KATA PENGANTAR
PERKEMBANGAN PRODUKSI TAHUNAN PG JATITUJUH PERIODE TAHUN 1999-
0 20 40 60 80 TAHUN Luas 8.088 8.911 8.042 6.834 7.275 7.575 Tebu ton/Ha 67.7 59.5 35.2 62.5 71.4 73.5 Rendemen 5.17 4.94 6.46 7.4 7.6 7.8 Gula (ton) 28.406 26.266 18.325 31.701 39.587 43.221 Gula ton/ha 3.51 2.95 2.28 4.64 5.45 5.73
Tebu (Juta ku) 5.47802 5.3012 2.828142 4.271106 5.196486 5.56762
No Nama Alat / Mesin Tempat Pemakaian Fungsi Keterangan
1 Meja Tebu Stasiun Pendahuluan Menerina tebu hasil tebang angkut dan membawa tebu yang digiling ke dalam cane carrier secara konstan agar pembebanan pada alat-alat di stasiun gilingan juga konstan
Jumlah 2 buah (memenuhi sistem FIFO), kemiringan 20o. Panjang 12 m, lebar 8 m. Dilengkapi leveler/perata. Kecepatan gerak 160 m/s
2 Cane Carrier Stasiun Pendahuluan Mengangkut tebu dari meja tebu ke pisau tebu dan
unigrator untuk dicacah
Panjang 41 m, tinggi 2,134 m, kecepatan gerak 0-0,3 m/s (dapat diatur), memiliki 300 lembar lempeng pembawa tebu 3 Pisau Tebu Stasiun Pendahuluan Memotong/memperkecil tebu menjadi bagian-
bagian yang lebih pendek agar memudahkan proses selanjutnya di unigrator
Jumlah 36 mata pisau dala 1 silinder. Ukuran tiap mata pisau 56 x 17,8 x 1,6 cm (panjang, lebar, tebal). Merek FCB France. 4 Unigrator Stasiun Pendahuluan Menghancurkan potongan-potongan batang tebu
menjadi bentuk serabut sehingga memperbesar luas permukaan agar diperoleh pemerahan nira sebanyak-banyaknya
Terdiri dari 72 buah palu dari bahan block casting dengan kecepatan putar tinggi (600 rpm)
5 Leveler (Perata Tebu Halus)
Stasiun Pendahuluan Meratakan tebu agar tidak melebihi batas yang diizinkan sehingga pemasukan tebu ke gilingan menjadi teratur
Memiliki 30 tangan perata, bekerja berlawanan arah aliran tebu
6 Belt Conveyor Stasiun Pendahuluan Mengangkut/membawa hasil pencacahan ke stasiun gilingan dari unigrator
Memiliki kemiringan 10o, gaya gesek yang besar dan anti korosi, terbuat dari bahan karet
7 Gilingan (4-Three Roller Mill)
Stasiun Gilingan Memerah nira dalam tebu (sabut tebu) sebanyak- banyaknya melalui proses penekanan
Jumlah alat 4 buah terdiri dari 3 baterai/unit. Tiap unit gilingan terdiri dari 3 roll, yaitu roll atas (d=980 mm, p=2140 mm) yang berputar berlawanan arah dengan roll depan (d=980 mm, p=2134 mm) dan roll belakang (d=1033 mm, p=2134 mm). Terdapat pula roll pengisi untuk membantu proses. Pada tiap gilingan terdapat alur V untuk mempertinggi efek pemerahan serta tempat mengalirnya nira hasil perahan.
8 Turbin Gilingan Stasiun Gilingan Menggerakkan gilingan Jumlah 1 unit per unit gilingan, memakai tenaga uap dengan suhu 340o C
9 Hydraulic Gilingan Stasiun Gilingan Menekan atau mengatur penekanan gilingan terhadap sabut tebu
Mengakibatkan roll gilingan bergerak naik turun berdasarkan dari ketebalan sabut yang masuk ke gilingan
10 Elektromotor gilingan Stasiun Gilingan Menggerakkan gilingan Jumlah 2 unit pada gilingan I dan IV, menggunakan tenaga listrik, menggerakkan roll belakang.
Lam p ir an 5 . Mesin dan Peralatan Produks i Pen golaha n G u la di PG . Jati tu ju h
11 Intermediate Belt Conveyor
Stasiun Gilingan membawa ampas yang telah diperah dari unit gilingan satu ke unit gilingan yang lain
Memiliki ukuran panjang 4 m dan lebar 2,2 m dengan kemiringan 15o
12 Cush-Cush Elevator Stasiun Gilingan Menyaring nira mentah dari gilingan I, II, III, IV agar nira yang diperoleh tidak mengandung ampas yang terbawa pada waktu proses penggilingan (terjatuh bersama nira lewat sela-sela roll gilingan)
Panjang bagian datar 12 m dan panjang bagian miring 7 m dengan sudut kemiringan 45o
13 Timbangan Nira Mentah Stasiun Pemurnian Untuk mengetahui data jumlah nira mentah yang dihasilkan dari proses penggilingan setiap jam
Ukuran 170 x 160 x 210 cm (p x l x t). Kapasitas timbang 5000kg/siklus. Merek Avery Weiller tipe Servo Duplex 14 Pemanas Nira Stasiun Pemurnian Mempercepat reaksi-reaksi pada larutan nira (pada
pemanas I), mematikan jasad renik danmenyempurnakan reaksi pengendapan (pada pemanas II),dan menyiapkan suhu yang tepat sebelum masuk ke evaporator (pada pemanas III)
Memiliki 3 tipe pemanas, yaitu pemanas nira I (suhu pemanasan 70-75o C), pemanas nira II (suhu pemanasan 100- 105o C), pemanas nira III (suhu pemanasan 110-115o C)
15 Defekator Stasiun Pemurnian Mencampur nira mentah dengan susu kapur hingga nira menjadi basa (tidak terlalu asam) dan kotoran- kotoran yang ada dalam nira dapat diikat oleh pencampuran yang homogen
Jumlah 2 buah dengan waktu proses 5 menit pada defekator I dan kurang dari 1 menit pada defekator II
16 Bejana Sulfitasi Stasiun Pemurnian Mencanpurkan nira kapur dengan SO2 sehomogen
mungkin hingga pH 7,2-7,4 atau pH yang dikehendaki (pada bejana sulfitasi nira mentah) serta untuk memucatkan warna nira kental dengan cara mencampurkan gar SO2 dengan nira kental
(pada bejana sulfitasi nira kental)
Terdiri dari 2 jenis alat dengan 2 sistem yang berbeda, yaitu system blower dan system verntury. Diameter alat = 2,5 m
17 Profloc Tower Stasiun Pemurnian Menghilangkan udara/gas yang tidak terembunkan yang terlarut dalam nira agar tidak mengganggu proses pengendapan
Dilengkapi ruangan ampas halus. Tinggi alat 6 meter, dengan kapasitas 6,5 m3. pada alat ini ditambahkan flokulan untuk membantu proses pengendapan
18 Clarifier/Bejana Pengendap
Stasiun Pemurnian Memisahkan endapan dan jernihan (nira jernih) berdasarkan perbedaan densitas antara endapan dan jernihan
Jumlah 2 buah dengan kapasitas masing-masing 250 m3
dengan sistem kontinu. Merupakan alat pemisah sistem padatan – cairan dengan prinsip pengendapan
19 Rotary Vacuum Filter
(RVF) / Penapis Nira Kotor
Stasiun Pemurnian Memisahkan/menapis kotoran dari nira menghasilkan nira jernih dan blotong secara kontinu dengan memakai prinsip penyaringan
Bagian utama dari alat ini terdiri dari suatu silinder yang berputar (tromol) dan dilapisi dengan saringan halus yang terbuat dari stainless steel dengan jumlah lubang 625 per m2 dengan diameter 0,5 mm. Silinder dari RVF terbagi menjadi 24 segmen yang dihubungkan dengan instalasi vakumtinggi (40- 45 CmHg) dan vakum rendah (10-15 CmHg). Alat ini dilengkapi dengan pipa pemberi air panas, bak penampung nira kotor, dan skraper karet
20 Bagacillo Mixer Stasiun Pemurnian Mencampur nira kotor dengan ampas halus sebagai persiapan sebelum masuk ke RVF
- 21 Juice Syrup Purification
(JSP)
Stasiun Pemurnian Memisahkan kotoran yang berbentuk buih (akibat penambahan udara) dari nira kental yang keluar dari evaporator sebelum dilakukan proses kristalisasi
Memiliki perlengkapan tambahan berupa aerator, pemanas nira (Juice Heater), reaktor pemroses, dan tanki bahan penunjang. Metode pemisahan kotoran yang dilakukan adalah metode
floating (pengapungan). JSP dapat pula memproduksi nira yang dapat menghasilkan gula rafinasi (gula industri) dengan menambahkan flokulan kation
22 Evaporator / badan penguap
Stasiun penguapan Menguapkan air yang dikandung oleh nira jernih sehingga nira berubah menjadi nira kental
Total evaporator yang dimiliki PG Jatitujuh sejumlah 6 buah, 1 diantaranya telah rusak sehingga hanya 5 yang beroperasi. Dari 5 evaporator yang dapat beroperasi, setiap harinya digunakan 4 evaporator (quadruple effect), sedangkan 1 buah sisanya dibersihkan secara bergantian. Luas pemanas adalah 1600 m2
(pada evaporator 2, 3, dan 4) dan 1000 m2 (pada evaporator 5 dan 6)
23 Kondensor Stasiun penguapan Mengembunkan uap menjadi air kembali dengan cara menurunkan titik didih nira sehingga kecepatan penguapan tinggi
Tinggi alat 4050 mm dengan diameter sebesar 6000 mm
24 Penangkap nira Stasiun penguapan dan pemasakan
Memisahkan sebagian kecil nira yang ikut teruapkan bersama air agar tidak perusak peralatan dan menurunkan produksi nira
-
25 Pan masakan Stasiun pemasakan Mengkristalkan zat gula yang terkandung dalam nira kental dengan cara menaikkan konsentrasi nira kental serhingga sebagian besar sukrosa dipisahkan menjadi kristal gula dan cairan
Terdapat 6 buah pan masakan dengan luas pemanas sebesar 330 m2 per pan. Volume per pan masakan adalah 55 m3 dengan
panjang pipa pemanas 460 mm berjumlah 1300 batang pipa.Dari 6 pan pemasakan yang ada, terdiri dari buah pan pemasak A, 1 pan pemasak C, 1 pan pemasak D, dan 1 pan pemasak C/D
26 Palung pendingin Stasiun pemasakan Menampung dan mendinginkan masakan yang turun dari pan masakan dan sebagai tempat terjadinya proses kristalisasi lanjutan akibat dari pendinginan suhu
Kecepatan putaran pengaduk sebesar 5 rpm
27 Low Grade Centrifugal Stasiun putaran Memisahkan gula dari zat – zat yang tidak dapat dijadikan kristal lagi (tetes) secara terus menerus (kontinue) dari masakan D
Berjumlah 7 unit (5 unit untuk masakan D1 (putaran pertama)
dan 2 unit untuk masakan D2 (putaran kedua)). Kecepatan
putaran adalah 1900 rpm dengan sudut basket 300. kapasitas 4- 8 ton/jam
28 High Grade Centrifugal Stasiun putaran Memisahkan masakan A menjadi gula A dan stroop A (putaran 1) atau klare A (putaran 2) serta memisahkan masakan C menjadi gula C dan steoop C
Alat ini bekerja secara diskontinue / batch yang membutuhkan waktu untuk pengisian gula dan penyekrapan. Alat yang digunakan untuk putaran jenis ini sebanyak 7 unit (2 unit untuk masakan C, 3 unit untuk masakan A, dan 2 unit untuk SHS). Kapasitas alat adalah sebesar 22 ton/jam
29 Talang goyang Stasiun penyelesaian Menampung dan menghantar gula SHS basah - 30 Sugar Elevator Conveyor Stasiun penyelesaian Mengangkut gula SHS yang masih basah dari
talang goyang ke pengering gula
Ukuran 98 x 0,4 m (p x l). Bahan karet
31 Rotary Dryer and Cooler Stasiun penyelesaian Meneringkan dan mendinginkan gula SHS Terdiri dari 6 silinder pengering dan 6 silinder pendingin 32 Blower Stasiun penyelesaian Menghembuskan udara panas agar gula cepat
kering
- 33 Cyclone Separator Stasiun penyelesaian Menangkap debu gula kering lalu dengan
penyemprotan air di dalam, debu jatuh ke tangki leburan
Berbentuk huruf U (silinder vertikal)
34 Sugar Malter Stasiun penyelesaian Tenpat krikilan dan gula halus disatukan untuk dilebur kembali ke masakan D2
- 35 Ayakan getar (Vibrating
Screen)
Stasiun penyelesaian Menyaring gula SHS sehingga diperoleh gula produk / standar, sedangkan sisanya berupa gula halus / debu dan gula krikil
Terdiri dari 3 tingkat ayakan dengan 2 jenis saringan
36 Belt Conveyor 1 Stasiun penyelesaian Membawa gula produk dari hasil ayakan getar ke
bucket elevator
Bahan karet 37 Silinde magnet (Magnetic
Drum)
Stasiun penyelesaian Memisahkan dan menagkap logam – logam kecil yang terbawa oleh gula produk
38 Dry Sugar Bucket Elevator Stasiun penyelesaian Memindahkan gula yang dibawa oleh belt conveyor 1 ke penampung gula / hopper secara vertikal
Pemindah berbentuk mangkuk - mangkuk 39 Sugar Conveyor to Hopper Stasiun penyelesaian Membagi gula kering yang dibawa oleh bucket
elevator ke hopper kiri, tengah dan kanan
Bahan karet
40 Sugar Hopper Stasiun penyelesaian Menampung gula seberlum ditimbang dan dikemas Kapasitas 180 ton, terbagi dalam 3 bagian badan 41 Weighting and Bagging
Machine
Stasiun penyelesaian Menimbang gula yang dimasukkan ke karung (per 50 kg) dan menjahit karung gula yang telah dimasukkan gula produk SHS yang dilapis plasti sebelumnya
Terdiri dari timbangan dan mesin jahit karung, masing – masing berjumlah 3 buah
42 Carrier Gula Stasiun penyelesaian Membawa gula produk dalam karung ke mesin jahit sampai ke belt conveyor II
-
43 Belt Conveyor II Stasiun penyelesaian Membawa karung gula produk yang telah dijahit untuk disimpan di gudang gula
Lampiran 6. Skema Umum Proses Produksi Gula (Moerdokusumo, 1993)