9. INVESTMENTS IN ASSOCIATED COMPANIES (Continued)
20. PINJAMAN JANGKA PANJANG (Lanjutan) LONG-TERM LOANS (Continued)
Rupiah Rupiah
a. Surat Hutang Jangka Menengah a. Medium Term Notes
a.1 MSN Tara Ltd. and Piper Price & Company Ltd.
a.1 MSN Tara Ltd. and Piper Price & Company Ltd.
Pada tanggal 17 April 2009, Perusahaan telah melakukan restrukturisasi pinjaman dari Piper Price Company Ltd. (Piper) sejumlah Rp4,26
triliun yang merupakan kelanjutan dari
Undertaking Agreement tanggal 24 Desember 2008. Berdasarkan perjanjian tersebut, hutang
Perusahaan direstrukturisasi dengan
menerbitkan surat hutang yang terdiri surat hutang Tranche A dengan jumlah pokok hutang Rp1,16 triliun dan surat hutang Tranche B sejumlah Rp3,10 triliun.
On April 17, 2009, the Company has
restructured the loan from Piper Price Company Ltd. (Piper) amounting to Rp4.26 trillion as a follow up from the Undertaking Agreement dated December 24, 2008. Based on the agreement, the Company’s loan has been restructured by issuing Promissory Notes, which consist of Tranche A with principal amounting to Rp1.16 trillion and Tranche B of Rp3.10 trillion.
Hutang dalam Tranche A sejumlah Rp1,16 triliun, jatuh tempo tanggal 12 Januari 2012 dengan tingkat bunga 15% per tahun. Pinjaman ini dijamin dengan saham-saham yang dimilki oleh Perusahaan yang terdiri dari
BUMI, EMP, BLD, BTel dan BSP
masingmasing sejumlah 2,91 milyar lembar, 6,22 milyar lembar, 2,31 milyar lembar, 7,3 milyar lembar dan 304,20 juta lembar. Perusahaan memiliki opsi untuk membayar hutang dalam Tranche A tersebut dalam bentuk kas maupun penerbitan saham baru oleh Perusahaan.
Loan in Tranche A amounting to Rp1.16 trillion will mature on January 12, 2012 with annual interest of 15%. This loan is collateralized with shares owned by the Company, consisting of : BUMI, EMP, BLD, BTel and BSP amounting to 2.91 billion shares, 6.22 billion shares, 2.31 billion shares, 7.3 billion shares and 304.20 million shares, respectively. The Company has an option to settle the loan in Tranche A by cash payment or by issuance of new shares by the Company.
Untuk hutang dalam Tranche B sejumlah
Rp3,1 triliun selanjutnya direstrukturisasi
denganmenerbitkan surat hutang baru yang terdiri dari 3 seri yang sebagai berikut:
Loan in Tranche B amounting to Rp3.1 trillion, was restructured by issuing new Promissory Notes that consist of 3 series, as follows:
- Notes Seri A, hutang pokok Rp31 milyar, tanpa bunga, jatuh tempo 30 April 2009.
- Series A Notes, principal amounting to Rp31 billion, no interest, maturity on April 30, 2009.
- Notes Seri B, hutang pokok Rp279 milyar, tan bunga, jatuh tempo 25 September 2009.
- Series B Notes, principal amounting to Rp279 billion, no interest, maturity on September 25, 2009.
- Notes Seri C, jumlah pokok Rp2,79 triliun, bunga 19% per tahun, jatuh tempo 20 Januari 2012.
- Series C Notes, principal amounting to Rp2.79 trillion, interest 19% per annum, maturity on January 20, 2012.
20. PINJAMAN JANGKA PANJANG (Lanjutan) 20. LONG-TERM LOANS (Continued)
Selanjutnya, berdasarkan Sales and Purchase of Promisory Notes Agreement tanggal 21 April 2009, Piper mengalihkan seluruh surat hutang perusahaan kepada MSN Tara Ltd. (Tara) yang berasal dari Tranche B yang terdiri dari Notes Seri A dengan jumlah nominal Rp31 milyar, Notes Seri B dengan jumlah nominal Rp279 milyar dan Notes Seri C dengan jumlah nominal Rp2,79 triliun.
Furthermore, based on Sales and Purchase of Promissory Notes Agreement dated April 21, 2009, Piper has transferred all the Company’s loan to MSN Tara Ltd. (Tara), which originally from Tranche B consists of Series A Notes with nominal value of Rp31 billion, Series B Notes with nominal value of Rp279 billion and Series C Notes with nominal value of Rp2.79 trillion.
Pada tanggal 30 April 2009, Perusahaan telah melunasi surat hutang Seri A Tranche B sejumlah Rp31 milyar.
On April 30, 2009, the Company has settled Series A loan from Tranche B amounting to Rp31 billion.
Berdasarkan akta Notaris Robert Purba, S.H. No. 20 tanggal 8 Mei 2009, Perusahaan
mengadakan Perjanjian Perwaliamanatan
dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) sehubungan dengan perubahan hutang Transche B yang terdiri dari surat hutang seri B dan C menjadi Surat Hutang Jangka Menengah, yang dialokasikan kepada Tara. Selain itu, Perusahaan juga menunjuk BRI sebagai agen pembayaran.
Based on Notarial deed No. 20 dated May 8, 2009, of Robert Purba, S.H., the Company entered into a trusteeship agreement with PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk regarding the change of Series B and C loans of Transche B into Medium Term Notes, which were allocated to Tara. The Company also appointed BRI as the payment agent.
Pada tanggal 25 September 2009,
Perusahaan telah melakukan pembayaran sebagian Surat Hutang Jangka Menegah yang tergabung dalam Seri B sejumlah Rp279 milyar.
On September 25, 2009, the Company has paid Series B loan of Medium Term Note amounting to Rp279 billion.
a.2 Interventures Capital Pte Ltd. a.2 Interventures Capital Pte Ltd. Pada tanggal 12 Maret 2009, Perusahaan
telah menandatangani Debt Restructuring Agreement (selanjutnya disebut “Perjanjian”) dengan Interventures Capital Pte. Ltd. (ICPL), Singapura, dan Skybird Ventures Ltd, Tortola, British Virgin Islands (Skybird).
On March 12, 2009, the Company signed the Debt Restructuring Agreement (“the Agreement”) with Interventures Capital Pte. Ltd. (ICPL), Singapore, and Skybird Ventures Ltd., Tortola, British Virgin Islands (Skybird).
20. PINJAMAN JANGKA PANJANG (Lanjutan) 20. LONG-TERM LOANS (Continued)
Berdasarkan perjanjian tersebut para pihak sepakat untuk merestrukturisasi Surat Promes
(Promissory Notes) yang diterbitkan
Perseroan kepada Long Haul Holding Ltd. dan PT Brantas Indonesia, yang mana selanjutnya telah dijual kepada ICPL dan Skybird pada tanggal 10 Maret 2009. Surat Promes ICPL dan Skybird yang semula dikenakan tingkat suku bunga 17,5% per tahun dengan tanggal
jatuh tempo 5 Juli 2009; selanjutnya
direstrukturisasi menjadi Surat Promes yang dikenakan tingkat suku bunga 19% per tahun dan akan jatuh tempo 33 bulan terhitung sejak tanggal ditandatanganinya Perjanjian tersebut (jatuh tempo pada tanggal 12 Maret 2012) (“Surat Promes Baru”).
Based on the Agreement, the parties
agreed to restructure the Promissory Notes issued by the Company, to Long Haul Holding Ltd. and PT Brantas Indonesia, which were subsequently sold to ICPL and Skybird on March 10, 2009. The Promissory Notes of ICPL and Skybird that previously bore annual interest of 17.5% with maturity date on July 5, 2009 have been restructured into Promissory Notes with annual interest of 19% and will mature in 33 months commencing from the date of Agreement (maturity date on March 12, 2012) (“New Promissory Notes”).
Berdasarkan perjanjian restrukturisasi,
Perusahaan mengakui dan menyepakati
bahwa Skybird mengalihkan seluruh
haknya atas bagiannya atau porsinya
untuk menerima New Surat Promes Baru kepada ICPL dan MSN Tara Ltd. (Tara), Seychelles, berdasarkan Notes Purchase
Agreement (selanjutnya disebut “Note
Purchase”) tertanggal 12 Maret 2009.
Selanjutnya Perusahaan mengeluarkan
dua (2) lembar Surat Promes Baru kepada ICPL dan Tara masing-masing senilai Rp1,05
triliun dan Rp351,56 milyar tertanggal
12 Maret 2009. Keduanya dikenakan tingkat suku bunga sebesar 19% per tahun dan jatuh tempo pada tanggal 12 Maret 2012.
Based on the restructuring agreement, the Company agreed that Skybird transfers its right to receive New Promissory Notes to ICPL and MSN Tara Ltd. (Tara), Seychelles, based
on Notes Purchase Agreement (Note
Purchase) dated March 12, 2009.
Subsequently, the Company issued two (2) New Promissory Notes to ICPL and Tara amounting to Rp1.05 trillion and Rp351.56 billion dated March 12, 2009. Both Notes bear 19% interest rates per annum with maturity date on March 12, 2012.
Pada tanggal 20 April 2009, Perusahaan
melakukan restrukturisasi Surat Promes
sejumlah Rp1,40 triliun yang dimiliki oleh ICPL Selanjutnya, Perusahaan menerbitkan Surat Promes baru yang terdiri dari 3 seri yang sebagai berikut:
On April 20, 2009, the Company has
restructured the Promissory Notes amounting to Rp1.40 trillion that are held by ICPL.
Additionally, the Company issued new
Promissory Notes consisting of 3 series as follows:
- Seri A, hutang pokok Rp13,99 milyar, tanpa bunga, jatuh tempo 30 April 2009.
- Series A, principal amounting to Rp13.99 billion, no interest, mature on April 30, 2009
- Seri B, hutang pokok Rp125,93 milyar, tanpa bunga, jatuh tempo 25 September 2009.
- Series B, principal amounting to Rp125.93 billion, no interest, mature on September 25, 2009
- Seri C, jumlah pokok Rp1,26 triliun, bunga 19% per tahun, jatuh tempo 20 Januari 2012.
- Series C, principal amounting to Rp1.26 trillion, interest 19% per annum, mature on January 20, 2012
20. PINJAMAN JANGKA PANJANG (Lanjutan) 20. LONG-TERM LOANS (Continued)