• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Pembahasan

Menurut Philip dan Gully (1997), Self Efficacy berkaitan dengan kepuasan kerja setiap individu. dimana jika seseorang memiliki self efficacy yang tinggi maka cenderung berhasil dalam tugasnya sehingga meningatkan kepuasan dengan apa yang dilakukannya.

Self Efficacy menurut Bandura, (1991) dapat ditumbuhkan dan dipelajari melalui 4 sumber yaitu kinerja atau pengalaman masa lalu, model perilaku (mengamati orang lain yang melakukan tindakan yang sama), persuasi dari orang lain dan keadaan faktor fisik dan emosional. Pencapaian prestasi merupakan sumber pengharapan efficacy yang terbesar karena didasarkan pada pengalama-pengalaman pribadi individu berupa keberhasilan atau kegagalan.

Sedangkan dari tanggapan responden hubungan antaraself efficacy terhadap performansi kerja karyawan mean 88.2%. Dalam penelitian ini faktor utama dari efikasi diri yang berpengaruh terhadap performansi kerja karyawan adalah kepercayaan terhadap kemampuan diri, keyakinan terhadap keberhasilan yang selalu dicapai membuat seseorang bekerja lebih giat dan selalu menghasilkan yang terbaik. Metaanalisi yang dilakukan oleh Judge dan Bono (2001) menemukan adanya hubungan positif antaraself efficacy dan kinerja karyawan. Penelitian ini dilakukan oleh Amir Erez dan Timothy Judge (2001) juga menyatakan ada hubungan yang positif dan signifikan antara self efficacy dan kinerja karyawan.

Dari hasil analisis regresi yang dilakukan, variabel self efficacy (X) mempunyain koefisien regresi 0.882 , (sig). t sebesar 0.000 dan thitung 7.399 sehingga secara parsial variabel self efficacy mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel performansi kerja karyawan karena signifikan lebih kecil dari 0.05.

Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi R square didapatkan hasil 0.627. Hal ini berarti bahwa 62.7% yang menunjukkan bahwa performansi kerja karyawan dipengaruhi oleh variabel self efficacy. Sedangkan sisanya sebesar 37.3% dipengaruhi oleh variabel lain yang belum diteliti dalam penelitian ini. Hal ini sekaligus menjawab permasalahan yang ada mengenai hubungan self efficacy terhadap performansi kerja karyawan.

50 BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dalam penelitian ini dapat diperoleh kesimpulan yaitu, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self efficacy terhadap performansi kerja karyawan pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Ratulangi Kota Makassar. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel self efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap performansi kerja karyawan pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Ratulangi Kota Makassar. Hal ini berarti bahwa semakin baik self efficacy maka semakin baik pula performansi kerja karyawan , sebaliknya semakin buruk self efficacy maka performansi kerja karyawan pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Ratulangi Kota Makassar akan menurun.

B. Saran

1. Untuk meningkatkan self efficacy maka manajemen perusahaan perlu melakukan seminar motivasi ataupun pelatihan yang berkaitan dalam meningkatkan kepercayaan diri, sebagaimana kita ketahui semakin tinggi kepercayaan diri seorang karyawan maka semakin tinggi pula performansi kerja yang akan dihasilkan, begitupun sebaliknya semakin rendah kepercayaan diri karyawan, maka semakin rendah pula performansi kerja yang dihasilkan.

2. Sebaiknya pihak perusahaan dapat mempertahankan performansi kerjakaryawan nya karena berdasarkan hasil analisis deskriptif menunjukkan dalam kategori tinggi. Hal ini dapat terus dibina dengan

menciptakan komunikasi yang baik antara pimpinan dan karyawan, saling menghargai antar karyawan, menciptakan hubungan yang kekeluargaan antar rekan kerja sehingga tercipta suasana harmonis antar rekan sekerja, serta tidak menutup diri terhadap rekan sekerja.

3. Untuk peneliti selanjutnya agar dapat meneliti permasalahan yang sama sehingga memperoleh penjelasan yang lebih baik lagi.

52

DAFTAR PUSTAKA

A.A Anwar Prabu Mangkuranegara. 2004. Manajemen Sumber Daya Manusia.

Bandung: Remaja Rosda Karya.

Alwisol. 2004, Psikologi Kepribadian, Malang: Universitas Muhammadiyah Malang Press.

Amir Erez, Timothy A. Judge. (2001). Relationship of core self evaluations to goal setting, motivation, and performance, journal of applied psychology, vol.

86, No. 6, 1270-1279

Amir, Mohammad Faisal, 2015. Memahami Evaluasi Kerja Karyawan, Konsep, dan Penilaian Kinerja di Perusahaan. Jakarta: Penerbit Mitra Wacana Media.

Andiny. Laura. 2008. Perbedaan Self Efficacy. Skripsi. Universitas Indonesia.

As’ad, 1995. Psikologi Industri, Yogyakarta : Liberty.

As’ad, Mohammad. 1998. “Psikologi Industri”. Jakarta.

AR, Syamsuddin. (2006) Metode Penelitian Bahas. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Bandura ,A, 1991. Self EfficacyMechanism in psychological and Health-Promoting Behaviour, Prentice Hall, New Jersey.

Bandura, A. (1997). Self Efficacy. The Exercise of a Control. New York:

W.H.Freeman and Company.

Bandura,A. (1997). Self Efficacy: Toward a unifying theory of behavioral change.

Psychol. Rev., 84,, 191-21.

Bernandin, John H dan Joyce A. Russel. 1998. Human Resource Management:

An Experiental Approach. Mc Graw-Hill.

Bohlander, George., and Snell, Scott. (2010). Principles of Human Resource, Management, 15th ed. Mason, OH: South Western-Cengage Learning.

Ghozali, Imam. (2017). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 2. Universitas Diponegoro Semarang.

Hadi, Sutrisno. 2001. Metodologi Research Jilid III. Yogyakarta: Andi Offset.

Harsuko, Riniwati 2011. Mendongkrak Motivasi dan Kinerja : Pendekatan Pemberdayaan SDM. Malang : UB Press

Hasibuan, Malayu, S.P, (2006) Manajemen Sumber Daya Manusia , Jakarta: PT Bumi Aksara

Hasibuan, Malayu S.P, 2011. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Ibid, Hlm 56-71.

Jex, M.S., & Britt, W.T. 2008. Organization Psychology: a scientist practitioner approach-2nd ed. New Jersey: John Wiley & Sons, inc

Judge, A. T., Bono, E. J. (2001) Relationship of core awlf-evaluation traits, self-esteem, generalized self-efficacy and job performance: A Meta-Analysis.

Jurna; of Applied Psychology, 86(1),80-92.

Kreitner, Robert, and Angelo Kinichi (2003), Organization Behavior, New York:McGraw-Hill Companies, inc.

Light, RW. 2006. Parapneumonic effusions and empyema. Proc Am Thorac Soc.

Vol. 3: 75-80

Mangkuprawira.S dan Aida V. Hubeis (2007) Manajemen Mutu Sumber Daya Manusia. Ghalia Indonesia. Bogor

Marwansya. 2010. Riset Organisasi, Edisi Ketiga, Jakarta: PT. Gramedia.

Philip J.M., & Gully S.M., (1997). Goal Orientation, Ability, Need for Achievement and Locus of Control in The aelf efficacy And Goal setting Process.

Journal of Applied Psychology

Sahertian, Pieter. 2010 Perilaku Kepemimpinan Berorientasi Hubungan dan Tugas Sebagai Anteseden Komitmen Organisasional. Self Efficacy dan Organizational Citizenship Behaviour (OCB)

Simamora, 2004. Manajemen Sumber Daya Manusia Edisi Ketiga. Yogyakarta Sinambela, Lijan Poltak 2012. Kinerja Karyawan Teori Pengukuran dan Implikasi.

Yogyakarta : Graha Ilmu.

Philips,J. M., & Gully, S. M. (1997). Role of goal orientation,ability, need for achievement, and locus control in the self-efficacy and goal setting process. Journal of Applied Psychology, 82,792-802

Prawirosentono, Suryadi. Kebijakan Kinerja Karyawan. Yogyakarta: BPFE, 1999.

Rivai, Veithzal. (2005). Kepemimpinan dana Perilaku Organisasi. Penerbit PT.

Raja Grafindo, Jakarta.

Rotundo, M., dan Sackett, P. R. (2002). The Relative Importance of task,citizenship, and counterproductive performance to global ratings of job performance: A policy-capturing approach. Journal of Applied psychology,87(1):66-80.

Sarjono, Haryadi. (2011). SPSS Vs LISREL (Sebuah Pengantar Aplikasi Untuk Riset). Jakarta : Salemba Empat.

Sihotang. (2007) Manajemen Sumber Daya Manusia. PT. Malta Pritindo. Jakarta.

Sinambela, Lijan Poltan. 2012. “Kinerja Karyawan Teori Pengukuran dan Impleentasi”.Penerbit Graha Ilmu: Yogyakarta.

Subiyanto. 2007 Metode Penelitian, Yogyakarta: UPP AMP-YKN

Sugiyono, 2002. Metode Penelitian Administrasi RdH, Bandung: Alfabeta

Sugiyono, (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono, 2015. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan kuantitatif , Kualitatif dan R&D). Penerbit CV.Alfabeta: Bandung.

Sutrisno. 2012. Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia, Edisi ke II.

Yogyakarta: BPFFE

Umar, Husain. 2005. Riset Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi. Jakarta: PT SUN.

Widyanto,E. (2006) hubungan antara self efficacy dengan efektivitas komunikasi, pada receptionis hotel. Skripsi tidak diterbitkan, fakultas psikologi universitas muhammadiyah malang Hlm. 25

55

L A M

P

I

R

A

N

Lampiran 1. Data Penelitian Kuesioner

KUESIONER PENELITIAN Kepada Yth. Responden Penelitian

Karyawan Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Ratulangi Kota Makassar Dengan Hormat

Saya yang bertanda tangan dibawah ini adalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar

Nama : Nurul Hidayah Amaliah

NIM : 105721149617

Fakultas : Ekonomi dan Bisnis Jurusan : Manajemen

Dalam rangka mencari data guna menyusun skripsi dengan judul

“PengaruhSelf Efficacy Terhadap Performansi Kerja Karyawan Pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Ratulangi Kota Makassar”, maka saya mohon bantuan serta kesediaan Bapak/Ibu/Saudara/Saudari untuk mengisi kuesioner ini. Kuesioner ini hanya bertujuan untuk kepentingan penelitian dan tidak disajikan kepihak luar serta kerahasiaan dalam mengisi kuesioner ini terjamin sepenuhnya. Oleh karena itu, saya berharap jawaban yang Bapak/Ibu/Saudara/Saudari berikan dengan jujur dan terbuka akan sangat membantu dalam penelitian ini.

Atas partisipasi dan kesediaan Bapak/Ibu/Saudara/Saudari dalam mengisi kuesioner ini saya ucapkan banyak terima kasih.

Hormat Saya

Nurul Hidayah Amaliah

IDENDITAS RESPONDEN

Untuk kelengkapan data penelitian, kami mohon Bapak/Ibu/Saudara/Saudari mengisi data dibawah ini dengan cara dicentang ( √ )

1. Nama :

2. Jenis Kelamin : ( ) Laki-laki () Perempuan 3. Usia : ( ) ˂ 25 Tahun ( ) ˃ 45 Tahun

( ) 26-35 Tahun 4. Pendidikan terakhir : ( ) D3

( ) S1-S2

5. Masa kerja : ( ) ˂ 2 tahun ( ) ˃ 5 Tahun ( ) 3-4 tahun

PETUNJUK PENGISIAN

Isilah pernyataan-pernyataan berikut sesuai dengan skor yang anda pilih dengan memberikan tanda centang ( √ ) pada kolom yang tersedia dibawah ini.

Dengan keterangan kriteria sebagai berikut:

➢ Sangat Setuju (SS) : 5

➢ Setuju (S) : 4

➢ Netral (N) : 3

➢ Tidak Setuju (TS) : 2

➢ Sangat Tidak Setuju (STS) : 1

SELF EFFICACY (X)

No PERNYATAAN SS S N TS STS

1. Target yang harus saya capai dalam pekerjaan terlalu tinggi

2. Saya mengerjakan banyak

pekerjaan setiap harinya yang harus segera diselesaikan

3. Pekerjaan yang selalu diberikan terkadang sifatnya mendadak dengan jangka waktu yang singkat 4. Saya merasa mampu melakukan

pekerjaan dalam bidang yang berbeda

5. Saya mampu menggunakan pengalaman hidup sebagai suatu langkah untuk mencapai

keberhasilan

6. Saya mampu menyikapi situasi dan kondisi yang beragam dalam mencapai tujuan

7. Saya mendorong diri untuk tetap bertahan pada setiap rintangan 8. Saya mampu menghadapi

hambatan dalam mencapai tujuan 9. Saya yakin akan seluruh

kemampuan diri untuk menyelesaikan pekerjaan

10. Saya tekun dalam menyelesaikan pekerjaan

PERFORMANSI KERJA KARYAWAN (Y)

No Pernyataan SS S N TS TST

1. Tunjangan yang diberikan diluar gaji pokok mencukupi kebutuhan saya 2. Hasil kerja sesuai standar

perusahaan

3. Saya mampu menyelesaikan pekerjaan yang diberikan oleh kantor

4. Terdapat kerjasama yang baik antara saya dan rekan kerja 5. Mampu bekerja dengan baik dan

menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan yang diharapkan

6. Pembagian pekerjaan yang adil memberi saya motivasi untuk mencapai hasil kerja yang optimal 7. Menyelesaikan pekerjaan tepat

waktu

8. Saya bisa meningkatkan ketepatan waktu penyelesaian pekerjaan 9. Saya selalu taat pada jam kerja

kantor

10. Saya datang kekantor secara disiplin sesuai aturan perusahaan

Lampiran 2. Data Jawaban Responden 1. Variabel Self Efficacy (X)

No X1 X2 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 X10 JUMLAH

2. Variabel Performansi Kerja Karyawan (Y)

Lampiran 3. Data Frekuensi Responden

Responden Jenis Kelamin Usia Pendidikan Masa Kerja 1 Laki-laki 26-35 Tahun S1-S2 < 2 Tahun

Frequencies

Statistics

JenisKelamin Usia Pendidikan MasaKerja

N Valid 33 33 33 33

Missing 0 0 0 0

Frequency Table

JenisKelamin

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid Laki-laki 21 63,6 63,6 63,6

Perempuan 12 36,4 36,4 100,0

Total 33 100,0 100,0

Usia

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid < 25 Tahun 4 12,1 12,1 12,1

> 45 Tahun 3 9,1 9,1 21,2

26-35 Tahun 26 78,8 78,8 100,0

Total 33 100,0 100,0

Pendidikan

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid D3 4 12,1 12,1 12,1

S1-S2 29 87,9 87,9 100,0

Total 33 100,0 100,0

MasaKerja

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid < 2 Tahun 2 6,1 6,1 6,1

> 5 Tahun 24 72,7 72,7 78,8

3-4 Tahun 7 21,2 21,2 100,0

Total 33 100,0 100,0

Lampiran 4. Hasil Uji Validitas 1. Variabel Self Efficacy

Correlations

X1 X2 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 X10 Jumlah

X1 Pearson Correlation 1 ,715** ,719** ,202 -,049 ,135 -,239 ,017 ,171 ,118 ,635**

Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,258 ,787 ,455 ,180 ,927 ,343 ,512 ,000

N 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33

X2 Pearson Correlation ,715** 1 ,579** ,161 ,095 -,009 -,004 ,050 ,135 ,195 ,640**

Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,370 ,598 ,961 ,981 ,784 ,453 ,276 ,000

N 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33

X3 Pearson Correlation ,719** ,579** 1 ,229 -,117 ,064 -,172 ,136 ,237 ,035 ,617**

Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,199 ,518 ,723 ,338 ,449 ,184 ,845 ,000

N 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33

X4 Pearson Correlation ,202 ,161 ,229 1 ,176 ,376* ,241 ,405* -,299 ,012 ,519**

Sig. (2-tailed) ,258 ,370 ,199 ,328 ,031 ,177 ,019 ,091 ,948 ,002

N 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33

X5 Pearson Correlation -,049 ,095 -,117 ,176 1 -,032 ,428* ,460** -,021 ,045 ,383*

Sig. (2-tailed) ,787 ,598 ,518 ,328 ,858 ,013 ,007 ,908 ,804 ,028

N 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33

X6 Pearson Correlation ,135 -,009 ,064 ,376* -,032 1 ,317 -,234 ,292 -,033 ,357*

Sig. (2-tailed) ,455 ,961 ,723 ,031 ,858 ,072 ,190 ,099 ,854 ,041

N 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33

X7 Pearson Correlation -,239 -,004 -,172 ,241 ,428* ,317 1 ,376* ,010 ,139 ,374*

Sig. (2-tailed) ,180 ,981 ,338 ,177 ,013 ,072 ,031 ,957 ,440 ,032

N 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33

X8 Pearson Correlation ,017 ,050 ,136 ,405* ,460** -,234 ,376* 1 -,174 ,272 ,473**

Sig. (2-tailed) ,927 ,784 ,449 ,019 ,007 ,190 ,031 ,331 ,126 ,005

N 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33

X9 Pearson Correlation ,171 ,135 ,237 -,299 -,021 ,292 ,010 -,174 1 ,250 ,333

Sig. (2-tailed) ,343 ,453 ,184 ,091 ,908 ,099 ,957 ,331 ,160 ,058

N 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33

X10 Pearson Correlation ,118 ,195 ,035 ,012 ,045 -,033 ,139 ,272 ,250 1 ,430*

Sig. (2-tailed) ,512 ,276 ,845 ,948 ,804 ,854 ,440 ,126 ,160 ,012

N 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33

Jumla h

Pearson Correlation ,635** ,640** ,617** ,519** ,383* ,357* ,374* ,473** ,333 ,430* 1

Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,002 ,028 ,041 ,032 ,005 ,058 ,012

N 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

2. Variabel Performansi Kerja Karyawan (Y)

Correlations

Y1 Y2 Y3 Y4 Y5 Y6 Y7 Y8 Y9 Y10 Jumlah

Y1 Pearson Correlation 1 ,601** ,310 ,088 ,264 ,179 ,004 ,554** ,283 ,069 ,597**

Sig. (2-tailed) ,000 ,079 ,626 ,138 ,318 ,982 ,001 ,111 ,704 ,000

N 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33

Y2 Pearson Correlation ,601** 1 ,518** ,141 ,368* ,484** ,230 ,708** ,443** ,362* ,829**

Sig. (2-tailed) ,000 ,002 ,434 ,035 ,004 ,199 ,000 ,010 ,038 ,000

N 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33

Y3 Pearson Correlation ,310 ,518** 1 -,019 ,051 ,244 -,148 ,371* ,392* ,159 ,490**

Sig. (2-tailed) ,079 ,002 ,918 ,779 ,172 ,411 ,034 ,024 ,375 ,004

N 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33

Y4 Pearson Correlation ,088 ,141 -,019 1 ,117 ,003 ,249 ,305 ,226 ,047 ,408*

Sig. (2-tailed) ,626 ,434 ,918 ,516 ,987 ,162 ,084 ,205 ,793 ,019

N 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33

Y5 Pearson Correlation ,264 ,368* ,051 ,117 1 -,002 ,371* ,523** -,005 -,002 ,443**

Sig. (2-tailed) ,138 ,035 ,779 ,516 ,991 ,034 ,002 ,980 ,992 ,010

N 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33

Y6 Pearson Correlation ,179 ,484** ,244 ,003 -,002 1 ,010 ,225 ,517** ,900** ,635**

Sig. (2-tailed) ,318 ,004 ,172 ,987 ,991 ,958 ,208 ,002 ,000 ,000

N 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33

Y7 Pearson Correlation ,004 ,230 -,148 ,249 ,371* ,010 1 ,270 ,108 ,009 ,329

Sig. (2-tailed) ,982 ,199 ,411 ,162 ,034 ,958 ,129 ,549 ,962 ,062

N 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33

Y8 Pearson Correlation ,554** ,708** ,371* ,305 ,523** ,225 ,270 1 ,177 ,150 ,743**

Sig. (2-tailed) ,001 ,000 ,034 ,084 ,002 ,208 ,129 ,325 ,404 ,000

N 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33

Y9 Pearson Correlation ,283 ,443** ,392* ,226 -,005 ,517** ,108 ,177 1 ,583** ,655**

Sig. (2-tailed) ,111 ,010 ,024 ,205 ,980 ,002 ,549 ,325 ,000 ,000

N 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33

Y10 Pearson Correlation ,069 ,362* ,159 ,047 -,002 ,900** ,009 ,150 ,583** 1 ,591**

Sig. (2-tailed) ,704 ,038 ,375 ,793 ,992 ,000 ,962 ,404 ,000 ,000

N 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33

Juml ah

Pearson Correlation ,597** ,829** ,490** ,408* ,443** ,635** ,329 ,743** ,655** ,591** 1

Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,004 ,019 ,010 ,000 ,062 ,000 ,000 ,000

N 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

Lampiran 5. Deskripsi Variabel 1. Variabel Self Efficacy (X) Frequencies

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

X3

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

X7

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

2. Variabel Performansi Kerja Karyawan (Y)

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Y3

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Y7

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Lampiran 6. Uji Reliabilitas 1. Variabel Self Efficacy (X)

Scale:

ALL VARIABLES

Case Processing Summary

N %

Cases Valid 33 100,0

Excludeda 0 ,0

Total 33 100,0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha

Cronbach's Alpha Based on

Standardized

Items N of Items

,631 ,624 10

Item Statistics

Mean Std. Deviation N

X1 3,67 ,890 33

X2 3,94 ,704 33

X3 4,03 ,847 33

X4 3,97 ,810 33

X5 4,27 ,719 33

X6 3,94 ,609 33

X7 3,97 ,637 33

X8 4,39 ,704 33

X9 4,15 ,755 33

X10 4,24 ,792 33

Summary Item Statistics

2. Variabel Performansi Kerja Karyawan (Y)

Scale:

ALL VARIABLES

Case Processing Summary

N %

Cases Valid 33 100,0

Excludeda 0 ,0

Total 33 100,0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha

Cronbach's Alpha Based on Standardized

Items N of Items

,761 ,773 10

Item Statistics

Mean Std. Deviation N

Y1 3,52 ,834 33

Y2 4,03 ,529 33

Y3 4,33 ,645 33

Y4 3,94 ,864 33

Y5 4,03 ,637 33

Y6 4,03 ,728 33

Y7 3,88 ,545 33

Y8 4,12 ,740 33

Y9 4,06 ,659 33

Y10 4,03 ,810 33

Summary Item Statistics

Lampiran 7. Hasil Perhitungan Regresi Linear Sederhana Regression

Descriptive Statistics

Mean Std. Deviation N

Performansi Kerja Karyawan Y 39,97 3,988 33

Self EfficacyX 40,58 3,614 33

Correlations

Performansi

Kerja Karyawan Y Self EfficacyX Pearson Correlation Performansi Kerja Karyawan Y 1,000 ,799

Self EfficacyX ,799 1,000

Sig. (1-tailed) Performansi Kerja Karyawan Y . ,000

Self EfficacyX ,000 .

a. Dependent Variable: performansi kerja karyawan Y b. All requested variables entered.

Model Summaryb

a. Predictors: (Constant), self efficacyX

b. Dependent Variable: performansi kerja karyawan Y

ANOVAa

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

1 Regression 324,948 1 324,948 54,740 ,000b

Residual 184,021 31 5,936

Total 508,970 32

a. Dependent Variable: performansi kerja karyawan Y b. Predictors: (Constant),self efficacy X

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) 4,197 4,854 ,865 ,394

Self EfficacyX ,882 ,119 ,799 7,399 ,000

a. Dependent Variable: performansi kerja karyawan Y

Residuals Statisticsa

Minimum Maximum Mean Std. Deviation N

Predicted Value 33,29 46,52 39,97 3,187 33

Residual -5,462 3,946 ,000 2,398 33

Std. Predicted Value -2,096 2,054 ,000 1,000 33

Std. Residual -2,242 1,620 ,000 ,984 33

a. Dependent Variable:performansi kerja karyawan Y

BIOGRAFI PENULIS

Nurul Hidayah Amaliah, panggilan Nurul Lahir pada tanggal 31 Oktober 1999 di Kolaka dari pasangan Bapak Sandy Nuryadi dan Ibu Rahmatia. Peneliti adalah anak pertama dari 2 bersaudara. Peneliti sekarang bertempat tinggal di Jl.

Benteng Somba Opu Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Pendidikan yang ditempuh oleh peneliti yaitu SD Inpres Tetebatu 1 lulus tahun 2011, SMP Negeri 1 Pallangga lulus tahun 2014, SMA Negeri 1 Pallangga lulus tahun 2017, dan mulai tahun 2017 mengikuti program S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Manajemen Kampus Universitas Muhammadiyah Makassar sampai dengan sekarang. Sampai dengan penulisan skripsi ini peneliti masih terdaftar sebagai mahasiswa Program S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Makassar.

Dokumen terkait