JELAJAH INSTITUT TEKNOLOGI DEL
2. PERSIAPAN PERUBAHAN STATUS PI DEL MENJADI IT DEL
memastikan mutu tersebut baik internal yakni Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan pada pihak eksternal yakni Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME). Penjaminan mutu eksternal dilakukan dengan melaksanakan akreditasi Program Studi dan akreditasi Institusi oleh BAN-PT.
2. PERSIAPAN PERUBAHAN STATUS PI DEL MENJADI IT DEL
Politeknik Informatika Del (PI Del) dalam perjalanannya, suka dan duka, telah meluluskan 750 orang lulusan yang tersebar di Indonesia dan juga di luar negeri pada kurun waktu 2001-2012.
PI Del senantiasa melakukan pemetaan dan identifikasi potensi lain untuk meningkatkan peran dalam masyarakat. Salah satunya yakni mengubah PI Del menjadi Institut. Gagasan perubahan sudah dicanangkan jauh hari pada tanggal 5 Desember 2005 pada
Jelajah Institut Teknologi Del
sidang simposium yang temanya tentang Peran Pendidikan Tinggi Bagi Kemajuan Teknologi dan Informasi” dihadiri oleh Presiden VI Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono beserta Ibu Negara Ani Yudhoyono. Beberapa yang menjadi catatan simposium adalah bahwa PI Del perlu mengembangkan sayap dengan memperluas layanan di bidang teknologi, memperluas jangkauan dan peminatan program studi yang diperlukan khususnya dalam membangun pinggiran Danau Toba. Wujud kesepakatan tersebut pada hari yang sama, ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono sebagai
“Peresmian Kampus Institut Teknologi Del” ditandai dengan tekan tombol sirine oleh Ibu Ani Yudhoyono dan pelepasan dua ekor burung merpati, masing-masing oleh Presiden Bambang Yudhoyono dan Luhut Pandjaitan.
Gambar 13 Peresmian IT Del tahun 2005 oleh Presiden Bambang Yudhoyono disaksikan oleh Luhut Pandjaitan, Rektor ITB Dr. Kusmayanto Kadiman, dan
Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi
Del
Inspirasi Selangkah Lebih MajuGambar 14 Kampus IT Del yang asri dan apik terlihat melalui foto udara
Selain itu, yang menjadi garis pokok tindak lanjut simposium adalah pengembangan Sumber Daya Manusia, terutama dosen, yakni untuk melengkapi dan mengurus jabatan fungsional dan kepangkatan dosen, merekrut dosen baru, dan menekankan keseimbangan bahwa dosen melaksanakan misi tri dharma perguruan tinggi. Selama lima tahun pertama, dosen seakan lupa mengurus jabatan fungsional dan kepangkatan serta melaksanakan penelitian dan pengabdian pada masyarakat.
Kesibukan berikutnya beralih kepada rencana reakreditasi Program Studi yang sudah ada yaitu D3 Teknik Informatika, D3 Manajemen Informatika, dan D3 Teknik Komputer, serta akreditasi Institusi. Hal yang mendesak adalah membuat portofolio serta proposal perubahan PI Del menjadi Institut. Dalam proposal tersebut perlu dimuat rancangan 10 tahun, 15 tahun, dan 20 tahun ke depan untuk PI Del termasuk rancangan pembangunan sarana prasarana, target jumlah mahasiswa, asrama mahasiswa, dan proyeksi jumlah tenaga kependidikan dan pendukung.
Profesor Saswinadi Sasmojo yang saat itu menjabat sebagai Direktur PI Del menjadi penanggung jawab penyusunan portofolio
Jelajah Institut Teknologi Del
dan proposal pengajuan perubahan PI Del menjadi Institut.
Perubahan bentuk ini berkenaan dengan kehendak masyarakat dan kebutuhan industri. Usulan untuk mengadakan program pendidikan sarjana juga berasal dari orang tua mahasiswa dan tokoh masyarakat yang disampaikan pada acara PI Del maupun yang dilontarkan langsung kepada pejabat PI Del. Proposal perubahan menjadi Institut dengan penambahan Fakultas dan beberapa Program Studi menjadi landasan kuat yang disampaikan oleh Profesor Saswinadi kepada DIKTI. Penyusunan proposal dilakukan bertahap dan diselesaikan pada tahun 2013 dengan masuknya konten dari Prof. Togar Simatupang untuk Program Studi Sarjana Rekayasa Manajemen dan Deni Lumbantoruan yang menuliskan deskripsi Program Studi Sarjana Teknik Elektro.
Usulan tersebut mendapatkan tanggapan dari DIKTI dan kemudian disampaikan pemberian izin perubahan bentuk dari Politeknik menjadi Institut pada tanggal 5 Juni 2013. Seturut dengan izin perubahan itu juga dilampirkan pemberian izin bagi tiga fakultas, yaitu: (1) Fakultas Teknik Informatika dan Elektro, (2) Fakultas Bioteknologi, dan (3) Fakultas Teknologi Industri, dengan delapan program studi, terdiri dari Program Sarjana:
Teknik Informatika, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Teknik Bioproses, Manajemen Rekayasa; Program Diploma IV: Teknik Informatika, dan Program Diploma III: Teknik Informatika dan Teknik Komputer.
Pemantapan PI Del bertitik tolak bahwa program Diploma atau program studi terdahulu tetap dibuka karena sesungguhnya cita-cita pendiri Del adalah untuk mencetak tenaga-tenaga handal diploma. Selain itu banyak perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja teknisi lulusan diploma bidang informatika dan komputer. Pemantapan kedua, yakni bidang yang sama juga dibuka layanan untuk jenjang Diploma IV atau Sarjana Terapan setara Program Sarjana. Politeknik yang menjadi cikal bakal perwujudan mimpi Penghargaan Nobel, berlanjut ke Institut
Del
Inspirasi Selangkah Lebih MajuTeknologi Del. Manajemen perguruan tinggi, budaya kerja, dan nilai-nilai karakter Del tetap menjadi penciri layanan pendidikan di IT Del.
Seiring dengan munculnya kebijakan pembenahan Nomenklatur Program Studi yang diatur pada Kepdirjen Belmawa 232/2019 tentang Daftar Nama Program Studi Pada Perguruan Tinggi, IT Del melakukan penyesuaian nama-nama Program Studi sekaligus untuk dapat menunjukkan keunikan dari masing-masing Program Studi. Penyesuaian nama Program Studi berdasarkan pada daftar perubahan Nomenklatur Program Studi yang Mengacu pada Rumpun Ilmu, Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), dan Penamaan secara Internasional.
Penyesuaian nama Program Studi membuat sebagian nama Program Studi di Fakultas menjadi berubah, yaitu:
1. Fakultas Informatika dan Teknik Elektro: Program Studi Sarjana Informatika, Program Studi Sarjana Sistem Informasi, Program Studi Sarjana Teknik Elektro, Program Studi Sarjana Terapan (Diploma IV) Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL), Program Studi Diploma III Teknologi Komputer, dan Program Studi Diploma III Teknologi Informasi;
2. Fakultas Bioteknologi: Program Studi Sarjana Teknik Bioproses; dan
3. Fakultas Teknologi Industri: Program Studi Sarjana Manajemen Rekayasa.
3. INSTITUT TEKNOLOGI DEL