FILOSOFI DEL
4. PEMAKNAAN FILOSOFI DEL
4.3 Perubahan Selalu Dimulai dengan Satu Langkah Pertama
“Perjalanan ribuan mil berawal dari satu langkah”, demikian nasihat Lao Tzu. Kehidupan manusia seumpama sebuah perjalanan panjang. Tentunya kehidupan memiliki tujuan yang diinginkan, paling tidak pada episode kehidupan itu sendiri, pada saat sekolah atau bekerja, misalnya. Untuk mencapai tujuan tersebut harus diiringi dengan usaha atau kerja keras.
Ada kalanya diperlukan pengorbanan dalam beberapa hal.
Pada saat melangkah tampak kesusahan, namun seseorang akan akan terbiasa menjalaninya. Orang bisa saja mengalami
Del
Inspirasi Selangkah Lebih Majupengalaman buruk dan menyakitkan. Tetapi seorang pemenang akan menjadikan kegagalan hidup sebagai guru yang terbaik dan menghindarkan terjatuh pada kesalahan yang sama. George Bernard Shaw berkata, “Kita menjadi bijak bukan karena pengalaman di masa lalu, tetapi karena tanggung jawab akan masa depan.” Namun semua itu tidak akan pernah terjadi kalau seseorang tetap berada pada zona nyaman. Perubahan selalu dimulai dengan satu langkah awal untuk bisa mencapai mimpi dan mulai beranjak dari zona nyaman dan bekerjalah untuk hal yang diimpikan.
Salah satu terbesar ketika orang mulai melangkah adalah rasa takut. Rasa takut adalah gangguan yang menghambat mental manusia untuk berbuat, berkarya dan berprestasi. Apakah yang menjadi penyebab? Penyebabnya adalah ketika ingin melangkah, banyak orang sudah menciptakan tembok di hadapannya.
Tembok tersebut antara lain keraguan, ketidakpercayaan diri, tidak yakin, ragu bahkan malas walau hanya sekedar untuk bermimpi. Tembok ini membuat orang tersebut kesulitan untuk melangkah. Seringkali tembok tersebut tidak ada, hanya pikiran dan mental orang itu sajalah yang menciptakannya.
Perjalanan seribu mil hanya bisa dimulai dengan memulai satu langkah ke depan dan diikuti langkah-langkah selanjutnya.
Perjalanan seribu mil akan tercapai jika seseorang mampu mengalahkan rasa takut serta keraguan yang menghinggapi.
Banyak kasus yang menunjukkan bahwa yang menghambat itu adalah diri sendiri. Karena itu, sebelum melangkah seseorang perlu memastikan bahwa dia siap untuk mengalahkan dirinya sendiri. Dua keadaan sulit yang dihadapi adalah seseorang dapat menjadi musuh dari diri sendiri dan orang itu juga bisa menjadi penolong diri sendiri. Pilihan tergantung pada apakah seseorang dapat belajar dari orang-orang yang telah berjuang untuk kehidupan mereka.
Filosofi Del
Memulai dengan langkah pertama, tetap melangkah dan jangan berhenti, dan memikirkan langkah selanjutnya mencerminkan perhatian yang detail terhadap proses. Sebagai perancang produk ternama, salah satu jiwa keunggulan dari Steve Jobs adalah tidak pernah mengabaikan detail-detail kecil yang bahkan dianggap tidak terlalu penting dan tak dilihat oleh pelanggan. Ia juga selalu memperhatikan estetika dari rancangan produknya. Ketika ia menginginkan papan sirkuit di dalam Macintosh terlihat indah dan rapi, para insinyur sempat tidak begitu setuju, sebab ini memberatkan pekerjaan mereka. Namun Steve berpendapat bahkan lemari pun memiliki bagian belakang yang rapi, walau tidak ada orang yang melihatnya. Kisah ini menunjukkan perhatian pada hal-hal kecil dan tak terlihat selalu diperlukan. Pada suatu langkah tertentu selalu dimulai dari ketelitian pada hal-hal yang kecil. Seperti kata sebuah pepatah,
“Tidak ada sukses besar tanpa dimulai dari yang kecil-kecil.”
Perhatian pada perkara detail dapat menghindarkan terjadinya kesalahan karena kelalaian. Satu langkah di depan mendorong seseorang untuk berusaha melakukan sesuatu semaksimal mungkin, tanpa mengabaikan proses-proses yang harus dilalui dengan cermat.
Perjalanan ribuan mil inilah yang menjadi alasan pentingnya semangat Del. “Satu langkah di depan” – sedikit lebih siap atau lebih sukses daripada orang lain (diambil dari TheFreeDictionary).
Langkah praktis adalah seperti bepergian di sepanjang jalan yang bisa lurus atau dengan banyak tikungan. Namun di jalan itu akan ada sejumlah kendala, hambatan yang perlu ditangani. Jika penglihatan seseorang sempit (dekatdengan mata tertutup), orang itu akan menabrak setiap rintangan dan harus menghadapinya secara reaktif. Tetapi jika seseorang selangkah lebih maju dari segalanya, pandangan yang lebih panjang (bertujuan untuk cakrawala) dan orang itu dapat melihat rintangan di depan, dan dapat melakukan sesuatu secara aktif untuk mengatasinya.
Selalu lebih mudah untuk menangani masalah yang dilihat akan
Del
Inspirasi Selangkah Lebih Majudatang ketika itu “kecil” dan lebih jauh, daripada ketika itu terjadi dan telah menjadi “besar”.
Filosofi selangkah lebih maju dapat juga digambarkan pada sebuah proyek angkutan kargo dengan truk yang berjalan di sepanjang jalan dengan rintangan. Truk sarat dengan banyak barang, itu adalah tugas atau item pekerjaan. Untuk menjadi selangkah lebih maju, seseorang harus tetap membuka mata, misalnya berbicara dengan anggota tim proyek, mencari tahu apa yang mereka khawatirkan, dan memiliki pandangan di cakrawala ke depan, misalnya perspektif waktu minggu atau bulan ke depan, bukan hari atau jam. Jika merasakan adanya masalah atau tantangan, tidak perlu menyerah sebelum dapat mengurutkannya ke dalam salah satu kategori berikut:
i. diperlukan tindakan segera – perlu memahami masalah secara mendetail (sangat detail sehingga dapat dipahami dan dapat melihat dampaknya, dan dapat membuat keputusan dan mengambil tindakan yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut);
ii. perlu ditangani nanti – setelah memahami masalah dan dampaknya, tetapi itu tidak memerlukan tindakan segera dan masalah yang ada dapat dimasukkan dalam daftar tunggu untuk nanti ditindaklanjuti; dan
iii. tidak berbahaya atau tidak diperlukan tindakan – penyelidikan menunjukkan bahwa masalahnya tidak berbahaya bagi organisasi atau “itu akan menyelesaikan sendiri”, misalnya masalah dapat diperbaiki oleh orang lain, atau bahkan lebih sederhana, tidak ada masalah.
5. EPILOG
Filosofi Del mengungkapkan pola pikir dan pola tindak yang bertanggung jawab untuk melangkah maju dan memiliki gairah dalam belajar dan bekerja untuk mencapai tujuan. Pengetahuan filosofi Del diharapkan membantu proses pertumbuhan sebagai
Filosofi Del
pribadi yang dewasa yang memiliki karakter yang kokoh dengan pola pikir yang berorientasi pada kemajuan dan bukan kemunduran. Apa yang sudah dijelaskan termasuk mengenali makna tanda Del dan cara untuk menerapkan pola berpikir Del dan juga bersikap kritis terhadap pola pikir yang dimiliki.
Filosofi Del ibarat lensa yang membantu seseorang memandang kemajuan dan mengaitkannya dengan tantangan yang dihadapi dan menyesuaikan diri dengan keadaan. Sajian filosofi ini menantang insan Del untuk berpikir secara strategis tentang apa yang mereka hadapi dan mampu memberikan jawaban kepada orang lain mengenai apa yang akan dilakukan pada langkah berikutnya.
Filosofi Del diwarnai oleh pola pikir yang bertumbuh (growth mindset) yakni sikap memperluas wawasan penyelesaian masalah dan berlatih mengembangkan diri untuk bertumbuh dalam mencapai potensi maksimal, mengupayakan tindakan untuk berusaha sebaik mungkin melebihi apa yang diharapkan dengan perasaan senang dan bangga meski terdapat berbagai hambatan, dan memulai mengambil langkah dan terus melangkah mencapai cita yakni sikap menginspirasi sesama manusia melalui pemberian makna dan mendorong pembelajaran yang menumbuhkan kemampuan untuk fokus pada proses dan hasil kerja yang berkesinambungan.
Seorang insan Del yang baik harus selalu berpikir selangkah lebih maju, mendaftarkan antisipasi, membawa inovasi, atau mendorong komunikasi antar anggota tim. Kadangkala tidak mudah untuk memenuhi harapan tinggi yang datang dengan peran sebagai insan Del. Seringkali seorang insan Del yang berbakat dapat menyabotase diri mereka sendiri dengan menunjukkan perilaku destruktif. Beberapa hal yang perlu diwaspadai antara lain: (i) kontrol berlebihan, memegang kendali dan menjadi orang yang suka mengendalikan adalah dua hal yang berbeda; (ii) merebut kekuasaan dan menyalahgunakan
Del
Inspirasi Selangkah Lebih Majukekuasaan, sebaiknya menggunakannya untuk mendapatkan yang terbaik dari diri sendiri dan orang-orang yang bekerja dalam tim; (iii) bersaing dengan anggota tim, tidak perlu bersaing dengan anggota tim hanya untuk menguji kehebatan diri sendiri, sebaiknya membiarkan anggota tim menang karena ketika mereka menang, Anda juga menang.