E Menulis Balada dan Cerpen untuk Majalah Dinding
3. Mempublikasikan Karya ke Dalam Media yang Ada di Sekolah
Dari kreativitas menulis karangan berupa balada dan cerpen, hendaknya kalian juga mempublikasikannya ke berbagai media. Sebagai langkah awal, kirimkan ke media sekolah, yakni majalah dinding, majalah sekolah, atau buletin sekolah. Dari pengalaman karya pernah dimuat di media-media sekolah, sangat baik jika kalian mengirimkan karya-karya tersebut ke media massa cetak, koran (surat kabar harian), majalah, atau tabloid yang terbit dan beredar di tengah-tengah masyarakat luas. Bisa juga kedua kegiatan tersebut kalian lakukan secara bersamaan. Untuk itu, kalian harus lebih produktif berkarya dengan jenis- jenis tulisan yang lebih beraneka ragam, menyesuaikan dengan rubrik- rubrik yang disediakan di media-media tersebut.
Di samping itu, naskah yang dipublikasikan hendaknya sesuai dengan visi dan misi yang diemban oleh media tempat kalian mengirimkan naskah. Ada seleksi untuk pemuatan karya di media massa cetak profesional yang pelaksanaannya jauh lebih ketat dibandingkan media sekolah. Untuk itu, kalian harus bersabar dan berjiwa besar. Jika karya kalian dimuat di media massa, tentu kalian merasa gembira karena akan populer di kalangan masyarakat luas, selain itu juga akan memperoleh honorarium dari media yang memuat karya kalian. Jika belum dimuat, jangan menyerah! Cobalah lagi!
R angkuman
1. Menilai puisi tidak hanya berdasarkan kebahasaan dan maknanya semata, melainkan juga suasana dan perasaan yang melingkupi puisi tersebut.
2. Puisi Indonesia dan puisi terjemahan dapat dibandingkan antara lain berdasarkan bentuk penyimpangan bahasa serta nilai-nilai estetika dan etika yang dianut penyair yang tercermin dalam puisi.
Kemampuan menulis kalian seyogianya diperluas dengan jenis-jenis karangan yang lain, tidak hanya puisi balada dan cerpen, tapi juga artikel, opini, dan reportase. Publikasikanlah ke media yang diterbitkan sekolahmu. Juga ke media cetak seperti koran, tabloid, serta majalah yang beredar secara umum. Melalui aktivitas ini berarti kalian sudah belajar untuk menjadi penulis, pengarang, atau penyair.
3. Cerpen yang dianggap penting pada setiap periode biasanya diciptakan oleh pengarang terkemuka pada periode tersebut. Cerpen- cerpen ini dianggap mampu memberikan gambaran kehidupan serta budaya yang berkembang di masyarakat pada saat itu.
4. Naskah-naskah kuno Indonesia banyak yang ditulis menggunakan huruf Arab-Melayu. Di dalam naskah-naskah kuno banyak sekali pembelajaran dan pengetahuan yang dapat dipelajari. Oleh karena itu, pelajarilah huruf Arab-Melayu di dalam naskah kuno Indonesia dengan saksama untuk memperoleh pengetahuan di dalamnya. 5. Manusia memiliki kemampuan tertentu yang sering tidak
disadarinya. Salah satunya kemampuan untuk menulis karya- karya sastra maupun karya nonsastra. Oleh karena itu, paculah diri kalian untuk menghasilkan karya tulis yang bermutu dan bermanfaat bagi pembaca.
12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212 12345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212
Uji Kompetensi
A. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, d, atau e sebagai jawaban yang paling benar!
1. Bahasa dan puisi Indonesia mengenal sematik. Sematik adalah .... a. kebiasaan pemakaian kata-kata tertentu
b. bunyi bahasa c. pengucapan d. makna kata e. konteks kata
R efleksi
Buatlah kliping berisi puisi-puisi terjemahan dan puisi Indonesia! Kelompokkan puisi-puisi tersebut berdasarkan tema-tema yang diangkat. Bandingkan isi puisi, sikap penyair, serta budaya masyarakat yang terdapat dalam puisi. Diskusikan dengan teman serta guru kalian!
Mengisi Hidup dengan Berkreasi 121 2. Penyimpangan kebahasaan di dalam karya sastra biasanya terdapat
pada puisi .... a. konvensional b. tradisional c. kuno d. lama e. inkonvensional
3. datang dan perginya sekawanan pipit perdu saja mengerti keresahan langit
Kutipan puisi di atas mengalami penyimpangan .... a. leksikal
b. fonologi c. sematik d. sintaksis e. morfologi
4. Tak ada yang kekal di bumi
Semua kembali padamu. Tanah merah Bayang-bayang pohonan
Serpihan bunga juga sehimpun doa
Nilai yang terdapat pada kutipan puisi di atas adalah .... a. fatalisme
b. pesimisme c. mistikisme d. permisif e. satanis
5. Karya sastra sebagai media ekspresi merupakan penyaluran hal berikut,kecuali.... a. intuisi b. koligasi c. imajinasi d. aspirasi e. obsesi
6. Karya sastra yang berisi fragmen kehidupan yang singkat, padat, independen, dan tuntas adalah ....
a. puisi b. balada c. cerpen d. novel e. drama
7. sayang berulang padamu jua engkau pelik menarik ingin serupa dara di balik tirai
Yang digambarkan penyair dalam bait puisi di atas adalah .... a. perasaan bingung karena kehilangan kekasih hati
b. pengalamannya bersama dara di balik tirai c. perasaan syukur kepada Tuhan
d. ketidaktahuannya mengapa ia selalu ingat “padamu” e. perasaannya melihat dara di balik tirai
8. di balik gembur subur tanahku kami simpan perih kami
di balik etalase megah gedung-gedungmu kami coba sembunyikan derita kami
kami coba simpan nestapa kami coba kuburkan sukalara
Sikap penyair yang tercermin dari kutipan di atas adalah .... a. sinis
b. optimis
c. penuh dukungan d. kegembiraan e. kagum
Mengisi Hidup dengan Berkreasi 123 9. Menulis cerpen harus memerhatikan ....
a. bait b. sampiran c. monolog d. tema e. rima
10. Kuserahkan seluruh jiwaku padamu
Karena memahamimu berdasar pada pikiran Adalah kesia-siaan belaka
Keimanan adalah kerinduan tiada henti
Perasaan penyair yang tampak dalam penggalan puisi di atas adalah .... a. marah b. pasrah c. dendam d. kecewa e. bahagia
B. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Tanggapilah puisi karya Afrizal Malna berikut ini! Pergunakan segala wawasan dan kemampuan kalian untuk menganalisisnya!
Lembu yang Berjalan
Aku bersalaman. Burung-berita telah terbang memeluk sayapnya sendiri. Kota telah pergi jauh sampai ke senja. Aku bersalaman. Matahari yang bukan lagi pusat, waktu yang bukan lagi hitungan. Angin telah pergi, tidak lagi ucapkan kotamu, tak lagi ucapkan namamu. Aku bersalaman. Mengecup pesawat TV sendiri... tak ada lagi, berita manusia.
2. Sebutkan tema dan amanat yang terdapat pada cerpen “Pahlawan Malam” karya Eddy D. Iskandar di depan! Berikan argumen untuk memperkuat jawaban kalian!
3. Sebutkan manfaat mempelajari kembali naskah-naskah klasik berhuruf Arab-Melayu!
4. Jelaskan dan tafsirkan makna puisi karya Sitor Situmorang berikut ini! Bunga
Bunga di atas batu Dibakar sepi Mengatasi indera Ia menanti
Bunga di atas batu Dibakar sepi
5. Buatlah sebuah puisi yang bagus dan bacakan di depan teman-teman sekelas!
Menikmati Keindahan Sastra 125
Bab I
123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567 123456789012345678901234567890121234567890123456789012345678901212345678901234567890123456789012123456789012345678901234567890121234567Bab
6
Keindahan SastraMenikmati
Menikmati Keindahan Sastra Memahami puisi terjemahan Mengapresiasi
puisi huruf Arab-Menguasai Melayu Memahami
puisi nuansa maknaMemahami
Tema serta amanat dan mengevaluasi puisi Puisi terjemahan Membandingkan penggunaan bahasa dan nilai-nilai estetika Puisi Indonesia dan puisi terjemahan Menemukan standar budaya yang dianut masyarakat Kegiatan transliterasi/ transkripsi Puisi-puisi penting pada suatu periode Kutipan karya sastra Indonesia klasik berhuruf Arab-Melayu Analisis nuansa makna Lirik lagu Indonesia dan karya sastra
Untuk mempermudah kalian mempelajari dan memahami materi dalam bab ini, pahamilah peta konsep berikut!
Rangkuman dan Refleksi
Untuk mempermudah mengingat bab ini, perhatikanlah kata kunci berikut!
A. Puisi
B. Karya sastra Indonesia klasik
C. Lirik lagu Indonesia
fokus
fokus fokus
fokus
fokus
materi materi materi
materi
materi dibahas
Berikut ini disajikan puisi terjemahan karya Kahlil Gibran. Teman- teman kalian secara bergantian membacakan puisi tersebut. Dengarkan baik-baik pembacaan puisi yang mereka lakukan. Hayati kedalaman maknanya, pahami isinya, dan nikmati keindahan bahasanya!
A.
Mendengarkan Pembacaan Puisi Terjemahan
Setelah mempelajari materi pembelajaran ini kalian diharapkan mampu:
1. menentukan tema serta amanat puisi yang didengar, 2. menilai puisi yang didengar.
Sang Anak Karya: Kahlil Gibran
Anakmu bukanlah milikmu
Mereka putera-puteri Sang Hidup yang rindu pada diri sendiri
Lewat engkau mereka lahir, namun tidak dari engkau
Mereka ada padamu, tapi bukan hakmu Berikan mereka kasih sayangmu, tapi jangan sodorkan pikiranmu
Sebab pada mereka ada alam pikiran tersendiri
Engkau patut memberikan untuk raganya, tapi tidak untuk jiwanya
Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan Yang tidak dapat kau kunjungi, sekalipun dalam impian Engkau boleh berusaha menyerupai mereka
Namun jangan membuat mereka menyerupaimu Sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur Juga tidak tenggelam di masa lampau
Engkau busur, dan anak-anakmulah anak panah yang meluncur Sang Pemanah Mahatahu sasaran bidikan keabadian
Dia merentangmu dengan kekuasaan-Nya
Sumber: mybanyantree.files.wordpress.com
Menikmati Keindahan Sastra 127
L atihan 6.1
Hingga anak panah itu melesat, jauh serta cepat
Meliuklah dengan suka cita dalam rentangan tangan Sang Pemanah Sebab dia mengasihi anak panah yang melesat laksana kilat
Sebagaimana pula dikasihi-Nya busur yang mantap