• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II.GAMBARAN UMUM

A. Identifikasi Wilayah

A.2. Gambaran Umum Desa Pekan Tanjung Beringin dan

A.2.1. Letak Administratif Desa Pekan Tanjung Beringin

Kecamatan Tanjung Beringin ini terbagi atas beberapa desa yang masuk dalam struktur administratif pemerintahan kecamatan. Masing-masing desa memiliki beberapa dusun. Keseluruhan Desa berjumlah 8 desa yaitu: Suka Jadi, Mangga Dua, Nagur, Pekan Tanjung Beringin, Bagan Kuala, Tebing Tinggi, Pematang Cermai, dan Pematang Terang.

Desa Pekan Tanjung Beringin yang memiliki 15 dusun adalah merupakan salah satu desa di wilayah Kecamatan Tanjung Beringin yang merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai. Dan memiliki jarak paling dekat dengan Ibukota Kabupaten yaitu berkisar 7 Km dari Sei Rampah. Luas wilyah Kecamatan Tanjung Beringin: 7.766, 09 Ha (74, 17 Km2) dengan batas-batas wilayah sebagai berikut:

 Sebelah utara berbatas dengan Serdang Bedagai sebagai ibukota Kabupaten.

 Sebelah selatan berbatas dengan Kecamatan Pantai Cermin

 Sebelah timur berbatas dengan Tebing Tinggi

 Sebelah barat berbatas dengan Sei Rampah Luas wilayah tersebut terdiri dari:

 Sawah non irigasi : 4.161,00 Ha

 Lainnya (termasuk lahan perumahan) : 2.069,89 Ha

Untuk mencapai wilayah desa ini tidak begitu sulit. Jarak wilayah ini bila dari Amplas dapat ditempuh dengan angkutan umum selama 2,5 jam. Angkutan umum yang digunakan adalah Dirgantara yang langsung menuju wilayah Kecamatan, yang merupakan pemberhentian terakhirnya berada di desa Pekan Tanjung Beringin.

Menurut masyarakat setempat nama Tanjung Beringin memiliki segi historis yang cukup menarik. Pada jaman kerajaan dahulu sebelum Indonesia merdeka wilayah kecamatan Tanjung Beringin sekarang ini adalah merupakan kerajaan negeri Padang Bedagai, Wilayah Kerajaan Bedagai ini sendiri meliputi Tanjung Beringin, Sei Rampah, Teluk Mengkudu, Dolok Masihul dan Bandar Khalifah, yang pusat kerajaannya berkedudukan di Bedagai yang Rajanya diberi Gelar Pangeran Sulung Laut. Bagian-bagian wilayah kerajaan Padang Bedagai masing-masing dikepalai oleh seorang datuk, dan datuk Tanjung Beringin diberi gelar datuk Sri Amar Asmara. Setelah proklamasi kemerdekaan, wilayah Datuk Tanjung Beringin diubah namanya menjadi Luhak yang dikepalai oleh seorang Luhak. Pemakaian istilah Luhak ini hanya berlangsung selama kurang lebih 3 bulan, seterusnya diganti dengan istilah Kecamatan yang dikepalai oleh seorang asisten Wedana yaitu sebagai bagian dari wilayah Kewedahan Bedagai yang wilayahnya meliputi wilayah Kerajaan Negeri Bedagai.

Kemudian setelah terjadi agresi militer Belanda II pada tahun 1974 terbentuk Negara Sumatera Timur dan wilayah Kecamatan Tanjung Beringin ditetapkan menjadi daerah distrik Bedagai yang dikepalai oleh seorang Distrik. Setelah bubarnya Negara

Sumatera Timur, Distrik Bedagai diubah lagi namanya menjadi Kecamatan Tanjung Beringin yang wilayahnya berada di bawah naungan Kabupaten Deli Serdang. Setelah berlakunya UU No. 22 tahun 1999 tentang pemerintahan daerah telah terjadi perubahan yang sangat mendasar dalam system pemerintahan baik di pusat maupun di daerah begitu pula di Kecamatan Tanjung Beringin. Sejak dikeluarkannya UU. No. 36 tahun 2003 tentang pembentukan Kabupaten Serdang Bedagai di Propinsi Sumatera Utara pada tanggal 18 Desember 2003 maka mulai bulan Januari 2004 Kecamatan Tanjung Beringin menjadi salah satu kecamatan yang berada di kabupaten Serdang Bedagai. Dari latar belakang tersebut maka kecamatan Tanjung Beringin dalam melaksanakan tugasnya menerima kewenangan dari Bupati Serdang Bedagai dalam penyelenggaraan roda pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan.

Desa Pantai Cermin Kanan

Desa Pantai Cermin Kanan merupakan salah satu desa pada wilayah Kecamatan Pantai Cermin yang terletak disebelah Barat Laut kota Sei Rampah yang merupakan ibukota Kabupaten Serdang Bedagai dan berbatasan langsung dengan Selat Malaka, serta Kabupaten Deli Serdang, merupakan daerah pesisir pantai timur sumatera, daerah wisata bahari, merupakan kunjungan wisata baik mancanegara maupun domestic, serta lumbung beras kabupaten Sergai. Kecamatan Pantai Cermin terbagi atas beberapa desa yaitu: Desa Pantai Cermin Kanan, Pantai Cermin Kiri, Kota Pari, Celawan, Ujung Rambung, Kuala Lama, Besar II Tanjung, Sementara, Arah Payung, Pematang Kasih, Lubuk Saban, dan Naga Kisar.

 Sebelah utara: Selat Malaka

 Sebelah selatan: Perbaungan

 Sebelah barat: Sei Ular / kab. Deli Serdang

 Sebelah timur: Perbaungan

Desa Pantai Cermin Kanan terletak pada 20 57 Lintang Utara, 30 16” Lintang Selatan, 980 33” Bujur Timur, 990 27” Bujur Barat, ketinggian berkisar 0-3m dari permukan laut dengan luas daerah 362,6 Ha, secara administrative berbatasan dengan:

- Sebelah Utara berbatasan dengan Selat Malaka

- Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Kota Pari dan Desa Celawan - Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Besar II Terjun

- Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Pantai Cermin Kiri

Untuk mencapai desa ini tidak begitu sulit. Dari Amplas banyak angkutan umum yang dapat dinaiki walaupun tidak langsung menuju daerah ini. Angkutan yang digunakan harus menuju Kota Perbaungan terlebih dahulu. Sampai di Kota Perbaungan maka turun dipersimpangan Pantai cermin, perjalanan dapat dilanjutkan dengan (bila mampu) berjalan kaki atau pun dengan becak motor yang berongkos Rp 5000,-. Hal ini disebabkan angkutan umum untuk menuju wilayah Pantai Cermin belum ada. Tidak ada yang mengetahui secara pasti mengapa wilayah ini tidak dilalui angkutan umum. Namun menurut masyarakat setempat hal ini dikarenakan wilayah Pantai Cermin adalah kawasan wisata, sehingga untuk menuju kesana harus menggunakan becak motor agar masyarakat yang ada disana mempunyai penghasilan tambahan.

Saat ini jalan menuju wilayah Pantai Cermin Kanan telah diaspal dengan baik. Dahulu kira-kira 5-6 tahun yang lalu jalan aspal ini kondisinya rusak, sehingga bila menuju wilayah tersebut masyarakat selalu mengeluh karena jalan aspal tersebut dijumpai banyak lubang dan bila hujan tiba maka jalan ini akan becek (berlumpur). Pengaspalan ini dilakukan adalah upaya untuk kemajuan pariwisata pantai yang ada di wilayah tersebut. Sepanjang jalan menuju desa Pantai Cermin Kanan, hawa panas dan kebun kelapa sawit, dua hal itulah yang pertama kali dirasakan saat memasuki wilayah Pantai Cermin Kanan. Sepanjang perjalanan, pemandangan tidak pernah berubah, sebelah kanan dan kiri jalan hamparan kebun kelapa sawit yang masih muda ataupun yang sudah menghasilkan. Dari dahulu, wilayah yang berbatasan dengan Selat Malaka ini dikenal sebagai daerah perkebunan. Perkebunan kelapa sawit tersebut sebahagian besar adalah milik para pengusaha cina yang menanamkan modalnya didaerah ini, dan sebahagian milik pabrik minyak PT. Andolin, dan sebahagian kecil adalah milik warga desa yang bermukin di Pantai Cermin Kanan ini. Batasan kepemilikan kelapa sawit ini yang digunakan oleh pemiliknya adalah berupa plat kayu yang bertulisakan wilayah nama atau perusahaan yang memilikinya.

A.2.2 Letak Astronomis dan Geografis

Dokumen terkait