• Tidak ada hasil yang ditemukan

Menggandakan Harta

Dalam dokumen 04 Zakat (Halaman 74-77)

Pengertian Dasar Zakat

Bab 2 : Kewajiban Zakat

C. Menggandakan Harta

Sembuhkan orang sakit di antar kalian dengan bersedekah (HR.

At-Thabarani)14

Ternyata Rasulullah SAW sendiri yang bilang bahwa banyak memberi sedekah kepada orang yang membutuhkan itu bisa menyembuhkan penyakit. Dan cara ini merupakan bentuk tawassul yang dibenarkan dalam syariah Islam, yaitu bertawassul dengan amal shalih.

Dan sudah tidak terhitung lagi kisah orang-orang yang mendapatkan kesembuhan ‘ajaib’, lantaran mengeluarkan zakat atau sedekah.

C. Menggandakan Harta

Ketika seseorang punya harta, biasanya yang terpikir di benaknya adalah bagaimana harta yang sedikit itu bisa digandakan lewat berbagai macam cara.

1. Mimpi Cepat Kaya Dengan Menggandakan Harta

Ada dua cara yang digunakan orang untuk bisa cepat kaya lewat mimpi dusta. Pertama lewat jalur paranormal dan perdukunan. Kedua, lewat berbagai macam janji penipuan dalam berinvestasi

a. Dusta Para Dukun

Para dukun di negeri kita tidak akan pernah kesepian klien,

selama kualitas akidah bangsa ini masih tidak pernah berubah. Selalu masih saja ada dukun yang menjaul jasa untuk menggandakan uang. Dan anehnya, selalu saja ada korbannya yang akhirnya mengaku telah ditipu oleh dukun-dukun itu.

Koran setiap hari tidak pernah kehabisan berita sejenis itu. Dan anehnya, kasus-kasus penipuan para dukun sudah ada sejak masih Belanda menjajah negeri kita sampai hari ini.

Dukunnya memang berganti, dan korbannya juga berganti. Tetapi kasus dan modusnya tidak pernah berganti. Tentu saja menggandakan uang lewat dukun tidak pernah berhasil. Sebab kalau berhasil, kenapa si dukun sendiri tidak menggandakan sendiri uangnya, kenapa harus uang orang lain?

b. Praktek Investasi Menipu

Di zaman yang serba maju ini, kita masih saja mendengar orang-orang yang mengeluh bahwa diri mereka terkena penipuan besar-besaran, akibat termakan janji-janji muluk investasi harta.

Kalau yang tertipu orang-orang awam yang kurang pemahaman dan ilmu agama, mungkin kita bisa bilang wajar. Tetapi kalau para ustadz dan kiyai sampai tertipu dengan berbagai janji manis berinvestasi, tentu kita akan merasa aneh.

Tetapi itulah yang terjadi, alih-alih mendapatkan bagi hasil atau bunga hasil investasi, yang terjadi uang mereka ludes tak bersisa.

2. Infak Menggandakan Harta

Zakat itu bisa menggandakan harta. Mungkin orang-orang kapitalis tidak percaya hal ini. Sebab di otak mereka yang ada hanya materi dan harta. Tidak ada keyakinan bahwa ada Allah Yang Maha memberi rizqi.

Sebagai muslim yang percaya dan iman kepada Yang Maha Kaya, yaitu Allah SWT, kita yakin dan sudah sering kali membuktikan secara empiris bahwa justru dengan sering berzakat atau bersedekah, harta yang kita terima dari Allah semakin banyak.

Bab 3 : Hikmah Zakat & Sedekah Seri Fiqih Kehidupan (4) : Zakat - 1

76

Walau pun mungkin kita tidak tahu bagaimana bisa datangnya rizki itu kepada kita. Seolah-olah datang dari arah yang tidak kita duga-duga.

ﺎﺟﺮﺨﻣ ﻪﱠﻟ ﻞﻌﺠﻳ ﻪﱠﻠﻟﺍ ﹺﻖﺘﻳ ﻦﻣﻭ

ﻦﻣ ﻪﹾﻗﺯﺮﻳﻭ

ﻻ ﹸﺚﻴﺣ

ﺐِﺴﺘﺤﻳ

Siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. (QS. At-Thalaq : 2-3)

Di dalam Al-Quran Allah SWT menegaskan bahwa harta yang diinfakkan di jalan-Nya itu akan dilipat-gandakan berkali-kali.

ﻦﻳﺬﱠﻟﺍ ﹸﻞﹶﺜﻣ

ﺖﺘﺒﻧﹶﺃ ﺔﺒﺣ ﹺﻞﹶﺜﻤﹶﻛ ﻪﹼﻠﻟﺍ ﹺﻞﻴﹺﺒﺳ ﻲﻓ ﻢﻬﹶﻟﺍﻮﻣﹶﺃ ﹶﻥﻮﹸﻘﻔﻨﻳ

ﻊﺒﺳ

ﺳ ﱢﻞﹸﻛ ﻲﻓ ﹶﻞﹺﺑﺎﻨﺳ

ﻒﻋﺎﻀﻳ ﻪﹼﻠﻟﺍﻭ ﺔﺒﺣ ﹸﺔﹶﺌﻣ ﺔﹶﻠﺒﻨ

ﻊﺳﺍﻭ ﻪﹼﻠﻟﺍﻭ ﺀﺎﺸﻳ ﻦﻤﻟ

ﻢﻴﻠﻋ

Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui. (QS. Al-Baqarah : 261)

ﻦﻳﺬﱠﻟﺍ ﹸﻞﹶﺜﻣﻭ

ﻦﻣ ﺎﺘﻴﹺﺒﹾﺜﺗﻭ ﻪﹼﻠﻟﺍ ﺕﺎﺿﺮﻣ ﺀﺎﻐﺘﺑﺍ ﻢﻬﹶﻟﺍﻮﻣﹶﺃ ﹶﻥﻮﹸﻘﻔﻨﻳ

ﻢﹺﻬِﺴﹸﻔﻧﹶﺃ

ﻭ ﺎﻬﺑﺎﺻﹶﺃ ﺓﻮﺑﺮﹺﺑ ﺔﻨﺟ ﹺﻞﹶﺜﻤﹶﻛ

ﺖﺗﺂﹶﻓ ﹲﻞﹺﺑﺍ

ﹺﻦﻴﹶﻔﻌﺿ ﺎﻬﹶﻠﹸﻛﹸﺃ

Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. (QS. Al-Baqarah : 265)

satu hal ini. Disini penulis ingin menuliskan sedikit pengalaman sendiri, tentang kebenaran hikmah sedekah.

Suatu siang yang panas, datang ke rumah Penulis seorang kakek lanjut usia. Dia mengaku butuh uang untuk kedua anaknya yang terancam putus sekolah. Singkatnya, penulis memberi bantuan apa adanya, tanpa pernah berpikir apa yang akan Allah SWT berikan sebagai imbalan. Sebab semua itu Penulis lakukan ikhlas tanpa berharap apa pun.

Sorenya, menjelang Maghrib, masih di hari yang sama, datang seorang tua juga, kali ini seorang wanita, tepatnya seorang nenek. Beliau datang dengan niat satu, yaitu ingin menyerahkan sebidang tanah miliknya untuk diserahkan kepada Penulis, sebagai wakaf di jalan Allah.

Sebenarnya tanah itu tidak luas, hanya 300-an meter persegi. Tetapi karena lokasinya di tengah belantara beton Jakarta, daerah segi tiga emas Kuningan, harga per meternya memang lumayan menggiurkan. Tidak kurang dari lima juta rupiah per meter. Jadi kalau 300 meter persegi, nilainya tidak kurang dari 1,5 milyar.

Entah bagaimana caranya Allah SWT menggerakkan hati si wanita yang usianya nyaris mendekati 90-an tahun ini. Yang jelas, ketika ada pengembang ingin membeli tanahnya dengan harga 1,5 milyar, beliau menggeleng dan bilang tanah itu tidak dijual, titik.

Lalu tiba-tiba di hari itu, tanah senilai 1,5 milyar itu diwakafkan begitu saja, ikhlas karena Allah SWt. Dan Penulis yang berposisi sebagai nadzir dari tanah tersebut, masih teringat jelas siang tadi sempat mengeluarkan sedikit sekali harta untuk membantu orang lain, tiba-tiba masih di hari yang sama Allah SWT membalikkan hati orang lain memberikan sesuatu yang jauh berlipat ganda besarnya.

Dalam dokumen 04 Zakat (Halaman 74-77)