tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian dan mengurangi jumlah tercatat dalam hal tidak adanya lagi kemungkinan bahwa penghasilan kena pajak yang cukup akan tersedia untuk mengkompensasi sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan.

The Bank and subsidiaries review their deferred tax assets at each consolidated statement of financial position date and reduce the carrying amount to the extent that it is no longer probable that sufficient taxable income will be available to allow all or part of the deferred tax assets to be utilized.

Nilai kini atas kewajiban pensiun Present value of retirement obligation

Biaya atas program pensiun dan imbalan pasca kerja lainnya ditentukan dengan perhitungan

aktuaris. Perhitungan aktuaris melibatkan

penggunaan asumsi mengenai tingkat diskonto, tingkat pengembalian yang diharapkan dari aset, kenaikan gaji di masa depan, tingkat kematian dan tingkat kecacatan. Karena program tersebut memiliki sifat jangka panjang, maka perkiraan tersebut memiliki ketidakpastian yang signifikan.

The cost of defined retirement pension plan and other post employment benefits is determined using actuarial valuations. The actuarial valuation involves making assumptions about discount rates, expected rates of return on assets, future salary increases, mortality rates and disability rate. Due to the long-term nature of these plans, such estimates are subject to significant uncertainty.

4. KAS 4. CASH

30 September/ 31 Desember/

September 30, 2016 December 31, 2015

Jumlah nosional Jumlah nosional

mata uang asing/ mata uang asing/

Notional amount Notional amount

inforeign Ekuivalen inforeign Ekuivalen

currencies Rupiah/ currencies Rupiah/

(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent

full amount) Rupiah full amount) Rupiah

Rupiah 1.965.077 2.394.815 Rupiah

Mata uang asing Foreign currencies

Dolar Amerika Serikat 786.479 10.264 366.998 5.059 United States Dollar

Dolar Singapura 185.742 1.776 200.384 1.956 Singapore Dollar

Dolar Australia 33.820 336 28.960 292 Australian Dollar

Euro Eropa 18.740 274 21.175 319 European Euro

Riyal Saudi Arabia 17.474 61 20.297 75 Saudi Arabian Riyal

Poundsterling Inggris 2.430 41 2.115 43 Great Britain Poundsterling

Dolar Hong Kong 1.680 3 9.270 16 Hong Kong Dollar

Renminbi 2.205 4 3.100 7 Renminbi

Yen Jepang 51.000 6 53.000 6 Japanese Yen

12.765 7.773

Total 1.977.842 2.402.588 Total

Saldo dalam mata uang Rupiah termasuk uang pada Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sebesar Rp286.808 dan Rp271.427 masing-masing pada tanggal 30 September 2016 dan 31 Desember 2015.

The Rupiah balance includes cash in ATMs (Automated Teller Machines) of Rp286,808 and Rp271,427, as of September 30, 2016 and December 31, 2015, respectively.

5. GIRO PADA BANK INDONESIA 5. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK