Bab 1 Objek IPA dan Pengamatannya
B. Pengukuran sebagai Bagian
Semua objek IPA dapat diamati melalui proses penyelidikan IPA. Penyelidikan IPA diperlukan untuk membedakan objek IPA yang satu dengan yang lainnya. Hal tersebut dikarenakan setiap objek IPA memiliki ciri dan karakteristik yang berbeda-beda.
1. Pengukuran
Kegiatan pengukuran dilakukan untuk mendapatkan nilai dari suatu besaran. Adapun besaran merupakan segala sesuatu yang dapat diukur dan terdapat pada suatu objek IPA. Misalnya mengukur panjang meja. Kita dapat menggunakan tangan dengan ukuran jengkal, hasta, atau jari sehingga diperoleh nilai misalnya 6 jengkal. Pengukuran juga dapat dilakukan dengan menggunakan penggaris dan menghasilkan nilai sebesar 90 sentimeter. Panjang merupakan salah satu jenis besaran yang terdapat pada suatu benda. Jengkal dan sentimeter merupakan jenis satuan sebagai acuan dalam menyajikan angka atau nilai dari hasil pengukuran. Satuan terdiri dari dua macam yaitu satuan baku dan satuan tak baku.
a. Satuan baku
Satuan baku merupakan jenis satuan yang telah disepakati bersama sehingga digunakan secara umum dan akan menghasilkan pengukuran yang sama. Besaran panjang yang terdapat pada meja memiliki satuan baku berupa sentimeter. Satuan baku didapatkan dari proses pengukuran dengan menggunakan alat ukur yang memiliki skala pasti.
b. Satuan tak baku
Satuan tak baku merupakan jenis satuan yang tidak ditetapkan secara umum. Satuan tak baku memiliki nilai yang tidak tetap. Hal tersebut dikarenakan nilai dengan satuan tak baku diukur menggunakan ketentuan yang berbeda-beda antara satu orang dengan orang lainnya. Contoh satuan tak baku yang didapatkan dari pengukuran panjang meja yaitu jengkal.
c. Satuan internasional
Satuan internasional merupakan sistem satuan yang dijadikan standar dari pengukuran suatu besaran. Satuan internasional pertama kali ditetapkan dengan nama sistem Metrik pada tahun 1700. Baru pada tahun 1960, sistem Metrik diubah menjadi satuan internasional. Penamaan satuan internasional berawal dari bahasa Prancis yaitu le systeme internationale d’unites. Satuan dari setiap pengukuran besaran memiliki awalan satuan. Awalan satuan berfungsi untuk mempermudah pengucapan dan penulisan nilai pengukuran besaran yang memiliki hasil sangat besar atau sangat kecil. Misalnya, nilai pengukuran panjang benda yaitu 1.000.000 sentimeter.
2. Besaran Pokok
Besaran merupakan segala sesuatu yang memiliki nilai dan dapat diukur. Besaran dibagi menjadi dua macam yaitu besaran pokok dan besaran turunan. Besaran pokok merupakan jenis besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu. Besaran pokok terdiri dari tujuh macam dengan satuan internasional yang telah ditetapkan sebagai berikut.
No. Besaran Lambang Satuan Internasional Lambang Satuan
1. Panjang l atau ℓ meter m
2. Massa m kilogram kg
3. Waktu t sekon s
4. Kuat arus listrik i ampere A
5. Suhu T kelvin K
6. Jumlah zat N mol mol
7. Intensitas cahaya I kandela cd
Nilai dari besaran pokok dapat diukur dengan menggunakan alat ukur tertentu. Berikut tiga macam besaran pokok dengan alat ukur untuk mengukur nilai besaran.
a. Panjang
Nilai dari besaran panjang dijabarkan dalam satuan internasional berupa meter. Panjang merupakan jenis besaran pokok yang menyatakan jarak antara dua titik. Pengukuran besaran panjang suatu benda dapat dilakukan dengan macam-macam alat ukur. Adapun alat ukur panjang yang sering digunakan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah yaitu mistar atau penggaris, jangka sorong, dan mikrometer.
Mengeksplorasi
Carilah informasi dari berbagai sumber literatur mengenai contoh benda yang dapat diukur besaran panjangnya menggunakan jangka sorong!
b. Massa
Massa merupakan besaran yang menunjukkan jumlah materi yang menyusun suatu benda.
Pengukuran besaran massa dilakukan dengan menggunakan timbangan atau neraca. Adapun
lengan. Neraca lengan terdiri dari beberapa macam yang meliputi neraca
Gambar neraca tiga lengan
dua lengan, neraca tiga lengan, dan neraca empat lengan.
Hasil pengukuran massa dengan neraca tiga lengan dibaca dengan mengamati nilai yang tertera pada masing-masing lengan.
Pembacaan hasil pengukuran dilakukan dari nilai ratusan yaitu pada lengan paling belakang, diikuti puluhan, kemudian satuan. Neraca tiga lengan menggunakan satuan gram.
c. Waktu
Waktu merupakan jenis besaran pokok yang menyatakan saat
berawal sampai berakhirnya suatu peristiwa. Besaran waktu dapat diukur dengan menggunakan alat yaitu jam dan stopwatch. Arloji atau jam digunakan untuk mengukur selang waktu yang relatif lebih lama. Adapun stopwatch digunakan untuk mengukur selang waktu yang relatif singkat. Pada stopwatch terdapat tombol start, stop, dan tombol reset.
3. Besaran Turunan
Besaran turunan merupakan jenis besaran yang dijabarkan atau diturunkan dari besaran pokok atau besaran turunan lainnya. Besaran turunan terdiri dari berbagai jenis. Adapun beberapa macam besaran turunan yang sering ditemukan dalam proses pembelajaran dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari yaitu sebagai berikut.
No. Besaran Definisi Operasional Berasal dari Besaran
Pokok Berasal dari Besaran Turunan
1. Luas Panjang dikali lebar 2 besaran panjang
-2. Volume Luas alas dikali tinggi 1 besaran panjang Luas
3. Massa jenis Massa dibagi volume Massa Volume
4. Kecepatan Perpindahan dibagi waktu Panjang dan waktu
-5. Kelajuan Jarak dibagi waktu Panjang dan waktu
-6. Percepatan Kecepatan dibagi waktu Waktu Kecepatan
7. Gaya Massa dikali percepatan Massa Percepatan
8. Usaha/kerja Gaya dikali perpindahan Panjang (perpindahan) Gaya
9. Tekanan Gaya dibagi luas - Gaya dan luas
Beberapa jenis besaran turunan yang lainnya yaitu sebagai berikut.
a. Luas
Luas merupakan besaran turunan yang diturunkan atau dijabarkan dari besaran pokok panjang.
Karena perbedaan bentuk dari benda, maka cara menentukan luas dibagi menjadi dua macam.
Cara untuk mengukur luas benda yang bentuknya beraturan dilakukan dengan mengukur panjang kedua sisi benda kemudian nilai dari panjang kedua sisi benda dikalikan. Adapun cara mengukur luas benda yang bentuknya tidak beraturan dilakukan dengan mengukur panjang kedua sisi benda pada sisi yang lebih panjang daripada sisi lainnya.
Mengasosiasi
Diskusikan dengan teman sebangku kalian mengenai cara mengukur luas daun pada tumbuhan! Praktikkan cara mengukur luas daun, kemudian buatlah laporan yang menunjukkan cara pengukuran tersebut!
Mengomunikasikan
Presentasikan di depan kelas laporan kalian tentang pengukuran luas daun suatu tumbuhan! Kumpulkan laporan tersebut kepada guru kalian!
b. Volume
Volume merupakan besaran turunan yang dijabarkan dari besaran panjang dan luas. Cara untuk mengukur volume benda berbentuk beraturan yaitu dengan mencari luas dan mengukur sisi panjang (tinggi) benda. Kemudian luas dikalikan dengan sisi panjang (tinggi) benda tersebut. Adapun cara untuk mengukur volume benda yang bentuknya tidak beraturan dilakukan dengan menggunakan gelas ukur dan air. Isilah gelas ukur dengan air dalam ukuran tertentu. Masukkan benda yang akan diukur volumenya kemudian ukurlah kenaikan skala pada gelas ukur tersebut. Kenaikan skala tersebut merupakan hasil dari volume benda tersebut. Satuan internasional untuk besaran volume adalah meter kubik (m3). Adapun volume zat cair biasanya dinyatakan dalam satuan mililiter (mL) atau liter (L). Besarnya satuan volume dari liter ke dm3 atau cm3 yaitu sebagai berikut.
1 L = 1 dm3 ; 1 L = 1.000 mL ; 1 mL = 1 cm3 c. Konsentrasi larutan
Konsentrasi larutan merupakan besaran turunan yang dijabarkan dari besaran massa dan volume. Konsentrasi larutan disebut juga dengan massa jenis larutan. Besarnya konsentrasi larutan diukur dengan menentukan massa dan volume suatu larutan terlebih dahulu. Kemudian konsentrasi larutan ditentukan dari pembagian antara massa dengan volume atau dengan persamaan rumus sebagai berikut.
massa terlarut K = volumepelarut
d. Laju pertumbuhan
Besarnya laju pertumbuhan diukur dengan mencari besaran panjang dan waktu. Laju pertumbuhan dapat dicari dengan menentukan hasil bagi antara panjang pertumbuhan suatu jenis makhluk hidup dengan selang waktu yang diperlukan untuk tumbuh. Persamaan rumus untuk menentukan besarnya laju pertumbuhan di antaranya sebagai berikut.
pertambahan tinggi Lajupertumbuhan =
selang waktu
Penilaian Harian Bab 1
A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar!
1. Pengukuran adalah kegiatan membandingkan nilai besaran yang diukur dengan alat ukur yang ditetapkan sebagai ….
a. nilai b. besaran c. arah d. satuan
2. Perhatikan nama besaran berikut!
(1) Massa.
(2) Volume.
(3) Jumlah zat.
(4) Kecepatan.
Jenis besaran pokok berdasarkan daftar nama tersebut ditunjukkan oleh nomor ....
a. (1) dan (2) b. (1) dan (3) c. (2) dan (3) d. (2) dan (4)
3. Satuan untuk besaran panjang dapat menggunakan satuan ….
a. kaki b. ton c. kilogram d. gram
4. Dua buah satuan berikut yang merupakan satuan besaran turunan menurut Sistem Internasional (SI) adalah ....
a. kg/meter3 dan newton meter b. liter dan newton cm
c. newton sekon dan gram/cm3 d. joule sekon1 dan dyne/meter2
5. Dalam melakukan pengukuran perlu diperhatikan berbagai aspek penting agar menghasilkan pengukuran yang benar dan akurat, yaitu sebagai berikut, kecuali ….
a. ketepatan (akurasi) b. kalibrasi alat
c. kemampuan pengukuran d. ketelitian (presisi)
6. Berikut merupakan benda yang dapat diukur dengan mikrometer sekrup yaitu ....
a. panjang besi b. diameter kawat c. panjang kayu
d. onderdil kendaraan yang berukuran besar 7. Alat pengukur besaran panjang berikut yang
mempunyai ketelitian 0,01 cm adalah ….
a. mistar
b. neraca dua lengan c. jangka sorong d. mikrometer sekrup 8. Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Nilai satuannya sama.
(2) Sulit untuk ditiru.
(3) Mudah diperoleh kembali.
(4) Dapat diterima secara internasional.
Berdasarkan pernyataan tersebut, yang merupakan syarat utama satuan standar ditunjukkan oleh nomor ....
a. (1), (2), dan (3) b. (1) dan (3) c. (2) dan (3) d. (2) dan (4)
9. Perhatikan gambar berikut!
Hasil pengukuran massa suatu benda dengan menggunakan neraca tiga lengan pada gambar di atas adalah ... kg.
a. 762 b. 267 c. 0,762 d. 0,267
10. Seorang siswa melakukan pengukuran benda dengan hasil sebagai berikut.
(1) Suhu ruangan sebesar 20 ○C.
(2) Luas meja belajar 48 cm2. (3) Tinggi lemari plastik 80 cm.
(4) Massa beberapa bahan makanan 0,5 kg.
(5) Volume satu gelas air 200 cm3.
(6) Denyut jantung ayah 90 denyut per menit.
Hasil pengukuran siswa tersebut yang termasuk besaran pokok ditunjukkan oleh nomor ....
a. (1), (2), dan (3) b. (1), (3), dan (4) c. (2), (4), dan (6) d. (2), (5), dan (6)
11. Seorang siswa membuang sampah yang dihasilkan dari kegiatan praktikum pada tempat sampah yang telah tersedia. Hal tersebut menunjukkan sikap ilmiah yaitu ....
a. mengembangkan keingintahuan b. kepedulian terhadap lingkungan c. berani mengusulkan perbaikan d. jujur terhadap fakta
12. Seorang siswa melakukan pengukuran benda dengan hasil sebagai berikut.
(1) Kecepatan sebuah mobil 50 km/jam.
(2) Tinggi badan seseorang 160 cm.
(3) Luas sebuah buku 40 cm2. (4) Massa empat butir telur 500 gram.
Hasil pengukuran siswa tersebut yang termasuk besaran turunan ditunjukkan oleh nomor ....
a. (1) dan (2) b. (1) dan (3) c. (2) dan (3) d. (2) dan (4)
13. Perhatikan besaran berikut!
(1) Massa jenis.
(2) Kecepatan.
(3) Kelajuan.
(4) Percepatan.
Besaran turunan yang hanya berasal dari besaran pokok berdasarkan nama besaran tersebut ditunjukkan oleh nomor ....
a. (1) dan (2) b. (1) dan (3) c. (2) dan (3) d. (2) dan (4)
14. Perhatikan jenis satuan berikut!
(1) Meter. (4) Meter persegi.
(2) Kilogram. (5) Newton.
(3) Jengkal. (6) Depa.
Jenis dari satuan baku berdasarkan daftar nama satuan tersebut ditunjukkan oleh nomor ....
a. (1), (2), dan (3) b. (1), (2), dan (5) c. (2), (4), dan (5) d. (3), (5), dan (6)
15. Seseorang mengamati suatu cairan dengan mengukur suhu cairan tersebut menggunakan termometer. Tahap metode ilmiah berdasarkan pernyataan tersebut adalah ....
a. merumuskan hipotesis b. merumuskan masalah c. melakukan eksperimen d. mengolah data
16. Pengukuran volume benda yang bentuknya tidak teratur dengan menggunakan alat ukur berupa ....a. neraca Ohauss
b. timbangan digital c. gelas ukur d. hidrometer
17. Satuan untuk mengukur massa yang digunakan dalam sistem internasional adalah ....
a. ons, pound, dan ton b. gram, kilogram, dan kuintal c. kilogram, kuintal, dan ton d. ton, gram, dan kilogram 18. Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Menyusun rumusan masalah.
(2) Mengolah dan menganalisis data.
(3) Merumuskan hipotesis.
(4) Menarik kesimpulan.
(5) Melakukan eksperimen.
(6) Menyusun kerangka berpikir.
Urutan langkah-langkah dalam melakukan metode ilmiah yang benar adalah ....
a. (3)-(1)-(6)-(5)-(2)-(4) b. (3)-(1)-(2)-(5)-(6)-(4) c. (1)-(6)-(3)-(5)-(2)-(4) d. (2)-(5)-(6)-(3)-(2)-(4)
19. Seorang siswa membandingkan gambar bakteri yang ia amati di bawah mikroskop dengan gambar bakteri yang ada di buku paket. Kegiatan yang dilakukan siswa tersebut termasuk ke dalam tahap ....
a. menganalisis data b. melakukan eksperimen c. merumuskan masalah d. merumuskan hipotesis
20. Berikut termasuk tahap untuk melakukan proses penyelidikan IPA, kecuali ....
a. melakukan pengamatan b. melakukan eksperimen c. membuat referensi d. menyampaikan hasil
21. Berikut ini yang merupakan objek IPA berupa gejala alam adalah ....
a. pengamatan bakteri dengan mikroskop b. tekstur tanah
c. siklus terjadinya hujan d. kelembapan udara 22. Perhatikan tabel berikut!
No. Besaran Satuan
1. Suhu celsius
2. Kuat arus listrik ampere 3. Jumlah zat kandela
4. Massa kilogram
Besaran pokok dengan satuan yang benar menurut satuan internasional pada tabel tersebut ditunjukkan oleh nomor ....
a. 1 dan 2 b. 1 dan 3 c. 2 dan 3 d. 2 dan 4
23. Perhatikan gambar berikut!
Hasil pengukuran massa dengan neraca tiga lengan berdasarkan gambar tersebut adalah ....
a. 453 gr b. 453 kg c. 3,54 kg d. 354 gr
24. Kelompok besaran berikut yang termasuk kelompok besaran turunan dalam sistem internasional adalah ….
a. panjang, kuat arus listrik, suhu b. suhu, massa, massa jenis c. luas, gaya, kelajuan d. kecepatan, volume, massa
25. Seorang anak memiliki massa 35 kg. Massa menunjukkan ....
a. satuan c. besaran
b. nilai d. ukuran
26. Perhatikan tabel berikut!
No. Besaran Satuan
1. Waktu jam
2. Kuat arus listrik ampere
3. Suhu celcius
4. Jumlah zat mol
5. Panjang hektare
6. Massa kilogram
Pasangan besaran pokok dengan satuan yang benar menurut Sistem Internasional (SI) berdasarkan tabel tersebut ditunjukkan oleh nomor ....
a. (1), (3), dan (5) b. (1), (4), dan (5) c. (2), (4), dan (6) d. (3), (5), dan (6)
27. Seorang siswa mengukur panjang suatu benda dengan jangka sorong sebagai berikut.
Nilai dari hasil pengukuran yang dilakukan oleh siswa tersebut adalah ....
a. 1,31 mm b. 13,10 cm c. 131 mm d. 1,31 cm
28. Perhatikan besaran berikut!
(1) Panjang.
(2) Massa.
(3) Waktu.
(4) Luas.
Besaran pokok yang digunakan untuk
menghasilkan besaran turunan kelajuan yang benar ditunjukkan oleh nomor ....
a. (1) dan (2) b. (1) dan (3) c. (2) dan (3) d. (2) dan (4)
29. Rina melakukan percobaan mengamati pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan tanaman kedelai.
Rina harus melakukan pengukuran panjang pertumbuhan batang tanaman selama satu minggu. Setiap hari Rina berangkat sekolah lebih pagi untuk mengukur panjang batang tanaman yang ada di laboratorium sekolah. Sikap ilmiah yang ditunjukkan oleh Rina adalah ….
a. kreatif b. jujur c. objektif d. tekun
30. Seorang siswa mengukur panjang suatu benda dengan mikrometer sekrup sebagai berikut.
Nilai dari hasil pengukuran yang dilakukan oleh siswa tersebut adalah ....
a. 0,624 mm b. 6,24 cm c. 6,24 mm d. 62,4 cm
B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar!
1. Sebutkan kegunaan dari proses penyelidikan IPA!
Jawab: ...
2. Apakah yang dimaksud kegiatan pengukuran?
Jawab: ...
3. Tuliskan empat macam sikap ilmiah yang harus dimiliki untuk proses penyelidikan IPA!
Jawab: ...
4. Jelaskan perbedaan antara besaran pokok dengan besaran turunan!
Jawab: ...
5. Bagaimanakah cara mengukur volume benda yang bentuknya tidak beraturan?
Jawab: ...
6. Jelaskan sejarah singkat ditetapkannya satuan internasional!
Jawab: ...
7. Sebutkan tiga contoh besaran turunan disertai dengan asal didapatkannya besaran turunan tersebut!
Jawab: ...
8. Jelaskan mengenai laju pertumbuhan dan cara menentukan hasil pengukuran laju pertumbuhan!
Jawab: ...
9. Perhatikan gambar berikut!
Suatu benda diukur diameternya dengan jangka sorong dan menunjukkan hasil seperti gambar tersebut.
Tentukan besarnya hasil pengukuran tersebut!
Jawab: ...
10. Apakah perbedaan antara arloji dan stopwatch?
Jawab: ...
Apakah kalian suka memakan buah pisang? Pisang menjadi salah satu buah yang banyak mengandung vitamin A dan B. Buah pisang terdiri atas beberapa jenis. Sebagai contoh terdapat jenis pisang kepok dan pisang ambon pada gambar. Pisang kepok memiliki kulit yang lebih tebal dan kulitnya membentuk garis yang terlihat jelas. Adapun pisang ambon memiliki kulit yang permukaannya halus. Rasa dari kedua jenis pisang tersebut pun berbeda. Jika ada banyak perbedaan baik ciri fisik maupun rasa, mengapa tidak menamai kedua buah tersebut
dengan nama yang berbeda? Meskipun kedua buah tersebut memiliki banyak perbedaan, tetapi keduanya dinamakan pisang. Penamaan yang sama untuk dua jenis yang berbeda diatur melalui sistem klasifikasi.
Meskipun berbeda, keduanya terdapat pada pohon yang bentuk daun, batang, dan akarnya sama. Masing-masing buah tersebut juga tumbuh bergerombol dalam satu tandan. Adanya beberapa persamaan tersebut digunakan untuk mengelompokkan kedua buah dalam satu nama yaitu pisang. Adapun varietasnya berbeda, ada yang diberi nama pisang kepok dan pisang ambon. Dapatkah kalian menjelaskan lebih rinci mengenai cara mengelompokkan dan memberi nama untuk dua organisme yang mirip? Guna menjawabnya, marilah kita pelajari materi pada bab ini dengan rasa ingin tahu yang tinggi.
Klasifikasi Makhluk Hidup
Ciri-Ciri Benda di Lingkungan Sekitar
Bab
2 Klasifikasi Makhluk Hidup
Motivasi Belajar Kompetensi Inti
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
Kata Kunci
• Makhluk hidup • Determinasi
• Benda tak hidup • Kelompok
• Klasifikasi
Peta Konsep
Kompetensi Dasar
3.2 Mengklasifikasikan makhluk hidup dan benda berdasarkan karakteristik yang diamati.
4.2 Menyajikan hasil pengklasifikasian makhluk hidup dan benda di lingkungan sekitar berdasarkan karakteristik yang diamati.
Pengklasifikasian Makhluk Hidup
Cara Mengklasifikasikan Makhluk Hidup
Gambar jenis pisang
Cobalah sebutkan berbagai benda di dalam kelas kalian. Di dalam kelas terdapat meja, kursi, jam dinding, buku, dan sebagainya. Tentunya kalian akan lupa untuk menyebutkan adanya udara, sinar matahari, debu, dan manusia. Semua yang telah disebutkan tersebut dapat dikatakan sebagai benda. Benda di lingkungan sekitar dibagi menjadi dua macam yaitu benda hidup dan benda tak hidup. Perbedaan dari kedua jenis benda tersebut ditentukan dari ciri yang dimilikinya.
Mengamati
Amatilah berbagai benda yang terdapat di lingkungan sekitar kalian! Kelompokkan benda-benda tersebut ke dalam benda hidup atau benda tak hidup! Tuliskan hasilnya di buku tugas dan nilaikan pada guru!
1. Ciri-Ciri Benda Hidup
Benda hidup atau makhluk hidup merupakan semua benda yang memiliki ciri-ciri hidup. Adapun ciri-ciri yang dimiliki oleh benda hidup meliputi membutuhkan makanan, bergerak, bernapas, adaptasi, peka terhadap rangsang, tumbuh dan berkembang, serta melakukan metabolisme.
2. Ciri-Ciri Benda Tak Hidup
Benda tak hidup merupakan jenis benda yang tidak memiliki ciri-ciri hidup, tetapi memiliki ciri lainnya dan memiliki kegunaan sebagai benda tak hidup. Ciri-ciri dari benda tak hidup di antaranya sebagai berikut.
a. Memiliki bentuk dan ukuran
Suatu benda memiliki bentuk dan ukuran tertentu. Bagi beberapa jenis benda, bentuk dan ukuran tersebut merupakan ciri khas yang dimiliki benda. Contohnya, buku yang berbentuk persegi panjang dengan bagian yang datar atau batu yang sifatnya keras, bentuk tidak beraturan, dan ukuran yang berbeda-beda.
b. Komposisi zat tertentu
Suatu benda tak hidup juga tersusun oleh zat kimia tertentu. Hal tersebut terjadi karena benda tak hidup terbentuk dari alam atau berasal dari alam yang tersusun dari unsur kimia tertentu.
Misalnya tanah tersusun dari unsur nitrogen, fosfor, kalium, dan lainnya.
c. Memiliki kegunaan
Setiap benda tak hidup pasti memiliki kegunaan sebagai benda tak hidup. Misalnya buku yang digunakan untuk menulis, kursi untuk tempat duduk, cahaya matahari untuk menerangi permukaan bumi, dan sebagainya.
d. Dapat bergerak atau digerakkan
Setiap benda hidup tak dapat bergerak jika dikenai oleh gaya dari makhluk hidup. Selain itu, gerak dari benda tak hidup juga dapat dilakukan oleh energi yang diberikan pada benda. Misalnya jarum jam dinding yang dapat bergerak karena adanya energi kimia dari baterai.
B. Cara Mengklasifikasikan Makhluk Hidup
Kegiatan mengklasifikasikan makhluk hidup dilakukan melalui proses pengamatan. Pengamatan dilakukan pada ciri-ciri atau karakteristik yang dimiliki oleh suatu makhluk hidup. Adapun suatu benda dapat dikatakan hidup atau sebagai makhluk hidup jika memiliki ciri-ciri hidup. Adapun ciri-ciri hidup di antaranya sebagai berikut.
1. Bernapas
Hewan dan manusia membutuhkan oksigen yang digunakan untuk proses metabolisme. Guna
Ringkasan Materi
A. Ciri-Ciri Benda di Lingkungan Sekitar
Adapun pada tumbuhan bernapas dilakukan dengan menyerap karbon dioksida yang digunakan dalam metabolisme kemudian mengeluarkan zat sisa berupa oksigen. Setiap makhluk hidup pasti akan melakukan pernapasan. Selain tumbuhan, jenis makhluk hidup lainnya baik yang hidup di daratan maupun di perairan pasti melakukan pernapasan dengan menyerap atau menghirup oksigen.
2. Memerlukan Makanan dan Minuman
Cobalah amati tanaman kacang tanah yang menghasilkan kacang yang tumbuh di dalam tanah. Hal tersebut dapat terjadi karena tanaman kacang melakukan proses fotosintesis. Fotosintesis merupakan proses pengolahan makanan yang hanya dilakukan oleh tumbuhan. Setiap tumbuhan harus melakukan fotosintesis karena tumbuhan memerlukan nutrisi untuk mempertahankan kehidupannya. Nutrisi yang dibutuhkan tumbuhan didapatkan dari air dan unsur hara dari dalam tanah. Selain tumbuhan, hewan dan manusia juga membutuhkan makanan dan minuman. Cara memperoleh makanan pada hewan dan manusia didapatkan dari tumbuhan atau jenis hewan lainnya.
3. Bergerak
Kegiatan seperti menulis, mengangkat benda, dan berjalan yang setiap hari kalian lakukan termasuk salah satu ciri hidup yaitu bergerak. Makhluk hidup pasti melakukan pergerakan yang dilakukan secara aktif atau pasif. Hewan, manusia, dan sebagian mikroorganisme bergerak secara aktif artinya dapat berpindah kedudukan dari satu tempat ke tempat lainnya. Adapun tumbuhan dan beberapa mikroorganisme melakukan gerak secara pasif karena tidak dapat berpindah kedudukan atau tempat.
Pengamatan gerak pada tumbuhan dapat diamati pada peristiwa mengatupnya daun putri malu, tumbuhnya batang mengikuti arah cahaya matahari, tumbuhnya akar ke bawah, dan sebagainya.
4. Tumbuh dan Berkembang
Setiap makhluk hidup pasti akan tumbuh dan berkembang, misalnya tanaman jagung yang ditanam dari biji jagung. Setelah beberapa bulan biji jagung akan tumbuh menjadi tanaman jagung yang memiliki akar, batang, dan daun yang lebat. Tumbuh merupakan proses pertambahan jumlah dan ukuran sel tubuh yang dapat diamati dengan bertambahnya panjang, lebar, tinggi, dan massa suatu makhluk hidup.
Ciri tumbuh pada makhluk hidup dapat diamati pada pertambahan tinggi dan ukuran batang, ukuran dan jumlah daun, serta perpanjangan akar, misalnya pada tanaman jagung. Adapun berkembang merupakan proses menuju kedewasaan yang dapat diamati dengan penyempurnaan bentuk tubuh. Ciri
Ciri tumbuh pada makhluk hidup dapat diamati pada pertambahan tinggi dan ukuran batang, ukuran dan jumlah daun, serta perpanjangan akar, misalnya pada tanaman jagung. Adapun berkembang merupakan proses menuju kedewasaan yang dapat diamati dengan penyempurnaan bentuk tubuh. Ciri