• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pelaksanaan Kurikulum Integrasi Madrasah dan Pesantren

Mencetak kader ulama besar yang dapat memimpin umat hidup sesuai syariat Pondok Pesantren Tahfidz Al Qur‘an Bait Qur‘any At Tafkir

B. Paparan Data dan Hasil Penelitian

2. Pelaksanaan Kurikulum Integrasi Madrasah dan Pesantren

Pelaksanaan kurikulum integratif madrasah-pesantren di pesantren Bait Qur‘any ini merupakan pelaksanaan dari perencanaan kurikulum yang telah dilakukan sebelumnya. Tujuan, konten/isi dan organisasi kurikulum yang telah di susun kemudian dilaksanakan dalam bentuk pembelajaran oleh para guru/ustad.

Dari dokumen prencanaan kurikulum kemudian dikembangkan ke dalam program pelaksanaan kurikulum madrasah maupun pesantren. Dari program tersebut dilaksanakan dalam bentuk pembelajaran bidang studi dan kegiatan-kegiatan lainnya. Kemudian menjadi tugas kepala madrasah dan kepala pesantren adalah melakukan pengwasan/supervisi terhadap proses tersebut, apakah sudah sesuai dengan perencanaan demi tercapainya tujuan kurikulum. Untuk itu, pembahasan pelaksanaan kurikulum integratif madrasah-pesantren ini meliputi pertama program pelaksanaan kurikulum dan kedua supervisi pelaksanaan kurikulum.

a. Program Pelaksanaan Kurikulum 1) Kalender Akademik

Kurikulum madrasah yang telah direncanakan dengan matang dan disetujui oleh kepala MTs. Bait Qur‘any kemudian siap diimpelementasikan.

Implementasi atau pelaksanaan kurikulum ini terlaksana dalam bentuk kegiatan intrakurikuler (yang berkaitan dengan KBM bidang studi di kelas) dan kegiatan ekstrakurikuler (kegiatan lain di luar kegiatan intrakurikuler), akan tetapi mengingat keterbatasan kemampuan peneliti, maka dalam penelitian ini dibatasi pada kegiatan intrakurikuler saja. Dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan tersebut, para guru madrasah berpatokan pada beberapa program pelaksanaan kurikulum. Program pelaksanaan kurikulum yang dimaksud di sini adalah kegiatan-kegiatan yang siap untuk dilaksanakan selama satu tahun pelajaran.

MTs Bait Qur‘any telah mempersiapkan beberapa dokumen pelaksanaan kurikulum. Dokumen yang dipersiapkan oleh kepala madrasah beserta waka kurikulum dan stafnya adalah: rencana kerja madrasah, kalender

70

pendidikan, rencana kegiatan akademik, struktur kurikulum, jadwal pelajaran, jadwal guru piket dan jurnal mengajar. Sedangkan para guru diwajibkan menyiapkan dokumen-dokumen perangkat pembelajaran, yaitu: program tahunan (prota), program semester (prosem), silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (rpp). Semua dokumen perangkat pembelajaran tersebut wajib dipersiapkan oleh para guru bidang studi dengan mengembangkannya berdasarkan panduan Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD).

Semua persiapan guru tersebut diagendakan sesuai dengan rencana kegiatan akademik MTs Bait Qur‘any tahun pelajaran 2018/2019 yang sudah ditentukan sebelumnya, adapun dokumenny

a sebagai berikut:

Kalendar Akademik Semester Ganjil 2018/2019

Tanggal Kegiatan Keterangan

2 Juli - Santri lama dan santri baru masuk ponpes

- Pembukaan Dauroh Al Qur‘an

Tim MTs

Libur Idul Adha Seluruh Santri

16 September MAWA II Seluruh Wali Santri +

Wali Kelas

Seluruh Wali Santri + Wali Kelas 17 – 29 Des Libur Semester Ganjil

Kalendar Akademik Semester Genap 2018/2019

Tanggal Kegiatan Keterangan

29 Des 2018 Kembali ke ponpes 30 Des – 11

Januari 2019

Dauroh (ziyadah dan mutqin) Kelas 7, 8, MA

Simaan kelas 9 14 Januari Awal KBM Smtr Genap Ujian sholat

71

Ujian Muhadharah Februari TO KLS 9

TO KLS 12

25-30 Maret Perkiraan UAMBN MA 1, 2 4, 8 April UN MA

11,15,16 April UN MTS

Mei Wisuda Akbar

17-22 Juni UAS Kelas 7 s/d 11 29 Juni Pembagian Rapot 30 Juni-14 Juli Libur Semester Genap

Tabel 4.4 Agenda Kegiatan Semester Ganjil dan Genap Sumber (Kurikulum Bait Qur'any, 2020)

Dari paparan di atas, para guru mata pelajaran harus memprogram pembelajarannya tiap tatap muka dengan panduan rencana akademik tersebut.

Materi pembelajaran harus tuntas disampaikan sebelum Ulangan Tengah Semester (UTS) dan Ulangan Akhir Semester (UAS). Kegiatan yang ditangani langsung oleh bagian kurikulum madrasah adalah yang terkait langsung dengan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) atau written kurikulum.

Kegiatan belajar mengajar di MTs Pondok Pesantren Tahfizh al Qur‘an Bait Qur‘any mengacu pada kalender akademik yang berlaku pada tahun berjalan. Hanya berbeda pada saat Bulan Ramadhan. Saat Ramadhan maka kegiatan santri fokus pada dauroh al Qur‘an dan percepatan hafalan 30 juz.

Selain itu sebagai media bagi santri untuk mengamalkan ilmunya menjadi imam sholat, khususnya bagi santri putra untuk menjadi imam sholat taraweh dan sholat subuh di masjid-masjid dan mushola di sekitar pondok. Selain menjadi imam sholat juga menjadi penceramah (Kultum) setelah taraweh dan juga ba‘da subuh.

2) Jadwal Harian Santri

Pesantren Bait Qur‘any menyusun beberapa jadwal sebagai acuan dalam kegiatan pesantren yang meliputi kegiatan harian, mingguan, bulanan, semesteran, tahunan dan yang bersifat insidentil. Berikut adalah jadwal kegiatan santri yang berlangsung di Pondok Pesantren Tahfizh al Qur‘an Bait Qur‘any.

a) Kegiatan Harian Santri

Waktu Kegiatan

03:00 Bangun Pagi 03.30 Sholat Tahajud 04.50 Sholat Subuh

05.00 - 07.00 Tahfidz, Tafsir, Mustholah Al Hadist, Ulumul Qur'An, Nahwu Wa Shorof

07.00 Makan Pagi

08.00 Tahfidz Pagi

09.00 Sholat Dhuha Dan Training Motivasi 10.00 - 12.00 Pelajaran Sekolah

12.00 Sholat Dhuhur dan Makan Siang 12.30 Idof b. Arab dan B. Inggris 13.00 Tidur Siang

72

Tabel 4.5Kegiatan Harian Santri Senin - Jumat Sumber (Kurikulum Bait Qur'any, 2020)

Berdasarkan tabel di atas, para santri memulai kegiatan dari pukul 03.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB. Pelajaran umum di Madrasahnya di berlangsung dari 10.00 - 12.00 WIB, kegiatan pembelajaran berlangsung 2 jam.

b) Kegiatan Sabtu Ahad

Waktu Kegiatan

03.00 – 04.00 Mandi dan tahajud 04.00 – 05.00 Subuh

05.00 – 07.00 Murojaah dan saling setor minimal 5 juz 07.00 – 08.00 Sarapan

08.00 – 09.00 Ekstrakurikuler (Tilawah pada 09.00 – 10.00 Dhuha

10.00 – 10.30 Istirahat

10.30 – 11.30 Murojaah dan saling setor saling setor minimal 5 juz 11.30 – 12.00 Persiapan Dhuhur, Kobliyah, Dhuhur, Ba‘diyah 12.00 – 13.00 Makan siang dan Mufrodat

14.00 – 15.30 Istirahat tidur siang

15.30 – 16.00 Mandi Sore, Persiapan Asar, Sholat Asar 16.00 – 17.00 Pembinaan Kepribadian

17.00 – 18.00 Makan dan persiapan magrib 18.00 – 19.00 Ekstrakurikuler (Tapak Suci) 19.00 – 19.30 Sholat isya

19.30 – 20.30 Ekstrakurikuler (Tapak Suci) 20.30 – 21.00 Qiyamul Lail

21.00 – 03.00 Istirahat tidur malam

Tabel 4.6 Kegiatan Harian Santri Sabtu - Ahad Sumber (Kurikulum Bait Qur'any, 2020)

Kegiatan santri di Sabtu – Ahad diisi oleh kegiatan ekstrakurikuler yang pada saat ini di MTs Bait Qur‘any baru mempunyai satu ekstrakurikuler yaitu Tapak Suci. Selain itu juga mempunyai jadwal pembinaan kepribadian.

c) Kegiatan Insidentil

Selain jadwal kegiatan di atas, MTs Bait Qur‘any juga mempunyai kegiatan insidentil. Berikut kegiatannya:

15:00 Mandi Dan Sholat Ashar

16:00 Tahfidz, Tafsir, Mustholah Al Hadist, Ulumul Qur'an, Nahwu Wa Shorof

17.30 Makan Malam

18.00 Sholat Magrib

18.30 Tahfidz Hadist, Mustholah Hadist, Ulumul Qur'an, Nahwu, Faroid

19.30 Sholat Isya 20.00 Lanjut Pelajaran 21.00 Tidur Malam

73

No Waktu Kegiatan Insidentil

1. Malam/Siang Menerima kunjungan orang tua/wali 2. Malam/Pagi Mendengarkan pengarahan umum

Tabel 4.7. Kegiatan Insidentil Sumber (Kurikulum Bait Qur'any, 2020)

Dari paparan kegiatan harian santri di atas, dapat dipahami bahwa pembidangan materi pelajaran madrasah yaitu pengetahuan umum disesuaikan dengan tuntutan kurikulum nasional. Kurikulum kelas VII sampai kelas IX menggunakan Kurikulum 2013 dan ditambah dengan materi pengembangan diri dan muatan kurikulum pondok pesantren yang merupakan inovasi kurikulum tersendiri tingkat satuan pendidikan (madrasah). Isi atau konten kurikulum pondok pesantren Bait Qur‘any adalah murni pengembangan dari pesantren sendiri yang dirancang oleh konsultan dengan pendiri pondok pesantren.

Integrasi MTs Bait Qur‘any berdasarkan Robin Forgy (1991) masuk dalam klasifikasi pengintegrasian didalam satu disiplin ilmu ( Within Single Disipline) dengan 3 model kurikulum terintegrasi yaitu fragmanted model, connected model, dan nested model. Klasifikasi Integrasi ini adalah menggabungkan beberapa kompetensi dasar, dan indikator untuk dapat diintegrasikan dalam sebuah tema dan beberapa sub tema dalam satu mata pelajaran, misalnya beberapa materi pembelajaran fikih seperti materi wudlu, shalat, pakaian, jual beli, dan sebagainya disatukan pembelajarannya dalam satu tema ―perjalanan‖.

3) Masa Ta‘aruf dan Adaptasi (MATSADA)

Kegiatan Masa Ta‘aruf dan Adaptasi (MATSADA) pada tahun ajaran 2018/2019 lebih meriah. Kegiatan MATSADA tetap diisi dengan materi-materi yang sudah menjadi standar di Pondok Pesantren Tahfidz Al Qur‘an Bait Qur‘any, yaitu

a) Shalat dan Wudhu: Ust. Ibadurrahman b) Aqidah: Ustzh. Dr. Nurul Hikmah, M.A

c) Sains: Ustzh. Fazriyah dan tim, Puji Astuti, S.Si dan tim UIN Jakarta d) Tata cara pergaulan dalam Islam: Ustzh. Kurniawati, S.Pd

e) Tata Tertib dan Aturan Pondok: Ustzh Nunung Isnaini dan tim

No Tanggal Waktu Kegiatan Keterangan

1 9 Juli 09.00 – 11.30 Pengenalan Sekolah Tatib

Pergaulan dalam Islam

Game mengenal diri sendiri

Tim MTs & B.

Nunung

2 10 Juli 09.00 – 11.30 Aqidah dan Motivasi Menghafal Al Qur‘an

Ust. Ibadurrahman 3 11 Juli 09.00 – 11.30 Sholat dan Wudhu Ustzh. Hanifah, LC 4 12 Juli 09.00 – 11.30 Praktek Sains Tim Sains (Riski,

Haris, Omen, Fazriyah, Baskoro) 5 13 Juli 09.00 – 11.30 Closing dan Speech Tim MTs & Ustzh.

74

Ustzh. Nurul Hikmah Nurul Hikmah Tabel 4.8. Desain MATSADA 2018/2019

Sumber (Kurikulum Bait Qur'any, 2020) 4) Madrasah Walidain (MAWA)

Madrasah Walidain (MAWA) atau parenting adalah sebuah program wajib yang dilaksanakan setiap unit di lembaga pendidikan Yayasan Bait Qur'any. Tujuan kegiatan MAWA ini untuk meningkatkan kualitas peran orang tua terhadap anak yang diselenggarakan satu bulan sekali di setiap unit dan merupakan program wajib bagi seluruh wali murid Bait Qur‘any.

Karakteristik kegiatan MAWA yang dinyatakan oleh ibu Nunung dalam dokumen kurikulum yang dikirimnya sebagai berikut:

a) Diselenggarakan 1 bulan sekali di setiap unit

b) Diselenggarakan 3 bulan sekali di yayasan Bait Qur‘any

c) Pembagian raport bulanan yang melaporkan perkembangan tsaqofah Islam, Sains, bahasa, dan kepribadian siswa oleh wali kelas

d) Penilaian / pemberian sertifikat terbaik dari setiap kelas

e) Penampilan kreativitas santri (pentas santri: tsaqofah Islam, sains, bahasa)

f) Bazar santri : kegiatan pembelajaran enteurpreneur santri dari hasil karya santri (dari santri untuk santri).

g) Pemberian surat cinta kepada orangtua dari siswa/santri h) MAWA dihadiri oleh yayasan atau yang mewakili, dan HOS i) Materi MAWA sebagai berikut:

Materi MAWA Semester Ganjil Materi MAWA Semester Genap Semester pertama dengan pembicara

wajib dari internal BQ dengan materi mencakup:

a) Filosofi Bait Qur‘any b) Kelembagaan BQ

c) Fase perkembangan anak (tamyiz dan baligh)

d) Peran orangtua

e) Mengenal karakteristik anak dan stimulan perkembangan

f) Pola asuh anak dalam Islam

Semester kedua dengan pembicara dapat diambil dari internal BQ dengan materi mencakup:

a) Kesehatan b) Pendidikan Seks c) Pengaruh Teknologi d) Ibu Para Ulama

e) Pembentukan Karakter Ulama Sejak Dini

f) Isu-isu terkini: menjawab masalah – masalah pendidikan dan anak Tabel 4.9 Materi MAWA

Sumber (Kurikulum Bait Qur'any, 2020) j) Kajian Tafsir

Kajian Tafsir adalah sebuah upaya peningkatan kualitas pemahaman tsaqofah Islam bagi wali santri di BQ dan merupakan kajian wajib bagi seluruh wali santri.

Temuan data di atas diperkuat oleh wawancara kepala madrasah Ibu Nunung, berikut wawancaranya

“Keberhasilan itu selain kurikulum yang kuat, metode dan sistem pelajaran yang kuat yaitu penguatan dari sistem orangtua yaitu parenting. Bukan berarti anaknya dipondok peran orangtua tidak

75

ada sumbangsih, lewat dukungan dan doa bisa berhasil. Yang banyak tidak dipahami oleh beberapa orang tua dan sekolah, keberhasilan harus digandeng wali santri. Di BQ ada kesepakatan untuk ikutin peraturan dan tidak bawa hp serta harus ikut MAWA orang tua nya.” (Isnaini, 2020):

Kegiatan untuk wali santri, kajian tafsir/waris setiap hari Senin pagi mulai jam delapan ini bersifat diharuskan dan diisi langsung oleh Ustadz Nurul Habiburrahamanuddin selaku pengasuh pondok pesantren dan ustadzah Nurul Hikmah selaku Direktur Lembaga Pendidikan dan konsultan Pendidikan. Sedangkan materi dihari lainnya diisi oleh guru di klinik Bait Qur‘any, kegiatan ini bersifat tidak wajib artinya bagi wali santri yang ingin belajar dan memiliki waktu, juga bisa diikuti oleh umum dan masyarakat setempat sebagai wasilah dakwah Bait Qur‘any. Berikut jadwal kegiatan:

Hari Jam Kegiatan

Senin 08.00 – 10.00 Kajian waris

Selasa 07.30 – 09.00 Tahsin

Rabu 07.30 – 09.00 Bahasa Arab

Kamis 07.30 – 09.00 Tahsin

Jumat - -

Tabel. 4.10. Jadwal MAWA

Sumber (Kurikulum Bait Qur'any, 2020) 5) Konvergensi MTs Bait Qur‘any dan Keluarga

Kunci keberhasilan pendidikan di MTs Bait Qur‘any menurut Ibu Nurul dan Ibu Nunung terletak dikerjasama orang tua, sekolah, dan santri.

Berikut wawancara ibu Nunung:

“Keberhasilan itu selain kurikulum yang kuat, metode dan sistem pelajaran yang kuat yaitu penguatan dari sistem orangtua yaitu parenting. Bukan berarti anaknya dipondok peran orangtua tidak ada sumbangsih, lewat dukungan dan doa bisa berhasil. Yang banyak tidak dipahami oleh beberapa orang tua dan sekolah, keberhasilan harus digandeng wali santri. Di BQ ada kesepakatan untuk ikutin peraturan dan tidak bawa hp serta harus ikut MAWA orang tua nya.

Bisa dikaitkan dengan pendidikan berkarakter, anak MTs BQ begitu kelas 8 sudah 30 juz misalnya, anak tersebut sudah dimagangkan dengan mengajar tahfiz di TK dan di MI.” (Isnaini, 2020)

Konvergensi yang menurut KBBI mengandung arti keadaan menuju satu titik pertemuan; memusat (KBBI, 2020). Menurut Nurul Himah, konvergensi memiliki makna keterpaduan antara lembaga pendidikan yang terkait dalam pendidikan di Bait Qur‘any (BQ), yaitu BQ sebagai lembaga pendidikan formal dan keluarga. Keterpaduan dua lembaga ini dalam dua hal yaitu keterpaduan dalam proses pembelajaran dan keterpaduan dalam peran kedua lembaga dalam BQ dan keluarga (Hikmah N. , 2015).

76

Keterpaduan proses pembelajaran memiliki makna bahwa proses pembelajaran di MTs Bait Qur‘any ada dua model sama posisinya dalam kebijakan sekolah yaitu:

a) Proses pembelajaran BQ sebagai tanggung jawab guru

Proses pembelajaran melalui desain pembelajaran yang menggunakan pola berikut: kegiatan rutin, kegiatan spontan, kegiatan terpogram.

Kegiatan ini terdiri dari beberapa kegiatan, yaitu kegiatan harian, kegiatan mingguan, kegiatan bulanan, kegiatan semesteran, kegiatan tahunan.

b) Proses pembelajaran di rumah sebagai lanjutan dari proses pembelajaran di sekolah.

Penanggung jawab proses pembelajaran dan pembinaan anak di rumah yaitu keluarga. Perencanaan proses pembelajaran telah disepakati bersama antara keluarga dan kepala sekolah pada awal persekolahan.

Gambar 4.4. Konvergensi MTs Bait Qur‘any dan Keluarga Sumber (Hikmah N. , 2015)

Program konvergensi sekolah dan keluarga sebagai upaya sadar dari pihak sekolah untuk mendesain program kerjasama agar orang tua dapat ikut serta dalam pendidikan MTs. Tujuan konvergensi sekolah dan keluarga di BQ mengembalikan perean keluarga sebagai pendidik pertama dan utama, dan membantu keluarga untuk dapat partisipasi secara aktif dalam pendidikan anak dengan cara menyediakan fasilitas pelatihan, persekolahan rutin bagi keluarga, dan beberapa program penghubung dua lembaga tersebut. Gambar 5.1 Konvergensi MTS Bait Qur‘any dan keluarga di atas menunjukan hubungan antara kedua lembaga.

Program konvergensi ini merupakan pergeseran dari paradigm kelembagaan pendidikan tradisional ke paradigm baru yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat telah menjadi satu kesatuan dengan mengedepankan semangat ―kekitaan‖ bukan ―keakuan‖ untuk bersama-sama membangun pendidikan anak-anak bangsa.

6) Program Penguatan Bahasa (Dauroh Laghoh)

TK Kerjasama sekolah

dan keluarga

Proses Pembelajaran di rumah:

- Materi

- Startegi dan metode Proses Pembelajaran di

sekolah:

- Materi

- Startegi dan metode

Anak

77

Program penguatan bahasa diberikan kepada santri yang naik kelas 9 dan santri yang naik kelas 12. Program ini dilaksanakan dengan kerjasama dengan lembaga bahasa di Pare Kediri. Santri dikirim ke Pare Kediri untuk mengikuti program bahasa selama 1 (satu) bulan dan didampingi oleh pembina dari pondok, sehingga program pesantren tetap berjalan diantara program bahasa yang sedang diikuti.

Selain mengintegrasikan antara kurikulum Madrasah Tsanawiyah-pesantren, lembaga Bait Qurany juga menekankan interaksi yang kuat dengan pendidikan yang selaras antara orang tua dengan pesantren, orangtua murid juga penting dibekali ilmu agar faham dengan cita-cita maupun visi misi pesantren. Peran orangtua sangat berpengaruh terhadap keberhasilan anak dalam pendidikan dan karakter anak sesuai dengan syariat. Itulah pentingnya kerjasama antara pesantren dan orangtua saling mendukung untuk tercapainya target dari tujuan pesantren tersebut.

7) Capaian Santri

a) Tasmi‘ Setoran Terakhir

Capaian santri pada Tasmi‘ Setoran akhir sampai dengan Januari 2019 sudah ada 33 santri yang sudah menyelesaikan 30 juz hafalannya. Ke-33 santri tersebut 14 santri putra dan 19 santri putri.

b) Penerbitan Buku

Capaian santri pada penerbitan buku karya sendiri tahun ajaran 2018/2019 ditargetkan 2 kali yaitu saat UTS dan UAS yang dapat dicapai dengan judul ―Sampai Akhir Hayat Bersamamu‖.

c) Capaian Nilai UN

MTs telah melulusakan 2 angkatan dengan baik dan lulus 100%. Santri mendapatkan ijazah nasional melalui sekolah SMP Madinatul Ilmi dan juga mendapatkan ijazah pesantren. Capaian UN para santri per tahunnya sebagai berikut:

Tahun Pelajaran 2015/2016

Nilai B.Indonesia B.Inggris MTK IPA Jumlah

Klasifikasi A A A A

Rata-rata 78,55 83,35 76,25 80,60 318,75

Terendah 58 76 68 75 276

Tertinggi 96 91 86 88 361

Std. Deviasi 10,00 5,91 3,51 3,57 22,99

Tahun Pelajaran 2016/2017

Nilai B.Indonesia B.Inggris MTK IPA Jumlah

Klasifikasi A A A A

Rata-rata 68,8 46,3 40,5 45,95 201,54

Terendah 52 30 27,5 20 157,5

Tertinggi 84 72 57,5 72,5 253,8

Std. Deviasi 8,01 11,65 7,50 13,61 29,09

Tahun Pelajaran 2017/2018

Nilai B.Indonesia B.Inggris MTK IPA Jumlah

Klasifikasi A A A A

78

Rata-rata 71,73 58,53 46,83 48,67 226

Terendah 0 78 70 65 293

Tertinggi 60 44 22,5 35 162

Std. Deviasi 14,14 24,04 33,6 21,21 93

Tahun Pelajaran 2018/2019

Nilai B.Indonesia B.Inggris MTK IPA Jumlah

Klasifikasi A A A A

Rata-rata 72,9 54,8 38,4 50,3 216,4

Terendah 88 84 60 77,5 309,5

Tertinggi 54 30 30 30 144,0

Std. Deviasi 9,6 14,5 9,5 12,3 45,8

Tabel 4.11 Capaian Nilai Ujian Nasioanal Sumber (Kurikulum Bait Qur'any, 2020)

Capaian nilai UN para santri sangat memuaskan dilihat dari data-data di atas. Pengambilan keputusan integrasi dengan kurikulum SMP membantu kemampuan para santri belajar maksimal. Jika integrasi dilakukan dengan kurikulum madrasah kemenag maka akan terjadi tumpang tindih mapel. Seperti yang dinyatakan dalam wawancara dengan Ibu Nunung yaitu:

“Di awal proses dibukanya MTs dan MA untuk perizinan ke Kemenag namun tidak bisa karena harus dilemburkan ke dalam MTs Kemenag tapi kalau dileburkan maka administrasi akan MTs semua. MTs di sekitar pada saat itu tidak menerima Bait Qur’any, kemudian diarahkan oleh Kemenag ke MTs di daerah Pondok Ranji lewat rel kereta dan jauh sekali. Setelah proses panjang tersebut, akhirnya Bait Qur’any memutuskan kerjasama dengan SMP Madinatul ilmi di bawah Kemendikbud yang jaraknya lebih dekat dan setiap hari sekolah mulai jam 10 – 12 belajar pelajaran umum. Kerjasama dengan SMP Madinatul Ilmi tidak membuat kurikulum tumpang tindih. Jika dengan MTs Kemenag akan tumpang tindih dengan ponpes…” (Isnaini, 2020)

Di dalam wawancara di atas maka ponpes Bait Qurany melakukan integrasi kurikulum Pondok Pesantren dengan Kemendikbud dengan pelajaran umum diajarkan setiap hari sekolah di jam 10 -12 siang.

8) Capaian Tahfidz

Capaian tahfidz para santri beragam jumlah juz disetiap level kelas.

Capaian ini disesuaikan dengan kemampuan para santri dan standar minimum dari kurikulum Pondok Pesantren Al Quran Bait Qur‘any.

Capaian tahfidz MTs Bait Qur‘any tahun 2018/2019 sebagai berikut:

No Nama Hafalan yang dimiliki Naik kelas VIII

1 Zidan Ramadhan ½ Juz 16 Juz

2 Khairul Effendy 4 Juz 23 Juz

3 Alifya Nazwa 1 Juz 13 Juz

79

4 M. Rafi Arif 5 Juz 12 ½ Juz

5 Anggi Husaini 5 ½ Juz 14 Juz

6 M. Rauhan Anwar 2 Juz 16 Juz

7 Haviatul Nurul Aeni 1 Juz 15 Juz

8 Khaira Azzahra 15 Juz 30 Juz

9 Jauzatul Amirah 1 Juz 13 Juz

10 Nasyia Daniya Rabbani 1.5 Juz 17 Juz

11 M. Abil 2 Juz 19 Juz

12 Ersa 1,5 Juz 20 Juz

13 Fatih 2 Juz 15 Juz

14 Syaiful Zaman 1,5 Juz 16 Juz

15 Syifa 8 Juz 29 Juz

16 Ahmad Azizi ½ Juz 15 Juz

17 Dwi Ayu ½ Juz 15 Juz

Tabel 4.12. Capaian Tahfidz Kelas VII 2018/2019 Sumber (Kurikulum Bait Qur'any, 2020)

Ketika kelas VIII para santri yang hafalan juz nya sudah 30 akan magang mengajar khususnya untuk tahfiz di Taman Kanak-kanak dan Madrasah Ibtidaiyah Bait Qur‘any. Kegiatan magang ini sebagai program untuk melatih karakter dan keterampilan santri. Berdasarkan tabel capaian hafalan kelas VII yang naik ke kelas VIII ada satu santri yang hafalannya sudah 30 juz yaitu Khaira Azzahra.

Pencapaian tahfidz untuk siswa kelas VIII yang naik ke kelas IX juga beragam. Keberagaman capaian karena potensi dan gaya belajar santri. Jadi bagi yang berbakat akan diasah dipondok pesantren, di jam sekolah pencapaian sesuai standar minimun kelas. Berikut capaian tahfidz kelas VIII yang akan naik kelas IX tahun ajaran 2018/2019.

No Nama Awal Masuk Naik ke VIII Naik ke IX

1 Alma Zahra Tanjung 0 Juz 7 Juz 16 Juz

2 Efa Eka Rahmawati ½ Juz 6 Juz 20 Juz

3 Diki Maulana 6 Juz 13 Juz 28 Juz

4 Dinnar Mahesa Putri 14 Juz 30 Juz 30 Juz

5 Dzawata Afnan 17 Juz 30 Juz 30 Juz

6 Faiz Atthallah ½ Juz 9 ½ Juz 30 Juz

7 Fikri Sandi ½ Juz 7 Juz 26 Juz

8 Gita Ainun 1 Juz 9 Juz 22 Juz

9 Indah Lani Nur 7 Juz 26 Juz 30 Juz

10 Ikhwan 16 Juz 18 Juz 30 Juz

11 Khoirunissa N 1 Juz 10 Juz 24 Juz

12 Luna Shofi 1 Juz 10 Juz 25 ½ Juz

13 M. Hisyam 6 Juz 13 Juz 30 Juz

14 Mustofa Kemal 1 Juz 9 Juz 20 Juz

15 Raden Risqi 16 Juz 18 Juz 30 Juz

16 Raissa Hanafiah 1 Juz 9 Juz 29 Juz

17 Siti Izzati 1 Juz 9 Juz 20 Juz

18 Shada Putri A ½ Juz 7 Juz 18 ½ Juz

19 Yuda Kiopo 1 Juz 5 Juz 7 Juz

20 Rizki Azka 0 Juz 10 Juz 30 Juz

21 Yesaya Ananda 5 Juz 12 Juz 20 Juz

80

Tabel 4.13. Capaian Tahfidz Kelas VIII 2018/2019 Sumber (Kurikulum Bait Qur'any, 2020)

Pencapaian Tahfizd kelas VIII tahun ajaran 2018/2019 banyak yang mencapai 30 juz. Ini merupakan indikasi sistem, metode dan pendekatan pembelajaran efektif dan juga tentunya potensi para santri sebagai penghafal juga banyak. Berikut adalah tabel pencapain tahfidz untuk santri kelas IX yang lulus pendidikannya di MTs Bait Qur‘any:

No Nama Awal Masuk Naik ke VIII Naik keIX

1 Alifia Nur Fatira 1 Juz 6 Juz 15 Juz

2 Aulia Nur Rahmah 1 Juz 6 Juz 15 Juz

3 Dara Mulia 1 Juz 6 Juz 11 Juz

4 Dinurrizki Fajrullah 1 Juz 6 ½ Juz 18 ½ Juz

5 Galang Rafli Yus 18 Juz 18vJuz 30 Juz

6 Jeni Febrima Putri 1 Juz 6 Juz 15 Juz

7 Malihah Alisya 20 Juz 25 Juz 30 Juz

8 Maulana M. Hifdzi 6 Juz 18 Juz 30 Juz

9 Mirsa Ardiyanti 1 Juz 6 Juz 15 Juz

10 M. Hafizh Zikraa 6 Juz 7 Juz 15 Juz

11 Nadia Sah Putri 2 Juz 8 Juz 13 Juz

12 Roghib Arkan 1 Juz 6 ½ Juz 18 Juz

13 Salsa Silva Zahra 1 Juz 6 Juz 15 Juz

14 Sayyid Sholeh 1 Juz 6 Juz 18 ½ Juz

15 Tsamara 1 Juz 6 ½ Juz 13 Juz

16 Zikra Hafida 1 Juz 5 Juz 14 Juz

17 Ammar Arsyad - Juz 3 Juz 9 ½ Juz

Tabel 4.14. Capaian Tahfidz Kelas IX 2018/2019 Sumber (Kurikulum Bait Qur'any, 2020) 9) Ijazah Kelulusan Para Santri

Integrasi kurikulum madrash dan pesantren di MTs Bait Qur‘any menggunakan ujian dari lembaga formal dan pondok pesantren. Ujian akhir bagi santri di MTs Pondok Pesantren Tahfizh al Qur‘an Bait Qur‘any meliputi:

a) Ujian Pondok dan Ujian Nasional.

Materi ujian pondok terdiri dari :

(1) Simaan Capaian Hafalan minimal 5 juz al Qur‘an

Simaan Al Qur‘an merupakan salah satu yang dijadikan penilaian

Simaan Al Qur‘an merupakan salah satu yang dijadikan penilaian