• Tidak ada hasil yang ditemukan

3 METODE PENELITIAN Lokasi dan Waktu Penelitian

Penelitian dilaksanakan di Perhimpunan Florikultura Indonesia di Kota Bogor. Penentuan lokasi dilakukan dengan pertimbangan (1) secara metodologis, seluruh tahapan penelitian terpenuhi dan dapat dilakukan di lokasi tersebut dan (2) secara geografis dan ekonomis lokasi penelitian tergolong efisien, mudah dijangkau oleh peneliti. Pengamatan lapangan dilaksanakan bulan Juni-Agustus. Sedangkan pengumpulan data primer dilaksanakan pada Agustus sampai November 2012.

Pengumpulan data sekunder dilakukan pada November –Desember 2012.

Disain Penelitian

Penelitian didesain dengan metode sensus yaitu penelitian yang mengambil sampel dari keseluruhan populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data yang pokok (Singarimbun, 2006). Dalam penelitian ini peubah bebas yang diteliti adalah (1) karakteristik petani tanaman hias yang memanfaatkan media internet sebagai sumber informasi; (2) motif petani tanaman hias menggunakan media internet sebagai sumber informasi dan (3) persepsi petani tanaman hias tentang media internet dan persepsi petani tanaman hias tentang keuntungan menggunakan media internet sebagai sumber informasi teknik budidaya, pemasaran tanaman hias dan pemilihan jenis tanaman hias.

Populasi dan Sampel Penelitian

Populasi penelitian adalah petani tanaman hias yang bergabung dalam Perhimpunan Florikultura Indonesia di Kota Bogor. Unit analisis penelitian adalah individu petani tanaman hias yang memanfaatkan media internet sebagai sumber informasi.

Tabel 1 Jumlah Sampel Petani tanaman hias Perhimpunan Florikultura Indonesia di Kota Bogor

No Lokasi Penelitian Jumlah Sampel

1 Kelurahan Pamoyanan 10

2 Jalan Semeru 7

3 Perumahan Taman Cimanggu 11

4 Sindang Barang 2

5 Jalan Raya Tajur –Ciawi 1

6 Jalan Raya Ciheuleut 1

7 Tanah Sareal 3

Data dan Instrumen

Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan petani tanaman hias pengguna media internet serta hasil observasi lapangan. Data sekunder yaitu data atau informasi yang diperoleh dari individu dan lembaga yang terkait dengan penelitian.

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuisioner yaitu sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden yang berkaitan dengan topik penelitian. Interview yaitu dialog yang dilakukan untuk memperoleh informasi dari petani tanaman hias. Observasi yaitu kegiatan pemuatan perhatian terhadap suatu obyek dengan menggunakan seluruh alat indera.

Penelitian ini menggunakan teori Uses and Gratifications. Teori ini memiliki

asumsi bahwa audiens dipandang aktif, memiliki kebutuhan-kebutuhan tertentu, tersedianya beberapa alternatif komunikasi dan secara sadar audiens memilih saluran komunikasi dan pesan-pesan yang paling memenuhi kebutuhannya. Khalayak memiliki harapan-harapan dan kebutuhan-kebutuhan tertentu. Dalam menggunakan media, audiens mempunyai motif-motif tertentu, yaitu mencari informasi yang dapat memenuhi kebutuhannya sehingga audiens aktif dan selektif dalam memilih dan menggunakan media.

Definisi Operasional

Definisi operasional merupakan spesifikasi kegiatan penelitian dalam mengukur suatu peubah. Beberapa peubah yang digunakan dalam penelitian dibatasi dengan menggunakan istilah serta operasional peubah untuk mempermudah pengukuran. Peubah bebas pertama yang diukur adalah karakteristik petani tanaman hias yang memanfaatkan media internet sebagai sumber informasi yang terdiri dari usia, jenis kelamin, pendidikan formal, pendidikan non formal, pengalaman, alasan berusahatani, luas lahan, status kepemilikan lahan, jumlah tanaman, sumber pembelajaran dan aksesibilitas media. Peubah bebas yang kedua yaitu motif penggunaan media internet. sebagai sumber informasi yang meliputi motif untuk menambah informasi, memperluas wawasan, memudahkan mengatasi masalah, memperluas jaringan sosial dan motif memuaskan rasa ingin tahu. Peubah bebas yang ketiga merupakan persepsi petani tentang media internet dan persepsi petani tentang keuntungan pemanfaatan media internet sebagai sumber informasi. Peubah terikat dalam penelitian ini adalah pemanfaatan media internet sebagai sumber informasi teknik budidaya, pemasaran dan pemilihan jenis tanaman hias. Uraian dari variabel-variabel diatas dapat dilihat di bawah ini.

Karakteristik individu (X1)

Petani tanaman hias adalah individu yang mengusahakan tanaman hias berdaun indah, berbunga indah termasuk Anggrek yang dikelola untuk mendapatkan

penghasilan dengan melakukan salah satu atau beberapa tahap produksi seperti pembibitan, pembesaran ataupun pembungaan/pembenahan/pengepotan melalui pemeliharaan sehingga hasilnya dapat diperjual belikan.

X1.1. Usia adalah umur responden pada waktu penelitian dilaksanakan yang diukur dalam satuan dengan pembulatan ke ulang tahun terdekat. Usia dalam penelitian ini dibagi menjadi 3 kategori, yaitu :

1. Usia muda

2. Usia dewasa

3. Usia tua

X1.2. Jenis kelamin, adalah pembedaan antara laki-laki dan perempuan.

X1.3. Pendidikan formal adalah tingkat pembelajaran tertinggi yang pernah dicapai responden, dikategorikan dalam SD, SLTP, SLTA, DIII atau Diploma , Sarjana dan Pasca Sarjana.

X1.4. Pendidikan non formal adalah tingkat pembelajaran yang diikuti oleh petani di luar pendidikan formal, dikategorikan dalam kursus dan pelatihan dibidang pertanian.

X1.5. Pengalaman berusahatani adalah lamanya petani melakukan pertanian tanaman hias sampai saat penelitian. Pengelompokkannya sebagai berikut :

1. Cukup berpengalaman 1-9 tahun

2. Berpengalaman 10-19 tahun

3. Sangat berpengalaman >20 tahun

X1.6. Status kepemilikan lahan adalah status kepemilikan lahan yang dimiliki petani untuk dipergunakan berusahatani tanaman hias. Pada status kepemilikan lahan dibagi menjadi 4 kategori, yaitu :

1. Milik sendiri

2. Sewa

3. Bagi hasil

4. Dipinjamkan

X1.7. Alasan berusahatani tanaman hias adalah penyebab yang mendasari petani memutuskan berusahatani tanaman hias. Alasan berusahatani dibagi menjadi kategori 3 yaitu :

1. Untuk usaha

2. Ikut teman

3. Sebagai hobi

X1.8. Sumber pembelajaran adalah individu/lembaga yang dijadikan sumber belajar oleh petani tanaman hias. Pada penelitian ini sumber pembelajaran dibagi menjadi lima kategori yaitu :

1. Penyuluh

2. Ketua organisasi

4. Belajar sendiri (otodidak)

5. Orang tua.

X1.9. Skala usahatani adalah ukuran atau besaran usahatani tanaman hias, yaitu nilai rata-rata penjualan hasil tanaman. Pengelompokkannya sebagai berikut :

1. <600ribu kategori rendah

2. 600ribu-1juta kategori sedang

3. >1juta kategori tinggi

X1.10. Luas lahan adalah besarnya lahan garapan yang dimiliki oleh petani dalam satuan meterpersegi. Pada penelitian ini luas lahan dibagi menjadi tiga kategori, yaitu :

1. <300 m2 2. 300-600 m2 3. >600 m2

X1.101.Aksesibilitas media adalah akses atau jalan masuk informasi melalui media media internet. Pada penelitian ini aksesibilitas media dibagi menjadi 3 kategori, yaitu :

1. Rendah

2. Sedang

3. Tinggi

Motif penggunaan media internet (X2)

X2.1. Menambah informasi adalah petani akan mencari informasi di media internet untuk menambah dan melengkapi informasi yang sudah ada.

X2.2. Memperluas wawasan adalah petani mencari informasi di media internet walaupun saat itu tidak sedang membutuhkan informasi.

X2.3. Memudahkan mengatasi masalah adalah petani mencari informasi di media internet untuk mengatasi masalah yang sedang dihadapi.

X2.4. Memperluas jaringan sosial adalah melalui pemanfaatan media internet para petani tanaman hias dapat memperluas kerjasama dan menambah teman melalui jaringan sosial .

X2.5. Memuaskan rasa ingin tahu terhadap informasi adalah petani tanaman hias

mencari beragam informasi di media internet untuk memuaskan rasa ingin tahu.

Persepsi tentang media internet (X3)

Persepsi terhadap media internet adalah pendapat petani tanaman hias tentang peranan media internet sebagai sumber informasi dan keuntungan menggunakan media internet sebagai sumber informasi. Persepsi dalam penelitian ini meliputi persepsi tentang internet dan persepsi keuntungan pemanfaatan media internet sebagai sumber informasi.

Persepsi terhadap keuntungan pemanfaatan media internet adalah pendapat petani tanaman hias tentang keuntungan media internet sebagai sumber informasi. Persepsi tentang keuntungan penggunaan media internet pada petani meliputi keuntungan menggunakan media internet sebagai sumber informasi tentang teknik budidaya, pemasaran tanaman hias dan pemilihan jenis tanaman hias.

Pemanfaatan media internet sebagai sumber informasi (Y)

Pemanfaatan media internet sebagai sumber informasi meliputi:

Y.1.Informasi tentang teknik budidaya adalah informasi tentang tanaman hias yang meliputi pembibitan, pemupukan, pemeliharaan dan penyiraman, pengendalian hama dan penyakit, panen dan pasca panen.

Y.2.Informasi pemasaran adalah informasi tentang kebutuhan pasar, tempat memasarkan dan perkembangan harga tanaman hias.

Y.3.Informasi pemilihan jenis tanaman hias adalah informasi yang meliputi jenis-jenis tanaman hias yang potensial untuk dikembangkan.

Validitas dan Reliabilitas Penelitian

Sebelum dilakukan pengumpulan data terlebih dahulu dilakukan ujicoba terhadap instrument (kuesioner) kepada responden yang memiliki ciri-ciri relatif sama dengan ciri-ciri objek penelitian. Uji coba dilakukan terhadap petani tanaman hias pengguna media internet di wilayah Bogor.

Pengujian validitas instrumen diperlukan untuk mendapatkan data sesuai dengan tujuan penelitian. Uji validitas instrumen yang dilakukan adalah membangun

pengertian construct validity yang berkenaan dengan kesanggupan alat ukur untuk

mengukur pengertian-pengertian yang terkandung dalam materi yang diukur. Validitas menunjukkan sejauh mana alat ukur itu telah mengukur apa yang akan diukur. Titik berat dari uji validitas adalah validitas isi, yang dapat dilihat dari :

1. Apakah instrument tersebut telah mampu mengukur apa yang telah diukur

tersebut.

2. Apakah informasi yang dikumpulkan telah sesuai dengan konsep yang telah

digunakan.

Agar kuesioner memiliki uji validitas tinggi, maka daftar pertanyaan disusun denga cara :

1. Mendefinisikan secara operasional beribuagai konsep yang diukur yang telah

ditulis para ahli dalam literatur.

2. Melakukan uji coba skala pengukuran tersebut pada sejumlah responden.

3. Menghitung korelasi antara masing-masing pertanyaan dengan skor total dengan

menggunakan rumus teknik korelasi Rank Spearman untuk menganalisis

hubungan antara pemanfaatan media komunikasi dengan tingkat keberhasilan informasi untuk mengubah sikap.

Reliabilitas adalah indeks yang menunjukkan sejauh mana suatu alat pengukur dapat dipercaya atau dapat diandalkan. Bila suatu alat pengukur dapat dipakai dua kali

untuk mengukur gejala yang sama dan hasil yang diperoleh relatif konsisten maka, alat pengukur tersebut reliabel. Hal ini berarti reliabilitas menunjukkan konsistensi suatu alat pengukur di dalam mengukur gejala yang sama Singarimbun (2006). Makin kecil kesalahan pengukuran, makin reliabel alat pengukur. Sebaliknya makin besar atau kecilnya kesalahan pengukuran dapat diketahui dari indeks korelasi antara hasil pengukuran pertama dan kedua. Dari hasil analisis reliabilitas dengan menggunakan Cronbach Alpha, diperoleh r = 0.647 sehingga dapat disimpulkan bahwa kuesioner reliabel.

Teknik Pengumpulan Data

Metode penelitian yang dipergunakan untuk pengumpulan data dan informasi di lapangan adalah pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang yang diperoleh dari responden melalui pengisian kuesioner dan hasil wawancara. Kuesioner dan wawancara berisi sejumlah pertanyaan dan pernyataan yang berkaitan dengan pemanfaatan media internet sebagai sumber informasi. Data sekunder adalah data yang diperoleh melalui dokumentasi laporan-laporan yang berkaitan dengan sumber data sekunder.

Wawancara tertutup dengan menggunakan kuisioner. Wawancara berstruktur yaitu teknik pengumpulan data dengan mengajukan beribuagai pertanyaan-pertanyaan secara mendalam kepada responden secara tatap muka dengan pedoman wawancara yang sebelumnya telah disediakan, diarahkan guna memperoleh data yang belum terungkap dengan kuisioner. Secara umum metode pengumpulan data dapat dibagi atas beberapa cara, yaitu: (1) metode pengamatan langsung (2) metode dengan menggunakan pertanyaan (wawancara terstruktur) dan (3) metode khusus.

Metode pengamatan dilakukan dengan cara pengamatan berstruktur dan pengamatan tidak berstruktur. Pada pengamatan berstruktur, peneliti telah mengetahui aspek dari aktivitas yang diamatinya, yang relevan dengan masalah dan tujuan penelitian dengan penjelasan yang sistematik untuk uji hipotesisnya. Pengamatan tidak berstruktur dilakukan karena peneliti tidak mengetahui aspek-aspek dari kegiatan- kegiatan yang ingin diamatinya yang relevan dengan tujuan penelitiannya.

Pada penelitian ini, data primer atau data sekunder diperoleh dengan mempergunakan beberapa teknik yaitu:

1. Pengamatan langsung, yaitu pengumpulan data dengan observasi langsung di lahan pertanian tanaman hias untuk melihat beribuagai macam aktivitas rutin petani tanaman hias. Teknik ini dilakukan sejak penjajagan hingga selama penelitian dilaksanakan.

2. Wawancara, yaitu pengumpulan data dengan mengadakan tatap muka dan wawancara langsung dengan responden penelitian yaitu petani tanaman hias menggunakan pedoman wawancara terstruktur dalam bentuk kuesioner yang telah disiapkan. Kuesioner mencakup pertanyaan mengenai karakteristik petani tanaman hias, motif petani terhadap pemanfaatan media internet untuk motif mengetahui informasi, motif menambah wawasan, motif memudahkan mengatasi masalah , motif rasa ingin tahu dan motif memperluas jaringan sosial serta persepsi tentang internet dan persepsi keuntungan pemanfaatan media internet.

3. Indepth interview, yaitu pengumpulan data dengan melakukan wawancara mendalam dengan informan kunci meliputi Ketua Umum Perhimpunan Florikultura Indonesia Pusat, Ketua Perhimpunan Florikultura Indonesia Cabang Bogor, Petani tanaman hias dan responden terpilih yang aktif mengikuti beribuagai kegiatan mengenai usahatani tanaman hias untuk memperoleh informasi teknik budidaya, pemasaran dan pemilihan jenis tanaman hias.

4. Dokumentasi, yaitu pengumpulan data yang diperoleh dari hasil-hasil penelitian yang sudah ada (jurnal, tesis, dan disertasi), kajian pustaka mengenai pemanfaatan media internet sebagai sumber informasi, serta data yang sudah ada di instansi pemerintah dan instanti terkait lainnya, buku, internet, media massa dan sumber lainnya, meliputi: keadaan penduduk, mata pencaharian penduduk, dan sebagainya. Teknik ini dilaksanakan sejak penjajagan hingga selama penelitian dilaksanakan. Dalam penelitian ini dipergunakan tingkat ukuran ordinal setuju (2) dan tidak setuju (1).Tingkat ukuran ordinal banyak digunakan dalam penelitian sosial terutama untuk mengukur kepentingan, sikap atau persepsi.

Teknik Pengolahan Data dan Analisis Data

Data yang diambil dianalisis dengan prosedur statistik yang ada. Teknik analisis statistik yang digunakan adalah sebagai berikut :

1. Analisis statistik deskriptif. Analisis statistik deskriptif yang digunakan untuk

menjelaskan data secara umum dengan menggunakan frekuensi dan persentase..

2. Analisis statistik inferensial. Analisis statistik yang digunakan untuk melihat

hubungan antara variabel X dan Y mengunakan analisis statistik inferensial dengan

uji rank Spearman. Secara lengkapnya rumus korelasi rank Spearman dapat

disajikan sebagai berikut : 3.

Dengan keterangan :

rs = korelasi rank Spearman

n = banyaknya pasangan data

di = jumlah selisih antara peringkat bagi Xi dan Yi hipotesis statistik yang diuji :

Ho = tidak terdapat hubugan antara peubah yang digunakan H1 = terdapat hubungan antara kedua peubah yang digunakan

4. Analisis Chi Square dipergunakan untuk menganalisa hubungan antara peubah yang memiliki tipe data nominal. Data diolah dengan menggunakan rumus sebagai berikut:

X2= ∑ri = 1 ∑ij = 1 ( nij - Eij ) Eij

Dengan keterangan:

X2 = Chi-square

Nij = banyaknya observasi pada sel ke-ij

Eij = frekuensi harapan di bawah Ho pada sel ke-ij

Kedua analisis tersebut dibantu dengan menggunakan alat bantu statistik SPSS 16 for Windows.

4 HASIL DAN PEMBAHASAN