• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengobatan Alternatif Indonesia

PROFIL PENGOBATAN ALTERNATIF

3.2. Pengobatan Alternatif Indonesia

Pada alenia-alenia sebelumnya digambarkan tentang pembagian pengobatan tradisional ke dalam beberapa jenis menurut Departemen Kesehatan RI tahun 1978.Namun dalampembagian tersebut tidak memsukkan jenis-jenis pengobatan alternatif lain yang berkembang sekarang ini. Untuk itu akan di gambarkan di sini pembagian pengobatan alternatif secara lebih luas. Namun pembagian ini bukanlah pembagian yang sangat tegas sebab antara jenis-jenis pengobatan ini juga memiliki hubungan.

3.2.1. Pengobatan Tradisional Murni

Pengobatan tradisional dalam hal ini merupakan jenis pengobatan alternatif yang memiliki akar sejarah perkembangan kebudayaan bangsa Indonesia. Jenis pengobatan ini berdasarkan tradisi-tradisi budaya yang diwariskan secara turun-temurun oleh suku bangsa (etnis) yang ada di Indonesia.

Contoh dari jenis penyembuhan ini adalah erpangir. Erpangir merupakan salah satu penyembuhan yang berasal dari Suku bangsa Batak Karo. Penyembuhan ini merupakkan upacara penyembuhan yang diwariskan suku bangsa Batak Karo secara turun temurun. Erpangir ini berb entuk upacara penyembuhan tolak bala yang diiringi pembancaan mantra dan iringan musik tradisional Karo yang diperankan dan dijalankan oleh Guru Sibaso sebagai penyembuh (Bangun, 1996:166).

Dalam jenis penyembuhan ini keahlian yang di dapat biasanya diperoleh secara turun temurum. Namun ada juga keahlian penyembuhan yang diperoleh dengan

perjuangan fisik dan mental yang sangat berat seperti dalam mendapatkan ilmu penyembuhan Ajian Antabuga, Ajian Aji Anjan Kemayun yang dimiliki eorang paranormal Masrury, 1997:33-40). Menurut Bapak Suryadi sendiri yang telah membuka balai prakteknya selama 17 tahun, ia mendapatkan keahliannya dalam mengobati berbagai macam penyakit dari kakeknya yang dahulu juga membuka praktek yang sama.

3.2.3. Alternatif Berasal dari Budaya atau Agama Luar Indonesia

Jenis penyembuhan sekarang ini mengalami perkembangan yang cukup pesat dan peminatnya sangat banyak tersebar di Indonesia. Pengobatan jenis ini dibedakan dengan pengobatan alternatif lainnya, sebab memiliki akar sejarah perkembangan dari luar Indonesia. Pengobatan tersebut pada umumnya berakar dari agama dan budaya Hindu, Islam, Budha dan Tao (Regional Health Forum, 1996:52).

Sistem pengobatan alternatif ini adalah sistem pengobatan alternatif yang berasal dari Asia Tenggara dan negara-negara timur jauh (ibid,51). Secara filosofis sistem pengobatan alternatif ini didasarkan pada pemahaman bahwa manusia merupakan bagian dari alam manusia (microcosmos) dan alam (macrocosmos) yang saling berhubungan secara harmonis. Sistem organisme manusia sangat dipengaruhi oleh sistem dari alam sendiri.

Ada banyak jenis pengobatan yang bersumber dari ke 4 agama dan budaya itu. Contoh penyembuhan ini adalah terapi ”Reiki”. Terapi ini merupakan satu teknik penyembuhan yang berasal dari agama Budha. Teknik ini ditemukan kembali pada

tahun 1800-an oleh Dr. Mikao Usui. Istilah Reiki berasal dari bahasa Jepang, ”Rei” berarti universal, ”Ki” berarti tenaga kehidupan. Jadi terapi Reiki merupakan teknik penyembuhan yang menggunakan tenaga kehidupan berupa energi universal yang dapat menyembuhkan organ-organ tubuh manusia yangsedang mengalami sakit (Kompas, 1 Februari 2007). Selain itu terdapat juga jenis pengobatan lain seperti Akupuntur, Refleksologi, Bekam, Seni pernapasan Yoga yang berasal dari Hindu, TaiChi dari China, Ayurveda, penyembuhan dengan kristal dan banyak lagi teknik-teknik penyembuhan yang memiliki akar perkembangan dari agama-agama yang tersebut di atas.

Namun yang menjadi ciri utama teknik-teknik ini adalah mengutamakan keseimbangan di dalam tubuh. Penyakit merupakan akibat dari gangguan yang timbul dari terganggunya keseimbangan tubuh. Keseimbangan tubuh dapat terganggu diakibatkan oleh berbagai hal seperti perilaku, pekerjaan, makanan, pergantian hari dan sebagainya yang terjadi di alam. Jadi secara umum jenis pengobatan ini merupakan kumpulan terapi yang berakar dari budaya dan agama yang ada di Asia Tenggara dan Timur Jauh.

3.2.4. Penyembuhan atau Pengobatan oleh Agama

Salah satu jenis pengobatan atau penyembuhan yang banyak diperoleh atau didapat oleh masyarakat sekarang adalah pengobatan atau penyembuhan agama. Disebut penyembuhan oleh agama disebabkan oleh penggunaan kepercayaan keagamaan. Dalam penyembuhan ini kekuatan-kekuatan spiritual, divine (kepercayaan) kepada Tuhan merupakan faktor penting dalam proses penyembuhan. Namun yang

membuat berbeda dengan jenis penyembuhan lain adalah karena proses penyembuhannya tidak mempercammpuradukan antara kepercayaan, keyakinan kepada Tuhan dengan kekuatan-kekuatan lain ataupun alat-alat bantu penyembuhan lain yang berasal dari satu tradisi penyembuhan kebudayaan tertentu. Jadi penggunaan doa sebagai peranttara penyembuhan dalam penyembuhan ini merupakan instrumen penting dalam proses penyembuhan.

Karakteristik terpenting dari jenis penyembuhan keagamaan adalah tidak mengkomersilkan penyembuhannya kepada masyarakat. Penyembuhan keagamaan tidak dipublikasikan secara khusus. Penyembuhan biasanya dilakukan bersamaan dengan peningkatan keimanan orang yang beragama, sebab dalam agama yang diutamakan bukan hanya kesehatan rohani dan jasmani pengikutnya, tetapi kepercayaan, kepatuhan kepada yang mutlaklah (Tuhan) yang menjadi inti kepercayaan terhadap agama.

Penyembuhan iini juga di dapat dalam agama Islam. Ayat-ayat yang terdapat di dalam Al-Qur’an dipercayai dapat menyembuhkan penyakit jasmani maupun rohani epanjang tidak merupakan bentuk Isakralisasi ayat namun hannya merupakan bentuk pelahiran doa (Panji, 1999:47). Agama-agama lain juga demikian. Dalam ayat-ayat suci agama yang dipercayai menggandung kekuatan penyembuh. Misalnya dalam Agama Kristen, iman yang tinggi kepercayaan yang mendalam kepada Yesus yang dipercaya mampu menyembuhkan penyakit apapun secara misterius. TetaPi lain halnya dengan pengobatan alternatif Bapak Tabib Suryadi, di dalam prakteknya do’a dan memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa itu penting, karena menurutnya segala yang kita lakukan

kalau tidak ada keyakinan dan keseriusan sambil memohon pada yang di atas itu semua tidak ada artinya karena Tuhan yang menentukan.

3.2.4. Penyembuhan Natural Biologi

Penggunaan konsep Natural Biologi merupakan salah satu cara untuk memasukkan semua jenis penyembuhan yang memiliki kedekatan dengan sistem pengobatan medis. Metode penyembuhan maupun etiologi tentang penyakit dalam jenis penyembuhan ini ada didasarkan pada penelitian-penelitian yang empirik, dan juga jenis penyembuhan ini mengenal jenis-jenis penyakit dengan menggunakan istilah-istilah yang juga digunakan pengobatan medis seperti diabetes, contoh dalam penyembuhan ini adalah:

Refleksiologi

Dikenal juga dengan ”Zone Therapy” yaitu penyembuhan dengan menekan bagian- bagian tertentu dari tangan dan kaki, bagi penyembuhan penyakit.

Chiropractic

Ilmu kesehatan tentang sistem saraf, energi yang mengalir melalui jaringan saraf menentukan sehat dan sakitnya seseorang. Untuk itu energi yang mengalir melalui sistem saraf harus dilancarkan guna baiknya struktur tubuh dan sel dalam organ tubuh. Naturopathy

Menganggap penyakit merupakan dampak dari pelanggaran terhadap hukum alam. Untuk itu perawatan (treatment) yang dilaksanakan adalah menggunakan makanan- makanan alami, vitamin, sel-sel garam dan unsur-unsur yang terdapat di alam.

Bekam

dalam tubuh melalui permukaan kulit. Dengan melakukan penghisapan/vakum maka terbentuklah tekanan negatif di dalam cawan/kop sehingga terjadi drainase cairan tubuh berlebih (darah kotor) dan toksin, menghilangkan perlengketan/adhesi jaringan ikat dan akan mengalirkan darah “bersih” ke permukaan kulit dan jaringan otot yang mengalami stagnasi serta merangsang sistem syaraf perifer. Dalam sistem pengobatan alternatif Bapak tabib Suryadi ini teknik penyembuhan natural biologi digunakan dalam mengobati pasiennya pengobatan tersebut seperti bekam, akupuntur modern tanpa menggunakan jarum, chiropractic dan refleksi. Pengobatan tersebut di perolehnya secara turun temurun dan di pelajarinya selama 17 tahun.