BAB II LANDASAN TEORI
A. Kajian Pustaka
6. Pembelajaran IPA
IPA membahas tentang gejala-gejala alam yang disusun secara sistematis yang didasarkan pada hasil percobaan dan pengamatan yang dilakukan oleh manusia. Menurut Nash (dalam Samatowa, 2011: 3) IPA adalah suatu cara atau metode untuk mengamati alam. Sedangkan, menurut Samatowa (2011: 3) IPA terjemahan dari natural science, yang artinya Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). IPA merupakan ilmu yang mempelajari peristiwa-peristiwa yang terjadi di alam ini. IPA adalah pengetahuan yang rasional dan objektif tentang alam semesta dengan segala isinya (Darmojo dalam Samtowa, 2011: 2).
Berdasarkan pendapat beberapa ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa IPA adalah suatu pengetahuan yang mempelajari tentang peristiwa tentang alam dengan segala isinya.
b. Materi Gaya
1) Pengertian Gaya
Gaya merupakan dorongan atau tarikan yang dapat memengaruhi keadaan suatu benda. Gaya tidak dapat dilihat, tetapi pengaruhnya dapat dirasakan. Alat yang digunakan untuk mengukur besar kecilnya gaya adalah dinamometer (Yousnelly, 2011: 101).
Faktor-faktor yang memengaruhi gerak benda, antara lain gravitasi bumi, dorongan, dan tarikan (Yousnelly, 2011: 104). Suatu benda dapat bergerak karena mendapatkan gaya.
2) Pengaruh Gaya terhadap Benda
Pengaruh gaya terhadap benda, antara lain sebagai berikut (Irene&Khristiyono, 2016: 46-47):
a) Gaya mengubah bentuk benda,
Gaya dapat memengaruhi bentuk benda. Benda yang dapat diubah bentuknya umumnya merupakan benda padat. Contohnya plastisin yang membentuk suatu bentuk ketika diubah bentuknya sesuai keinginan. Mobil yang menabrak tiang akan penyok. Mobil tersebut mengalami perubahan bentuk karena adanya gaya pada mobil tersebut mengenai tiang. Kayu besar dibelah dengan kapak menjadi kayu-kayu kecil karena adanya gaya. Pegas akan berubah bentuk jika dikenai gaya, baik gaya tarik maupun gaya dorong.
b) Gaya memengaruhi benda diam,
Benda yang semula diam dapat bergerak karena diberikan gaya.
Contohnya meja akan berpindah tempat ketika didorong dan gerobak akan bergerak ketika ditarik sapi. Meja atau kursi dapat berpindah tempat jika kita dorong atau tarik. Timba yang ditarik dengan sebuah
katrol yang bergerak. Jadi tanpa gaya tidak akan ada gerakan. Saat bola ditendang berarti bola dikenai gaya, akibatnya bola bergerak. Gaya yang mengenai bola adalah gaya otot yaitu otot kaki.
Sumber: Gambar Gaya Dapat Menyebabkan Benda Bergerak Menjadi Diam-gaya foto (gaya-foto.blogspot.com)
Gambar 2. 1 Contoh Pengaruh Gaya c) Gaya memengaruhi benda bergerak,
Gaya dapat mengakibatkan benda yang bergerak menjadi diam, bergerak lebih cepat, atau berubah arah. Gerakan benda ada yang berputar, bergeser, dan mengelinding. Contohnya bola yang ditendang oleh seseorang akan menggelinding. Gerakan bola di tanah datar berbeda dengan di tanah miring. Seorang anak menarik mobil-mobilan dari kayu, ketika ditarik ke timur, mobil-mobilan bergerak ke timur, ketika ditarik ke barat, mobil-mobilan akan bergerak ke barat. Mobil-mobilan bergerak karena gaya tarik anak tersebut.
3) Jenis-Jenis Gaya
Jenis gaya yang dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari yaitu gaya otot, gaya listrik, gaya gravitasi, gaya magnet, dan gaya gesek (Irene&Khristiyono, 2016: 49-54).
a) Gaya otot
Gaya otot adalah gaya yang dihasilkan oleh otot manusia atau hewan. Kita memanfaatkan gaya otot dalam kehidupan sehari-hari, misalnya untuk bermain, menulis, berjalan, dan membawa barang.
b) Gaya listrik
Gaya listrik adalah gaya yang ditimbulkan oleh benda bermuatan listrik. Benda netral mempunyai dua muatan, yaitu muatan positif (proton) dan muatan negatif (elektron) yang sama jumlahnya. Benda yang bermuatan listrik sejenis berdekatan akan tolak menolak. Sebaliknya, benda bermuatan listrik tidak sejenis akan tarik menarik. Tarik menarik antara muatan penggaris plastik dan potongan kertas ini merupakan salah satu bentuk gaya listrik.
Secara garis besar gaya listrik dibedakan menjadi dua, yaitu listrik statis dan listrik dinamis. Listrik statis adalah listrik yang diam untuk sementara pada suatu benda. Fenomena listrik statis sering kita saksikan dalam kehidupan sehari-hari. Ketika menyetrika kain wol, begitu selesai disetrika maka kain wol tersebut menarik rambut-rambut di badan kita saat kain tersebut didekatkan ke tubuh. Atau coba anda lakukan dengan menggunakan balon, gosokkan ke rambut anda kemudian tempelkanlah pada dinding. Balon akan menempel pada dinding. Dalam skala yang besar fenomena listrik statis sering kita lihat pada timbulnya petir akibat loncatan muatan listrik statis.
Listrik dinamis adalah listrik yang dapat bergerak atau mengalir dalam rangkaian listrik. Salah satu contoh listrik dinamis adalah pada baterai. Baterai mempunyai kutub positif dan kutub negatif. Kutub positif (+) adalah ujung baterai dengan tonjolan kecil. Sementara, kutub negatif (-) adalah ujung baterai yang rata (biasanya mengilap).
Manfaat gaya listrik dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai penerang, mendinginkan ruangan, memanaskan setrika, memompa air, dan menyalakan televisi.
c) Gaya gravitasi
Gaya gravitasi merupakan gaya tarik yang dialami suatu benda terhadapa pusat bumi. Akibat gaya gravitasi bumi, semua benda yang jatuh ke bumi akan tertarik ke arah pusat bumi. Besar pengaruh gaya gravitasi bumi terhadap benda tergantung pada jarak benda dari pusat bumi. Semakin jauh letak suatu benda dari pusat bumi, pengaruh gaya gravitasi bumi akan semakin kecil. Sebaliknya, semakin dekat letak suatu benda dengan pusat bumi, pengaruh gaya gravitasinya semakin besar.
Manfaat gaya gravitasi bumi, antara lain sebagai berikut:
i. Benda-benda yang ada di bumi tidak terlempar ke luar angkasa.
ii. Manusia dapat berjalan di atas permukaan tanah.
iii. Air laut menjadi tidak tumpah dan tetap pada tempatnya di bagian terdalam permukaan bumi.
iv. Gas-gas yang ada di atmosfer bumi tertahan, sehingga manusia terlindungi dari meteor dan radiasi sinar matahari secara langsung.
v. Kegiatan terjun payung.
d) Gaya magnet
Gaya magnet adalah gaya yang ditimbulkan oleh tarikan atau dorongan dari benda magnet. Magnet memiliki dua kutub yaitu kutub utara dan selatan magnet. Bagian magnet yang memiliki gaya paling besar adalah di ujung-ujung magnet. Benda-benda yang dapat ditarik magnet disebut benda magnetis. Contoh benda magnetis adalah jarum, peniti, penjepit kertas, pines, gunting. Ada juga benda-benda yang tidak dapat tertarik magnet disebut benda nonmagnetis. Contoh
benda nonmagnetis benda yang terbuat dari kayu, plastik, rotan, bambu yang tidak dapat ditarik oleh magnet. Bagian kutub magnet memiliki kekuatan magnet paling kuat, sedangkan bagian tengah memiliki kekuatan gaya magnet paling lemah.
Gaya magnet dimanfaatkan dalam berbagai bidang. Penerapan gaya magnet misalnya kompas untuk menunjukkan arah. Magnet juga berguna untuk memindahkan barang atau benda-benda berat yang terbuat dari besi. Gaya magnet dalam bidang transportasi juga dimanfaatkan untuk menggerakkan kereta maglev. Contoh lainnya kita dapat menemukannya di pintu lemari es, kotak pensil.
e) Gaya gesek
Gaya gesek merupakan gaya yang ditimbulkan akibat permukaan dua benda yang saling bersentuhan. Gaya gesek menghambat gerak benda. Semakin kasar permukaan benda, gaya geseknya semakin besar. Gerakan benda semakin terhambat jika gaya geseknya besar. Pada permukaan yang licin, gaya gesek yang dihasilkan kecil sehingga benda lebih mudah bergerak. Manfaat gaya gesek dalam kehidupan sehari-hari, antara lain sebagai berikut:
i. Ketika berjalan, kita tidak tergelincir karena adanya gaya gesek.
Sepatu yang kita gunakan bergesekan dengan lantai. Alas sepatu yang dibuat beralur menghasilkan gaya gesek yang kebih besar sehingga kita tidak mudah jatuh.
ii. Gaya gesek dimanfaatkan saat mengerem sepeda. Kampas rem akan memberikan gaya gesek pada pelek roda sehingga menghambat perputaran roda.
iii. Permukaan ban dibuat beralur untuk memperbesar gesekan ban dengan jalan. Hal ini bertujuan mencegah tergelincir.