2.2 Penentuan Contoh
3.2.3 Potensi Wilayah Kabupaten Kuningan
3.2.3.2 Potensi Budaya, Wisata dan Sumberdaya Air
Kabupaten Kuningan memiliki objek dan daya tarik wisata alami, yang didukung oleh budaya dan kesenian daerah yang beragam dan memiliki kekhasan. Ada 21 potensi objek dan daya tarik wisata yang masih dalam tahap pengembangan, dan 25 obyek wisata yang masih dalam tahap eksplorasi. Obyek wisata di Kabupaten Kuningan berupa wisata air, wisata religi, tempat-tempat bersejarah, bumi perkemahan dan agrowisata. Denah lokasi pariwisata Kabupaten Kuningan disajikan pada Gambar 5.
Beberapa jenis kebudayaan yang masih terus secara periodik dilakukan setiap tahunnya atau di saat acara peringatan tertentu diantaranya adalah Seren Taun, merupakan tradisi acara adat syukuran atas hasil panen yang diperoleh, Saptonan merupakan tradisi ketangkasan menunggang kuda, Pacuan Kuda dan Panahan, serta tradisi Kawin Cai dengan maksud dan tujuan untuk menghargai air sebagai sumber kehidupan dan dijauhkan dari bencana kekeringan.
Potensi 48 mata air dan 43 sungai yang mengalir ke daerah penyangga TNGC telah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kegiatan irigasi, perikanan, industri, rumah tangga dan kegiatan ekonomi lainnya. Sedangkan pemanfaatan yang bersifat komersil dilakukan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kuningan sebagai pemasok kebutuhan air untuk Pertamina Cirebon, Pabrik semen PT Indocement Cirebon dan PDAM Kabupaten Cirebon.
Jumlah mata air TNGC yang dimanfaatkan oleh kelima Desa contoh sekitar 10 mata air dengan debit 6.705 liter per detik, yang merupakan 12% dari total 81 mata air TNGC. Pemanfaatan air dari kawasan TNGC pada lima desa contoh disajikan pada Tabel 18.
Tabel 18 Pemanfaatan air dari kawasan TNGC No Desa contoh Jumlah
Mata Air Nama Mata Air Debit (liter/ detik) Peruntukan
1. Karangsari 1 1. Hulu lingga - Irigasi, MCK dan air minum
2. Cisantana 4 1. Cibunian 2. Gandok 3. Kopi Gandasoli 4. Lamping Kidang 1.000 1.800 1.500 1.800
air minum dan MCK PT. Trio Bromo Putra/Fresti
Mitra Cai (swadaya masyarakat) Ds. Cisantana PDAM Kuningan, air minum dan MCK desa
tetangga.
3. Pajambon 1 1. Cilengkrang - Irigasi, MCK dan air minum
4 Maniskidul 1 1. Cibulan 30 Irigasi, masyarakat (MCK
dan minum), wisata
5. Seda 3 1. Cigorowong 2. Cibulak kidul 3. Ciayakan 400 25 150
Pertanian dan Masyarakat (air minum dan MCK)
10 6.705
Sumber : Balai TNGC 2009
Obyek wisata yang berada dalam kawasan TNGC wilayah Kabupaten Kuningan dan menjadi kewenangan pengelolaan Balai TNGC sebanyak 15 obyek wisata (32,60% dari jumlah obyek wisata di Kabupaten Kuningan) dan didominasi oleh wisata air, berkemah dan pendakian, dengan rincian seperti tersaji pada Tabel 19.
Tabel 19 Potensi obyek wisata TNGC
No. Nama Lokasi Obyek Wisata Jenis Daya Tarik
1 Telaga Remis Danau
2 Situ Cicereum Danau
3 Bumi Perkemahan Cikole Aktivitas berkemah
4 Pemandian Paniis dan Bumi Perkemahan Singkup Aktivitas berkemah
5 Sumur Cikajayaan Wisata Air
6 Bumi Perkemahan Cibeureum Aktivitas berkemah
7 Jalur Pendakian Linggarjati Aktivitas pendakian
8 Jalur Pendakian Palutungan Aktivitas pendakian
9 Bumi Perkemahan Hulu Ciawi Aktivitas berkemah
10 Bumi Perkemahan Cibunar Aktivitas berkemah
11 Bumi Perkemahan Balong Dalam Aktivitas berkemah
12 Pemandian Alam Cibulan dan Sumur Tujuh Wisata air
13 Lembah Cilengkrang Air terjun
14 Pemandian Alam Cigugur Wisata Air
15 Bumi Perkemahan Palutungan dan Curug Putri Aktivitas berkemah Sumber ; Balai TNGC (2010)
3.2.4 Infrastruktur
Kondisi kemantapan jalan kabupaten pada tahun 2009 mencapai 87,74 % dimana dari panjang jalan kabupaten sepanjang 416 Km dalam kondisi baik 323 Km, kondisi sedang 42 Km sedangkan dalam kondisi rusak ringan 39 Km dan rusak berat 12 Km. Kondisi ini menunjukkan bahwa pembangunan pekerjaan umum di Kabupaten Kuningan pada tahun 2009 memperlihatkan peningkatan kinerja, antara lain ditunjukkan dengan kemantapan jalan mengalami peningkatan yang signifikan, dimana lima tahun kebelakang kondisi kemantapan jalan kabupaten hanya sebesar 78,84% (Bappeda 2010).
Gambar 5. Denah Lokasi Pariwisata Kabupaten Kuningan Keterangan Obyek Pariwisata Kabupaten Kuningan:
1. Telaga Remis
2. Bumi Perkemahan Cipaniis 3. Bumi Perkemahan Cibeureum 4. Situ Cicereum
5. Gedung Perundingan Linggarjati 6. Gunung Mahayana
7. Linggarjati Indah 8. Open Space Glery 9. Curug Sidomba 10. Kebon Balong
11. Wisata Pedesaan Sitonul 12. Balong Dalem 13. Pemandian Cibulan 14. Bumi Perkemahan Palutungan 15. Air Panas Ciniru
16. Curug Lembah Cilengkrang 17. Gua Maria
18. Situ Cidahu 19. Taman Purbakala Cipari 20. Curug Landung
21. Balong Ikan Cigugur 22. Curug Bangkong
23. Gedung Paseban Tri Panca Tunggal 24. Kolam Renang Sangga Riang 25. Balong Keramat Darmaloka 26. Waduk Darma
27. Tirta Agung Mas 28. Indah Dalem Cijulang 29. Padurasa 30. Air Panas Subang
3
3.2.5 Kependudukan
Jumlah penduduk Kabupaten Kuningan sebanyak 1.145.597 jiwa terdiri dari laki – laki 580.796 orang dan perempuan 564.801 orang. Laju pertumbuhan penduduk 0,85% (Sumber:Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kuningan, 2009). Mata pencaharian utama petani dengan luas garapan antara 0,1 – 0,3 ha/KK. Mata pencaharian penduduk Kabupaten Kuningan sebagian besar adalah petani (57%), pegawai (14%), pedagang (8%) dan lainnya (21%).
Kondisi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Kuningan cukup tinggi pada tahun 2009 mencapai 72,15. Berdasarkan klasifikasi UNDP, IPM Kabupaten Kuningan termasuk ke dalam kategori menengah atas (IPM Menengah Atas : 66 ≤ IPM < 80).
Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kuningan pada tahun 2008 sebesar 572.000 rupiah, tahun 2009 sebesar 634.500 rupiah, dan mengalami kenaikan menjadi sebesar 700.000 rupiah pada tahun 2010. Jumlah angkatan kerja penduduk di Kabupaten Kuningan disajikan pada Tabel 20.
Daerah penyangga TNGC wilayah Kabupaten Kuningan terdiri dari tujuh kecamatan (21,9% dari 32 kecamatan di Kabupaten Kuningan) dan 27 desa (7,2% dari 374 desa). Jumlah penduduk yang tinggal di desa-desa di daerah penyangga TNGC berjumlah 131.621 jiwa, terbagi dalam 40.483 KK. Sebanyak 84.313 jiwa (64,06%), yang terbagi dalam 24.197 KK (59,84%) berada di desa penyangga TNGC wilayah Kabupaten Kuningan, dengan pertambahan penduduk dari tahun 2002 sampai tahun 2006 sebesar 241 jiwa.
Tabel 20 Jumlah Angkatan Kerja Penduduk Kabupaten Kuningan
Jenis Kelamin Bekerja Tidak Bekerja Jumlah
Laki-laki 330.980 15.349 15.349
Perempuan 161.918 345.493 507.411
Total 492.898 360.842 522.760
*) Sumber Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kuningan, data sampai dengan Juni 2009.
Jumlah penduduk daerah penyangga TNGC pada tujuh kecamatan disajikan pada Tabel 21.
Tabel 21 Penduduk pada tujuh kecamatan di daerah penyangga
No. Kecamatan Jumlah Penduduk
Laki-laki Perempuan Jumlah
1 Darma 29.546 27.932 57.478 2 Pasawahan 12.501 12.021 24.522 3 Mandirancan 12.077 12.204 24.281 4 Cigugur 22.136 20.889 43.025 5 Cilimus 23.747 23.368 47.115 6 Jalaksana 21.521 21.086 42.602 7 Kramatmulya 26.001 24.843 50.844
Sumber: Kabupaten Kuningan Dalam Angka Tahun 2008 3.2.6 Jenis Usaha
Dalam upaya pembangunan Kabupaten Kuningan diberbagai sektor, maka pengembangan dilakukan terhadap jenis usaha skala kecil, menengah dan besar. Jenis usaha yang ada di Kabupaten Kuningan disajikan pada Tabel 22. Tabel 22 Jenis Usaha yang ada di Kabupaten Kuningan
No Jenis Usaha Kecil Menengah Besar
1 Pertanian, Peternakan, Kehutanan, Perkebunan dan Perikanan
4 2 1
2 Industri pengolahan 157 5 2
3 Listrik, gas dan air - 1 1
4 Bangunan 1 2 1
5 Perdagangan, Rumah Makan, dan Hotel 123 6 5
6 Angkutan, Penggudangan, dan Komunikasi 14 2 2
7 Keuangan, Asuransi (Perbankan) 10 24 2
8 Jasa Kemasyarakatan, Sosial dan Perorangan 35 3 2
Jumlah 344 45 16
x x x x x x x x x x
Gambar 6 Peta desa-desa daerah penyangga TNGC Wilayah Kabupaten Kuningan
4
42
BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN