atau nPr ditentukan dengan aturan sebagai berikut:
PELAKSANAAN PENELITIAN, TABULASI DATA, HASIL ANALISIS DATA, DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN
A. Pelaksanaan Penelitian 1.Perencanaan
2. Pelaksanaan dan Pengamatan Hasil Penelitian
Uraian dalam pelaksanaan dan pengamatan hasil penelitian terdiri dari tiga bagian yaitu sebelum penelitian, selama penelitian dan setelah penelitian dengan menggunakan metode NHT.
Berdasarkan hasil penelitian, peneliti memperoleh data – data mengenai hasil observasi keaktifan siswa menggunakan metode NHT dan hasil belajar siswa.
a. Sebelum Penelitian
Sebelum melakukan penelitian, peneliti melakukan uji coba instrumen di kelas XII IPS pada hari Rabu 5 September 2012. Uji coba dilakukan dengan memberikan tes kepada siswa. Hasil tes yang
diberikan kepada siswa kemudian dianalisis oleh peneliti untuk mencari validitas soal dan realibilitas dari soal – soal tersebut.
Dari hasil perhitungan diperoleh nilai validitas dari masing masing soal. Hasil perhitungan tercantum dalam tabel berikut ini:
Uji Validitas:
Soal valid jika r hitung > r tabel
Tabel 4.1
Perhitungan Validitas dan Reabilitas No
Soal rtabel rhitung Keterangan Keterangan
1 0,3365 0,419 Soal valid 0,5696 16,2944 Realibilitas Soal Tinggi 2 0,387 Soal valid 0,8256 3 0,46 Soal valid 1,3664 4 0,443 Soal valid 0,9504 5 0,625 Soal valid 1,3024 6 0,638 Soal valid 0,8 7 0,537 Soal valid 0,8704 8 0,651 Soal valid 0,8896
Perhitungan nilai validitas dan reabilitas tercantum dalam lampiran.
Setelah melakukan uji coba instrumen, kemudian peneliti melakukan tes penempatan di kelas XI IPS 1 pada hari Rabu, 17 Oktober 2012 jam ke 3 dan 4. Tes yang diberikan oleh peneliti menyangkut materi kaidah pencacahan yang akan dipelajari oleh para siswa selanjutnya dan dilakukan selama 45 menit. Tes penempatan bertujuan agar peneliti dapat membagi siswa menjadi kelompok – kelompok yang heterogen, hal ini sesuai dengan ciri – ciri pembelajaran kooperatif dimana tidak ada
perbedaan kemampuan, jenis kelamin, ras, dan sebagainya. Berikut adalah tabel hasil belajar setiap siswa pada tes penempatan:
Tabel 4.2
Hasil Belajar Setiap Siswa Pada Tes Penempatan
No Kode Kelompok Skor Pre - Test Ketuntasan Belajar Ya Tidak 1 S3 83,3 √ ─ 2 SS5 66,7 ─ √ 3 L5 72,2 √ ─ 4 H2 44,4 ─ √ 5 PP3 77,8 √ ─ 6 H1 88,9 √ ─ 7 PP1 88,9 √ ─ 8 S5 66,7 ─ √ 9 P6 61,1 ─ √ 10 PP2 44,4 ─ √ 11 P3 83,3 √ ─ 12 P2 - 1 0 ─ ─ 13 PP5 61,1 ─ √ 14 H4 50,0 ─ √ 15 SS3 77,8 √ ─ 16 L3 83,3 √ ─ 17 S2 33,3 ─ √ 18 L6 61,1 ─ √ 19 P2 - 2 33,3 ─ √ 20 L4 55,6 ─ √ 21 L1 94,4 √ ─ 22 S6 0 ─ ─ 23 H5 44,4 ─ √ 24 SS1 88,9 √ ─ 25 SS4 44,4 ─ √ 26 P4 55,6 ─ √ 27 S1 100 √ ─ 28 H3 83,3 √ ─ 29 PP4 44,4 ─ √ 30 S4 55,6 ─ √ 31 P5 77,8 √ ─ 32 H6 88,9 √ ─ 33 PP6 88,9 √ ─ 34 P1 94,4 √ ─ 35 SS6 88,9 √ ─ 36 SS2 77,8 √ ─
Setelah tes penempatan selesai, peneliti kemudian memberikan penjelasan mengenai metode Number Heads Together kepada para siswa.
b. Kegiatan Pembelajaran
Pada hari Sabtu, 20 Oktober 2012 peneliti melakukan penelitian untuk pertama kali di kelas XI IPS 1 dengan jumlah siswa 37 siswa. Di sini peneliti bertindak sebagai guru. Peneliti menerapkan metode pembelajaran Number Heads Together untuk pembelajaran di kelas tersebut. Berikut ini adalah tabel rincian kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh peneliti di dalam kelas:
Tabel 4.3
Rincian Kegiatan Pembelajaran pada Pertemuan Pertama
Pertemuan Tahapan Kegiatan Kegiatan
1
Pembukaan (alokasi waktu: 5 menit)
• Peneliti masuk kelas dan mengucapkan salam kepada siswa
• Peneliti meminta siswa untuk menyiapkan alat tulis dan buku pelajaran matematika
• Peneliti meminta siswa untuk tenang karena pelajaran akan segera dimulai
• Peneliti memperkenalkan observer yang akan menilai kelompok mereka hari ini
• Peneliti memberikan penjelasan tentang prosedur pembelajaran menggunakan metode Number Heads Together
Pembagian Kelompok
(Numbering)
(alokasi waktu: 5 menit)
• Berdasarkan hasil tes penempatan, peneliti kemudian membagi siswa menjadi beberapa kelompok dengan anggota 6 – 7 orang (kelas besar)
• Peneliti membagikan call card dan nama
37 L2 38,9 ─ √
Jumlah Total 2400 Rata - Rata 64,9
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu siswa diharapkan mampu menyusun aturan perkalian dan menggunakannya dalam pemecahan soal dengan tepat dan benar
Penjelasan Materi (alokasi waktu: 20 menit)
• Peneliti memberikan sedikit penjelasan tentang materi yang akan dipelajari pada pertemuan ini yaitu tentang aturan perkalian
Pembagian Soal
(Questioning)
(alokasi waktu: 5 menit)
• Peneliti membagikan soal (LKS) dan lembar jawaban untuk masing – masing kelompok
Diskusi Kelompok
(Heads Together)
(alokasi waktu: 25 menit)
• Siswa melakukan diskusi dengan kelompoknya masing – masing
• Peneliti berkeliling ke masing – masing kelompok untuk membantu kesulitan yang dihadapi siswa
• Observer melakukan penilaian keaktifan pada masing – masing kelompok
• Peneliti meminta perwakilan siswa dari masing – masing kelompok untuk mengambil undian nomor dan kelompok mana yang akan maju. Kemudian didapat hasil siswa yang maju pada pertemuan pertama adalah sebagai berikut: 1. Hati ( 1 ) membahas soal nomor 1 2. Persegi ( 3 ) membahas soal nomor 3 3. Segitiga ( 6 ) membahas soal nomor 6 4. Persegi Panjang ( 5 ) membahas nomor 5 5. Segi enam ( 4 ) membahas soal nomor 4 6. Lingkaran ( 2 ) membahas soal nomor 2
Pemanggilan Nomor (alokasi waktu: 25 menit)
• Peneliti memanggil nomor dan kelompok yang maju untuk membahas latihan soal yang dikerjakan dan menerangkan kepada teman – temannya
• Diskusi kelas
• Siswa yang kurang jelas bertanya dengan temannya yang ada di depan
• Saat diskusi kelas ada siswa dengan nomor yang sama dari kelompok yang berbeda menyanggah / berpendapat lain tentang pekerjaan temannya yang ada di depan, kemudian siswa yang ada di depan mengoreksi kembli pekerjaannnya
• Saat teman 1 kelompoknya tidak bisa memberikan penjelasan di depan, ada juga yang dibantu oleh teman 1 kelompoknya untuk menjelaskan di depan
• Observer melakukan penilaian keaktifan pada masing – masing kelompok saat diskusi kelas
Penarikan Kesimpulan (alokasi waktu: 5 menit)
• Peneliti bersama – sama dengan siswa menarik kesimpulan tentang apa yang dipelajari hari ini
• Peneliti meminta siswa untuk mengumpulkan pekerjaannya
• Peneliti memberikan salam penutup kepada siswa
• Pada pertemuan pertama ini, waktu yang digunakan tidak sesuai dengan waktu yang telah direncankan di RPP
• Siswa antusias mengikuti pembelajaran. Sebagian besar siswa aktif saat diskusi kelompok dan diskusi kelas.
• Namun, ada juga siswa yang masih terlihat malas – malasan saat mengikuti pembelajaran di kelas. Ada juga siswa yang hanya mengandalkan temannya yang dianggap pintar dalam kelompoknya tanpa mau berusaha.
• Di kelas XI IPS 1 ini siswa ramai namun terkendali
Pada hari Rabu, 24 Oktober 2012 peneliti melakukan penelitian untuk yang kedua di kelas XI IPS 1. Peneliti masih menerapkan metode pembelajaran Number Heads Together untuk pembelajaran di kelas tersebut. Berikut ini adalah tabel rincian kegiatan pembelajaran pada pertemuan kedua dengan metode NHT:
Tabel 4.4
Rincian Kegiatan Pembelajaran pada Pertemuan Kedua
Pertemuan Tahapan Kegiatan Kegiatan
2
Pembukaan (alokasi waktu: 5 menit)
• Peneliti masuk kelas dan mengucapkan salam kepada siswa
• Peneliti meminta siswa untuk menyiapkan alat tulis dan buku pelajaran matematika
• Peneliti meminta siswa untuk tenang karena pelajaran akan segera dimulai
• Peneliti memperkenalkan observer yang akan menilai kelompok mereka pada hari ini.
• Peneliti memberikan sedikit penjelasan tentang prosedur pembelajaran menggunakan metode Number Heads Together
Pembagian Kelompok
(Numbering)
(alokasi waktu: 5 menit)
• Peneliti meminta siswa untuk bergabung dengan kelompoknya yang lalu
• Peneliti membagikan call card dan nama kelompok kepada masing – masing kelompok
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu siswa diharapkan mampu menyusun aturan perkalian dan menggunakannya dalam pemecahan soal dengan tepat dan benar
Penjelasan Materi (alokasi waktu: 20 menit)
• Peneliti memberikan sedikit penjelasan tentang materi yang akan dipelajari pada pertemuan ini yaitu tentang notasi faktorial
Pembagian Soal
(Questioning)
(alokasi waktu: 5 menit)
• Peneliti membagikan soal (LKS) dan lembar jawaban untuk masing – masing kelompok
Diskusi Kelompok
(Heads Together)
(alokasi waktu: 20 menit)
• Siswa melakukan diskusi dengan kelompoknya masing – masing
• Peneliti berkeliling ke masing – masing kelompok untuk mendampingi dan membantu kesulitan yang dihadapi siswa
• Observer melakukan penilaian keaktifan pada masing – masing kelompok
• Peneliti meminta perwakilan siswa dari masing – masing kelompok untuk mengambil undian nomor dan kelompok mana yang akan maju. Kemudian didapat hasil siswa yang maju pada pertemuan kedua adalah sebagai berikut: 1. Segi enam ( 6 ) membahas soal nomor 6 2. Segitiga ( 5 ) membahas soal nomor 5 3. Persedi ( 1 ) membahas soal nomor 1
Pemanggilan Nomor (alokasi waktu: 20 menit)
• Peneliti memanggil nomor dan kelompok yang maju untuk membahas latihan soal yang dikerjakan dan menerangkan kepada teman – temannya
• Diskusi kelas
• Siswa yang kurang jelas bertanya dengan temannya yang ada di depan
• Peneliti menanyakan kepada semua siswa apakah ada jawaban yang berbeda dari kelompok yang lain dengan nomor yang sama
• Observer melakukan penilaian keaktifan pada masing – masing kelompok saat diskusi kelas Penarikan Kesimpulan
(alokasi waktu: 5 menit)
• Peneliti bersama – sama dengan siswa menarik kesimpulan tentang apa yang dipelajari hari ini
• Peneliti meminta siswa untuk mengumpulkan pekerjaannya
• Peneliti meminta siswa untuk kembali ke bangkunya masing - masing
• Peneliti memberikan kuis yang pertama untuk para siswa
• Peneliti berkeliling untuk mengawasi siswa agar tidak curang
• Peneliti meminta siswa untuk mengumpulkan hasil kuis mereka
• Peneliti memberikan salam penutup kepada siswa
• Pada pertemuan kedua ini, banyak siswa yang meninggalkan pelajaran. Terhitung ada 8 siswa yang meninggalkan kelas sehingga yang di dalam kelas ada 29 siswa. Alasannya ada yang ke UKS, ada yang sedang menyiapkan karawitan, dan sebagainya.
• Waktu kembali ridak sesuai dengan yang di rencanakan di RPP
• Waktu dalam pertemuan kedua ini berkurang selama 10 menit. Bel ganti pelajaran yang harusnya masuk pukul 08.30 terlambat menjadi 08.40. pada saat masuk kelas juga tidak semua siswa berada di dalam kelas sehingga peneliti kesulitan untuk mengarahkan siswa.
• Akibat terkendalanya waktu tersebut sehingga soal yang dapat dibahas hanya 3 soal saja.
• Diskusi kelas tidak berjalan dengan lancar seperti pada pertemuan pertama. Banyak siswa terlihat pasif pada saat diskusi kelas. Peneliti berusaha membangkitkan keaktifan siswa lewat pertanyaan apakah jawabannya sama, apakah ada pendapat lain, ada yang kurang jelas, ada yang mau bertanya, sehingga dapat menumbuhkan kembali keaktifan siswa
• Saat diskusi kelas ada satu soal yang semua siswa tidak dapat mengerjakan. Peneliti sudah bertanya kepada yang kelompok – kelompok yang anggotanya bertanggung jawab pada soal tersebut namun tidak ada yang dapat mengerjakannya sehingga peneliti harus menerangkan kembali cara mengerjakan kepada mereka dan meminta mereka untuk memperhatikan.
Pada hari Rabu, 31 Oktober 2012 peneliti melakukan penelitian yang ketiga di kelas XI IPS 1 dengan jumlah siswa yang masuk adalah 36 siswa. Di sini peneliti bertindak sebagai guru. Peneliti masih menerapkan metode pembelajaran Number Heads Together untuk pembelajaran di kelas tersebut. Berikut ini adalah tabel rincian kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh peneliti di dalam kelas:
Tabel 4.5
Rincian Kegiatan Pembelajaran pada Pertemuan Ketiga
Pertemuan Tahapan Kegiatan Kegiatan
3
Pembukaan (alokasi waktu: 15 menit)
• Peneliti masuk kelas dan mengucapkan salam kepada siswa
• Peneliti meminta siswa untuk menyiapkan alat tulis dan buku pelajaran matematika
• Peneliti meminta siswa untuk tenang karena pelajaran akan segera dimulai
• Peneliti membahas 3 soal yang kemarin belum dibahas dan kemudian melanjutkan dengan membahas soal kuis yang diberikan peneliti pada pertemuan kedua
• Peneliti memberikan sedikit penjelasan tentang prosedur pembelajaran menggunakan metode Number Heads Together
Pembagian Kelompok
(Numbering)
(alokasi waktu: 5 menit)
• Peneliti meminta siswa untuk bergabung dengan kelompoknya yang lalu
• Peneliti membagikan call card dan nama kelompok kepada masing – masing kelompok
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu siswa diharapkan mampu mendefinisikan permutasi dan menggunakannya dalam pemecahan soal dengan tepat dan benar
Penjelasan Materi (alokasi waktu: 15 menit)
• Peneliti memberikan sedikit penjelasan tentang materi yang akan dipelajari pada pertemuan ini yaitu tentang permutasi
Pembagian Soal
(Questioning)
(alokasi waktu: 5 menit)
• Peneliti membagikan soal (LKS) dan lembar jawaban untuk masing – masing kelompok
Diskusi Kelompok
(Heads Together)
(alokasi waktu: 20 menit)
• Siswa melakukan diskusi dengan kelompoknya masing – masing
• Peneliti berkeliling ke masing – masing kelompok untuk membantu kesulitan yang dihadapi siswa
• Observer melakukan penilaian keaktifan pada masing – masing kelompok
• Peneliti meminta perwakilan siswa dari masing – masing kelompok untuk mengambil undian nomor dan kelompok mana yang akan maju. Kemudian didapat hasil siswa yang maju pada pertemuan ketiga adalah sebagai berikut: 1. Segitiga ( 3 ) membahas soal nomor 3
2. Segienam ( 6 ) membahas soal nomor 6 3. Persegi ( 5 ) membahas soal nomor 5 4. Hati ( 4 ) membahas nomor 4
5. Lingkaran ( 2 ) membahas soal nomor 2 6. Persegi Panjang ( 1 ) membahas soal
nomor 1
7. Persegi ( 2 ) membahas soal nomor 2
Pemanggilan Nomor (alokasi waktu: 25 menit)
• Peneliti memanggil nomor dan kelompok yang maju untuk membahas latihan soal yang dikerjakan dan menerangkan kepada teman – temannya
• Diskusi kelas
• Siswa yang kurang jelas bertanya dengan temannya yang ada di depan
• Saat teman 1 kelompoknya tidak bisa memberikan penjelasan di depan, ada juga yang dibantu oleh teman 1 kelompoknya untuk menjelaskan di depan
• Ada 1 soal yang dibahas oleh 2 kelompok yang berbeda
• Observer melakukan penilaian keaktifan pada masing – masing kelompok saat diskusi kelas
Penarikan Kesimpulan (alokasi waktu: 5 menit)
• Peneliti bersama – sama dengan siswa menarik kesimpulan tentang apa yang dipelajari hari ini
• Peneliti meminta siswa untuk mengumpulkan pekerjaannya
• Peneliti memberikan salam penutup kepada siswa
• Pada pertemuan ketiga ini, siswa antusias mengikuti pembelajaran. Sebagian besar siswa aktif saat diskusi kelompok namun saat diskusi kelas hanya sedikit sekali siswa yang aktif dan yang lain hanya mendengarkan saja.
• Pada pertemuan ketiga ini, waktu antara RPP dengan pelaksanaan berbeda
• Peneliti menggunakan waktu pada apersepsi untuk membahas 3 soal yang belum dibahas dan kemudian juga menggunakan waktu notivasi untuk memberikan penjelasan tentang prosedur pelaksanaan metode NHT
• Ada juga siswa yang masih terlihat malas – malasan saat mengikuti pembelajaran di kelas. Masih ada juga siswa yang hanya mengandalkan temannya yang dianggap pintar dalam kelompoknya tanpa mau berusaha.
• Ada 1 soal yang di bahas oleh 2 kelompok karena banyak siswa yang tidak dapat menegerjakan soal tersebut, sehingga peneliti meminta 2 siswa dengan nomor yang sama dan dari kelompok yang berbeda membahas soal tersebut dan secara garis besar jawaban mereka sama.
Pada hari Sabtu, 3 Nopember 2012 peneliti melakukan penelitian yang keempat di kelas XI IPS 1 dengan jumlah siswa yang masuk adalah 36 siswa. Di sini peneliti bertindak sebagai guru. Peneliti masih menerapkan metode pembelajaran Number Heads Together untuk pembelajaran di kelas tersebut. Berikut ini adalah tabel rincian kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh peneliti di dalam kelas:
Tabel 4.6
Rincian Kegiatan Pembelajaran pada Pertemuan Keempat Pertemuan Tahapan Kegiatan Kegiatan
4
Pembukaan (alokasi waktu: 10 menit)
• Peneliti masuk kelas dan mengucapkan salam kepada siswa
• Peneliti meminta siswa untuk menyiapkan alat tulis dan buku pelajaran matematika
• Peneliti meminta siswa untuk tenang karena pelajaran akan segera dimulai
• Peneliti memberikan contoh soal untuk mengingat materi yang lalu yaitu materi tentang permutasi
• Peneliti memberikan sedikit penjelasan tentang prosedur pembelajaran menggunakan metode Number Heads Together
Pembagian Kelompok
(Numbering)
(alokasi waktu: 5 menit)
• Peneliti meminta siswa untuk bergabung dengan kelompoknya yang lalu
• Peneliti membagikan call card dan nama kelompok kepada masing – masing kelompok
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu siswa diharapkan mampu mendefinisikan permutasi dengan beberapa unsur yang sama dan menggunakannya dalam pemecahan soal dengan tepat dan benar
Penjelasan Materi (alokasi waktu: 20 menit)
• Peneliti menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu siswa diharapkan mampu mendefinisikan permutasi dengan beberap unsur yang sama dan menggunakannya dalam pemecahan soal dengan tepat dan benar
• Peneliti memberikan sedikit penjelasan tentang materi yang akan dipelajari pada pertemuan ini yaitu tentang permutasi dengan beberapa unsur
yang sama Pembagian Soal
(Questioning)
(alokasi waktu: 5 menit)
• Peneliti membagikan soal (LKS) dan lembar jawaban untuk masing – masing kelompok
Diskusi Kelompok
(Heads Together)
(alokasi waktu: 22 menit)
• Siswa melakukan diskusi dengan kelompoknya masing – masing
• Peneliti berkeliling ke masing – masing kelompok untuk membantu kesulitan yang dihadapi siswa
• Observer melakukan penilaian keaktifan pada masing – masing kelompok
• Peneliti meminta perwakilan siswa dari masing – masing kelompok untuk mengambil undian nomor dan kelompok mana yang akan maju. Kemudian didapat hasil siswa yang maju pada pertemuan keempat ini adalah sebagai berikut:
1. Persegi ( 1 ) membahas soal nomor 1 2. Persegi Panjang ( 6 ) membahas soal
nomor 6
3. Lingkaran ( 3 ) membahas soal nomor 3 4. Segienam ( 4 ) membahas nomor 4 5. Segitiga ( 5 ) membahas soal nomor 5 6. Hati ( 2 ) membahas soal nomor 2
Pemanggilan Nomor (alokasi waktu: 27 menit)
• Peneliti memanggil nama kelompok dan nomor yang maju untuk membahas latihan soal yang dikerjakan dan menerangkan kepada teman – temannya
• Diskusi kelas
• Siswa yang kurang jelas bertanya dengan temannya yang ada di depan
• Ada satu soal yaitu soal nomor 3 jawabannya kurang tepat, sehingga pada saat itu teman lain dari kelompok yang berbeda dengan nomor yang sama menyanggah jawaban temannya yang ada di depan.
• Peneliti meminta siswa yang maju mengoreksi jawabannya
• Peneliti meminta siswa dari kelompok yang berbeda dengan nomor yang sama membenarkan jawaban yang ada di depan
• Observer melakukan penilaian keaktifan pada masing – masing kelompok saat diskusi kelas Penarikan Kesimpulan
(alokasi waktu: 1 menit)
• Peneliti meminta siswa untuk mengumpulkan pekerjaannya
permutasi siklis
• Peneliti memberikan salam penutup kepada siswa
• Ketika awal masuk pelajaran, tidak semua siswa berada di dalam kelas, karena mereka baru saja mengikuti pelajaran agama di kelas lain sehingga peneliti menunggu dulu sebelum pelajaran dimulai.
• Peneliti menggunakan waktu apersepsi untuk mengingat materi pada pertemuan sebelumnya
• Siswa agak sulit berkumpul lagi dengan kelompoknya pada pertemuan keempat. Ini membuat waktu sedikit terhambat karena peneliti harus mendatangi siswa agar mau berkumpul dengan kelompoknya
• Ada juga siswa yang masih terlihat malas – malasan saat mengikuti pembelajaran di kelas. Masih ada juga siswa yang hanya mengandalkan temannya yang dianggap pintar dalam kelompoknya tanpa mau berusaha.
• Ketika diskusi kelas, ada jawaban yang kurang tepat yang disanggah oleh kelompok lain. Pada saat itu, peneliti meminta siswa dari kelompok lain dengan nomor yang sama untuk maju ke depan membenarkan jawabannya awalnya mereka tidak mau karena mereka harus menjelaskan kepada temannya di kelas, namun peneliti berusaha membujuk agar ada salah satu kelompok yang mewakili membenarkan jawaban dan kemudian ada salah satu siswa yang kemudian maju ke depan, dan menjelaskannya kepada teman – temannya di kelas.
• Karena waktu yang singkat dan soal yang dibahas banyak, peneliti tidak sempat menarik kesimpulan tentang apa yang dipelajari hari ini
• Pada saat pelajaran usai, ada salah satu siswa yang mendatangi peneliti untuk menanyakan jawaban yang ada di papan, kemudian peneliti menjelaskan dan meminta siswa tersebut untuk mengoreksi jawabannya, dan ternyata siswa tersebut kurang teliti.
Pada hari Rabu, 7 Nopember 2012 peneliti melakukan penelitian yang kelima di kelas XI IPS 1 dengan jumlah siswa yang masuk adalah 37 siswa. Di sini peneliti bertindak sebagai guru. Peneliti masih menerapkan metode pembelajaran Number Heads Together untuk pembelajaran di kelas tersebut. Berikut ini adalah tabel rincian kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh peneliti di dalam kelas:
Tabel 4.7
Rincian Kegiatan Pembelajaran pada Pertemuan Kelima Pertemuan Tahapan Kegiatan Kegiatan
5
Pembukaan (alokasi waktu: 10 menit)
• Peneliti masuk kelas dan mengucapkan salam kepada siswa
• Peneliti meminta siswa untuk menyiapkan alat tulis dan buku pelajaran matematika
• Peneliti meminta siswa untuk tenang karena pelajaran akan segera dimulai
• Peneliti memberikan contoh soal untuk mengingat materi yang lalu yaitu materi tentang permutasi unsur yang sama
• Peneliti memberikan sedikit penjelasan tentang prosedur pembelajaran menggunakan metode Number Heads Together
Pembagian Kelompok
(Numbering)
(alokasi waktu: 5 menit)
• Peneliti meminta siswa untuk bergabung dengan kelompoknya yang lalu
• Peneliti membagikan call card dan nama kelompok kepada masing – masing kelompok
Penjelasan Materi (alokasi waktu: 15 menit)
• Peneliti menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu siswa diharapkan mampu mendefinisikan permutasi siklis dan menggunakannya dalam pemecahan soal dengan tepat dan benar
• Peneliti memberikan sedikit penjelasan tentang materi yang akan dipelajari pada pertemuan ini yaitu tentang permutasi siklis
Pembagian Soal
(Questioning)
(alokasi waktu: 5 menit)
• Peneliti membagikan soal (LKS) dan lembar jawaban untuk masing – masing kelompok
Diskusi Kelompok
(Heads Together)
(alokasi waktu: 29 menit)
• Siswa melakukan diskusi dengan kelompoknya masing – masing
• Peneliti berkeliling ke masing – masing kelompok untuk membantu kesulitan yang dihadapi siswa
• Observer melakukan penilaian keaktifan pada masing – masing kelompok
• Peneliti meminta perwakilan siswa dari masing – masing kelompok untuk mengambil undian nomor dan kelompok mana yang akan maju. Kemudian didapat hasil siswa yang maju pada pertemuan keempat ini adalah sebagai berikut:
1. Segitiga ( 3 ) membahas soal nomor 3 2. Segi enam ( 5 ) membahas soal nomor 5 3. Lingkaran ( 2 ) membahas soal nomor 2
4. Persegi Panjang ( 1 ) membahas nomor 1 5. Persegi ( 4 ) membahas soal nomor 4 6. Lingkaran ( 4 ) membahas soal nomor 4 7. Segitiga ( 6 ) membahas soal nomor 4
Pemanggilan Nomor (alokasi waktu: 25 menit)
• Peneliti memanggil nama kelompok dan nomor yang maju untuk membahas latihan soal yang dikerjakan dan menerangkan kepada teman – temannya
• Diskusi kelas
• Siswa yang kurang jelas bertanya dengan temannya yang ada di depan
• Ada satu soal yaitu soal nomor 4 ada kelompok lain yaitu kelompok lingkaran yang mempunyai jawaban berbeda. Peneliti meminta siswa dari kelompok tersebut untuk maju kemudian mempresentasikan jawabannya
• Peneliti meminta siswa lain untuk memperhatikan penjelasan temannya yang ada di depan
• Siswa dari kelompok segitiga menyanggah jawaban temannya dari kelompok lingkaran
• Peneliti meminta siswa tersebut membenarkan jawaban yang ada di depan
• Observer melakukan penilaian keaktifan pada masing – masing kelompok saat diskusi kelas
Penarikan Kesimpulan (alokasi waktu: 1 menit)
• Peneliti meminta siswa untuk mengumpulkan pekerjaannya
• Peneliti meminta siswa untuk mempelajari kombinasi
• Peneliti memberikan salam penutup kepada siswa
• Peneliti kembali menggunakan waktu apersepsi untuk mengingatkan kepada siswa tentang materi pada pertemuan sebelumnya
• Pada pertemuan kelima ini, keaktifan siswa mengalami penurunan baik itu dalam diskusi kelas maupun dalam diskusi kelompok
• Pada saat sesi diskusi kelompok, waktu yang seharusnya direncanakan adalah 25 menit ditambah menjadi 29 menit.
• Menurut hasil pengamatan ada banyak siswa yang tidak mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas dan mereka asyik ngobrol dengan temannya.
• Banyak juga siswa yang hanya mengandalkan temannya yang dianggap pintar dalam kelompoknya tanpa mau berusaha.
• Karena waktu yang singkat dan soal yang dibahas banyak, peneliti tidak sempat menarik kesimpulan tentang apa yang dipelajari hari ini
Pada hari Sabtu, 14 Nopember 2012 peneliti melakukan penelitian yang keenam di kelas XI IPS 1 dengan jumlah siswa yang masuk adalah 35 siswa. Di sini peneliti bertindak sebagai guru. Peneliti masih menerapkan metode pembelajaran Number Heads Together untuk