• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan

1. Gambaran Sarana dan Prasarana Perpustakaan di SMA Negeri 11 Bone Sarana dan Prasarana merupakan salah satu penunjang dalam keberlangsungan kegiatan perpustakaan. Dengan adanya sarana perpustakaan maka pemustaka akan memanfaatkannya untuk mencapai tujuannya tersebut. Sarana yang harus disedikan di dalam perpustakaan dapat berupa koleksi atau terbitan-terbitan (koran, majalah, dan sebagainya). Sedangkan prasarana perpustakaan merupakan

75

dasar penunjang utama terselenggaranya perpustakaan yang meliputi lahan dan bangunan atau ruang perpustakaan.

Koleksi perpustakaan dapat menjadi penunjang peserta didik dalam menemukan berbagai informasi yang dibutuhkan selama berada di sekolah atau luar sekolah seperti menyelesaikan tugas, membantu kegiatan sekolah, dan sebagainya. Adapun kriteria sarana yang harus dipenuhi berdasarkan SNP yang telah ditetapkan adalah sebagai berikut: 1) Rak buku (15 unit); 2) Rak majalah (1 unit); 3) Rak surat Kabar (1 unit); 4) Meja baca (15 unit); 5) Kursi baca (30 unit);

6) Kursi kerja (3 unit); 7) Meja kerja (3 unit); 8) Lemari katalog (1 unit); 9) Lemari (2 unit); 10) Papan pengumuman (1 unit); 11) Meja sirkulasi (1 unit); 12) Majalah dinding (1 unit); 13) Rak buku referensi (2 unit); 14) Perangkat komputer dan mejanya untuk keperluan administrasi (1 unit h); 15) Perangkat komputer, meja dan fasilitas akses internet untuk keperluan pemustaka (2 unit); 16) Perangkat komputer, meja dan fasilitas katalog publik online untuk keperluan pemustaka(1 unit); TV (1buah); 17) Pemutar VCD/DVD (1 unit); 18) Tempat sampah; (3 buah).

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sarana dan prasarana perpustakaan di SMAN 11 Bone masih berada pada kategori sedang. Sehingga dapat diartikan bahwa sarana dan prasarana perpustakaan di SMAN 11 Bone masih kurang dan belum maksimal. Gambaran belum maksimalnya sarana dan prasarana perpustakaan dapat dilihat dari gedung perpustakaan yang belum sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan (SNP). Sarana yang ada dalam gedung perpustakaan tersebut juga belum maksimal, seperti belum tersedianya loker (tempat penitipan barang), belum tersedianya komputer yang dapat digunakan pengunjung untuk mengakses internet/E-book, dan buku koleksi juga belum disediakan secara maksimal. Oleh karena itu untuk meningkatkan sarana dan

76

prasarana perpustakaan diperlukan adanya pengadaan dan perbaikan secara bertahap sehingga dapat sarana dan prasarana perpustakaan dapat maksimal/lengkap sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan (SNP).

2. Gambaran minat kunjungan siswa di perpustakaan SMA Negeri 11 Bone Minat kunjungan sisa di perpustakaan merupakan keinginan yang kuat untuk datang dan memanfaatkan faslitas atau koleksi yang disediakan perpustakaan. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan siswa betah berkunjung ke perpustakaan adalah: a. Rasa nyaman, artinya ruangan perpustakaan dalam keadaan bersih dan sejuk b. Keadaan lingkungan fisik yang memadai, artinya ketersediaan koleksi bahan pustaka yang up to date, menarik, berkualitas, dan beraneka ragam c.

Keadaan lingkungan sosial yang kondusif, artinya pustakawan berperilaku ramah, tersedianya tempat untuk membaca, tersedianya tempat untuk melakukan kegiatan belajar mengajar atau tempat untuk berdiskusi. d. Layanan terakses secara online, artinya perpustakaan menyediakan akses internet gratis, menyediakan komputer yang terintegrasi dengan internet.

Namun, pada kenyataanya tidak semua perpustakaan mampu memenuhi beberapa hal tersebut agar pemustaka betah untuk berlama-lama di perpustakaan sehingga menyebabkan minat pemustaka untuk berkunjung ke perpustakaan ikut berkurang. Rendahnya minat kunjung ternyata juga dipengaruhi oleh rendahnya minat baca siswa, karena minat baca yang rendah, siswa juga enggan untuk datang berkunjung ke perpustakaan, tanpa adanya minat baca yang cukup kuat dalam diri siswa, siswa jadi kurang mengenal dan kurang paham dengan manfaat yang dapat diperoleh dari perpustakaan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minat kujungan siswa di perpustakaan SMAN 11 Bone masih berada pada kategori sedang, yang menyebabkan siswa memiliki keinginan untuk berkunjung di perpustakaan yaitu

77

karena mereka membutuhkan sesuatu di perpustakaan, merasa tertarik dengan koleksi perpustakaan, dan siswa di layani dengan baik di perpustakaan. Akan tetapi masih ada sebagian siswa yang kurang minat untuk berkunjung hal itu disebabkan karena adanya siswa yang kurang paham dengan manfaat yang dapat diperoleh dari perpustakaan. Oleh karena itu untuk meningkatkan minat kunjungan siswa di perpustakaan pihak perpustakaan harus melakukan berbagai upaya seperti pendekatan dengan siswa, memberikan promosi, melayani keinginan dan kebutuhan siswa akan informasi. Apabila hal tersebut dapat dilakukan dengan baik maka minat siswa untuk berkunjung ke perpustakaan akan meningkat.

3. Pengaruh sarana dan prasarana perpustakaan terhadap minat kunjungan siswa di Perpustakaan SMA Negeri 11 Bone

Hasil pengujian tentang pengaruh sarana dan prasarna perpustakaan terhadap minat kunjungan siswa sebagaimana yang telah diuraikan sebelumnya, membuktikan bahwa sarana dan prasarana perpustakaan berpengaruh terhadap minat kunjungan siswa di SMA Negeri 11 Bone. Ini menandakan bahwa sarana dan prasarana perpustakaan harus selalu di tingkatkan agar dapat memenuhi kebutuhan para siswa ketika berkunjung ke perpustakaan. Hal tersebut sesuai dengan respon para siswa yang menjadi sampel dalam penelitian ini yang menyatakan bahwa salah satu hal yang menyebabkan mereka kurang minat berkunjung ke perpustakaan tersebut karena ketersedian sarana dan prasarana yang masih belum maksimal.

Hasil penelitian ini sesuai dengan pendapat yang dikemukakan oleh Dahlan bahwa salah satu yang dapat mempengaruhi siswa berkunjung ke perpustakaan adalah sarana dan prasarana yang baik dan memadai membuat siswa merasa kebutuhannya terdukung oleh sarana dan prasarana perpustakaan yang disediakan

78 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan penelitian yang telah dikemukakan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

a. Berdasarkan hasil analisis deskriptif sarana dan prasarana perpustakaan di SMA Negeri 11 Bone, dengan 249 peserta didik sebagai responden, 8 atau 3% responden menilai sarana dan prasarana perpustakaan berada pada kategori rendah, 176 atau 71% responden menilai sarana dan prasarana perpustakaan berada pada kategori sedang, dan 65 atau 26% responden menilai sarana dan prasarana perpustakaan berada pada kategori tinggi.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sarana dan prasarana perpustakaan di SMA Negeri 11 Bone berada pada kategori sedang dengan persentasi 71%. Hal ini menandakan bahwa perlu adanya peningkatan sarana dan prasarana yang ada diperpustakaan tersebut agar siswa merasa kebutuhannya dapat terpenuhi secara maksimal ketika berkunjung.

Semakin meningkatnya sarana dan prasarana di perpustakaan tersebut maka minat siswa untuk berkunjung juga akan semakin tinggi.

b. Berdasarkan hasil analisis deskriptif minat kunjungan siswa di perpustakaan SMA Negeri 11 Bone, dengan 249 peserta didik sebagai responden, 35 atau 14% responden berada pada kategori rendah, 185 atau 74% responden berada pada kategori sedang, dan 29 atau 12% responden berada pada kategori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa minat kunjungan siswa di perpustakaan SMA Negeri 11 Bone berada pada kategori sedang dengan persentasi 74%. Hal ini menandakan bahwa perlunya meningkatkan inovasi perpustakaan, dan perbaikan tata ruang karena dengan banyaknya inovasi perpustakaan yang dilakukan dan tata

79

ruang yang baik mampu menarik motivasi siswa untuk selalu berkunjung ke perpustakaan.

c. Berdasarkan hasil analisis inferensial diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima dan diperoleh nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel (thitung > ttabel = 8,096 > 1,969), sehingga pengujian hipotesis diperoleh Haditerima dan H0 ditolak, oleh karena itu terdapat pengaruh yang signifikan, Selain itu, diperoleh nilai R Square sebesar 0,210 yang berarti sebesar 21% minat kunjungan siswa di perpustakaan di pengaruhi oleh sarana dan prasarana perpustakaan, adapun sisanya sebesar 79% dijelaskan oleh faktor-faktor lain di luar dari variabel dalam penelitian ini. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara sarana dan prasarana perpustakaan terhadap minat kunjungan siswa di SMA Negeri 11 Bone, artinya, semakin meningkat sarana dan prasarana perpustakaan maka minat siswa untuk berkunjung juga akan semakin tinggi.

B. Implikasi Penelitian

Sehubungan dengan kesimpulan penelitian yang telah dikemukakan di atas, maka diajukan beberapa saran sebagai berikut:

1. Perpustakaan SMA Negeri 11 Bone diharapkan memperbaiki atau meningkatkan sarana dan prasarana yang masih kurang, agar kebutuhan siswa di perpustakaan merasa tercukupi, dengan meningkatnya sarana dan prasarana perpustakaan menurut penelitian ini akan berdampak pada peningkatan minat siswa untuk berkunjung.

2. Bagi Pustakawan, diharapkan untuk membuat inovasi baru, baik itu berupa perbaikan interior ruangan, penambahan koleksi yang lebih menarik, dan juga

80

dari segi pelayanan yang cepat dan tepat supaya siswa tertarik untuk mengunjungi perpustakaan SMA Negeri 11 Bone.

3. Bagi Pemustaka, diharapkan merawat dan menggunakan sarana dan prasarana perpustakaan yang ada dengan baik, dan diharapkan juga memberikan masukan kepada pihak perpustakaan ketika ada kendala yang dihadapi mengenai masalah yang terkait dengan perpustakaan SMA Negeri 11 Bone.

84

DAFTAR PUSTAKA

Ahyar, Hardani, Universitas Sebelas Maret, Helmina Andriani, Dhika Juliana Sukmana, Universitas Gadjah Mada, M.Si. Hardani, S.Pd., Grad. Cert.

Biotech Nur Hikmatul Auliya, et al. Buku Metode Penelitian Kualitatif &

Kuantitatif. Yogyakarta: CV. Pustaka Ilmu Group, 2020.

Ananda, Rusydi, dan Oda Kinanta Banurea. Manajemen Sarana Dan Prasarana Pendidikan. Medan: CV. Widya Puspita, 2017.

Andriani Dian . “Pengaruh Fasilitas Perpustakaan Terhadap Minat Baca Siswa Di SMK Negeri 4 Makassar". Skripsi. Makassar: Fak. Ilmu SosialUniversitas Negeri Makassar, 2018.

Asnita, Armiati, dan Efni Cerya. “Analisis Pemeliharaan Sarana Dan Prasarana Sekolah Di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Padang.” EcoGen 1, no. 19 (2018).

Astuti, Sri. “Persepsi Pemustaka Terhadap Sarana Dan Prasarana Di Badan Perpustakaan Dan Arsip Daerah (Bpad) Provinsi Sulawesi Selatan.”. Skripsi.

Makassar: Fak. Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar, 2016.

Aswar Saifuddin, Penyusunan skala psikologi Cet. II. Yogyakarta; Pustaka Pelajar, 2015.

Bala, Rahmad, dan Rahmad Nasir. Mengelolah Perpustakaan Sekolah. Tulung:

Penerbit Lekeisha, 2020.

Bramasta, Dhi, dan Dedy Irawan. “Persebaran Sarana Dan Prasarana Perpustakaan Sekolah Dasar Berbasis Sistem Informasi Geografis.”

Khazanah Pendidikan XI, no. 1 (2017).

Budiastuti, Dyah, dan Agustinus Bandur. Validitas Dan Reabilitas Penelitian.

Binus. Jakarta: Mitra Wacana Media, 2018.

Dewi Laksmi dan Asep Dudi Suhardini, “Peran Perpustakaan dan Tenaga Perpustakaan Sekolah/Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Sekolah/Madrasah,” EduLib 1, no. 2 (2015).

Fahmin Nursyahrani, “Pengelolaan Sarana Dan Prasarana Perpustakaan Di Smp N 30 Muaro Jambi”. Skripsi. Jambi: Fak. Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi, (2021).

Fatmawati, Evi “Pengaruh Persepsi Siswa tentang Kualitas Layanan Sarana dan Prasarana Perpustakaan terhadap Kepuasan Siswa Ma Matholi’ul Huda Bugel Jepara”, Skripsi. Semarang: Fak. Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, 2019.

Goal, Unggu Pasaga Lumban “Ketersediaan Sarana Dan Prasarana Perpustakaan Universitas Methodist Indonesia”, Skripsi. Medan: Fak. Ilmu budaya Univeristas Sumatera Utara, 2017.

Gunawan, Imam, dan Djumdjum Noor Benty. Manajemen Pendidikan. Malang:

Alfabeta Bandung, 2017.

82

Hidayah, Arnil. “Pengaruh Pengelolaan Perpustakaan Terhadap Minat Kunjung Siswa di Perpustakaan Madrasah Aliyah Pesantren Manailil Ulum Guppi Samata ". Skripsi. Makassar: Fak. Adab dan Humaniora Univeristas Islam Negeri Alauddin Makassar, 2016.

Hidayati, Ummul. “Pemenuhan Standar Nasional Perpustakaan Di Madrasah Aliyah,” EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan 12, no. 1 (2014).

Iztihana, Affa, dan Mecca Arfa. “Peran Pustakawan MTs N 1 Jepara Dalam Upaya Mengembangkan Minat Kunjungan Siswa Pada Perpustakaan.”

Jurnal Imu Perpustakaan 9, no. 1 (2020).

Juangtara, Ferdy, dan Syunu Trihantoyo. “Implementasi Manajemen Perpustakaan

‘Widya Amerta’ Dalam Meningkatkan Minat Kunjungan Siswa Di SMP Negeri 1 Lamongan.” Jurnal Inspirasi Manajemen Pendidikan 08, no. 04 (2020).

Kadir, Statistika Terapan Cet, I (Jakarta: Rajawali Pers, 2015), Jakarta: Rajawali Pers, 2015.

Kartika, Sinta. “Pengaruh Kualitas Sarana Dan Prasarana Terhadap Minat Belajar Siswa DalamKartika, Sinta. ‘Pengaruh Kualitas Sarana Dan Prasarana Terhadap Minat Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam.” Jurnal Penelitian Pendidikan Islam 7, no. 1 (2019).

Kiyan, Alkayis A’zamul. Al-Qur’an Terjemah. Jakarta: SAMAD, 2015.

Mu’ah. “Strategy Improving Students ’ Visit To Library Through Convenience , Facilities And Collections And Interest To Read ( Case Study : Public Library and Archives of Lamongan District ).” International Journal of Society Development and Engagement 1, no. 1 (2017).

Mustika, Putri, dan Rahmah Elva. “Pengaruh Sarana Prasarana Perpustakaan Terhadap Minat Kunjungang Siswa SMP N 1 Batang Anai.” Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan 4, no. 1 (2015).

Nasrullah. “Pengembangan Sarana Dan Prasarana Perpustakaan Nasional Sebagai Destinasi Pariwisata Di Indonesia.” Media Pustakawan 24, no. 4 (2017).

Novita, Mona. “Sarana Dan Prasarana Yang Baik Menjadi Bagian Ujung Tombak Keberhasilan Lembaga Pendidikan Islam,” Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yasni Muara Bungo,” Jurnal Nur El-Islam 04, no. 2 (2017).

Nugroho, Anang Amiruddin, dan udik Budi Wibowo. “The Influence of School Infrastructure on Student Learning Activeness: A Research Study.” Advances in Social Science, Education and Humanities Research 397, no. 1 (2020).

Perpustakaan Nasional RI. Undang-Undang RI Nomor 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan. Jakarta: Tamita Utama, 2007.

Purwaningsih, Cahyani Dewi. “Pengaruh Fasilitas Perpustakaan Dan Pelayanan Perpustakaan Terhadap Minat Membaca Siswa Kelas Xi Di Perpustakaan Smk Negeri 1 Kendal". Skripsi. Semarang: Fak. Ekonomi Universitas Negeri Semarang, 2015.

83

Reza, M Roken. “Manajemen Perpustakaan Sekolah.” Jurnal Iqra’ 11, no. 01 (2017).

Siyoto, Sandu, dan Sodik. Ali. Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Literasi Media Publishing, 2015.

Sudaryono. Metodologi Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, Dan Mix Method.

Depok: Rajawali Pers, 2017.

Sugiarti, Ika, dkk. “Pengaruh Kualitas Layanan Dan Sarana Prasarana Perpustakaan Terhadap Kepuasan Mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi Angkatan 2013 Di STKIP PGRI Tulungagung,” Jurnal Pendidikan Ekonomi 2, no. 2 (2017).

Sugiyono. Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta, 2016.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2016.

Widana, I Wayandan Putu Lia Muliani, Uji Persyaratan Analisis. Lumajang: Klik Media, 2020.

Widhi, Agung Kurniawan, dan Zarah Puspitaningtyas. Metode Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: Pandiva Buku, 2016.

Widya, Bayu Hastoro, dan Sri Rumani. “Pengaruh Ketersediaan Koleksi Buku Fiksi Terhadap Minat Kunjung Siswa Di Perpustakaan SMK Muhammadiyah Gamping Yogyakarta.” Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi XII, no. 1 (2016).

95

DOKUMENTASI

Tampak depan SMA Negeri 11 Bone

Gedung Perpustakaan SMA Negeri 11 Bone

96

Tampak dalam gedung Perpustakaan

Kepala Perpustakaan

97

Pembagian dan Pengisian Angket Penelitian

98

Buku Laporan Pengadaan Perpustakaan

99

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Astina, lahir di Desa Polewali, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Povinsi Sulawesi Selatan, Indonesia, pada tanggal 22 November 2000. Anak kedua dari 3 bersaudara, hasil buah hati pasangan Ayahanda Safaruddin dan Ibunda Rislawati. Peneliti memulai pendidikan pada tahun 2005 di TK Mamminasae Desa Polewali, kemudian melanjutkan Sekolah Dasar pada tahun 2006 di SD Inp 12/79 Polewali dan selesai pada tahun 2012. Pada tahun yang sama peneliti melanjutkan pendidikan di MTs Negeri 1 Libureng dan selesai pada tahun 2015. Kemudian pada tahun yang sama peneliti melanjutkan pendidikan tingkat SMA/MA di SMA Negeri 11 Bone dan selesai pada tahun 2018.

Pada tahun 2018 peneliti melanjutkan pendidikan di tingkat Strata Satu (S1) di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Fakultas Tarbiyah dan Kegurun pada Program Studi Manajemen Pendidikan Islam dan In Syaa Allah akan menyelesaikan studi tersebut pada tahun 2022.

Dokumen terkait