• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pelayanan Parkir Dilihat Dari Kebutuhan Pengunjung Pasar

commit to user

METODE PENELITIAN

4.2 Kebutuhan Parkir Pengunjung Pasar .1Profil Pengunjung Pasar

4.2.3 Pelayanan Parkir Dilihat Dari Kebutuhan Pengunjung Pasar

Berdasarkan hasil tinjauan pustaka serta diperkuat dengan peninjauan langsung di lapangan (dokumentasi) dan kriteria-kriteria yang menjadi instrumen wawancara pada formulir wawancara, maka diperoleh tanggapan dari para responden yaitu pengunjung pasar tentang kondisi dan situasi lokasi parkir yang tersedia dan mereka gunakan saat itu. Kesimpulan dari tanggapan responden tentang fasilitas parkir dilihat dari tingkat pelayanannya adalah sebagai berikut:

1. Kualitas Lokasi Fasilitas Parkir

Dari hasil wawancara dan pengamatan di lapangan, banyak pengunjung yang datang ke Pasar Gede, Klewer dan Legi lebih banyak memilih memarkirkan kendaraan yang mereka bawa saat itu di dekat pintu-pintu masuk pasar dan kios-kios yang akan mereka tuju. Menurut mereka jika mereka parkir di dekat pasar akses yang mereka tempuh cepat dan mudah, selain itu mereka dapat mengawasi kendaraan yang mereka bawa, bukan hanya itu saja jika mereka parkir dekat dengan pasar, mereka akan lebih mudah memasukan belanjaan yang dibeli ke kendaraan yang mereka bawa karena jaraknya tidak terlalu jauh. Dengan tingginya keinginan para pengunjung pasar untuk memarkirkan kendaraan mereka di area terdekat dengan pasar tetapi kenyataannya di lapangan area parkir yang digunakan terletak di pinggir jalan dan pada saat jam-jam puncak pengunjung, parkir ini akan meluas masuk sampai ke badan jalan dan hal ini sangat menganggu kenyamanan pengguna jalan yang lain.

Memang kenyataan di lapangan banyak responden yang memilih memarkirkan kendaraan yang mereka bawa saat itu di dekat pasar, tetapi ada beberapa responden yang harus memarkirkan kendaraan mereka jauh dari pasar atau jaraknya lebih dari 60 meter dari dinding terluar pasar, hal ini dikarenakan rata-rata pengunjung ini ingin memarkirkan kendaraan mereka didekat pasar tapi apa daya area parkir yang terdekat dengan pasar dan masuk dalam area ideal yaitu <60 m sudah penuh atau tidak dapat lagi menampung kendaraan yang masuk, hal ini lah yang menyebabkab kebutuhan ruang parkir pengunjung tidak dapat terpenuhi. Berikut tabel yang menunjukan tanggapan para pengunjung pasar tentang kualitas lokasi fasilitas parkir yang ada saat ini:

commit to user

54 Tabel 4.6

Data Pendapat Pengunjung Pasar Terhadap Lokasi Parkir Saat Ini

Value

Tidak Baik Kurang Baik Cukup Baik Baik Jumlah Jawaban

Kebutuhan Jenis Kendaraan 0 54 148 183 385 Jumlah Kendaraan 7 47 61 270 385 Waktu Parkir 186 89 60 50 385 Jumlah Pendapat 193 190 269 503 1155 Persentase 17% 16% 23% 44% 100%

Sumber: hasil olah data, 2012

Gambar 4.5

Grafik Pendapat Pengunjung Pasar Terhadap Kualitas Lokasi Parkir Pasar Tradisional Sumber: hasil olah data, 2012

2. Kualitas Keamanan di Fasilitas Parkir

Dari segi keamanan menurut pendapat para responden yang datang ke Pasar Gede, Klewer dan Legi mereka jarang sekali mengalami yang namanya tindak pencurian kendaraan, karena petugas parkir yang ada benar-benar menjaga keamanan kendaraan para pengguna pasar dan daerah sekitarnya. Tindak pencurian memang jarang terjadi tetapi tingkat kerusakan kendaraan yang dialami oleh responden cukup tinggi, hal ini karena penataan parkir yang belum sempurna dan sempitnya lahan parkir yang ada saat, jadi banyak kendaraan yang di parkirkan mepet tidak sesuai dengan petak parkir menurut standar yang ada. Berikut tabel data tanggapan para pengunjung pasar tentang keamanan di area parkir:

Tabel 4.7

Data Pendapat Pengunjung Pasar Terhadap Keamanan Parkir Saat Ini

Value Tidak

Baik

Kurang Baik

Cukup

Baik Baik Jumlah Jawaban

Kebutuhan Jenis Kendaraan 0 10 125 250 385 Jumlah Kendaraan 0 27 216 142 385 Waktu Parkir 5 280 100 0 385 Jumlah Pendapat 5 317 441 392 1155 Persentase 0% 27% 38% 34% 100%

Sumber: hasil olah data, 2012 17%

16%

23% 44%

Grafik Pendapat Pengunjung Pasar Terhadap Lokasi Parkir

Tidak Baik Kurang Baik Cukup Baik Baik

commit to user

55 Gambar 4.6

Grafik Pendapat Pengunjung Pasar Terhadap Kualitas Keamanan Parkir Pasar Tradisional Sumber: hasil olah data, 2012

3. Kualitas Keandalan Fasilitas Parkir

Untuk data hasil mengenai keandalan kami membaginya dalam dua kelompok yaitu tentang alih fungsi fasilitas parkir dan penataan kendaraan di dalam fasilitas parkir di pasar tradisional. Berikut hasil pendapat para pengunjung pasar tentang hal apa yang dirasakan dan dilihat tentang perubahan fungsi fasilitas parkir dan penataan kendaraan parker di pasar tradisional saat ini:

Tabel 4.8

Data Pendapat Pengunjung Pasar Terhadap Keandalan Parkir Saat Ini

Value Tidak

Baik

Kurang

Baik Cukup Baik Baik

Jumlah Jawaban Kebutuhan Jenis Kendaraan 54 148 183 0 385 Jumlah Kendaraan 67 73 147 98 385 Waktu Parkir 0 164 145 76 385 Jumlah Pendapat 121 385 475 174 1155 Persentase 10% 33% 41% 15% 100%

Sumber: hasil olah data, 2012 0%

28%

38% 34%

Grafik Pendapat Pengunjung Pasar Terhadap Keamanan Parkir

Tidak Baik Kurang Baik Cukup Baik Baik

commit to user

56 Gambar 4.7

Grafik Pendapat Pengunjung Pasar Terhadap Keandalan Fasilitas Parkir Saat Ini Sumber: hasil olah data, 2012

Dari tabel dan grafik tanggapan para responden tentang kualitas keandalan fasilitas parkir maka dapat disimpulkan para pengunjung yang datang ke pasar tradisional merasa sangat terganggu dengan adanya perubahan fungsi fasilitas parkir atau area parkir menjadi tempat jualan para pedagang oprokan, hal ini mengakibatkan hak para pengunjung pasar yang membawa kendaraan dan ingin memarkirkan kendaraan meraka di area parkir terdekat dengan pasar menjadi tidak terlakasana, karena tempat parkir terdekat sudah penuh dengan kendaraan pengunjung yang datang duluan dan kapasitasnya pun tidak dapat menampung lagi kendaraan yang masuk serta juga dipengaruhi oleh adanya pedagang oprokan yang tidak memiliki tempat jualan di dalam pasar sehingga memilih menggelar dagangannya di area parkir. Berikut ini kami sajikan gambar-gambar yang menunjukan perubahan fungsi lahan parkir dan penataan yang tidak sempurna di Pasar Gede, Pasar Klewer dan Pasar Legi:

11%

33%

41% 15%

Grafik Pendapat Pengunjung Pasar Terhadap Keandalan Parkir

Tidak Baik Kurang Baik Cukup Baik Baik

commit to user

5

commit to user

5

commit to user

5

commit to user

52 4. Kualitas Kenyamanan Fasilitas Parkir

Sempitnya lahan parkir serta penataan kendaraan yang tidak sempurna sedangkan kebutuhan ruang parkir kendaraan semakin meningkat, mengakibatkan kendaraan yang dibawa oleh para pengguna pasar sulit untuk melakukan manuver kendaraan, hal ini sangat di eluhkan oleh para pengguna parkir apalagi pada saat jam-jam ramainya pengunjung, mereka sangat susah untuk mengeluarkan kendaraan yang mereka bawa dari area parkir yang mereka gunakan saat itu. Penyebab dari susahnya para pengguna parkir pasar mengelurkan kendaaraan yang mereka bawa dari area parkir tersebut karena petak parkir yang ada saat ini ukuran petak parkirnya belum sesuai dengan standar serta tugas para petugas parkir belum maksimal dalam penataan kendaraan yang parkir. Berikut tabel yang menunjukan pendapat para responden tentang kualitas kenyamanan area parker saat ini:

Tabel 4.9

Data Pendapat Pengunjung Pasar Terhadap Kenyamanan Parkir Saat Ini

Value Tidak

Baik

Kurang Baik

Cukup

Baik Baik Jumlah Jawaban

Kebutuhan Jenis Kendaraan 80 106 157 42 385 Jumlah Kendaraan 0 99 231 55 385 Waktu Parkir 0 98 233 54 385 Jumlah Kolom 80 303 621 151 1155 Persentase 7% 26% 54% 13% 100%

Sumber: hasil olah data, 2012

Berikut grafik yang menggambarkan pendapat para pengunjung tentang kenyamanan dalam melakukan manuver atau mengeluar masukkan kendaraan di dan ke area parkir maupun petak parkir yang ada dan tersedia di pasar tradisional saat ini:

Gambar 4.8

Grafik Pendapat Pengunjung Pasar Tradisional Terhadap Kemudahan dalam Melakukan Manuver Kendaraan

Sumber: hasil olah data, 2012 7%

26%

54% 13%

Grafik Pendapat Pengunjung Pasar Terhadap Kenyaman Parkir

Tidak Baik Kurang Baik Cukup Baik Baik

commit to user

53 5. Fasilitas Penunjang yang terdapat di Area Parkir Saat Ini

Ketiga lokasi pasar tradisional ini dapat mewakili keadaan fasilitas penunjang parkir di seluruh pasar tradisional di Kota Surakarta. Fasilitas penunjang untuk para penyandang cacat dan para pejalan kaki yang datang ke pasar tidak tersedia, ada pun fungsinya berubah menjadi lahan parkir dadakan oleh pedagang oprokan yang tidak memiliki kios di dalam pasar. hal ini juga dieluhkan oleh beberapa responden terutama oleh para pengguna parkir pasar yang harus memarkirkan kendaraan jauh dari pasar, karena area parkir di sekitar pasar sangat penuh. Jika pada siang hari cuaca sangat panas dan pada bulan-bulan tertentu juga hujan sering turun tetapi fasilitas seperti pelindung/ terpal juga tidak tersedia, hal ini juga di eluhkan pembeli dan pedagang yang datang ke pasar gede, klewer dan legi. Berikut table yang menunjukan kualitas fasilitas penunjang parker menurut pendapat para responden:

Tabel 4.10

Data Pendapat Pengunjung Pasar Terhadap Fasilitas Penunjang Parkir Saat Ini

Value Tidak Baik Kurang Baik Cukup Baik Baik Jumlah Jawaban Kebutuhan Jenis Kendaraan 193 178 14 0 385 Jumlah Kendaraan 191 181 13 0 385 Waktu Parkir 190 182 13 0 385 Jumlah Pendapat 574 541 40 0 1155 Persentase 50% 47% 3% 0% 100%

Sumber: hasil olah data, 2012

Gambar 4.9

Grafik Pendapat Pengunjung Pasar Tradisional Terhadap Kualitas Fasilitas Penunjang Parkir di Pasar Tradisional

Sumber: hasil olah data, 2012 50%

47%

3% 0%

Grafik Pendapat Pengunjung Pasar Terhadap Fasilitas Penunjang Parkir

Tidak Baik Kurang Baik Cukup Baik Baik

commit to user

54 Berikut gambar-gambar yang ada di lapangan terkait dengan fasilitas penunjang suatu area parkir di pasar tradisional:

Gambar 4.10

Kondisi Fasilitas Pedestrian dan Peneduh di Area Parkir Pasar Tradisional Sumber: hasil observasi lapangan, 2012

Dari hasil perolehan data terhadap faktor-faktor pembentuk efektivitas pelayanan parkir di pasar tradisional berdasarkan kebutuhan para pengunjung pasar sebagai responden dalam penelitian ini dapat diketahui bagaimanakah system pelayanan parkir yang sudah dirasakan oleh para pengunjung selama ini. Tetapi penelitian ini tidak semata-mata berhenti sampai disini, karena penelitian ini bukan meneliti sebatas persepsi pengunjung pasar saja tetapi penentuan efektivitas ini haruslah berdasarkan teori-teori tentang efektivitas pelayanan parkir yang kemudian juga dibandingkan dengan kebutuhan para pengunjung pasar. Berikut ini table penilaian efektivitas pelayanan parkir di pasar tradisional dimana penilaiaannya membandingkana antara teori dan standar yang ada dengan kebutuhan para pengunjung pasar akan pelayanan parkir saat ini:

Meskipun terdapat pedestrian tetapi fungsinya bukan untuk pejalan kaki, tetapi digunakan sebagai

tempat parker dan jualan pedagang oprokan

Belum terdapat atap peneduh di area parkir di Pasar Gede, Klewer dan Legi

u

st

a

ka

a

n

.u

n

s.

a

c.

id

d

ig

ilib

.u

n

s.

a

c.

id

c

o

m

m

it

t

o

u

ser

52 Keterangan singkatan: JN (Jenis Kendaraan), JM (Jumlah Kendaraan), W (Waktu Parkir), L (Lokasi Parkir), KA (Keamanan),

KN (Keandalan), KY (Kenyamanan), FP (Fasilitas Pnunjang)

Skor Efektivitas Pelayanan Parkir di Pasar Tradisional Saat Ini:

Tingkat Efektivitas Pelayanan Parkir dilihat Dari Kebutuhan Pengunjung Pasar

Kebutuhan Pelayanan + Kebutuhan Pengunjung Total

Jawaban

Value L+JN L+JM L+W KA+JN KA+JM KA+W KN+JN KN+JM KN+W KY+JN KY+JM KY+W FP+JN FP+JM FP+W

Tidak Efektif 0 7 186 0 0 5 54 67 0 80 0 0 193 191 190 973

Kurang Efektif 54 47 89 10 27 280 148 73 164 106 99 98 178 181 182 1736

Cukup Efektif 148 61 60 125 216 100 183 147 145 157 231 233 14 13 13 1846

Efektif 183 270 50 250 142 0 0 98 76 42 55 54 0 0 0 1220

Total Responden 385 385 385 385 385 385 385 385 385 385 385 385 385 385 385 5775

commit to user

53 Dari hasil perhitungan terhadap pendapat responden tentang kualitas pelayanan parkir saat ini di pasar tradisional maka diperoleh skor efektivitas pelayanan parkir saat ini adalah 990,8, dan jika dilihat dalam tabel tingkatan efektivitas pelayanan parkir menurut kebutuhan pengunjung pasar berada pada tingkatan ketiga yaitu cukup efektif.

Dari hasil pengolahan data berupa pembobotan terhadap efektivitas penyediaan dan pelayanan parkir berdasarkan kebutuhan pengunjung pasar maka diperoleh skor untuk penyediaan adalah 33% dan pelayanan adalah 990,8. Tetapi disini peneliaan keduanya belum setara karena untuk pelayanan belum dalam persenan (%), maka dari itu untuk mengetahui tingkat efektivitas parkir di pasar tradisional maka pelayanan parkirnya terlebih dahulu harus dipersenkan. Berikut perhitungan persentase pelayanan parkir berdasarkan kebutuhan pengunjung pasar:

Dari perhitungan diatas maka diperoleh nilai pelayanan parkir 64 persen dan tetap pada tingkatan efektivitas ketiga. Dengan nilai yang sudah setara saat ini maka efektivitas parkir di pasar tradisional saat ini memperoleh nilai:

Setelah dilakukan perhitungan maka efektivitas parkir berdasarkan kebutuhan para pengunjung pasar tradisional saat ini berada pada tingkatan kedua (2), karena memperoleh skor 48,65 % dan dapat dikatakan penyediaan dan pelayanan yang telah ada saat ini kurang efektif. 4.3 Efektivitas Parkir di Pasar Tradisional

Penilaian efektivitas parkir di pasar tradisional pada penelitian ini dilakukan berdasarkan pada hasil pengamatan peneliti dan hasil persepsi dari pengunjung pasar tradisional. Hasil persepsi pengunjung pasar diperoleh dari kuesioner dan telah dilakukan pembobotan/ perhitungan skor. Dari hasil pengamatan dan penilaian di lapangan dan hasil perhitungan terhadap persepsi pengunjung pasar, selanjutnya dilakukan perbandingan terhadap keduanya dan akan diketahui seberapa efektifkah parkir di Pasar Gede, Klewer dan Legi saat ini. Secara lebih rinci analisis yang dilakukan dapat dilihat dibawah ini:

Tabel 4.12

Analisis Efektivitas Parkir di Pasar Tradisional Surakarta

Variabel Hasil Pengamatan Persepsi Pengunjung Hasil Perbandingan Penyediaan

Parkir

Alokasi fasilitas parkir kurang dan mengakibatkan seluruh kebutuhan pengunjung pasar tidak dapat Kurang Efektif Skor penilaian: 33,3% Tolok ukur kurang efektif: 26%-50%

Secara keseluruhan penyediaan parkir di pasar tradisional masih kurang efektif, kareana belum mampu untuk

commit to user

54 Variabel Hasil Pengamatan Persepsi Pengunjung Hasil Perbandingan

tertampung Belum tersedianya petak khusus parkir untuk kendaraan roda 2

Pada saat jam puncak parkir, kendaraan pengunjung masuk ke badan jalan dan menganggu sirkulasi lalu lintas

menampung seluruh kendaraan

pengunjung pasar baik itu di jam-jam biasa maupun di jam-jam puncak parkir hal ini disebabkan karena tidak ada lahan lagi di dalam area pasar maupun sekitarnya untuk penambahan fasilitas parkir yang lebih baik lagi. Pelayanan

Parkir

Terjadi alih fungsi fasilitas parkir menjadi pasar kedua Masih banyak ditemukan pengunjung yang parkir jauh dari pasar, karena tidak dapat tempat parkir Pengunjung sulit dalam melakukan manuver kendaraan Ruang efektif parkir tidak sesuai standar akibatnya banyak kendaraan yang tergores

Tidak adanya fasilitas peneduh dan

pedestrian berubah fungsi jadi tempat parkir kendaraan roda 2

Cukup Efektif

Skor Penilaian: 64%

Tolok Ukur cukup efektif: 51%-75%

Kondisi atau tingkat pelayanan parkir saat ini bisa dikatakan belum atau tidak efektif. hal ini

dikarenakan dari lima indikator pelayanan hanya ada satu yang sudah masuk dalam katagori efektif, tetapi untuk keempat lainnya masih jauh dari efektif. Kondisi ini disebabkan karena belum terkolalaya dengan baik fasilitas parkir yang ada, dan belum ada rencana penambahan dan perbaikan tempat parkir di pasar tradisional

Sumber: hasil analisis peneliti, 2012

Dari analisis di atas, dapat diketahui bahwa parkir yang ada di pasar tradisional saat ini belum atau tidak efektif baik itu dari segi penyediaannya maupun pelayanan yang diberikan, meskipun ada bebrapa indikator yang sudah masuk dalam katagori atau bernilai baik tetapi karena sebagian besar indikator menunjukan hasil penilaian yang kurang efektif atau baik hal ini mengakibatkan beberapa indikator yang baik tidak berguna dan tidak dapat menutupi kekurangan yang ada.

BAB 5