• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV UNSUR INTRINSIK NOVEL A DANDELION WISH

4.4 Penokohan

Berikut ini pemaparan mengenai analisis karakter yang dimiliki oleh tokoh-tokoh pada novel A Dandelion Wish. Para tokoh yang akan dibahas disini adalah Bai Qian Xun, Ou Yang Xing/Cheng Feng, Xin He Qin, Song Jia Jia, Fang Ruo Ke, Ibu Bai Qian Xun, Ayah Bai Qian Xun, dan Zhu Xue Xing.

1. Bai Qian Xun

Bai Qian Xun dalam novel A Dandelion Wish digambarkan sebagai seorang dokter wanita yang mempunyai karakter yang akan diuraikan sebagai berikut :

1. Ambisius

Karakter Bai Qian Xun digambarkan sebagai sosok yang ambisius karena usahanya yang begitu keras untuk mengejar berbagai prestasi dibidang dokter bedah. Hal tersebut dapat diketahui dalam kutipan berikut :

Data 23.

“Aku mendapatkan nilai penuh dalam ujian, tujuannya adalah untuk memasuki fakultas kedokteran bukan karena welas asih. Aku melewati proses yang begitu sulit di fakultas kedokteran, tiap hari berjuang dengan mayat dan formalin, alasannya untuk medapat sertifikat kedokteran, bukan karena dipenuhi rasa cinta kasih untuk menolong sesama.

Aku bekerja di rumah sakit, membuatku letih, karena aku ingin mendapatkan gaji yang lebih tinggi daripada orang lain. Semua yang kulakukan tidak ada sedikit pun yang berhubungan dengan welas asih” (Xi Zhi, 2014:26)

Salah satu kutipan lain untuk menunjukan karakter ambisius dalam diri Bai Qian Xun adalah sebagai berikut :

Data 24.

“Aku tidak butuh kebahagiaan ataupun keromantisan. Aku hanya memerlukan kesuksesan.”

2. Tenang

Bai Qian Xun juga digambarkan sebagai orang yang tenang dalam mengambil setiap keputusan. Hal ini dapat diketahui dari kutipan berikut :

Data 25.

“Kau tidak tahu, Dokter Bai itu selain kedua tangannya memang sudah cekatan dari lahir, orangnya juga sangat tenang dan bijaksana. Gunung meletus pun tidak akan mengubah wajahnya yang tenang itu. Ini adalah persyaratan utama untuk menjadi seorang dokter bedah.” (Xi Zhi, 2014:113)

Salah satu kutipan lain untuk menunjukan karakter Bai Qian Xun yang selalu tenang dapat dilihat dalam kutipan berikut :

Data 26.

“Setelah memukul meja, kemudian bos mafia itu memukul kepala anaknya dengan lebih kencang sembari berkata, ‘Kau yang dokter atau dia yang dokter?’ Dari awal sampai akhir, Dokter Bai tetap memasang wajah yang dingin dan tanpa ekspresi, sedikit pun tidak terpengaruh olehnya.” (Xi Zhi, 2014:117)

3. Gigih

Bai Qian Xun termasuk pribadi yang sangat tekun dalam mengejar puncak karirnya sebagai salah satu dokter bedah ternama. Hal tersebut dalam dilihat dalam kutipan berikut :

Data 27.

“Bai Qian Xun sangat serius dan tekun, menghargai waktu satu menit layaknya setengah jam baginya. Wanita itu melakukan apapun tetap dengan semangat yang luar biasa. Minggu lalu Bai Qian Xun baru pulang dari Swiss, kemudian besok paginya sudah ingin mengadakan pertemuan untuk melaporkan hasilnya. Aku menyuruh wanita itu untuk istirahat dahulu selama dua hari, beradaptasi dengan perbedaan waktu yang ada, tapi dia sendiri menolaknya.” (Xi Zhi, 2014:300)

4. Rasional

Sebagai seorang wanita, Bai Qian Xun termasuk seseorang yang cukup rasional dalam mengambil keputusan dan merencanakan sesuatu dalam hal apapun. Hal itu dapat diketahui dari kutipan berikut :

Data 28.

“Aku belum menikah, belum punya anak, kalau aku meninggal, uang yang begitu banyak itu mau diwariskan kepada siapa? Aku harus hidup lama agar bisa masuk ke panti jompo yang elit.” (Xi Zhi, 2014:81)

Selain kutipan diatas, kutipan lain yang dapat menunjukan sifat atau karakter rasional dalam diri Bai Qian Xun dapat dilihat dari kutipan berikut :

Data 29.

“Semakin berumur, Bai Qian Xun semakin mirip dengan ibunya. Suka membuat perencanaan serta menyukai rasa aman saat menjalani setiap langkah yang sudah di rencanakan. Wanita itu tidak suka dengan hal di luar rencana. Amat tidak suka.”

(Xi Zhi, 2014:85)

5. Genius

Bai Qian Xun sudah terkenal kegeniusannya sedari kecil, baik itu di sekolah dasar hingga menengah atas dan juga ketika dirinya kuliah di fakultas kedokteran. Hal tersebut dapat diketahui dalam kutipan berikut :

Data 30.

“Ada yang mengatakan bahwa Bai Qian Xun adalah si genius di bidang bedah jantung. Tentu saja, kan? Yang bisa masuk ke daftar posisi terdepan dalam bidang itu semuanya berumur di atas empat puluh tahun. Bai Qian Xun memang genius.

Mulai sekolah dasar hingga menengah atas, wanita itu melompati kelas beberapa kali. Ketika berada di fakultas kedokteran, saat orang lain memerlukan waktu tujuh tahun untuk belajar kedokteran, Bai Qian Xun lima tahun saja sudah tamat. Orang lain masih berada di posisi dokter muda, wanita itu sudah berada di atas mereka.”

(Xi Zhi, 2014:78).

2. Ou Yang Xing (bernama Cheng Feng ketika dalam kondisi hilang ingatan)

Ou Yang Xing atau juga lebih sering disebut dengan Cheng Feng ketika ia mengalami hilang ingatan. Ou Yang Xing uraian mengenai karakter dari sosok Ou Yang Xing adalah sebagai berikut :

1. Tampan

Ou Yang Xing digambarkan sebagai sosok pria yang mempunyai wajah tampan di dalam novel A Dandelion Wish. Hal ini dapat diketahui dalam kutipan berikut :

Data 31.

“Wajah cerah lelaki tersebut… luar biasa tampan. Ketampanan dan keseksian yang tidak nyata, membuat hormon Bai Qian Xun” (Xi Zhi, 2014:55)

Selain dari kutipan diatas, kutipan berikut juga menunjukan tentang ketampanan seorang Ou Yang Xing.

Data 32.

“Dalam posisi itu, Bai Qian Xun dapat melihat dagu Cheng Feng, dan jakunnya.

Dia sangat tampan.”(Xi Zhi, 2014:150) 2. Lembut

Ou Yang Xing mempunyai sifat yang sangat lembut kepada Bai Qian Xun dan juga kepada orang lain. Hal ini dapat diketahui dari kutipan berikut :

Data 33.

“Cheng Feng bukanlah tipe alim seperti Bae Yong Jun, tetapi dia begitu lembut dan perhatian, menambah nilai dua ratus untuk kealimannya.” (Xi Zhi, 2014:150) Kutipan lain mengenai sifat lembut milik Ou Yang Xing ketika ia beradu pendapat dengan istrinya Fang Ruo Ke. Hal itu dapat dilihat dari kutipan berikut :

Data 34.

“Dia selalu begitu! Sudah jelas tidak punya perasaan cinta, tapi masih tetap begitu lembutnya. Membuat orang menjadi tidak rela melepaskannya. Andai saja dia sedikit lebih jahat, sedikit lebih kejam, mungkin aku bias dengan mudah menghilangkan perasaan ini sejak awal!” (Xi Zhi, 2014:306)

3. Ahli Memasak

Ou Yang Xing mempunyai keahlian di bidang memasak, ia dapat membuat menu masakan yang sangat lezat. Hal ini dapat dikutip dari kutipan berikut :

Data 35.

“Cheng Feng adalah seorang pria berbakat. Si genius dalam dunia masak!” (Xi Zhi, 2014:97)

4. Pintar berinvestasi

Uang yang selalu diberikan Bai Qian Xun kepada Ou Yang Xing, selalu bisa disisihkan sisanya untuk dipakai berinvestasi saham oleh Ou Yang Xing. Hal ini dapat diketahui dari kutipan berikut :

Data 37.

“Aku menggunakan uang yang kau berikan kepadaku untuk bermain saham.

Mengambil investasi jangka pendek. Tidak usah khawatir, aku tidak akan meninggalkanmu begitu saja dan membuat dirimu harus mencuci piring di restoran bintang lima karena aku tidak bisa membayar tagihan.” (Xi Zhi, 2014:157)

Kutipan lain yang juga dapat mendukung keahlian Ou Yang Xing dalam berinvestasi adalah sebagai berikut :

Data 38.

“Pria itu juga sangat pandai membaca saham dan berita bisnis, sehingga dia bisa menggunakan sisa uang yang diberikan Bai Qian Xun untuk membeli keperluan apartemen untuk bermain saham. Cheng Feng dapat mengeruk untung dua kali dari

modal awal yang dimiliki pria tersebut hanya dalam waktu yang singkat.” (Xi Zhi, 2014:72).”

3. Xin He Qin

Xin He Qin adalah kepala rumah sakit tempat dimana Bai Qian Xun bekerja.

Berikut adalah uraian mengenai karakter dari Xin He Qin.

1. Tampan

Xin He Qin digambarkan sebagai sosok yang tampan. Hal ini dapat diketahui dari kutipan berikut :

Data 39.

“Wajahnya tampan dan enak dilihat. Matanya besar dengan alis yang tebal.

Raut wajahnya tajam, gaya rambutnya keren, dan bentuk tubuhnya proporsional bak seorang model. Walaupun tidak menjadi seorang dokter ataupun seorang kepala rumah sakit, pasti dia juga tidak akan kekurangan pekerjaan.” (Xi Zhi, 2014:12,13)

2. Memiliki rasa peduli

Rasa peduli yang dimiliki oleh Xin He Qin dapat dilihat dalam kutipan berikut ini :

Data 40.

“Xin He Qin masuk ke kantor di hari berbadai topan begini, bukan hanya karena kecintaannya kepada pekerjaan, melainkan juga untuk menunjukan rasa kepeduliannya kepada karyawan.” (Xi Zhi, 2014:12,13)

Kutipan lain mengenai kepedulian Xin He Qin dapat dilihat sewaktu ia memberikan kabar mengenai Bai Qian Xun kepada Ou Yang Xing lewat video call. Hal itu dapat dilihat dalam kutipan berikut :

Data 41.

“Jangan terlalu dipikirkan. Mungkin kontrak yang kuberikan padanya bisa membuatnya sedikit lebih bahagia. Siapa tahu Bai Qian Xun bekerja begitu keras memang untuk mendapatkan posisi dokter kepala. Ketika kini akhirnya impiannya tercapai, wanita itu lalu tidak perlu lagi membuat dirinya sendiri sebagai robot perang.” (Xi Zhi, 2014:303)

3. Suka bergonta-ganti pasangan.

Sifat Xin He Qin yang sering bergonta-ganti pasangan dapat dilihat dari kutipan berikut :

Data 42.

“Pernah berhubungan. Dokter Bai kita sangan menjaga dirinya. Meski sebagai karyawan rumah sakit ini memungkinkan kami untuk mengambil obat dengan mudah, tetapi bisa sudah mengidap penyakit kelamin tentulah sangat merepotkan” (Xi Zhi, 2014:110)

4. Song Jia Jia

Song Jia Jia adalah seorang dokter muda yang bekerja sebagai dokter muda bawahan Kepala Dokter Xin He Qin.

1. Periang

Sosok Song Jia Jia yang periang membuatnya sangat senang untuk bercerita lucu kepada orang lain. Hal ini dapat dilihat dalam kutipan berikut : Data 43.

“Dia bercerita padaku tentang kejadian lucu yang terjadi saat dia magang. Dokter muda sangatlah bodoh. Aku juga bisa menceritakan lelucon bodoh.” (Xi Zhi, 2014:122)

2. Ambisius

Sifat Ambisius yang ada dalam diri Song Jia Jia terlihat ketika dirinya meminta izin untuk bisa masuk ke ruang operasi bersama dokter Bai Qian Xun.

Hal ini dapat diketahui dalam kutipan berikut :

`Data 42.

“Jika saya tidak bisa sesukses Dokter Bai, jika kemampuan bedah saya terus dipengaruhi oleh kepala rumah sakit yang bodoh itu, entah bagaimana masa depan saya, kehidupan saya lima puluh tahun lagi. Saya harus melihat menderitaan perlengkapan rumah tangga saya dengan mata kepala sendiri.

Tolong, Dokter Bai, tolonglah saya…” (Xi Zhi, 2014:76)

5. Fang Ruo Ke

Fang Ruo Ke adalah teman masa kecil Ou Yang Xing yang telah mengikat janji dengan Ou Yang Xing untuk menikah. Ulasan mengenai karakter dari Fang Ruo ke akan diuraikan sebagai berikut :

1. Setia

Kesetiaan Fang Ruo Ke diakui sendiri oleh Ou Yang Xing. Hal ini dapat dilihat dari kutipan berikut.

Data 43.

“’Ruo Ke adalah wanita yang kurus dan lemah. Dia sudah mencintaiku selama dua puluh tahun, aku tidak dapat…’ Ou Yang Xing terdiam sebentar, kemudian melanjutkan perkataannya, ‘aku tidak dapat meninggalkannya.’” (Xi Zhi, 2014:276)

Kutipan lain yang mengenai kesetiaan Fang Ruo Ke dapat dilihat dari kutipan berikut :

Data 44.

“Fang Ruo Ke tidak akan mencari pasangan yang baru karena cintanya terhadap A Xing sudah dipelihara dengan hati-hati selama sepuluh tahun dan sekarang sudah tumbuh menjadi pohon yang lebat.” (Xi Zhi, 2014:291)

2. Otoriter

Dalam diri Fang Ruo Ke juga terdapat karakter egois, itu dapat dilihat dari bagaimana ia membatasi ruang gerak Ou Yang Xing dengan cara selalu mendampinginya kemana pun iya pergi. Hal ini dapat diketahui dalam kutipan berikut :

Data 45.

“Lalu A Xing, bagaimana mungkin pria itu dapat mencari pasangan baru? Di samping A Xing selalu ada Fang Ruo Ke yang merupakan dinding kokoh.” (Xi Zhi 2014, 2014:291)

6. Ibu Bai Qian Xun (Guan Qian Zhi) 1. Keras dalam mendidik anak

Ibu Bai Qian Xun sangat keras mendidik anaknya, Bai Qian Xun harus selalu berjuang dan bekerja keras untuk mengikuti segala kemauan ibunya. Hal ini dapat dilihat dari kutipan berikut:

Data 46.

“Aku begitu keras berusaha, mengapa kau tidak menjadikanku sebagai contoh untukmu? Aku membesarkanmu dengan begitu sabarnya, bukan untuk melihatmu tumbuh menjadi seorang wanita biasa yang tidak berguna. Setiap wanita dapat menikmati hidupnya dengan santai. Mereka bisa berteriak pada pasangannya bahwa cintanya amatlah dalam. Akan tetapi, hanya sedikit wanita yang dapat menyelamatkan nyawa orang dengan pisau bedahnya.” (Xi Zhi, 2014:206,207)

Kutipan lain yang juga menunjukan sifat ibu Bai Qian Xun yang keras dalam mendidik anak, bisa dilihat di dalam kutipan berikut:

Data 47.

“Dasar idiot! Kalau tahu dari awal kau hanyalah seorang pecundang sejati, manusia yang begitu biasa, aku tak seharusnya berusaha keras untuk meningkatkan profesi dalam dirimu. Kau sudah mengecewakanku Bai Qian Xun! Punya anak perempuan sepertimu, aku benar-benar malu!” (Xi Zhi, 2014:210)

7. Ayah Bai Qian Xun

Ayah dari Bai Qian Xun tidak terlalu banyak di ekspos dalam cerita novel A Dandelion Wish. Ulasan mengenai karakter Ayah Bai Qian Xun adalah sebagai berikut :

Data 48.

1. Percaya dengan kemampuan anaknya

Kepercayaan Ayah Bai Qian Xun ditunjukan ketika ia mengunjungi Bai Qian Xun di apartemennya. Hal ini dapat dilihat dalam kutipan berikut.

“Ayah Bai Qian Xun tidak semarah ibunya. Pria itu lalu beranjak meninggalkan apartemen. Sebelum pergi, ayah Bai Qian Xun berkata, ‘Semoga kau mampu untuk menyelesaikannya sendiri’.” (Xi Zhi, 2014:224)

8. Zhu Xue Xing

Zhu Xue Xing adalah dokter muda yang baru ditugaskan masuk ke kelompok Bai Qian Xun. Karakter Zhu Xue Xing akan diuraikan kedalam ulasan berikut :

Data 49

1. Tampan

Ketampanan Zhu Xue Xing kembali mengingatkan Bai Qian Xun kepada sosok Ou Yang Xing. Hal itu dapat dilihat dari kutipan berikut.

“Pemuda itu tidak berbuat salah pada Bai Qian Xun. Kalau memang ingin mencari-cari kesalahan, baiklah, salahkan postur diri pemuda itu yang terlalu tinggi, terlalu tampan, senyumannya selalu hangat, dan salahkan poni rambutnya menutupi keningnya sehingga menjadi begitu mirip dengan.. pria yang tidak ingin dipikirkan Bai Qian Xun lagi.” (Xi Zhi, 2014:311)

2. Berkemauan besar

Hal ini dapat dilihat dari kutipan berikut :

Data 50.

“Pemuda itu punya keinginan belajar yang lebih besar, dan pasti tidak ada maksud lain dibalik keinginannya itu. Akan tetapi, Bai Qian Xun tidak bisa mengizinkannya.” (Xi Zhi, 2014:310)

Dokumen terkait