• Tidak ada hasil yang ditemukan

PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK (lanjutan) SHORT-TERM BANK LOANS (continued)

31 Desember/ December 31,

17. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK (lanjutan) SHORT-TERM BANK LOANS (continued)

Entitas Anak - MSI Subsidiary – MSI

Standard Chartered Bank, Singapore (SCB) Standard Chartered Bank, Singapore (SCB)

Pada tanggal 18 Desember 2014, MSI memperoleh fasilitas pinjaman berulang dari SCB, cabang Singapura dengan jumlah kredit maksimum sebesar AS$15.000.000. Jangka waktu fasilitas ini adalah 12 (dua belas) bulan sejak tanggal mulai penggunaan fasilitas. Tanggal penggunaan fasilitas adalah 14 Januari 2015.

On December 18, 2014, MSI obtained a revolving loan facility from SCB, Singapore branch with maximum credit amounting to US$15,000,000 The term of this facility is 12 (twelve) months from the first utilization date. First utilization date is January 14, 2015.

Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan, pinjaman tersebut digunakan untuk, antara lain:

a. Pembiayaan kembali fasilitas pinjaman

Perusahaan, MSI dan FFI yang diperoleh dari PT Bank Sinarmas Tbk.

b. Pembayaran semua biaya dan fee transaksi c. Pembiayaan atas pengeluaran modal, modal

kerja, dan pengeluaran umum.

Up to the completion date, the loan will be used for, among others:

a. For the refinancing of loan facilities of the Company, MSI, and FFI obtained from PT Bank Sinarmas Tbk (Bank Sinarmas). b. Payment of all transaction expenses and fees. c. Funding its capital expenditure, working capital,

and general expenses. Perjanjian pinjaman ini memuat beberapa syarat

dan ikatan, antara lain kewajiban menjaga DSCR sebesar minimal 1,25 kali, DER sebesar maksimal 4 kali dan Leverage Ratio sebesar maksimal 4 kali.

The loan agreement imposes several restrictions and covenants, among others responsibility to maintain DSCR at a minimum of 1.25 times, DER at a maximum of 4 times, and Leverage Ratio at a maximum of 4 times.

Fasilitas ini dijamin dengan hak tanggungan dari beberapa bidang tanah dan bangunan yang dimiliki oleh MSI.

This facility is secured by certain building and parcel of land owned MSI.

Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan, proses perpanjangan atas fasilitas ini masih dalam proses.

Up to completion date of these financial statements, the extension for this facility is still in process.

Pada tanggal 31 Desember 2015, saldo utang atas

fasilitas term loan adalah sebesar

Rp206.925.000.000.

As of December 31, 2015, the outstanding balance

of the term loan facility amounted to

Rp206,925,000,000.

Pada tanggal 31 Desember 2015, MSI telah mematuhi seluruh persyaratan yang diharuskan oleh bank.

As of December 31, 2015, MSI has complied with loan covenants required by the bank.

Pada tanggal 15 Januari 2015, fasilitas pinjaman dari Bank Sinarmas milik Perusahaan, MSI, dan FFI telah dilunasi melalui fasilitas ini.

As of January 15, 2015, loan facilities from Bank Sinarmas of the Company, MSI, and FFI has been repaid using this facility.

Entitas Anak – MSI (lanjutan) Subsidiary – MSI (continued) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Bank

BNI)

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Bank BNI)

Fasilitas Kredit Modal Kerja R/C Terbatas Limited R/C Working Capital Facility

Pada tanggal 24 September 2014, MSI memperoleh fasilitas kredit modal kerja R/C terbatas dari Bank

BNI dengan jumlah maksimum sebesar

Rp30.000.000.000, yang digunakan untuk tambahan modal kerja gerai 7-Eleven. Jangka waktu fasilitas ini adalah 12 (dua belas) bulan sejak tanggal perjanjian kredit ditandatangani dan akan berakhir pada tanggal 24 September 2015. Untuk fasilitas ini dikenakan suku bunga sebesar 14,25% per tahun.

On September 24, 2014, MSI obtained a limited R/C working capital facility from Bank BNI with maximum amount of Rp30,000,000,000, which is used for additional working capital of 7-Eleven outlets. The term of the facility is 12 (twelve) months since the agreement is signed and will expire on September 24, 2015. This facility bears interest at 14.25% per annum.

Fasilitas ini dijamin dengan hak tanggungan dari beberapa bidang tanah dan bangunan, mesin dan peralatan dan persediaan yang dimiliki oleh MSI serta jaminan pribadi atas nama Henri Honoris (Catatan 10 dan 15).

This facility is secured by certain building and parcel of land, machinery and equipment and inventories owned by MSI and personal guarantee by Henri Honoris (Notes 10 and 15).

Pada tanggal 11 Desember 2015, MSI mengadakan perubahan perjanjian kredit dimana jangka waktu fasilitas ini diperpanjang sampai dengan 23 September 2016 dan dikenakan suku bunga sebesar 12,50% per tahun.

On December 11, 2015, MSI had an amendment to the credit agreement, where the maturity date of the loan was extended until September 23, 2016 and bear an interest at 12.50% per annum.

Fasilitas ini merupakan bagian yang tidak

terpisahkan dari fasilitas pinjaman investasi dari bank yang sama (Catatan 22).

This facility is integral with the investment facilities obtained from the same bank (Note 22).

Perjanjian pinjaman ini memuat beberapa syarat dan ikatan, antara lain kewajiban menjaga Current Ratio minimal sebesar 1 kali, DER maksimal sebesar 2,5 kali dan DSCR minimal sebesar 100%.

The loan agreement imposes several restrictions and covenants, among others: responsibility to maintain Current Ratio at a minimum ratio of 1, DER at a maximum ratio of 2.5 and DSCR at a minimum ratio of 100%.

Tanpa persetujuan tertulis dari bank, MSI tidak diperbolehkan, antara lain: membuat perjanjian utang dari lembaga keuangan lain (kecuali kepada kreditur yang telah ada sebelumnya, cukup pemberitahuan tertulis kepada bank), melakukan merger, akuisisi dan menjual aset tertentu Perusahaan, mengubah anggaran dasar dan

susunan pengurus, pemegang saham serta

komposisi kepemilikan saham dengan melakukan pemberitahuan tertulis kepada bank.

Without the written approval of the bank, MSI is

not allowed, among others: create any

indebtedness from other financial institutions (except for existing creditors, a written notice to the bank is required), undertake any merger, acquisition and sell certain assets, change the

articles of association and change the

composition of management, shareholders and shareholding composition with written notice to the bank.

Pada tanggal 31 Desember 2015 dan 2014, saldo utang atas fasilitas kredit modal kerja adalah masing-

masing sebesar Rp29.865.000.000 dan

Rp29.865.000.000.

As of December 31, 2015 and 2014, the outstanding balance of the working capital facility

amounted to Rp29,865,000,000 and

17. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK (lanjutan) 17. SHORT-TERM BANK LOANS (continued)

Entitas Anak – MSI (lanjutan) Subsidiary – MSI (continued)

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Bank BNI) (lanjutan)

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Bank BNI) (continued)

Fasilitas Kredit Modal Kerja R/C Terbatas (lanjutan)

Limited R/C Working Capital Facility

(continued) Pada tanggal 31 Desember 2014, MSI telah

mematuhi seluruh persyaratan yang diharuskan oleh bank.

As of December 31, 2014, MSI has complied with loan covenants required by the bank.

Pada tanggal 31 Desember 2015, MSI belum dapat memenuhi Current Ratio, DER dan DSCR. Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian, MSI masih dalam proses untuk memperoleh pelepasan atas persyaratan untuk pemenuhan rasio-rasio keuangan tersebut di atas.

As of December 31, 2015, MSI was unable to meet the requirements to maintain Current Ratio, DER and DSCR. Up to date of completion of the consolidated financial statements, MSI is in process to obtain a release of such requirement to comply with the above financial ratios.

PT Bank CIMB Niaga Tbk (Bank CIMB) PT Bank CIMB Niaga Tbk (Bank CIMB)

Fasilitas Pinjaman Rekening Koran I & II Overdraft Facility I & II

Pada tanggal 11 Januari 2012, MSI memperoleh fasilitas pinjaman rekening koran I dan II yang bersifat berulang (revolving) dari Bank CIMB dengan

jumlah maksimum per fasilitas sebesar

Rp10.000.000.000. Fasilitas tersebut digunakan untuk modal kerja, pembelian persediaan, dan pembiayaan aktivitas operasional untuk gerai 7- Eleven.

On January 11, 2012, MSI obtained a revolving overdraft facility I and II, from Bank CIMB with a maximum amount of Rp10,000,000,000 per facility. These facilities are used for working capital, purchase, and operational activity funding of 7-Eleven outlets’ inventories.

Fasilitas ini diperpanjang setiap tiga bulan, perpanjangan yg terakhir diperoleh pada tanggal 27 Januari 2016, dimana tanggal jatuh tempo untuk fasilitas ini diperpanjang sampai dengan tanggal 20 April 2016.

This facility is renewed every three months, the latest extension was obtained on January 27, 2016, where the maturity date for this facility is extended until April 20, 2016.

Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan, proses perpanjangan atas fasilitas ini masih dalam proses.

Up to completion date of these financial statements, the extension for this facility is still in process.

Fasilitas ini merupakan bagian yang tidak

terpisahkan dari fasilitas pinjaman investasi dari bank yang sama (Catatan 22).

These facilities are integral with the investment credits facilities obtained from the same bank (Note 22).

Perjanjian pinjaman ini memuat beberapa syarat dan

ikatan, antara lain kewajiban menjaga DSCR

sebesar minimal 1,25 kali dan Current Ratio minimal

The loan agreement imposes several restrictions and covenants, among others, responsibility to maintain DSCR at a minimum of 1.25 times and

Entitas Anak – MSI (lanjutan) Subsidiary – MSI (continued)

PT Bank CIMB Niaga Tbk (Bank CIMB) (lanjutan) PT Bank CIMB Niaga Tbk (Bank CIMB)

(continued) Fasilitas Pinjaman Rekening Koran I & II

(lanjutan)

Overdraft Facility I & II (continued) Pada tanggal 31 Desember 2014, MSI telah

mematuhi seluruh persyaratan yang diharuskan oleh bank.

As of December 31, 2014, MSI has complied with loan covenants required by the bank.

Pada tanggal 31 Desember 2015, MSI belum dapat

memenuhi DSCR dan Current Ratio. Sampai

dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian, MSI masih dalam proses untuk memperoleh pelepasan atas persyaratan untuk pemenuhan rasio-rasio keuangan tersebut di atas.

As of December 31, 2015, MSI was unable to meet the requirements to maintain DSCR and Current Ratio. Up to date of completion of the consolidated financial statements, MSI is in process to obtain a release of such requirement to comply with the above financial ratios.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri)

Fasilitas Kredit Modal Kerja Working Capital Loan Facility

Pada tanggal 21 September 2011, MSI memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari Bank Mandiri yang

digunakan untuk tambahan modal kegiatan

operasional gerai 7-Eleven dan pengalihan kredit investasi dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (Bank BRI) dengan jumlah maksimum sebesar Rp11.500.000.000 dan dikenakan bunga tahunan sebesar 10,75% dan beban provisi sebesar 0,50% per tahun dari plafon.

On September 21, 2011, MSI obtained a working capital loan facility from Bank Mandiri, which will be used as additional capital for 7-Eleven’s outlets operations and credit transfer of investment credit from PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (Bank BRI) with a maximum amount of Rp11,500,000,000 and bears annual interest rate at 10.75% and provision fee of 0.50% per annum of plafond.

Fasilitas ini bersifat berulang (revolving) dan dijamin dengan hak tanggungan dari beberapa bidang tanah dan bangunan, mesin dan peralatan dan persediaan yang dimiliki oleh MSI serta jaminan pribadi atas nama Sungkono Honoris dan Henri Honoris (Catatan 10 dan 15). Fasilitas ini berlaku sampai dengan tanggal 21 September 2013. Pada tanggal 17 September 2013, Perusahaan mengadakan perubahan perjanjian dimana suku bunga tahunan

menjadi 11,25% dan tanggal jatuh tempo

diperpanjang sampai dengan 20 Maret 2015.

This facility is revolving and secured by certain building and parcel of land, machinery and equipment and inventories owned by MSI and personal guarantee by Sungkono Honoris and Henri Honoris (Notes 10 and 15). This facility is valid until September 21, 2013. On September 17, 2013, the Company had made an amendment to the credit agreement whereby the annual interest rate became 11.25% and the maturity date was extended to March 20, 2015.

Pada tanggal 10 Maret 2015, MSI mengadakan

perubahan perjanjian dimana Perusahaan

mendapatkan tambahan jumlah fasilitas kredit menjadi Rp20.000.000.000 dan suku bunga tahunan menjadi 11 % dan tanggal jatuh tempo diperpanjang sampai dengan 20 Maret 2016.

On March 10, 2015, MSI had made an amendment to the credit agreement whereby the Company obtained an additional maximum amount of credit facility to be Rp20,000,000,000 and the annual interest rate became 11% and the maturity date was extended to March 20, 2016. Pada tanggal 28 Agustus 2015, MSI mengadakan

perubahan perjanjian dimana suku bunga tahunan menjadi 11.75%.

On August 28, 2015, MSI had made an amendment to the credit agreement whereby the annual interest rate became 11,75%.

17. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK (lanjutan) 17. SHORT-TERM BANK LOANS (continued)

Entitas Anak – MSI (lanjutan) Subsidiary – MSI (continued)

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) (lanjutan)

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) (continued)

Fasilitas Kredit Modal Kerja (lanjutan) Working Capital Loan Facility (continued)

Pada bulan Maret 2016, MSI mengadakan

perubahan perjanjian mengenai perpanjangan

tanggal jatuh tempo menjadi 19 Maret 2017.

In March 2016, MSI had made an amendment related with extension of the maturity date to March 19, 2017.

Fasilitas ini merupakan bagian yang tidak

terpisahkan dari fasilitas pinjaman investasi dari bank yang sama (Catatan 22).

These facilities are integral with the investment facilities obtained from the same bank (Note 22).

Perjanjian pinjaman ini memuat beberapa syarat dan ikatan, antara lain kewajiban menjaga Debt to Equity Ratio (DER) sebesar maksimal 300%.

The loan agreement imposes several restrictions and covenants, among others, responsibility to maintain a Debt to Equity Ratio (DER) at maximum of 300%.

Tanpa persetujuan tertulis dari bank, MSI tidak diperbolehkan, antara lain: membuat perjanjian utang dari lembaga keuangan lain (kecuali kepada kreditur yang telah ada sebelumnya, cukup pemberitahuan tertulis kepada bank), melakukan merger, akuisisi dan menjual aset tertentu Perusahaan (kecuali penjualan aset sampai dengan

Rp2.000.000.000). MSI diperkenankan untuk

mengubah anggaran dasar dan susunan pengurus, pemegang saham serta komposisi kepemilikan saham dengan melakukan pemberitahuan tertulis kepada bank.

Without the written approval of the bank, MSI is

not allowed, among others: create any

indebtedness from other financial institutions (except for existing creditors, a written notice to the bank is needed), undertake any merger, acquisition and sell certain assets (except for the sale of assets up to Rp2,000,000,000). MSI is allowed to change the Articles of Association and

change the composition of management,

shareholders and shareholding composition with written notice to the bank.

Pada tanggal 31 Desember 2015 dan 2014, saldo

fasilitas kredit modal kerja sebesar

Rp19.948.750.000 dan Rp11.420.000.000.

As of December 31, 2015 and 2014, the balance of the working capital facility amounted to

Rp19,948,750,000 and Rp11,420,000,000,

respectively. Pada tanggal 31 Desember 2015 dan 2014, MSI

telah mematuhi seluruh persyaratan yang

diharuskan oleh bank.

As of December 31, 2015 and 2014, MSI has complied with loan covenants required by the bank.

PT Bank Sinarmas Tbk (Bank Sinarmas) PT Bank Sinarmas Tbk (Bank Sinarmas)

Fasilitas Rekening Koran Overdraft Facility

Pada tanggal 31 Agustus 2010, MSI memperoleh fasilitas pinjaman rekening koran dari Bank Sinarmas dengan jumlah maksimum Rp2.500.000.000, yang digunakan untuk kegiatan operasional harian gerai 7-

On August 31, 2010, MSI obtained an overdraft facility from Bank Sinarmas with maximum amount of Rp2,500,000,000, which are used for daily operational activity of 7-Eleven outlets. The term

Entitas Anak – MSI (lanjutan) Subsidiary – MSI (continued) PT Bank Sinarmas Tbk (Bank Sinarmas)

(lanjutan)

PT Bank Sinarmas Tbk (Bank Sinarmas) (continued)

Fasilitas Rekening Koran (lanjutan) Overdraft Facility (continued)

Pada tanggal 7 Juli 2014, MSI mengadakan perubahan perjanjian kredit dimana Perusahaan memperpanjang jangka waktu fasilitas pinjaman. Atas fasilitas pinjaman rekening koran tanggal jatuh tempo diperpanjang sampai dengan tanggal 31 Agustus 2015.

On July 7, 2014, MSI had an amendment to the credit agreement, whereby the Company extended the maturity date of the loan facilities. For the overdraft facility, the maturity date was extended to August 31, 2015.

Fasilitas ini merupakan bagian yang tidak

terpisahkan dari fasilitas pinjaman berjangka dari bank yang sama (Catatan 22).

This facility is integral with the term loan facilities obtained from the same bank (Note 22).

Pada tanggal 31 Desember 2014, MSI belum melakukan penarikan atas fasilitas ini.

As of December 31, 2014, MSI has not made withdrawal of this facility.

Pada tanggal 31 Desember 2014, MSI telah mematuhi seluruh persyaratan yang berhubungan dengan laporan keuangan.

As of December 31, 2014, MSI has complied with loan covenants related to financial statements.

Pada tanggal 15 Januari 2015, fasilitas pinjaman dari Bank Sinarmas milik MSI telah dilunasi melalui fasilitas pinjaman dari Standard Chartered Bank, Singapore (SCB).

On January 15, 2015, loan facilities from Bank Sinarmas of MSI have been repaid using the facility from Standard Chartered Bank, Singapore (SCB).

Fasilitas Demand Loan Demand Loan Facility

Pada tanggal 7 Juli 2014, MSI memperoleh fasilitas demand loan I dari Bank Sinarmas dengan jumlah maksimum Rp30.000.000.000, yang digunakan untuk penambahan stock barang yang dikarenakan penambahan jumlah outlet dan persiapan menjelang lebaran. Jangka waktu fasilitas demand loan I adalah 12 (dua belas) bulan sejak tanggal pencairan dan akan berakhir pada tanggal 31 Agustus 2015. Untuk fasilitas ini dikenakan suku bunga sebesar 17% per tahun.

On July 7, 2014, MSI obtained demand loan I facility from Bank Sinarmas with maximum amount of Rp30,000,000,000, which is used to increase the stock of goods due to increasing number of outlets and preparation ahead of Muslim holiday. The term of term loan I facility is 12 (twelve) months starting from the initial withdrawal and will expire on August 31, 2015. This facility bears interest at 17% per annum.

Pada tanggal 7 Juli 2014, MSI memperoleh fasilitas demand loan II dari Bank Sinarmas dengan jumlah maksimum Rp20.000.000.000, yang digunakan untuk refinancing dalam rangka renovasi outlet 7-Eleven. Jangka waktu fasilitas demand loan II adalah 12 (dua belas) bulan sejak tanggal pencairan dan akan berakhir pada tanggal 31 Agustus 2015. Untuk fasilitas ini dikenakan suku bunga sebesar 17% per tahun.

On July 7, 2014, MSI obtained demand loan II facility from Bank Sinarmas with maximum amount

of Rp20,000,000,000, which is used for

refinancing the renovation of 7-Eleven outlet. The term of term loan II facility is 12 (twelve) months starting from the initial withdrawal and will expire on August 31, 2015. This facility bears interest at 17% per annum.

17. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK (lanjutan) 17. SHORT-TERM BANK LOANS (continued)

Entitas Anak – MSI (lanjutan) Subsidiary – MSI (continued)

PT Bank Sinarmas Tbk (Bank Sinarmas) (lanjutan)

PT Bank Sinarmas Tbk (Bank Sinarmas) (continued)

Fasilitas Demand Loan (lanjutan) Demand Loan Facility (continued)

Fasilitas ini merupakan bagian yang tidak

terpisahkan dari fasilitas pinjaman berjangka dari bank yang sama (Catatan 22).

These facilities are integral with the term loan facilities obtained from the same bank (Note 22).

Fasilitas-fasilitas ini dijamin dengan seluruh peralatan dan seluruh persediaan barang gerai 7- Eleven yang dibiayai oleh Bank Sinarmas (Catatan 10 dan 15). Pinjaman ini juga dijamin dengan jaminan pribadi dari Sungkono Honoris.

These facilities are secured by all the 7-Eleven outlets equipment and all inventories which are financed by Bank Sinarmas (Notes 10 and 15). These loan facilities are also secured with Personal Guarantee from Sungkono Honoris.

Perjanjian pinjaman ini memuat beberapa syarat dan ikatan, antara lain tanpa pemberitahuan tertulis kepada bank, MSI tidak diperkenankan untuk merubah anggaran dasar dan susunan pengurus dan melakukan penambahan pinjaman dari kreditur lain.

The loan agreement imposes several restrictions and covenants, among others, without the written notice to the bank, MSI is not allowed to change its articles of association or change the composition of management and obtain additional loan from other creditors.

Pada tanggal 31 Desember 2014, saldo utang atas

fasilitas demand loan adalah sebesar

Rp49.958.997.776.

As of December 31, 2014, the outstanding balance of demand loan facility amounted to Rp49,958,997,776.

Pada tanggal 31 Desember 2014, MSI telah mematuhi seluruh persyaratan yang diharuskan oleh bank.

As of December 31, 2014, MSI has complied with loan covenants required by the bank.

Pada tanggal 15 Januari 2015, fasilitas pinjaman dari Bank Sinarmas milik MSI telah dilunasi melalui fasilitas pinjaman dari Standard Chartered Bank, Singapore (SCB).

On January 15, 2015, the loan facilities from Bank Sinarmas of MSI have been repaid using facilites from Standard Chartered Bank, Singapore (SCB).

Entitas Anak - MDS Subsidiary - MDS

PT Bank Permata Tbk (Bank Permata) PT Bank Permata Tbk (Bank Permata)

Pada tanggal 5 Agustus 2011, MDS memperoleh Fasilitas Kredit dari Bank Permata dalam bentuk Fasilitas Post Import Financing (‘’Fasilitas PIF’’) dan Fasilitas Term Loan (‘’Fasilitas TL’’) dimana baik Fasilitas PIF maupun Fasilitas TL dapat dipergunakan untuk Fasilitas Sight Letters of Credit (‘’Fasilitas SLC’’). Fasilitas tersebut digunakan

On August 5, 2011, MDS obtained credit facilities from Bank Permata in the form of Post Import Financing Facility (‘’PIF Facility’’) and Term Loan Facility (‘’TL Facility’’) whereby both PIF Facility and TL Facility can be used for Sight Letter of Credit Facility (‘’SLC Facility’’). These facilities were used to finance MDS’ working capital for

Entitas Anak - MDS (lanjutan) Subsidiary - MDS (continued)

PT Bank Permata Tbk (Bank Permata) (lanjutan) PT Bank Permata Tbk (Bank Permata)

(continued) Jumlah maksimum masing-masing fasilitas adalah

sebesar AS$450.000 dan AS$1.050.000 atau dalam rupiah sebesar Rp3.000.000.000 dan Rp7.000.000.000. Fasilitas tersebut digunakan masing-masing untuk membiayai modal kerja MDS untuk pembelian persediaan antara lain mesin Multi

Function Product (MFP) merk Ricoh, tinta dan suku

cadang MFP Ricoh dan membiayai investasi pada proyek penyewaan MDS untuk pembelian mesin MFP merk Ricoh.

Each facility has maximum amount of US$450,000 and US$1,050,000, respectively, or in rupiah up to

Rp3,000,000,000 and Rp7,000,000,000,

respectively. These facilities were used to finance MDS’ working capital for purchase of inventory such as Multi Function Product (MFP) Ricoh machine, toner and MFP Ricoh’s spareparts and to finance investment in MDS’ rental project to purchase MFP Ricoh machine.

Pada tanggal 6 Desember 2012, MDS

menandatangani perjanjian kredit untuk

perpanjangan dan penambahan nilai fasilitas PIF/SLC menjadi sebesar AS$2.500.000 atau dalam rupiah sebesar Rp15.000.000.000. Pada tanggal 23 Desember 2013, MDS menandatangani perjanjian dimana fasilitas PIF diperpanjang dan mendapat penambahan nilai fasilitas menjadi

sebesar Rp20.000.000.000. MDS juga

mendapatkan fasilitas tambahan berupa “Forex

Line” dengan batas maksimum sebesar

AS$250.000 yang akan digunakan untuk

kebutuhan transaksi mata uang asing.

On December 6, 2012, MDS entered into a loan