Perbandingan posisi pada tanggal 30 Juni 2021 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2020
Total aset pada tanggal 30 Juni 2021 tercatat sebesar Rp41.669 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp34.389 juta atau 472,4% dibandingkan dengan total aset pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp7.280 juta. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh peningkatan aset tetap sehubungan dengan:
- Pembelian tanah dan gedung kantor dan prasarananya yang berlokasi di Komplek Batan Lama A-11 & A-12, RT.010/RW.006, Kel.Setu, Kec. Setu, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, yang saat ini digunakan oleh Perseroan sebagai kantor pusat;
- Biaya renovasi Gedung yang berlokasi di Komplek Batan Lama A-11, RT.010/RW.006, Kel.Setu, Kec. Setu, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten; dan
- Pembelian mesin berupa alat karakterisasi.
Perbandingan posisi pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2019 Total aset pada tanggal 31 Desember 2020 tercatat sebesar Rp7.280 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp5.578 juta atau 327,6% dibandingkan dengan total aset pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 1.702 juta. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh:
- Peningkatan aset tetap sehubungan dengan:
i. Pembelian tanah dan bangunan yang berlokasi di Kampung Cikoleang, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, yang merupakan pabrik Perusahaan Anak Perseroan;
ii. Biaya renovasi pabrik Perusahaan Anak Perseroan; dan
iii. Pembelian mesin sehubungan dengan pabrik Perusahaan Anak Perseroan.
- Terdapatnya kas Perseroan, dimana hal ini sejalan dengan peningkatan penerimaan kas dari pelanggan.
Aset Lancar
Perbandingan posisi pada tanggal 30 Juni 2021 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2020
Aset lancar pada tanggal 30 Juni 2021 tercatat sebesar Rp7.697 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp3.930 juta atau 104,3%
dibandingkan dengan aset lancar pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp3.767 juta. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh peningkatan kas Perseroan, dimana hal ini sejalan dengan peningkatan penerimaan kas dari pelanggan.
Perbandingan posisi pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2019 Aset lancar pada tanggal 31 Desember 2020 tercatat sebesar Rp3.767 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp2.830 juta atau 301,8% dibandingkan dengan aset lancar pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp937 juta. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh terdapatnya kas Perseroan, dimana hal ini sejalan dengan peningkatan penerimaan kas dari pelanggan.
Aset Tidak Lancar
Perbandingan posisi pada tanggal 30 Juni 2021 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2020
Aset tidak lancar pada tanggal 30 Juni 2021 tercatat sebesar Rp33.972 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp30.459 juta atau 867,1% dibandingkan dengan aset tidak lancar pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp3.513 juta. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh peningkatan aset tetap sehubungan dengan:
- Pembelian tanah dan gedung kantor dan prasarananya yang berlokasi di Komplek Batan Lama A-11 & A-12, RT.010/RW.006, Kel.Setu, Kec. Setu, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, yang saat ini digunakan oleh Perseroan sebagai kantor pusat;
- Biaya renovasi Gedung yang berlokasi di Komplek Batan Lama A-11, RT.010/RW.006, Kel.Setu, Kec. Setu, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten; dan
- Pembelian mesin berupa alat karakterisasi.
Perbandingan posisi pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2019 Aset tidak lancar pada tanggal 31 Desember 2020 tercatat sebesar Rp3.513 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp2.748 juta atau 359,3% dibandingkan dengan aset tidak lancar pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp765 juta. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh peningkatan aset tetap sehubungan dengan:
26
- Pembelian tanah dan bangunan yang berlokasi di Kampung Cikoleang, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, yang merupakan pabrik Perusahaan Anak Perseroan;
- Biaya renovasi pabrik Perusahaan Anak Perseroan; dan
- Pembelian mesin sehubungan dengan pabrik Perusahaan Anak Perseroan.
LIABILITAS
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 30 Juni 31 Desember
2021 2020 2019
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha - pihak ketiga 368 - -
Beban akrual 32 - 58
Pendapatan diterima dimuka 698 16 - Utang pihak berelasi 168 - -
Utang pajak 1.500 453 24
Total Liabilitas Jangka Pendek 2.766 469 82 Liabilitas Jangka Panjang
Utang pihak berelasi 626 680 703
Liabilitas imbalan kerja 130 101 - Total Liabilitas Jangka Panjang 756 781 703
TOTAL LIABILITAS 3.522 1.251 785
Total Liabilitas
Perbandingan posisi pada tanggal 30 Juni 2021 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2020
Total liabilitas pada tanggal 30 Juni 2021 tercatat sebesar Rp3.522 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp2.272 juta atau 181,6% dibandingkan dengan total liabilitas pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp1.251 juta. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh peningkatan utang pajak, terutama Pajak Pertambahan Nilai, hal ini dikarenakan oleh pada tahun 2021, Perseroan baru menjadi PKP (Pengusaha Kena Pajak).
Perbandingan posisi pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2019 Total liabilitas pada tanggal 31 Desember 2020 tercatat sebesar Rp1.251 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp466 juta atau 59,3% dibandingkan dengan total liabilitas pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp785 juta. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh terdapatnya utang Pajak Pertambahan Nilai pada tanggal 31 Desember 2020.
Liabilitas Jangka Pendek
Perbandingan posisi pada tanggal 30 Juni 2021 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2020
Liabilitas jangka pendek pada tanggal 30 Juni 2021 tercatat sebesar Rp2.766 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp2.297 juta atau 489,3% dibandingkan dengan liabilitas jangka pendek pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp469 juta. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh peningkatan utang pajak, terutama Pajak Pertambahan Nilai, hal ini dikarenakan oleh pada tahun 2021, Perseroan baru menjadi PKP (Pengusaha Kena Pajak).
Perbandingan posisi pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2019 Liabilitas jangka pendek pada tanggal 31 Desember 2020 tercatat sebesar Rp469 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp388 juta atau 474,3% dibandingkan dengan liabilitas jangka pendek pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp82 juta. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh terdapatnya utang Pajak Pertambahan Nilai pada tanggal 31 Desember 2020.
Liabilitas Jangka Panjang
Perbandingan posisi pada tanggal 30 Juni 2021 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2020
Liabilitas jangka panjang pada tanggal 30 Juni 2021 tercatat sebesar Rp756 juta, mengalami penurunan sebesar Rp25 juta atau 3,2% dibandingkan dengan liabilitas jangka panjang pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp781 juta. Penurunan ini terutama disebabkan oleh menurunnya utang pihak berelasi jangka panjang kepada Nurul Taufiqu Rochman, dimana hal ini sejalan dengan pembayaran yang telah dilakukan oleh Perseroan kepada Nurul Taufiqu Rochman.
27
Perbandingan posisi pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2019 Liabilitas jangka panjang pada tanggal 31 Desember 2020 tercatat sebesar Rp781 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp78 juta atau 11,1% dibandingkan dengan liabilitas jangka panjang pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp703 juta. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh terdapatnya liabilitas imbalan kerja pada tahun 2020. Lebih lanjut, pada tahun 2019.
EKUITAS
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 30 Juni 31 Desember
2021 2020 2019
EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Modal saham - nilai nominal Rp10.000 per saham pada tanggal 30 Juni 2021 dan 31 Desember 2020 dan 2019
Modal dasar - 10.000.000 saham pada tanggal 30 Juni 2021 dan 1.000.000 saham pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019
Modal ditempatkan dan disetor - 3.000.000 saham pada tanggal 30 Juni
2021 dan 1.000.000 pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 30.000 - - Saldo laba
Belum ditentukan penggunaannya 4.831 3.535 917
Penghasilan komprehensif lain
Keuntungan dari pengukuran Kembali 7 - -
Subtotal 34.838 3.535 917
Kepentingan nonpengendali 3.309 2.495 -
TOTAL EKUITAS 38.147 6.029 917
Perbandingan posisi pada tanggal 30 Juni 2021 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2020
Ekuitas pada tanggal 30 Juni 2021 tercatat sebesar Rp38.147 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp32.118 juta atau 532,7%
dibandingkan dengan ekuitas pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp6.029 juta. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh modal ditempatkan dan disetor penuh pada tanggal 30 Juni 2021 sebesar Rp30.000 juta, yang berasal dari:
- Setoran modal sebesar Rp200 juta;
- Hak tagih PT Nanotech Investama Sedaya yang dikompensasikan menjadi setoran saham sebesar Rp25.330 juta; dan - Hak tagih PT Nanotech Riset Investama yang dikompensasikan menjadi setoran saham sebesar Rp4.470 juta.
Perbandingan posisi pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2019 Ekuitas pada tanggal 31 Desember 2020 tercatat sebesar Rp6.029 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp5.112 juta atau 557,2% dibandingkan dengan ekuitas pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp917 juta. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh laba neto Perseroan pada tahun 2020.
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 30 Juni 31 Desember
2021 2020 *) 2020 2019 **)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 13.558 7.740 16.056 4.706
Pembayaraan kepada pemasok (7.058) (3.485) (6.246) (2.053)
Pembayaran kepada karyawan (1.643) (1.255) (2.841) (347)
Pembayaran lainnya (2.233) (966) (1.834) (1.284)
Pembayaran pajak penghasilan badan (31) - - - Arus Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi 2.593 2.034 5.135 1.022 ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap (797) (2.045) (2.874) (788)
Penerimaan dari piutang pihak berelasi 894 1.136 1.430 126
Pembayaran untuk piutang pihak berelasi (998) (422) (1.329) (1.063)
Akuisisi kepentingan nonpengendali (30) - - - Arus Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi (931) (1.332) (2.773) (1.726)
28
Keterangan 30 Juni 31 Desember
2021 2020 *) 2020 2019 **)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan setoran modal 200 - - - Setoran modal entitas anak dari nonpengendali 520 - - - Penerimaan dari utang pihak berelasi 1.179 993 1.029 995 Pembayaran untuk utang pihak berelasi (1.065) (102) (1.052) (292) Arus Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas
Pendanaan 834 891 (23) 703
Kenaikan Neto Kas dan Bank 2.495 1.594 2.339 - Kas dan Bank Awal Periode/Tahun 2.339 - - - Kas dan Bank Akhir Periode/Tahun 4.833 1.594 2.339 -
*) Tidak diaudit
**) Tanggal pendirian 22 Mei 2019 – 31 Desember 2019 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Perseroan tidak memiliki pola arus kas khusus dari aktivitas operasi terkait dengan karakteristik dan siklus usaha Perseroan.
Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2021 dibandingkan dengan periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2020
Arus kas neto diperoleh dari aktivitas operasi untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2021 tercatat sebesar Rp2.593 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp558 juta atau 27,4% dibandingkan dengan arus kas neto diperoleh dari aktivitas operasi pada periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2020 sebesar Rp2.034 juta. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh peningkatan penerimaan kas dari pelanggan, dimana hal ini sejalan dengan peningkatan pendapatan neto Perseroan.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019
Arus kas neto diperoleh dari aktivitas operasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 tercatat sebesar Rp5.135 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp4.112 juta atau 402,2% dibandingkan dengan arus kas neto diperoleh dari aktivitas operasi pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp1.022 juta. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh peningkatan penerimaan kas dari pelanggan, dimana hal ini sejalan dengan peningkatan pendapatan neto Perseroan.
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perseroan tidak memiliki pola arus kas khusus untuk aktivitas investasi terkait dengan karakteristik dan siklus usaha Perseroan.
Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2021 dibandingkan dengan periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2020
Arus kas neto digunakan untuk aktivitas investasi untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2021 tercatat sebesar Rp931 juta, mengalami penurunan sebesar Rp400 juta atau 30,1% dibandingkan dengan arus kas neto digunakan untuk aktivitas investasi pada periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2020 sebesar Rp1.332 juta. Penurunan ini terutama disebabkan oleh menurunnya kas yang digunakan untuk perolehan aset tetap.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019
Arus kas neto digunakan untuk aktivitas investasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 tercatat sebesar Rp2.773 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp1.048 juta atau 60,7% dibandingkan dengan arus kas neto digunakan untuk aktivitas investasi pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp1.726 juta. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh meningkatnya kas yang digunakan untuk perolehan aset tetap.