• Tidak ada hasil yang ditemukan

indikator 1

78 Berdasarkan tabel 4.23 indikator pencapaian dapat diketahui bahwa

dan II sudah melampaui target capaian yang telah peniliti dan guru tetapkan. Penerapan model Paradigma Pedagogi Reflektif pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di SD Kanisius Jomegatan telah mampu ait dengan peraturan undangan yang terdiri dari 5 indikator. Gambar diagram berikut ini adalah hasil keseluruhan setiap indikator mulai dari kondisi awal sampai siklus 2

adanya nilai

Siklus II

Pada diagram diatas maka dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan kesadaran kesadaran siswa akan nilai yang terkait dengan peraturan perundang- undangan pada indikator 1 setelah menerapkan model pembelajaran Paradigma lihat dari kondisi awal sebelum menerapkan PPR kesadaran siswa pada indikator 1 63,15% , kemudian meningkat setelah

pelaksanaan siklus I menjadi 84, 21%, dan setelah menerapkan siklus II kesadaran siswa semakin meningkat menjadi 94,73%.

Tabel 4.24. Rangkum Tindakan A (Sangat Sadar) Kondisi awal 3 Siklus 1 4 Siklus 2 4

Tabel 4.25. Hasil rekapitulasi indikator 2peningkatan nilai sebagai daya tarik

Indikator Kondisi awal

2 31,81%

Diagram 4.2. Peningkatan nilai sebagai daya tarik manusia untuk

0 20 40 60 80 100 kondisi awal

Menyadari akan peranan nilai yang menjadi daya tarik manusia untuk mewujudkannya

pelaksanaan siklus I menjadi 84, 21%, dan setelah menerapkan siklus II kesadaran siswa semakin meningkat menjadi 94,73%.

Tabel 4.24. Rangkuman jumlah siswa menurut nilai indikator 1

Siswa yang mendapatkan nilai

(Sangat Sadar) B (Sadar) C (Cukup sadar) D

(Tidak sadar) (sangat tidak sadar)

1 8 4

1 11 3

4 10 1

rekapitulasi indikator 2peningkatan nilai sebagai daya tarik manusia untuk mewujudkannya.

Kondisi awal Siklus I Siklus II

31,81% 63,15% 89,47%

Diagram 4.2. Peningkatan nilai sebagai daya tarik manusia untuk mewujudkannya.

31,81

63,15

89,47

kondisi awal siklus I siklus II

Menyadari akan peranan nilai yang menjadi daya tarik manusia untuk mewujudkannya

indikator 2

79 pelaksanaan siklus I menjadi 84, 21%, dan setelah menerapkan siklus II

an jumlah siswa menurut nilai indikator 1

E

(sangat tidak sadar)

3

-

-

rekapitulasi indikator 2peningkatan nilai sebagai daya tarik

80 Pada gambar diagram 4.2. maka dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan kesadaran kesadaran siswa akan nilai yang terkait dengan peraturan perundang- undangan pada indikator 2 setelah menerapkan model pembelajaran Paradigma Pedagogi Reflektif. Hal tersebut terlihat dari kondisi awal sebelum menerapkan PPR kesadaran siswa pada indikator 2 31,81% , kemudian meningkat setelah pelaksanaan siklus I menjadi 63,15%, dan setelah menerapkan siklus II kesadaran siswa semakin meningkat menjadi 89,47%.

Tabel 4.26. Rangkuman jumlah siswa menurut nilai indikator 2

Tindakan

Siswa yang mendapatkan nilai

A (Sangat Sadar) B (Sadar) C (Cukup sadar) D (Tidak sadar) E (sangat tidak sadar)

Kondisi awal - 1 6 9 3 Siklus 1 5 6 1 6 1 Siklus 2 11 - 5 3 -

Tabel 4.27. Hasil rekapitulasi indikator 3, menyadari akan sarana serta cara- cara yang perlu diusahakan demi terwujudnya nilai

Indikator Kondisi awal Siklus I Siklus II

Diagram 4.3. Diagram Rangkuman Hasil Indikator 3Menyadari akan sarana serta cara yang

Pada diagram diatas maka dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan kesadaran kesadaran siswa akan nilai yang terkait dengan peraturan perundang undangan pada indikator 3 setelah menerapkan model pembelajaran Pa

Pedagogi Reflektif. Hal tersebut terlihat dari kondisi awal sebelum menerapkan PPR kesadaran siswa pada indikator 3 52,63% , kemudian meningkat setelah pelaksanaan siklus I menjadi 57, 89%, dan setelah menerapkan siklus II kesadaran siswa semakin m

52,63 0 20 40 60 80 100 kondisi awal

menyadari akan sarana serta cara yang perlu diusahakan demi terwujudnya nilai yang akan dituju

Diagram 4.3. Diagram Rangkuman Hasil Indikator 3Menyadari akan sarana serta cara yang perlu diusahakan demi terwujudnya nilai.

Pada diagram diatas maka dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan kesadaran kesadaran siswa akan nilai yang terkait dengan peraturan perundang undangan pada indikator 3 setelah menerapkan model pembelajaran Pa

Pedagogi Reflektif. Hal tersebut terlihat dari kondisi awal sebelum menerapkan PPR kesadaran siswa pada indikator 3 52,63% , kemudian meningkat setelah pelaksanaan siklus I menjadi 57, 89%, dan setelah menerapkan siklus II kesadaran siswa semakin meningkat menjadi 84,21%.

52,63 57,89

84,21

kondisi awal siklus I siklus II

menyadari akan sarana serta cara yang perlu diusahakan demi terwujudnya nilai yang akan dituju

indikator 3

81 Diagram 4.3. Diagram Rangkuman Hasil Indikator 3Menyadari akan sarana serta

Pada diagram diatas maka dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan kesadaran kesadaran siswa akan nilai yang terkait dengan peraturan perundang- undangan pada indikator 3 setelah menerapkan model pembelajaran Paradigma Pedagogi Reflektif. Hal tersebut terlihat dari kondisi awal sebelum menerapkan PPR kesadaran siswa pada indikator 3 52,63% , kemudian meningkat setelah pelaksanaan siklus I menjadi 57, 89%, dan setelah menerapkan siklus II

Tabel 4.28. Rangkuman jumlah siswa menurut nilai indikator 3 Tindakan A (Sangat Sadar) Kondisi awal 2 Siklus 1 5 Siklus 2 11

Tabel 4.29. Hasil rekapitulasi indikator 4, peningkatan sikap yang diperlukan demi terwjudnya nilai yang diharapkan.

Indikator Kondisi awal

4 52,63%

Diagram 4.4. Rangkuman Hasil Indikator 4

demi terwujudnya nilai yang diharapkan.

Pada diagram 4.4. diatas maka dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan kesadaran siswa akan nilai yang terkait dengan peraturan perundang- undangan pada indikator 4 setelah menerapkan model pembelajaran Paradigma Pedagogi Reflektif. Hal tersebut terlihat

awal sebelum menerapkan PPR kesadaran siswa pada indikator 4 52,63% , 52,63 0 20 40 60 80 100 kondisi awal

Tabel 4.28. Rangkuman jumlah siswa menurut nilai indikator 3

Siswa yang mendapatkan nilai

(Sangat Sadar) B (Sadar) C (Cukup sadar) D

(Tidak sadar) (sangat tidak sadar)

- 9 7

- 5 9

- 5 3

Tabel 4.29. Hasil rekapitulasi indikator 4, peningkatan sikap yang diperlukan demi terwjudnya nilai yang diharapkan.

Kondisi awal Siklus I Siklus II

52,63% 68,42% 84,21%

Diagram 4.4. Rangkuman Hasil Indikator 4 Peningkatan sikap yang diperlukan demi terwujudnya nilai yang diharapkan.

Pada diagram 4.4. diatas maka dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan kesadaran siswa akan nilai yang terkait dengan peraturan undangan pada indikator 4 setelah menerapkan model pembelajaran Paradigma Pedagogi Reflektif. Hal tersebut terlihat dari kondisi awal sebelum menerapkan PPR kesadaran siswa pada indikator 4 52,63% ,

52,63

68,42

84,21

kondisi awal siklus I Siklus Ii

indikator 4

indikator 4

82 Tabel 4.28. Rangkuman jumlah siswa menurut nilai indikator 3

E

(sangat tidak sadar)

1

-

-

Tabel 4.29. Hasil rekapitulasi indikator 4, peningkatan sikap yang diperlukan

Siklus II

Peningkatan sikap yang diperlukan

Pada diagram 4.4. diatas maka dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan kesadaran siswa akan nilai yang terkait dengan peraturan undangan pada indikator 4 setelah menerapkan model dari kondisi awal sebelum menerapkan PPR kesadaran siswa pada indikator 4 52,63% ,

kemudian meningkat setelah pelaksanaan siklus I menjadi 68, 42%, dan setelah menerapkan siklus II kesadaran siswa semakin meningkat menjadi 84,21%.

Tabel. 4.30. Rangkuman j Tindakan A (Sangat Sadar) Kondisi awal - Siklus 1 3 Siklus 2 11

Tabel 4.31. Hasil rekapitulasi Indikator 5, peningkatan nilai sebagai kualitas yang

Indikator Kondisi awal

5 26,31%

Diagram 4.5. Rangkuman Hasil Indikator 5 Peningkatan nilai sebagai kualitas

0 20 40 60 80 100 kondisi awal