• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGURUSAN DAN PENGAWASAN

Dalam dokumen PT MANDIRI TUNAS FINANCE (Halaman 54-59)

Sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, pengelolaan Perseroan dilakukan oleh Dewan Direksi, yang terdiri dari seorang Direktur atau lebih, bila diperlukan satu diantaranya menjabat sebagai Direktur Utama di bawah pengawasan Dewan Komisaris, yang terdiri dari seorang Komisaris atau lebih, bila diperlukan satu diantaranya menjabat sebagai Komisaris Utama. Para anggota Direksi dan Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan oleh Rapat Umum Pemegang Saham untuk jangka waktu yang ditentukan lamanya yaitu 3 (tiga) tahun. Tugas dan Wewenang Direksi dan Dewan Komisaris diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan.

Pada saat ini susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan diangkat Akta PKR No.31 tanggal 31 Maret 2015 jo. Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Emiten No.15 tanggal 30 September 2016 yang dibuat dihadapan Ny.Lenny Janis Ishak, S.H., Notaris di Jakarta, akta mana telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No.AHU-AH.01.03-0086378 tanggal 5 Oktober 2016 dan telah didaftarkan pada Daftar Perseroan No.AHU-0116791.AH.01.11. TAHUN 2016 tanggal 5 Oktober 2016 jo.Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Emiten No.23 tanggal 26 April 2017 yang dibuat dihadapan Ny.Lenny Janis Ishak, S.H., Notaris di Jakarta, akta mana telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No.AHU-AH.01.03-0132306 tanggal 2 Mei 2017 dan telah didaftarkan pada Daftar Perseroan No.AHU-0056462.AH.01.11.TAHUN 2017 tanggal 2 Mei 2017,susunan Dewan Komisaris dan DireksiPerseroan adalah sebagai berikut: Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Rico Adisurja Setiawan*)

Komisaris : Harry Gale*)

Komisaris (Independen) : Ravik Karsidi*) Direksi

Direktur Utama : Ignatius Susatyo Wijoyo

Direktur : Arya Suprihadi

Direktur : Harjanto Tjitohardjojo

Keterangan :

*) Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Emiten No.15 tanggal 30 September 2016 yang dibuat dihadapan Ny.Lenny Janis Ishak, S.H., Notaris di Jakarta, pengangkatan dewan komisaris Emiten di atas berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan OJK atas penilaian kelayakan dan kepatutan (Fit and Proper Test)

Berikut ini adalah keterangan singkat mengenai masing-masing anggota Komisaris dan Direksi: DEWAN KOMISARIS

Rico Adisurja Setiawan Komisaris Utama

Warga Negara Indonesia, kelahiran Jakarta, 2 Agustus 1971, berumur 45 tahun, berdomisili di Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia.

Memperoleh gelar Master of Business of Administration untuk bidang Finance dari Woodbury University pada tahun 1994.

Kemampuan kepemimpinannya terlihat dari berbagai macam pengalaman sebagai Komisaris, Komisaris Utama, Direktur dan Direktur Utama di berbagai perusahaan.

Menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroan sejak April 2017 sampai saat ini. Sebelumnya menjabat sebagai Komisaris PT Mandiri Utama Finance (2015 - Januari 2017). Saat ini juga menjabat sebagai Komisaris Utama PT Asia Surya Perkasa (2015-sekarang), Komisaris Utama PT Tunas Dwipa Matra (2013-sekarang), Komisaris PT Rahardja Ekalancar (2010-sekarang), Direktur PT Surya Sudeco (2005-sekarang), Direktur Utama PT Tunas Asset Sarana (2005-sekarang), Direktur Utama PT Surya Mobil Megahtama (2005-sekarang), Direktur Utama PT Tunas Mobilindo Perkasa (2002-sekarang), Direktur Utama PT Tunas Mobilindo Parama (1997-sekarang). Sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur PT Tunas Dwipa Matra (2005-2013), Komisaris PT Tunas Financindo Sarana (2005-2009), Direktur PT Tunas Ridean Tbk (2001-2010), Direktur PT Tunas Financindo Sarana (2000-2005), Direktur Utama PT Tunas Andalan Pratama (1998-2010), Direktur Provisions (Asia) Trading Singapore (1998-2001), Komisaris PT Tunas Dwipa Matra (1997-2010), Direktur PT Tunas Ridean Tbk (1996-1998), Direktur PT Tunas Financindo Corp (1995-1999). Memulai karirnya sebagai Management Consultant di Prasetio Utomo Arthur Andersen (1995-1996).

Beliau diangkat sebagai Komisaris Utama Perseroan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.23 tanggal 26 April 2017 yang dibuat oleh Lenny Janis Ishak, SH, Notaris di Jakarta Selatan, dengan masa jabatan sampai dengan Penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun 2020.

Harry Gale Komisaris

Warga Negara Indonesia, kelahiran Plaju, 23 Juli 1971, berumur 45 tahun, berdomisili di Jakarta Timur, DKI Jakarta, Indonesia.

Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi dari Universitas Sriwijaya, Palembang, (1996) dan Post Magister Manajemen dari Universitas Gajah Mada, Yogyakarta (2007).

Menjabat sebagai Komisaris Perseroan sejak April 2017 sampai saat ini. Sebelumnya menjabat sebagai sebagai Group Head of Consumer Loans Group PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2016 - sekarang), CEO Regional XII Papua PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Januari 2015 – 2016), Regional Manager X Makassar PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Januari 2014 – 2015), dan menjabat berbagai posisi strategis lainnya di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, sejak tahun 2003. Memulai karirnya di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada tahun 1997.

Beliau diangkat sebagai Komisaris Perseroan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.23 tanggal 26 April 2017 yang dibuat oleh Lenny Janis Ishak, SH, Notaris di Jakarta Selatan, dengan masa jabatan sampai dengan Penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun 2020.

Ravik Karsidi

Komisaris Independen

Warga Negara Indonesia, kelahiran Sragen, 7 Juli 1957, berumur 59 tahun, berdomisili di Solo, Jawa Tengah, Indonesia.

Menyelesaikan pendidikan Sarjana Jurusan Ilmu Pendidikan FIP di Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta pada tahun 1980, Magister Sains Program Studi Sosiologi Pedesaan untuk Studi Pembangunan, dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Bogor tahun 1994 & Doktor Program Studi Ilmu Penyuluhan Pembangunan Institut Pertanian Bogor (IPB), Bogor (Cumlaude) tahun 1999.

Menjabat sebagai Komisaris Independen dan Ketua Komite Audit Perseroan sejak April 2017 hingga saat ini. Sebelumnya pernah menjabat sebagai Pembantu Rektor I Bidang Akademik UNS, Surakarta. Saat ini juga menjabat sebagai Juri Nasional Mahasiswa dan Dosen berprestasi Ditjen Dikti Kemendikbud (2004-sekarang), Sebagai juri nasional lomba Karya Ilmiah Mahasiswa, Ditjen Dikti Kemendikbud (2002-sekarang), Sebagai Asesor Program studi dan institusi Perguruan Tinggi di BANPT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi) (2003-sekarang), Staf Pengajar Pascasarjana UNS (S2 pada Program Studi Ilmu Komunikasi, S2/ S3 Ilmu Penyuluhan Pembangunan/ Manajemen Pengembangan Masyarakat, dan S2 Program Studi PKLH, S2 Kajian Budaya, S2 Magister Manajemen, S3 Ilmu Pendidikan, S3 Ilmu Ekonomi) (2001-sekarang) Staf Pengajar Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP UNS (1981-sekarang).

Beliau diangkat sebagai Komisaris Independen Perseroan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.23 tanggal 26 April 2017 yang dibuat oleh Lenny Janis Ishak, SH, Notaris di Jakarta Selatan, dengan masa jabatan sampai dengan Penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun 2020.

DlREKSI

Arya Suprihadi Direktur

Warga Negara Indonesia, Kelahiran Surabaya 17 Februari 1971, berumur 45 tahun, berdomisili di Jakarta Selatan. Menyelesaikan pendidikan S1 dari Fakultas Teknik Sipil Universitas Indonesia dan Master Science in Finance pada tahun 1996 serta Master of Business Administration dari University of Colorado, Denver, USA pada tahun 1999.

Menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak September 2016 hingga saat ini. Bergabung dengan Perseroan sebagai Deputi Direktur Perseroan pada bulan Mei 2016. Beliau pernah menjabat berbagai posisi di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yaitu sebagai SVP – Group Head Corporate Banking VII (Januari 2015 – Mei 2016), SVP – Kepala Wilayah Kalimantan (Juli 2013 – Desember 2014), VP – Deputy Kanwil Makassar (April 2012 – Juni 2013), VP Area Manager Makassar (Juli 2011 – Maret 2012), VP Area Manager Jakarta Tanjung Priok (Mei 2010

– Juni 2011), VP Area Manager Bandung Braga (April 2009 – April 2010), AVP Department Head PMS – Jakarta Network Group ( Desember 2004 – Maret 2009), Senior Manager – Priority Banking (Januari 2003 – November 2004), Assistant Manager Priority Banking (April 2001 – Desember 2002). Karir beliau di Bank Mandiri diawali sebagai peserta Officer Development Program (ODP) pada tahun 2000. Diangkat sebagai Direktur Perseroan berdasarkan Akta pernyataan keputusan pemegang saham pada tanggal 30 September 2016, yang dibuat oleh Lenny Janis Ishak, SH, Notaris di Jakarta, dengan masa jabatan sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun 2019. Penunjukkan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan telah sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Komisaris PerseroanAtau Perusahaan Publik dan Peraturan OJK Nomor 4/POJK.05/2013 tentang Penilaian Kemampuan Dan Kepatutan Bagi Pihak Utama Pada Perusahaan Perasuransian, Dana Pensiun, Perusahaan Pembiayaan Dan Perusahaan Penjaminan, kecuali terhadap penilaian kelayakan dan kepatutan (Fit and Proper Test) Dewan Komisaris Emiten sedang dalam proses pengurusan internal pengajuan permohonan tertulis penilaian kemampuan dan kepatutan (fit & proper test) untuk ketiga anggota Komisaris untuk disampaikan ke OJK berdasarkan Surat Pernyataan Emiten tanggal 5 Mei 2017.

Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan juga telah memenuhi ketentuan mengenai rangkap jabatan sebagaimana diatur dalam Pasal 9 juncto Pasal 18 ayat (4) Peraturan OJK Nomor 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan Pembiayaan.

Jumlah gaji dan tunjangan yang dibayarkan kepada para anggota Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2012, 2013, dan 2014 serta 30 Juni 2015, masing-masing sebesar Rp2.056juta, Rp2.731 juta, Rp3.819 juta danRp3.230 sedangkan jumlah gaji dan tunjangan yang dibayarkan kepada para Direksi Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2012, 2013, dan 2014 serta 30 Juni 2015, masing-masing sebesar Rp6.821 juta, Rp7.190 juta, dan Rp10.011 juta serta Rp6.998 juta yang ditentukan berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan.

Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary)

Untuk memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Perseroan atau Perusahaan Publik tanggal 8 Desember 2014, Direksi Perseroan telah menunjuk dan mengangkat Citra Judith Lupitadevi sebagai Sekretaris Perusahaan Perseroan terhitung sejak tanggal 21 April 2017 sebagaimana termaktub dalam Surat Keputusan Direksi No.2428/ SK-HCP.SVC/HC/IV/2017 tentang Mutasi Pegawai tertanggal 12 April 2017. Berikut ini adalah informasi tentang SekretarisPerusahaan Perseroan:

Nama : Citra Judith Lupitadevi

Nomor Telepon : (62-21) 2305608

Faksmili : (62-21) 2305618

E-mail : [email protected]

Alamat : Graha Mandiri Lt. 3A, Jl. Imam Bonjol 61, Jakarta 10310 Tugas-tugas Sekretaris Perusahaan antara lain sebagai berikut:

1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang Pasar Modal;

2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal;

3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi: a) Keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada

situs Web Perseroan;

b) Penyampaian laporan kepada OJK tepat waktu;

d) Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan

e) Pelaksanaan program orientasi terhadap perusahaan bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris. 4. Sebagai penghubung antara Perseroan dengan pemegang saham Perseroan, OJK, dan

pemangku kepentingan lainnya.

5. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi yang bersifat rahasia kecuali dalam rangka memenuhi kewajiban sesuai dengan peraturan perundang-undangan atau ditentukan lain dalam peraturan perundang-undangan.

6. Dilarang mengambil keuntungan pribadi baik secara langsung maupun tidak langsung, yang merugikan Perseroan.

Komite Audit

Sesuai dengan Peraturan OJK Nomor POJK 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit. Perseroan telah membentuk Komite Audit sebagaimana termaktub dalam Keputusan Dewan Komisaris Perseroan No.Kep.Kom/002/2017 tertanggal 10 April 2017, dengan susunan sebagai berikut:

Ketua : Ravik Karsidi

Anggota : Allen Situngkir

Anggota : Irene Yudhistira Junarso Tugas Komite Audit Perseroan meliputi :

1. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan oleh Perseroan kepada publik dan/atau pihak otoritas antara lain seperti laporan keuangan, proyeksi dan laporan lainnya terkait dengan informasi keuangan perseroan.

2. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor internal dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas temuan auditor internal.

3. Melakukan penelaahan atas ketaatan perseroan terhadap peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan perseroan.

4. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi perbedaan pendapat antara manajemen dan akuntan atas jasa yang diberikannya.

5. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjukkan akuntan yang didasarkan pada independensi, ruang lingkup penugasan dan fee.

6. Memberikan rekomendasi mengenai penyempurnaan sistem pengendalian intern perusahaan serta pelaksanaannya.

7. Melakukan penelaahan terhadap aktivitas pelaksanaan manajemen risiko yang dilakukan oleh Direksi, jika Perseroan tidak memiliki fungsi pemantau risiko dibawah Dewan Komisaris.

8. Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan perseroan. 9. Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi

benturan kepentingan perseroan.

10. Menjaga kerahasiaan dokumen data dan informasi Perseroan. Ravik Karsidi, Ketua Komite Audit

Beliau selain menjabat sebagai Komisaris Independen juga merangkap sebagai Ketua Komite Audit sejak April 2017 hingga saat ini.

Unit Audit Internal

Sesuai ketentuan Peraturan OJK Nomor 56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal, Perseroan telah membentuk Unit Audit Internal berdasarkan KeKeputusan Direksi Perseroan No.0935/SK-HCP.SVC/HC/VI/2016 tanggal 14 Juni 2016 dan mengangkat Ibu Dayu Rasmini, sebagai Kepala Satuan Pengawasan Intern Kantor Pusat terhitung sejak tanggal 1 Juli 2016.

Perseroan telah memiliki Piagam Unit Audit Internal (Pedoman Pelaksanaan Kerja Audit Internal) yang disusun secara sinergi dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.

Komite Nominasi dan Remunerasi

Ketua : Ravik Karsidi

Anggota : Harry Gale

Anggota : Vivid Zulprimiadanni

Sesuai ketentuan Peraturan OJK Nomor 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan RemunerasiPerseroan atau Perusahaan Publik, Perseroan telah membentuk Komite Nominasi dan Remunerasi berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris Perseroan No.Kep.Kom/01/2014 tentang Pembentukan dan Pengangkatan Komite Nominasi dan Remunerasi PT Mandiri Tunas Finance tertanggal 26 November 2014 yang telah diubah dengan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perseroan No.KEP/KOM/003/2017 tanggal 10 April 2017, dengan susunan sebagai berikut:

Tugas Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan meliputi : Terkait dengan fungsi nominasi:

1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:

a. Komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris; b. kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses nominasi;

c. kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.

2. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja anggota Direksi/Dewan Komisaris berdasarkan tolak ukur yang telah disusun sebagai bahan evaluasi.

3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai program pengembangan kemampuan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris; dan

4. Memberikan usulan calon yang memenuhi syarat sebagai anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan ke RUPS.

Terkait dengan fungsi remunerasi :

5. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai: a. struktur remunerasi;

b. kebijakan atas remunerasi; c. besaran atas remunerasi;

6. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja dengan kesesuaian remunerasi yang diterma masing-masing anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris.

Dalam dokumen PT MANDIRI TUNAS FINANCE (Halaman 54-59)