BAB IV PENYAJIAN DAN PEMBAHASAN DATA
A. Penyajian Data
3. Nilai Religius dalam Novel Kanvas Karya Bintang
4. rencana pelaksanaan pembelajaran di kelas XII SMA.
D. Teknik Pengumpulan Data
Sugiyono (2016: 308) menyatakan bahwa teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling utama dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pustaka dan teknik catat. Subroto (1992: 42) berpendapat bahwa teknik pustaka adalah teknik yang menggunakan sumber-sumber tertulis untuk memperoleh data. Subroto (1992: 41) juga menyatakan teknik catat adalah teknik dengan melakukan pencatatan terhadap data relevan yang sesuai dengan sasaran tujuan penelitian.
Adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam pengumpulan data adalah sebagai berikut:
2. membaca keseluruhan novel Kanvas karya Bintang Purwanda secara kritis dan teliti;
3. mengidentifikasi data berdasarkan struktur dan kaidah teks novel, unsur intrinsik, dan nilai religius novel Kanvas karya Bintang Purwanda;
4. mencatat struktur, unsur intrinsik, dan nilai religius novel Kanvas karya Bintang Purwanda.
E. Instrumen Penelitian
Arikunto (2013: 203) menyatakan bahwa instrumen penelitian adalah alat atau fasilitas yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data agar pekerjaannya lebih mudah dan hasilnya lebih baik, dalam arti lebih cermat, lengkap, sistematis sehingga lebih mudah diolah.
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah penulis sendiri selaku peneliti dengan bantuan kartu pencatat data. Kartu pencatat data digunakan untuk mencatat data berupa kutipan yang berhubungan dengan fokus penelitian.
F. Teknik Analisis Data
Analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan bahan-bahan lain sehingga mudah dipahami dan dapat diinformasikan kepada orang lain (Bogman dalam Sugiyono, 2016: 334). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik analisis isi.
Selanjutnya Ismawati (2012: 65) berpendapat bahwa teknik analisis isi adalah sebuah teknik penelitian untuk membuat referensi-referensi dengan mengidentifikasi secara sistematik dan objektif karakteristik-karakteristik khusus
dalam sebuah teks. Ismawati (2012: 66) juga menjelaskan tahapan-tahapan yang harus dilakukan dalam content analysis yang menggunakan kajian unsur nilai religius, dapat dibagi menjadi tiga tahap, yaitu mengumpulkan dan mempersiapkan data, mengklasifikasikan data, dan menganalisis data.
Adapun tahapan analisis data dalam penelitian ini dapat dijabarkan berikut ini:
1. menganalisis struktur dan kaidah teks novel Kanvas karya Bintang Purwanda yang terdiri dari abstrak, orientasi, komplikasi, evaluasi, resolusi, dan koda;
2. menganalisis unsur intrinsik dalam novel Kanvas karya Bintang Purwanda yang terdiri dari tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, dan sudut pandang; 3. menganalisis nilai religius dalam novel Kanvas karya Bintang Purwanda
yang terdiri dari akidah, akhlak, dan syariah;
4. menyimpulkan hasil analisis struktur, unsur intrinsik, dan nilai religius pada novel Kanvas karya Bintang Purwanda.
G. Teknik Penyajian Hasil Analisis
Teknik penyajian hasil analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik penyajian informal. Sudaryanto (2016: 241) berpendapat teknik informal adalah perumusan dengan menggunakan kata-kata biasa. Oleh karena itu, penulis menyajikan hasil analisis data terkait nilai religius berdasarkan novel Kanvas karya Bintang Purwanda dan rencana pelaksanaan pembelajarannya dengan cara mendiskripsikan menggunakan kata-kata biasa sesuai dengan teknik penyajian yang penulis pilih.
47
BAB IV
PENYAJIAN DAN PEMBAHASAN DATA
Penulis mengemukakan dua bagian pokok, yaitu penyajian data dan pembahasan data.
A. Penyajian Data
Dalam penyajian data disajikan data-data berupa struktur dan kaidah teks novel, unsur intrinsik, dan nilai religius yang diperoleh dari objek penelitian, yaitu dari novel Kanvas karya Bintang Purwanda dan rencana pelaksanaan pembelajarannya di SMA. Di bawah ini akan disajikan uraian data tersebut.
1. Struktur dan Kaidah Teks Novel Kanvas Karya Bintang Purwanda
Struktur dan kaidah teks novel yang terdapat dalam novel Kanvas karya Bintang Purwanda meliputi abstrak, orientasi, komplikasi, evaluasi, resolusi, dan koda. Data struktur novel Kanvas karya Bintang Purwanda disajikan pada tabel 1 berikut ini.
Tabel 1
Struktur dan Kaidah Teks Novel Kanvas Karya Bintang Purwanda
No. Struktur Data Halaman
Abstrak Cuma uang banyak yang tak ia punya. Ia bukan dari keluarga yang mapan finansial. Ayahnya lumpuh karena stroke, ibunya telah wafat lima tahun lalu, adiknya tiga: ada yang sepasang kembar. Di Jakarta tak ada kerabat dan saudara yang bisa membantu
keseharian mereka karena rumah saudara terdekat mereka, Paman Akmal, letaknya di Cikarang yang jarak tempuhnya cukup melelahkan. Beliau adalah kakak Ayah yang paling
besar. Beliau sejauh ini hanya dapat membantu lewat kiriman uang yang tak banyak. Maka untuk menghidupi mereka, Qayyima harus mencari uang sendiri selepas sekolah siang nanti, untuk keluarganya dan tentu untuk membayar SPP bulan depan karena kiriman dana dari Paman Akmal bulan ini belum juga tiba.
Orientasi Qayyima Salimah nama panjangnya. Gadis berjilbab itu melawan arus yang mengatas namakan ABG, yang
meremuh dari berbagai arah. Jilbab besar yang ia kenakan bukanlah karena mengikuti organisasi Islam tertentu, melainkan karena memang semata tunduk atas syariat Allah yang memerintahkan wanita muslim menjulurkan kain jilbabnya melebihi dada.
4
Komplikasi Ia tak henti menitihkan air mata saat menyaksikan dua buah kenyataan: saat sang ibunda terbujur kaku di ranjang pasien dengan mengguratkan segaris senyum indah; dan kenyataan lain bawa adik terkecilnya tidak akan pernah merasakan kehangan dekapan ibundanya sendiri.
116
Ayahnya makin drop kala sang ibunda ditakdirkan untuk pergi, hingga
sekujur tubuhnya makin habis digerogoti stroke. Kelumpuhan mengerikan itu terus menggerogoti fisiknya serupa mayat hidup, hingga ia menjemput kematiannya sendiri nanti.
49
Di luar sedang riuh orang-orang kampung yang kalang kabut beberapa dari mereka berlarian masuk ke kompleks perumahan, berteriak-teriak panik memekik.
Kebakaran! Kebakaran!
Qayyima terperangah. Yang ada di dalam pikirannya adalah ayahnya dan ketiga adiknya.
166
Evaluasi “Ima datang, Ayah! Ima datang!” teriak Qayyima. Ia hanya berharap
pada sebuah keajaiban. Qayyima merangkak cepat, sebisa mungkin menghindari jilatan api dari pakaiannnya.
Berhasil.
Segera ia rengkuh tubuh ayahnya yang ringkih dan terbakar itu. Bagian dada ke bawah kakinya hampir serupa dengan lilin meleleh.
Lelaki teguh itu telah tumbang. Ia tak mampu bertahan. Hampir setengah tubuhnya dipenuhi luka bakar yang terlihat mengerikan. Kematiannya meninggalkan memori yang jadi sayup-sayup terlupa, harapan yang akhirnya akan menemui ujungnya, dan kerinduan yang hanya akan
tersampirkan doa-doa dengan buhul abadi.
175
Resolusi Qayyima tak lagi sendu, ia kini jauh lebih tangguh. Tangis takkan bisa menghidupkan ayahnya kembali.
239
Koda Qayyima juga sempat beberapa kali mengisi workshop di beberapa kota. Hal itu tentu setidaknya mewujudkan impiannya yang mulia: menjadi pengajar.
Lain lagi dengan Regina. Sahabatnya itu kini sering diminta membimbing para mualaf yang baru masuk Islam. Sambil terus belajar tentang Islam, ia berupaya ingin mengamalkan segera apa yang ia telah pelajari.
241
2. Unsur Intrinsik Novel Kanvas Karya Bintang Purwanda
Unsur-unsur intrinsik yang terdapat dalam novel Kanvas karya Bintang Purwanda meliputi tema, tokoh, alur, latar, dan sudut pandang. Data unsur intrinsik novel Kanvas karya Bintang Purwanda disajikan pada tabel 2 berikut ini.
Tabel 2
Unsur Intrinsik dalam Novel Kanvas Karya Bintang Purwanda
No. Unsur Intrinsik Data Halaman
Novel 1. Tema
a. Tema mayor Perjuangan hidup
b. Tema minor 1) Musibah 115, 116, 48, 174 2) Ekonomi 174, 149, 154 3) Persahabatan 10 4) Perubahan 240, 224 2. Tokoh dan Penokohan a. Tokoh utama dan penokohan Qayyima Salimah Cerdas Bijaksana Rendah hati
Berbakti kepada orang tua
51-52 10 45 59 b. Tokoh tambahan dan penokohan 1) Regina Cerdas Toleransi 10 43 2) Paman Amal Baik hati 203, 241 3) Encik Ling Emosional Baik hati 17-18 19 4) Pak Tedjo Tegas 12, 14 5) Bang Wahid Ramah Suka menolong 25 27 6) Bu Ratna Baik hati 36 7) Bu Lisa Baik hati 241 8) Mpok Dijah Baik hati 56, 109 9) Pak RT Baik hati 111, 172 3. Alur Campuran 1) Awal cerita Pengenalan tokoh 4, 17 2) Tengah cerita (flashback)
Kisah kematian sang ibu 116 Sang ayah divonis stroke 147
Jasa melukis sebagai sumber nafkah 154, 153 3) Akhir cerita Rasa cemas 165 Musibah kebakaran 166, 169, 173 Kematian sang ayah 176 Qayyima menuju puncak
karirnya 240 Alur menurut urutan peristiwanya 1) Tahap penyituasian (mendeskripsikan watak tokoh) 4, 17 2) Tahap pemunculan konflik ( kegelisahan Qayyima) 5-6, 116, 48 3) Tahap peningkatan konflik ( kecemasan Qayyima) 165-166 4) Tahap puncak konflik/klimaks
(Qayyima nekat masuk ke rumah yang terbakar)
167, 169, 176 5) Tahap penyelesaian (Qayyima menerima takdir Allah Swt. ) 239 Unsur keindahan alur 1) Tegangan (suspens) 166 2) Daya duga bayang
(foreshadowing)
104, 116, 147 3) Kejutan (surprise) 240-241 4. Latar
a. Latar tempat 1) Di depan kelas 3, 11
2) Di sekolah 14,16
3) Kolong flyover Ciputat 24 4) Di kamar Regina 41, 44 5) Di rumah Qayyima 58, 122,
126 b. Latar waktu 1) Pagi hari 3, 6
2) Sore hari 25, 93
3) Malam hari 126, 141
c. Latar sosial 1) Menengah bawah 5
2) Menengah atas 126
3. Nilai Religius dalam Novel Kanvas Karya Bintang Purwanda
Nilai religius yang terdapat dalam novel Kanvas karya Bintang