54 e. Aset Tetap
TANAH DAN BANGUNAN
2. Pengurusan dan Pengawasan
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham PT Nanotech Indonesia Global Tbk No. 5 tanggal 8 Januari 2022 dibuat di hadapan Rini Yulianti, S.H., Notaris di Kota Jakarta Timur, yang telah diberitahukan kepada Menkumham sebagaimana dibuktikan dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.03.00160022 tanggal 10 Januari 2022 serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Menkumham No. AHU-0004624.AH.01.11 Tahun 2022 tanggal 10 Januari 2022 (“Akta 5/8 Januari 2022”), susunan pengurusan Perseroan pada tanggal Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Nurul Taufiqu Rochman
Komisaris : Radyum Ikono
Komisaris Independen : Sihol Siagian Direksi
Direktur Utama : Suryandaru
Direktur : Mochamad Arief Iskandar
Direktur : Kurniawan Eko Saputro Z
Direktur : Alfian Noviyanto
Pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan tersebut dilakukan berdasarkan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan OJK No.33/2014.
Berdasarkan Akta No. 5/8 Januari 2022, masa jabatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal keputusan sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan untuk tahun buku 2025 yang akan diselenggarakan pada tahun 2026.
Berikut ini adalah keterangan singkat mengenai masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan:
Dewan Komisaris:
Nurul Taufiqu Rochman Komisaris Utama
Warga Negara Indonesia , 51 tahun.
Meraih gelar Sarjana Teknik (Mechanical Engineering) dari Kagoshima University di tahun 1995, dilanjutkan dengan meraih Magister Teknik di tahun 1997. Beliau meraih gelar Doktor Teknik dan Proses Material dari Kagoshima University di tahun 2000 dan di tahun 2011 meraih gelar Doktor Bisnis dan Manajemen dari Institut Pertanian Bogor (IPB).
Di tahun 2000 berkarir sebagai Manajer Kontrol Kualitas di Kyushu Tabuchi Company, Kagoshima, Jepang lalu menjadi Peneliti Istimewa, Divisi Material, Kagoshima Prefectural Institute of Industrial Technology, Kagoshima, Jepang pada tahun 2001 hingga 2002. Lalu pada tahun 2002 – 2003 beliau menjadi Penasihat Konsorsium, Kagoshima Prefectural Institute of Industrial Technology, Kagoshima, Jepang. Lebih lanjut, di tahun 2010 hingga 2014, dipercaya untuk menjabat Kepala Bidang Instrumentasi, Pusat Penelitian Metalurgi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Pada tahun 2013 hingga tahun 2017, beliau menjabat sebagai Komisaris PT Gizi Indonesia hingga di tahun 2014 diangkat menjadi Kepala Pusat Inovasi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sampai dengan tahun 2018. Lalu di tahun 2019, beliau menjabat
57
sebagai Komisaris Utama PT Nanobubble Karya Indonesia, PT Nano Herbaltama Internasional serta Kepala Pusat Penelitian Metalurgi &
Material (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia/Badan Riset dan Inovasi Nasional) hingga sekarang. Beliau bergabung sejak tahun 2019 sebagai Komisaris Utama Perseroan hingga saat ini.
Radyum Ikono Komisaris
Warga Negara Indonesia, 32 tahun.
Meraih gelar Sarjana Teknik dari Nanyang Technological University di tahun 2010 lalu melanjutkan pendidikannya di University of Tsukuba dan meraih gelar Magister Teknik Material di tahun 2012. Beliau menjadi Doktor Administrasi Bisnis dan Manajemen Institut Pertanian Bogor di tahun 2019 serta meraih gelar Doktor Teknis Biomedis dari Matsumoto Dental University di tahun 2020.
Memulai karirnya di tahun 2010 sebagai peneliti muda di National Institute for Material Science, Tsukuba hingga tahun 2012. Lalu di tahun 2013 hingga 2014 menjadi Dekan Fakultas Teknik di Universitas Teknologi Sumbawa. Hingga pada tahun 2014 dipercaya untuk menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Keterlibatan Masyarakat Universitas, Universitas Teknologi Sumbawa hingga tahun 2016. Sejak tahun 2013 dipercaya menjadi Direktur Utama CV Nanotech Indonesia hingga sekarang. Pada tahun 2018 beliau menjabat sebagai Direktur Utama di PT Partner Impian Milenial lalu bergabung menjadi Komisaris Perseroan sejak tahun 2021.
Sihol Siagian
Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, 67 tahun
Meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia di tahun 1975 hingga 1983. Kemudian, beliau melanjutkan pendidikan dan memperoleh gelar Magister Manajemen di Universitas Krisnadwipayana pada tahun 1998 hingga 2001. Selanjutnya, beliau juga meraih gelar Magister Ilmu Hukum Bisnis dari Universitas Padjajaran pada tahun 2001 hingga 2004.
Setelahnya, beliau memperoleh gelar Doktor Hukum Bisnis di Universitas Padjajaran pada tahun 2006 hingga 2010.
Memulai karirnya di Badan Pengawas Pasar Modal, Departemen Keuangan pada tahun 1978 hingga 1999 dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Bagian Hukum dan Perundang-Undangan. Kemudian beliau menjabat sebagai Direktur Pengawasan di PT Bursa Efek Jakarta pada tahun 1999 hingga 2005. Selanjutnya pada tahun 2005 hingga 2007, beliau berkarir di PT Bursa Efek Surabaya dengan menjabat sebagai Direktur Pengawasan. Kemudian beliau menjabat sebagai Direktur Keuangan di PT Bursa Efek Indonesia pada tahun 2007 hingga 2009.
Selanjutnya pada tahun 2009 hingga sekarang beliau berkarir sebagai Dosen Tidak Tetap Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Universitas Tarumanegara. Selanjutnya beliau berkerja di PT Anugrah Sekuritas Indonesia sebagai Komisaris Independen pada tahun 2009 hingga sekarang. Kemudian beliau menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Indo Straits Tbk pada tahun 2011 hingga sekarang. Selanjutnya pada tahun 2011 hingga 2016, beliau menjabat sebagai Direktur Pengembangan di PT Bara Jaya International Tbk. Kemudian beliau berkarir di PT Mas Murni Indonesia Tbk pada tahun 2012 hingga 2020 sebagai Komisaris Independen. Selanjutnya beliau berkerja di PT Sinergi Megah Internusa Tbk sebagai Komisaris Independen pada tahun 2018 hingga 2020. Kemudian beliau menjabat sebagai Komisaris Independen di
58
Direksi:PT Harapan Duta Pertiwi Tbk pada tahun 2020 hingga sekarang.
Selanjutnya beliau berkarir di PT Indo Boga Sukses Tbk sebagai Komisaris Independen pada tahun 2021 hingga sekarang. Kemudian beliau menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Mitra Angkasa Sejahtera Tbk pada tahun 2021 hingga saat ini. Pada 8 Januari 2022 hingga saat ini, beliau bergabung dengan Perseroan sebagai Komisaris Independen.
Suryandaru Direktur Utama
Warga Negara Indonesia, 32 tahun.
Meraih gelar Sarjana Teknik Kimia dari Universitas Diponegoro pada tahun 2010. Selanjutnya pada tahun 2014 berhasil mendapatkan Magister Teknik Industri dari Universitas Indonesia.
Pada tahun 2012 sampai dengan tahun 2021 menjabat sebagai Ketua Yayasan Nano Center Indonesia. Pada tahun 2015, dipercaya menjadi Kepala Program Studi Teknik Industri, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) hingga tahun 2021. Dilanjutkan pada tahun 2019, beliau menjabat sebagai Direktur di Nanotech Global Innovation, Pte. Ltd Singapura hingga tahun 2020. Sejak tahun 2021, beliau menjabat di beberapa posisi strategis dalam beberapa perusahaan antara lain di PT Nanotech Herbal Indonesia, PT Nanotech Investama Sedaya serta menjabat sebagai Kepala Pusat Pengelola Inovasi dan Inkubasi Kewirausahaan, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) hingga sekarang. Beliau dipercaya menjadi Direktur Utama Perseroan sejak tahun 2021 hingga saat ini.
Mochamad Arief Iskandar Direktur
Warga Negara Indonesia, 33 tahun.
Meraih gelar Sarjana Sains Ilmu Fisika dari Universitas Negeri Surabaya di tahun 2010 dan saat ini sedang menyelesaikan studinya untuk Magister Manajamen di Universitas Mercu Buana.
Memulai karirnya di tahun 2018 sebagai Direktur di PT Nanotech Natura Indonesia hingga sekarang. Lalu di tahun 2019 hingga 2020 menjadi Kepala Marketing di Nanotech Global Innovation Pte. Ltd.. Di tahun 2020, beliau dipercaya menjabat sebagai Direktur di PT Nano Herbaltama Internasional hingga saat ini. Beliau bergabung menjadi Direktur Perseroan sejak tahun 2021 dan juga sebagai Direktur di PT Nanotech Niaga Nusantara hingga sekarang.
59
Tidak terdapat sifat hubungan kekeluargaaan di antara anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris dengan Pemegang Saham utama/ Pengendali Perseroan
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Gaji dan tunjangan yang dibayarkan kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan untuk periode dan tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2021, 31 Desember 2020 dan 2019 adalah sebesar Rp78 juta, Rp342 juta dan Rp210 juta.
(dalam jutaan Rupiah) Gaji dan Tunjangan
Dewan Komisaris dan Direksi 30 Juni 2021 31 Desember 2020 31 Desember 2019
Dewan Komisaris 30 60 70
Direksi 48 282 140
Total 78 342 210
Kurniawan Eko Saputro Z Direktur
Warga Negara Indonesia, 31 tahun.
Meraih gelar Sarjana Teknologi Pertanian dari Universitas Brawijaya di tahun 2016.
Memulai karirnya sebagai Kepala Manajemen Proyek di Yayasan Nano Center Indonesia pada tahun 2016 hingga tahun 2020. Lalu di tahun 2017 hingga 2020, beliau menjadi Tenaga Ahli Proyek Penelitian dari Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA). Pada tahun 2020 hingga 2021 dipercaya menjadi Manajer Teknik serta Manajer Operasional Nano Venture di Yayasan Nano Center Indonesia lalu di tahun 2018, beliau dipercaya untuk memegang posisi penting sebagai Direktur PT Nanobox Mitra Teknologi hingga saat ini. Beliau bergabung menjadi Direktur Perseroan sejak tahun 2021 hingga sekarang.
Alfian Noviyanto Direktur
Warga Negara Indonesia, 41 tahun.
Meraih gelar Diploma Teknik Pertanian dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 2000 yang dilanjutkan dengan meraih gelar Sarjana teknologi Pertanian dari Universitas Padjadjaran di tahun 2004. Pada tahun 2008, beliau meraih Magister Teknik Metalurgi dan Material di Universitas Indonesia dan dilanjutkan dengan pencapaian sebagai Doktor Ilmu dan Teknik Material dari School of Materials Science and Engineering dari Yeungnam University di tahun 2013.
Pengalaman kerja beliau dimulai pada tahun 2005 sebagai Pembantu Peneliti Pusat Penelitian Fisika Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) hingga tahun 2009. Selanjutnya pada tahun 2009 sampai dengan 2013, menjadi Asisten Peneliti di School of Materials Science and Engineering di Yeungnam University. Kemudian pada tahun 2013, beliau menjadi Peneliti Istimewa di National Institute for Materials Science di Jepang. Di tahun 2017, beliau dipercaya menjadi Dosen teknik Mesin di Universitas Mercu Buana hingga sekarang. Karir sebagai Peneliti dilanjutkan di Yayasan Nano Center Indonesia sejak tahun 2018 hingga sekarang. Sejak tahun 2021 hingga sekarang, dipercaya menjadi Direktur Perseroan serta menjadi Ketua Yayasan Nano Center Indonesia.
60
Perseroan saat ini tidak memiliki komite nominasi dan remunerasi, namun fungsi nominasi dan remunerasi telah dijalankan oleh Dewan Komisaris sesuai dengan Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten Atau Perusahaan Publik.