• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengadaan Logistik

Dalam dokumen LOGISTIK PEMILU TAHUN 2019 (Halaman 67-86)

HASIL DAN PEMBAHASAN

B. Dukungan Perlengkapan Lainnya

2. Pengadaan Logistik

Tahap Pengadaan merupakan proses penyediaan barang yang diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 dan ketentuan turunannya (Peraturan Kepala LKPP dan Peraturan LKPP). Pengadaan logistik difokuskan pada proses pengadaan logistik antara lain meliputi penyusunan dokumen pengadaan, daftar kuantitas dan harga, spesifikasi teknis pekerjaan, penggunaan metode pemilihan penyedia logistik yang

tepat, dan kualifikasi teknis pekerjaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta klarifikasi (administasi, harga dan teknis) terhadap calobn penyedia, disamping proses pengawasan selama produksi logistik Pemilu dan pemenuhan kekurangannya, sehingga logistik tersedia tepat jenis, tepat jumlah, tepat mutu, tepat sasaran, efisien dan efektif.

Dalam rangka pelaksanaan pemungutan suara dan rekapitulasi penghitungan perolehan suara, di dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2018 tentang Norma, Standar, Kebutuhan dan Prosedur Pengadaan dan Pendistribusi Perlengkapan Penyelenggaraan Pemilihan Umum pasal 27 ayat (2) disebutkan bahwa Sekretariat Jenderal KPU melaksanakan pengadaan beberapa jenis logistik sebagai berikut:

a. Surat suara;

b. Kotak Suara c. Tinta;

d. Segel;

e. Bilik Pemungutan Suara f. Alat bantu tunanetra;

g. Daftar calon tetap dan daftar Pasangan Calon; dan h. Formulir yang terdiri atas:

1) model C berhologram, C1 berhologram, dan C1 plano berhologram;

2) model DAA dan DAA Plano; dan 3) model DA, DA1, dan DA1 Plano.

Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2018 Pasal 27 ayat (3) mengamanatkan kepada Sekretariat KPU Provinsi/KIP Aceh untuk melaksanakan pengadaan:

a. sampul kertas; dan

b. formulir yang digunakan untuk pemungutan dan penghitungan suara Pemilu selain yang diadakan oleh Sekretariat Jenderal KPU .

Sementara Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2018 Pasal 27 ayat (4) mengamanatkan kepada Sekretariat KPU/KIP Kabupaten/Kota untuk melaksanakan pengadaan Dukungan Perlengkapan Lainnya berupa alat perlengkapan TPS.

Dalam rangka pengadaan logistik Pemilu Tahun 2019, KPU RI telah menetapkan jadwal waktu pengadaan logistik Pemilu 2019, yaitu pada 17 April 2018 sampai dengan 16 April 2019. Sehubungan dengan hal tersebut, untuk ketersediaan logistik Pemilu Dalam Negeri Tahun 2019 secara tepat waktu, maka berdasarkan waktu penetapan DPC dan DCT Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, KPU RI telah menetapkan jadwal pengadaan logistik untuk penyelenggaraan pemungutan dan penghitungan suara serta rekapitulasi penghitungan perolehan suara di dalam negeri diadakan dalam 2 periode sebagai berikut:

a. Sebelum Penetapan DPC dan DCT, meliputi: Kotak Suara, Tinta, Segel, Bilik Pemungutan Suara, Alat Kelengkapan TPS, Sampul, dan Hologram; dan

b. Setelah Penetapan DPC dan DCT, meliputi: Surat Suara, Formulir, Alat Bantu Tunanetra, DPC, dan DCT.

Hal tersebut dilakukan agar beban kerja pengadaan tidak terkonsentrasi pada tahun anggaran 2019. Kebijakan yang diambil adalah logistik yang tidak terkait nama calon diadakan pada tahun anggaran 2018.

Selanjutnya, untuk memenuhi kecukupan kebutuhan perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu Serenak Tahun 2019, KPU RI telah menghitung kebutuhan logistik Pemilu Serentak Tahun 2019 sebagaimana disajikan pada Tabel 6 dalam rangka proses pengadaan logistik Pemilu Dalam Negeri Tahun 2019 yang pengadaannya dilakukan pada Tahun Anggaran 2018 dan Tahun Anggaran 2019.

Tabel 6. Kebutuhan Logistik Pemilu Dalam Negeri Tahun 2019

No Jenis Logistik Jumlah

(1) (2) (3)

A TA 2018

1. Kotak Suara 4.060.079 buah

2. Bilik Pemungutan Suara 2.115.899 buah

3. Segel 83.488.532 keping

4. Tinta 1.610.148 Botol

B TA 2019

5. Surat Suara 971.809.564 lembar

a. Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 196.704.806 lembar

b. Pemilu Anggota DPR 196.750.806 lembar

c. Pemilu Anggota DPD 194.619.973 lembar

d. Pemilu Anggota DPRD Provinsi 194.857.983 lembar e. Pemilu Anggota DPRD Kab/Kota 188.875.996 lembar

Lanjutan

Tabel 6. Kebutuhan Logistik Pemilu Dalam Negeri Tahun 2019

No Jenis Logistik Jumlah

(1) (2) (3)

6. Formulir Penghitungan Suara Berhologram 71.439.815 set

a. C dan C1 berhologram 22.435.029 set

b. C1 Plano berhologram 48.914.786 set

7. Alat Bantu Tunanetra 1.619.000 lembar

8. Daftar Pasangan Calon 1.619.000 lembar

9. Daftar Calon Tetap 2.399.490 lembar

10. Kotak Suara 74.576 buah

11. Segel 13.204.047 keping

12. Tinta 8.429 botol

13. Bilik Pemungutan Suara 165.877 buah

14. Sampul Kertas 10.913.624 buah

a. Sampul Surat Suara 5.456.812 buah

b. Sampul Surat Suara Sah 5.456.812 buah

Data pada Tabel 6 memberikan gambaran bahwa beberapa jenis logistik Pemilu Dalam Negeri Tahun 2019 yang sudah diadakan pada tahun anggaran 2018, dilakukan pengadaan lagi pada tahun anggaran 2019, yakni kotak suara, segel, tinta, bilik pemungutan suara dan sampul. Hal tersebut dilakukan untuk pemenuhan kekurangan logistik tersebut sebagai akibat adanya bencana alam, penambahan jumlah pemilih dan TPS serta adanya kebijakan pemungutan dan penghitungan suara serta rekapitulasi penghitungan perolehan suara yang berdampak pada

penambahan kebutuhan logistik Pemilu 2019 yang sudah diadakan pada tahun anggaran 2018.

Tahun anggaran 2018 KPU RI menjalin kerja sama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Pemerintah (LKPP) dalam melakukan proses pengadaan logistik Pemilu Serentak Tahun 2019 dengan metode lelang e-katalog. Selanjutnya, tahun anggaran 2018 KPU RI telah melakukan proses pengadaan logistik Pemilu 2019 sejak bulan Agustus 2018 sampai dengan Desember 2018. Dalam rangka percepatan pengadaan logistik Pemilu 2019 yang diadakan Tahun Anggaran 2019, maka KPU melakukan proses pengadaan Logistik pada bulan Oktober s.d Desember 2018 dengan metode pengadaan lelang Pra DIPA.

Proses pengadaan logistik Pemilu 2019 telah menetapkan sejumlah 48 penyedia yang memproduksi logistik Pemilu 2019 sebagaimana dapat dilihat pada Tabel 7. Data pada Tabel 7 menggambarkan penyedia segel lebih banyak dibandingkan dengan penyedia logistik lainnya yaitu sejumlah 11 penyedia atau sebesar 22,92%.

Tabel 7. Beban Kerja Penyedia Logistik Pemilu 2019

No Jenis Logistik Kebutuhan Penyedia Tanggal Selesai

Pekerjaan

Lampiran

Tabel 7. Beban Kerja Penyedia Logistik Pemilu 2019

Jenis Logistik Kebutuhan Penyedia Tanggal Selesai Pekerjaan

(n) (n) (%)

(2) (3) (4) (5) (6)

4 DPC dan DCT 2.428.500 3 6,25 29 Mar 19

5 Alat Bantu Coblos Tuna Netra 1.619.000 4 8,33 29 Mar 19

6 Tinta 8.429 3 6,25 28 Mar 19

7 a Segel 4.829.780 11 22,92 28 Mar 19

b Segel LAN2 8.692.498 30 Mar 19

8 Kotak Suara 64.036.536 4 8,33 5 Apr 19

9 Bilik Pemungutan Suara 165.877 3 6,25 5 Apr 19

10 Sampul 10.913.624 4 8,33 28 Mar-3 Apr 19

Jumlah 48 100,00

Ketersediaan penyedia yang berhasil dalam proses tender logistik Pemilu 2019 berdampak pada kecepatan ketersediaan logistik tersebut.

Idealnya surat suara memerlukan jumlah penyedia yang lebih banyak dibandingkan dengan penyedia logistik Pemilu Tahun 2019 lainnya karena jumlah kebutuhan surat suara Pemilu 2019 lebih banyak dibandingkan dengan logistik Pemilu 2019 lainnya, yaitu sejumlah 939.879.651 lembar, sedangkan kebutuhan segel sejumlah 75.116.829 keping sebagaimana dapat dilihat pada Tabel 7.

Hasil dari proses pengadaan tersebut selain menetapkan penyedia, juga menetapkan nilai pekerjaan, serta tanggal mulai dan selesai pekerjaan sebagaimana tercantum pada Tabel 8.

Tabel 8. Hasil Proses Pengadaan Logistik Pemilu Dalam Negeri Tahun 2019

No Jenis Logistik Nilai SPK (Rp) Penyedia Tanggal Pelaksanaan

Mulai Selesai

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1 Surat Suara 623.364.217.695 KSO PT. Gramedia

24/01/2019 13/04/2019

DPD KSO Aksara Grafika Pratama

d. Surat Suara Pemilu

DPRD Provinsi KSO PT. Balai Pustaka

e.

284.185.351.099 PT. Intan Ustrik

15/09/2018 13/04/2019 PT. Karya Indah Multiguna

PT. Cipta Multi Buana Perkasa PT. Asada Mitra Packingdo 3

Bilik Pemungutan Suara

59.811.190.620 PT. Intan Ustrik

18/09/2018 05/04/2019 PT. Karya Indah Multiguna

PT. Cipta Multi Buana Perkasa 4

Tinta

24.668.959.904 PT. Sigma Utama

15/03/2019 05/04/2019 PT. Intimas

CV. Tridaya 5 Segel

32.136.036.058 PT. Betawimas Cemerlang 15/03/2019 01/04/2019

PT. Swadharma Eragrafindo

PT. Sarana Panca Karya Nusa

PT. Solo Murni

Lanjutan

Tabel 8. Hasil Proses Pengadaan Logistik Pemilu Dalam Negeri Tahun 2019

No Jenis Logistik Nilai SPK (Rp) Penyedia Tanggal Pelaksanaan

Mulai Selesai

6 Sampul Kertas 50.353.515.720 PT. Pura Barutama

15/03/2019 03/04/2019

a. Sampul Kubus PT. Temprina Media Grafika

b. Sampul Biasa PT. Macananjaya Cemerlang

CV. Indo Perkasa Abadi

KSO PT. Betawimas Cemerlang 06/02/2019 06/04/2019 b. Formulir Plano

4.933.059.501 CV. Indo Perkasa Abadi

28/02/2019 13/04/2019 Perum PNRI

PT. Pura Barutama

PT. Swadharma Eragrafindo

Jumlah 1.266.167.975.107

Proses pengadaan logistik Pemilu Dalam Negeri Tahun 2019 tersebut dengan menggunakan metode tender e-katalog telah menetapkan sejumlah Penyedia Logistik Pemilu Tahun 2019 dengan nilai Surat Perintah Kerja (SPK) sejumlah Rp1.266.167.975.107,00 dan berkisar antara Rp4.933.059.501,00 (Alat Bantu Tuna Netra) sampai dengan Rp623.364.217.695,00 (Surat Suara). Selanjutnya KPU RI dan KPU Provinsi/KIP Aceh melakukan pemesanan logistik melalui e-katalog nasional dengan nilai kontrak sebagaimana ditampilkan pada Tabel 8.

Proses pengadaan melalui e katalog nasional pada Pemilu Tahun 2019 tersebut memiliki dampak yang sangat besar kepada efisiensi penggunaan anggaran dengan nilai efisiensi sebagaimana tercantum pada Table 9. Data pada Tabel 9 tersebut berupa perbandingan antara nilai HPS dengan nilai kontrak pada tahun anggaran 2018 menunjukkan nilai efisiensi penggunaan anggaran sebesar Rp483.257.029.365,00 (empat ratus delapan puluh tiga miliar dua ratus lima puluh tujuh juta dua puluh sembilan ribu tiga ratus enam puluh lima rupiah) atau sebesar 50,52%. Efisiensi tersebut dihasilkan dari pengadaan logistik pada tahun anggaran 2018 yang meliputi pengadaan Kotak Suara, Bilik Pemungutan Suara, Tinta, Segel, Sampul dan Hologram Plano (stiker). Sedangkan Nilai efisiensi anggaran pengadaan logistik Pemilu tahun anggaran 2019 sebesar Rp346.610.636.736,00 (tiga ratus empat puluh enam miliar enam ratus sepuluh juta enam ratus tiga puluh enam ribu tujuh ratus tiga puluh enam rupiah) atau sebesar 30,91 persen. Dengan demikian Secara total, nilai efisiensi pengadaan logistik Pemilu Tahun Anggaran 2018 dan 2019 melalui e-katalog nasional sebesar

Rp838.946.381.769,00 (delapan ratus tiga puluh delapan milyar Sembilan ratus empat puluh enam juta tiga ratus delapan puluh satu ribu tujuh ratus enam puluh Sembilan) atau sebesar 39,81 persen.

Tabel 9. Efisiensi Proses Pengadaan Logistik Pemilu Tahun 2019

No Jenis Logistik HPS

I Tahun Anggaran 2018 (no. 1 s.d. 6))

956.488.562.686 473.226.533.321 483.262.029.365 50,52 A. 20 Agustus s/d 29 November 2018

1 Kotak suara 562.508.477.300 284.185.351.099 278.323.126.201 49,48 2 Bilik Pemungutan

Suara

139.221.327.685 59.811.190.620 79.410.137.065 57,04

B. 22 September s/d 30 November 2018

3 Segel 38.867.316.045 32.136.036.058 6.731.279.987 17,32

4 Tinta 30.894.103.814 24.668.959.904 6.225.143.910 20,15

5. Sampul 159.949.605.153 50.353.515.720 109.596.089.433 68,52 C. 11 Oktober s/d 30 November 2018

6 Hologram Plano (Stiker)

25.047.732.689 22.071.479.920 2.976.252.769 11,88

II Tahun Anggaran 2019 (no. 7 s.d. 11)

1.150.680.894.118 794.991.541.714 355.689.352.404 30,91 D. Okt s/d Des 2018 Lelang Pra DIPA Pengadaan TA. 2019

7 Surat Suara 872.691.402.425 603.342.100.900 269.349.301.525 30,86 8 Formulir Berhologram 109.281.360.379 104.376.841.597 4.904.518.782 4,49 9 Formulir Salinan 150.226.581.389 76.455.703.928 73.770.877.461 49,11 10 Alat Bantu Tunanetra 9.801.047.348 4.933.796.304 4.867.251.044 49,66 11 DPC dan DCT 8.680.502.577 5.883.098.985 2.797.403.592 32,23 Jumlah 2.107.169.456.804 1.268.218.075.035 838.951.381.769 39,81

Lanjutan

Selain menggunakan metode lelang e-katalog nasional, satker KPU Provinsi/KIP Aceh menggunakan metode pengadaan langsung dalam melakukan proses pengadaan sampul dan formulir sebagaimana tercantum pada Lampiran 2. Data pada Lampiran 2 memberikan gambaran bahwa semua satker KPU Provinsi/KIP Aceh menggunakan metode pengadaan langsung dalam proses pengadaan sampul, dengan nilai kontrak berkisar antara Rp7.232.292,00 (Provinsi Kepulauan Bangka Belitung) s.d. Rp797.426.539,00 (Provinsi Sulawesi Tenggara).

Sedangkan dalam proses pengadaan formulir non e katalog, satker KPU Provinsi/KIP Aceh menggunakan beragam metode pengadaan, yaitu pengadaan langsung, tender, tender cepat, dan penunjukan langsung.

Hasil proses pengadaan formulir menghasilkan kontrak dengan penyedia, dengan nilai kontrak berkisar antara Rp14.567.688,00 (Provinsi DI Yogyakarta) s.d. Rp3.141.601.540,00 (Provinsi Jawa Tengah).

Pengadaan alat kelengkapan TPS di Satker KPU/KIP Kabupatn/Kota tidak menggunakan e-kalatog, untuk itu satker KPU/KIP Kabupaten/Kota menggunakan beragam metode sebagaimana tercantum pada Lampiran 14. Proses pengadaan alat kelengkapan TPS oleh satker KPU/KIP Kabupaten/Kota menggunakan metode pengadaan langsung, tender, penunjukan langsung, dan tender sederhana. Berdasarkan data yang dikumpulkan satker KPU Provinsi/KIP Aceh, jumlah penyedia per provinsi berkisar antara 2 penyedia (Provinsi DKI Jakarta) s.d. 67 penyedia (Provinsi Jawa Tengah), dengan total nilai kontrak per Provinsi berkisar

antara Rp637.900.850,00 s.d. (Provinsi Papua Barat) Rp27.610.369.273,00 (Provinsi Jawa Timur).

Dalam rangka pengadaan logistik Pemilu Tahun 2019 secara tepat jenis, tepat jumlah, tepat mutu dan tepat waktu, maka pada tahap proses produksi logistik Pemilu Tahun 2019, disamping KPU RI telah mengirimkan sejumlah personil untuk melakukan pengawasan, KPU RI juga telah melakukan monitoring cerak perdana Surat Suara Pemilu Tahun 2019, yakni ke PT Gramedia, PT Temprina, PT Aksara Grafika Pratama, PT Puri Panca Puji Bangun, dan PT Adi Perkasa.

Selain melakukan pengawasan, KPU RI telah melakukan evaluasi kinerja terhadap penyedia logistik Pemilu Tahun 2019 dengan hasil penilaian sebagaimana tercantum pada Tabel 10.

Tabel 10. Hasil Evaluasi Kinerja Penyedia Logistik Pemilu Tahun 2019

No. Penyedia Katagori Penilaian Kinerja

Jumlah

Lanjutan

Tabel 10. Hasil Evaluasi Kinerja Penyedia Logistik Pemilu Tahun 2019

No. Penyedia Katagori Penilaian Kinerja

Jumlah

3. PT. Swadharma Eragrafindo Sarana

3. PT. Swadharma Eragrafindo Sarana

- 1 - - -

Lanjutan

Tabel 10. Hasil Evaluasi Kinerja Penyedia Logistik Pemilu Tahun 2019

No. Penyedia Katagori Penilaian Kinerja

Jumlah

KSO PT. Puri Panca Pujibangun

7 PT. Puri Panca Pujibangun - - - 1 -

Lanjutan

Tabel 10. Hasil Evaluasi Kinerja Penyedia Logistik Pemilu Tahun 2019

No. Penyedia Katagori Penilaian Kinerja

Jumlah

KSO PT. Betawimas Cemerlang

3 PT. Betawimas Cemerlang - 1 - - -

4 PT. Perca - 1 - - -

5 PT. Aria Multi Graphia - 1 - - -

KSO PT. Jasuindo Tiga Perkasa Tbk

6 PT. Jasuindo Tiga Perkasa Tbk - 1 - - -

7 PT. Solo Murni - 1 - - -

Lanjutan

Tabel 10. Hasil Evaluasi Kinerja Penyedia Logistik Pemilu Tahun 2019

No. Penyedia Katagori Penilaian Kinerja

Jumlah

3 PT. Temprina Media Grafika Gresik

- 1 - - -

4 PT. Temprina Media Grafika Surabaya

- 1 - - -

5 PT. Temprina Media Grafika Denpasar

- 1 - - -

6 PT. Temprina Media Grafika Nganjuk

- 1 - - -

7 PT. Temprina media Grafika Bekasi

- 1 - - -

8 PT. Temprina media Grafika Jember

KSO PT. Jasuindo Tiga Perkasa Tbk

Lanjutan

Tabel 10. Hasil Evaluasi Kinerja Penyedia Logistik Pemilu Tahun 2019

No. Penyedia Katagori Penilaian Kinerja

Jumlah Sangat Baik Baik Cukup Kurang Tidak Baik

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

2. PERUM Percetakan Negara RI - 1 - - -

3. PT. Swadharma Eragrafindo

Sarana - 1 - - -

4. PT. Pura Barutama - 1 - - -

K. Daftar Pasangan Calon dan Daftar Calon Tetap

Hasil evaluasi kinerja terhadap penyedia logistik Pemilu Tahun 2019 sebagaimana tercantum pada Tabel 10 memberikan gambaran bahwa sebagian besar penyedia mempunyai kinerja tergolong baik, yakni sejumlah 72 penyedia (80,00 %) dan sejumlah 7 penyedia (7,78 %) tergolong berkinerja kurang baik dan 2 penyedia (2,22 %) tergolong berkinerja tidak baik. Berdasarkan hasil evaluasi terhadap kinerja Penyedia logistik Pemilu Tahun 2019 yang kurang baik dan tidak baik, KPU RI melakukan tindaklanjut sebagai berikut:

a. melaporkan PT. Karya Indah Multiguna, penyedia kotak suara dan bilik pemungutan suara ke LKPP untuk mendapatkan sanksi sesuai peraturan yang berlaku, dikarenakan packaging kotak suara dan bilik pemungutan

suara untuk beberapa wilayah menggunakan plastik hitam yang tidak sesuai dengan spesifikasi, seharusnya plastik bening transparan;

b. akan melakukan uji coba mutu bahan baku dan membuat spesifikasi yang lebih baik untuk tender selanjutnya dikarenakan bahan segel yang diproduksi PT Solo Murni dan PT. Pura Barutama sangat mudah rusak sehingga diperlukan penggantian dan produksi ulang yang memakan waktu lama;

c. melaporkan CV. Makassar Grafika, penyedia sampul surat suara ke LKPP untuk tindak lanjut, dikarenakan Penyedia tidak merespon pesanan tambahan pada tahun 2019 untuk beberapa provinsi dengan alasan tidak memiliki stok bahan baku;

d. melaporkan PT. Adi Perkasa Makassar, penyedia surat suara ke LKPP untuk tindak lanjut, dikarenakan Penyedia tidak merespon pemenuhan kekurangan surat suara dan pemesanan tambahan surat-suara DPTHP-3 serta putusan Mahkamah Konstitusi;

e. akan melakukan tes print per mesin yang akan digunakan dalam pekerjaan tersebut untuk tender-tender selanjutnya, dikarenakan dalam proses produksi, mesin cetak yang digunakan oleh penyedia surat suara yakni PT. Puri Panca Pujibangun, CV. Duta Grafika, dan Perum PERURI sering mengalami kerusakan dan teknisi mesin tidak standby di pabrik untuk menangani kendala tersebut; dan

f. akan melakukan tes print per mesin yang akan digunakan dalam pekerjaan tersebut untuk tender-tender selanjutnya, dikarenakan dalam proses produksi, mesin cetak yang digunakan penyedia surat suara yakni CV. Champion Printing & Binding, CV. Aldeaz Sejahtera Printing

mengalami kerusakan dan tidak dapat diperbaiki dalam waktu yang cepat sehingga pencetakan dialihkan ke percetakan yang mampu.

Keterangan Foto : Distribusi Logistik dengan dipikul

Dalam dokumen LOGISTIK PEMILU TAHUN 2019 (Halaman 67-86)

Dokumen terkait