• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROFIL PENDIDIKAN TINGGI TAHUN 2012/2013 PROVINSI LAMPUNG

Dalam dokumen PROFIL PENDIDIKAN TINGGI TAHUN 2013 (BUKU II) (Halaman 191-200)

A. Pendahuluan

Profil Pendidikan Tinggi (Profil PT) disusun berdasarkan pada Statistik Perguruan Tinggi Tahun 2012/2013 yang diterbitkan oleh Pusat Data dan Statistik Pendidikan (PDSP), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Sesuai dengan Statistik Perguruan Tinggi maka Profil PT juga menyajikan data pada tahun akademik 2012/2013.

Profil PT mengacu pada visi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) 2014. Berdasarkan visi tersebut terdapat layanan prima pendidikan nasional yang dijabarkan menjadi misi pendidikan 5K. Visi Kemdikbud 2014 adalah terselenggaranya layanan prima pendidikan nasional. Indikator pendidikan yang dimaksud disesuaikan dengan Rencana Strategi (Renstra) Kemdikbud dalam rangka Pembangunan Pendidikan 2010-2014 yang terdiri dari tiga pilar kebijakan dan dijabarkan dalam misi pendidikan 5K. Misi pendidikan 5K terdiri atas 1) misi K-1 meningkatkan ketersediaan layanan pendidikan, 2) misi K-2 memperluas keterjangkauan layanan pendidikan, 3) misi K-3 meningkatkan kualitas dan relevansi layanan pendidikan, 4) misi K-4 mewujudkan kesetaraan dalam memperoleh layanan pendidikan, dan 5) misi K-5 menjamin kepastian memperoleh layanan pendidikan.

Profil PT terdiri atas data dan indikator pendidikan. Data pendidikan dirinci

menjadi lima variabel, yaitu 1) lembaga pendidikan, 2) mahasiswa baru, 3) mahasiswa, 4) lulusan, dan 5) dosen. Kelima variabel data tersebut dirinci

menurut jenis lembaga dan status lembaga. Pendidikan tinggi terdiri dari lima

jenis lembaga PT, yaitu 1) universitas, 2) institut, 3) sekolah tinggi (ST), 4) akademi, dan 5) politeknik. Pendidikan tinggi dirinci menurut status lembaga,

yaitu negeri dan swasta.

Indikator pendidikan dirinci berdasarkan misi pendidikan 5K. Untuk misi K-1 adalah rasio mahasiswa per lembaga yang dirinci menurut jenis dan status lembaga PT. Untuk misi K-2 adalah daerah terjangkau yang dihitung dari daerah terjangkau mahasiswa dibagi dengan daerah terjangkau lembaga. Daerah yang bisa dijangkau oleh mahasiswa dalam jarak 25 km2. Oleh karena itu, daerah

terjangkau lembaga adalah jari-jari dikalikan 25 km dan dikalikan dengan kepadatan lembaga sedangkan daerah terjangkau mahasiswa adalah jari-jari dikalikan 25 km dan dikalikan dengan kepadatan penduduk 19-23 tahun. Untuk misi K-3 terdiri dari empat jenis, yaitu rasio mahasiswa per dosen, rasio dosen per lembaga, dan angka produktivitas menurut status jenis dan status, sedangkan kelayakan mengajar dosen menurut status lembaga. Untuk misi K-4 terdiri dari tiga jenis, yaitu perbedaan gender APK, indeks paritas gender APK, dan persentase mahasiswa swasta menurut jenis lembaga. Untuk misi K-5 terdiri dari dua jenis, yaitu APK dan AM ke PT menurut jenis lembaga. Dengan demikian, jumlah indikator yang digunakan untuk menilai kinerja pendidikan tinggi sebanyak 11 jenis indikator pendidikan.

Tabel 1

Standar untuk Melakukan Konversi

Oleh karena 11 indikator tersebut memiliki satuan yang berbeda maka diperlukan standar untuk menyatukan nilainya seperti disajikan pada Tabel 1. Hanya ada empat indikator yang menggunakan ideal, yaitu %DL, PG APK, IPG APK, dan AM PT. Berdasarkan perhitungan kinerja maka nilai kinerja menurut jenis disajikan pada Tabel 2.

Tabel 2 Jenis Kinerja

B. Data Pendidikan

Gambaran umum pendidikan tinggi disajikan pada Tabel 3 yang dirinci menurut variabel pendidikan, status lembaga, dan jenis lembaga.

Berdasarkan Tabel 3, pada tahun 2012/2013 jumlah lembaga PT di provinsi Lampung adalah 75 dengan rincian 8 universitas (10,67%), 1 institut (1,33%), 34 sekolah tinggi (45,33%), 30 akademi (40,00%), dan 2 politeknik (2,67%). Dengan

No. Misi Indikator Standar Penjelasan

1 Misi K-1 Ketersediaan Rasio M/L 2.000 Asumsi 2 Mis K-2 Keterjangkauan DT 8.500 Asumsi 3 Misi K-3 Kualitas R-M/D 25 Asumsi R-D/L 100 Asumsi Aproduk 25 Asumsi %DL 100 Ideal 4 Misi K-4 Kesetaraan PG APK 0 Ideal IPG APK 1 Ideal %MhsSwt 75 Asumsi 5 Misi K-5 Kepastian APK 30 Asumsi AM PT 100 Ideal

No. Jenis Kinerja 1 Paripurna 2 Utama 3 Madya 4 Pratama 5 Kurang 80.00-84.99 kurang dari 80.00 Nilai 95.00 ke atas 90.00-94.99 85.00-89.99

demikian, jenis lembaga terbesar adalah sekolah tinggi dan terkecil adalah politeknik. Untuk status lembaga negeri hanya memiliki 1 universitas dan 1 politeknik sehingga jumlah lembaga negeri sebesar 2 lembaga, sedangkan untuk lembaga swasta terdapat 7 universitas, 1 institut, 34 sekolah tinggi, 30 akademi, dan 1 politeknik sehingga jumlahnya 73 lembaga. Dengan demikian, jenis status lembaga negeri terbesar adalah universitas dan terkecil adalah politeknik sedangkan status lembaga swasta terbesar adalah sekolah tinggi dan terkecil adalah politeknik dan institut.

Tabel 3

Gambaran Umum Pendidikan Tinggi Provinsi Lampung, Tahun 2012/2013

Sumber: Statistik PT 2012/2013, PDSP

Grafik 1

Jumlah Lembaga Menurut Jenis dan Status Lembaga Perguruan Tinggi Provinsi Lampung, Tahun 2012/2013

Jumlah mahasiswa baru PT di provinsi Lampung sebesar 17.524 orang, berada di negeri sebesar 4.790 orang lebih kecil daripada di swasta sebesar 12.734 orang. Bila dilihat menurut jenis lembaga, jumlah mahasiswa baru universitas yang terbesar sebesar 7.759 orang atau 44,28% dan terkecil pada

No. Variabel Universitas % Institut % ST % Akademi % Politeknik % Jumlah

1 Lembaga 8 10.67 1 1.33 34 45.33 30 40.00 2 2.67 75 a. Negeri 1 50.00 0 0.00 0 0.00 0 0.00 1 50.00 2 b. Swasta 7 9.59 1 1.37 34 46.58 30 41.10 1 1.37 73 2 Mahasiswa Baru 7.759 44.28 665 3.79 6.466 36.90 2.435 13.90 199 1.14 17.524 a. Negeri 4.591 95.85 0 0.00 0 0.00 0 0.00 199 4.15 4.790 b. Swasta 3.168 24.88 665 5.22 6.466 50.78 2.435 19.12 0 0.00 12.734 3 Mahasiswa 39.840 38.82 4.367 4.25 42.859 41.76 14.253 13.89 1.316 1.28 102.635 a. Negeri 16.425 92.58 0 0.00 0 0.00 0 0.00 1.316 7.42 17.741 b. Swasta 23.415 27.58 4.367 5.14 42.859 50.49 14.253 16.79 0 0.00 84.894 4 Lulusan 5.200 45.18 427 3.71 4.154 36.09 1.564 13.59 164 1.42 11.509 a. Negeri 3.166 95.82 0 0.00 0 0.00 0 0.00 138 4.18 3.304 b. Swasta 2.034 24.79 427 5.20 4.154 50.63 1.564 19.06 26 0.32 8.205 5 Dosen 2.025 50.89 91 2.29 1.185 29.78 504 12.67 174 4.37 3.979 a. Negeri 1.171 89.32 0 0.00 0 0.00 0 0.00 140 10.68 1.311 b. Swasta 854 32.01 91 3.41 1.185 44.42 504 18.89 34 1.27 2.668 0 10 20 30 40 50 60 70 80

Universitas Institut ST Akademi Politeknik Jumlah

1 0 0 0 1 2 7 1 34 30 1 73 8 1 34 30 2 75

politeknik sebesar 199 orang atau 1,14%. Bila dilihat menurut status lembaga maka mahasiswa baru PT negeri pada universitas yang terbesar sebesar 4.591 orang atau 95,85% dan PT swasta juga pada universitas sebesar 3.168 orang atau 24,88%. Sebaliknya, yang terkecil untuk PT negeri adalah politeknik sebesar 199 orang atau 4,15% dan PT swasta adalah institut sebesar 665 orang atau 5,22%. Dengan demikian, dominasi mahasiswa baru PT negeri pada universitas dan PT swasta juga pada universitas. Dapat dikatakan bahwa universitas masih menjadi idola banyak orang ketika melanjutkan ke PT.

Grafik 2

Jumlah Mahasiswa Baru dan Mahasiswa PT Provinsi Lampung, Tahun 2012/2013

Jumlah mahasiswa PT provinsi Lampung sebanyak 102.635 orang berada di PT negeri sebanyak 17.741 orang dan di PT swasta sebanyak 84.894 orang. Bila dilihat menurut jenis lembaga, jumlah mahasiswa terbesar di sekolah tinggi sebanyak 42.859 orang atau 41,76% dan terkecil di politeknik sebanyak 1.316 orang atau 1,28%. Bila dilihat menurut status lembaga, mahasiswa PT negeri pada universitas yang terbesar sebesar 16.425 orang atau 92.58% dan PT swasta juga pada universitas sebesar 23.415 orang atau 27,58%. Sebaliknya, yang terkecil untuk PT negeri adalah politeknik sebesar 1.316 orang atau 7,42% dan PT swasta adalah institut sebesar 4.367 orang atau 5,14%. Dengan demikian, dominasi mahasiswa PT negeri pada universitas dan PT swasta juga pada universitas. 0 20.000 40.000 60.000 80.000 100.000 120.000

Negeri Swasta Jumlah

4.790 12.734

17.524 17.741

84.894

102.635

Grafik 3

Jumlah Lulusan dan Dosen PT Provinsi Lampung, Tahun 2012/2013

Jumlah lulusan PT provinsi Lampung sebanyak 11.509 orang dengan lulusan dari PT negeri sebanyak 3.304 orang dan dari PT swasta sebanyak 8.205 orang. Bila dilihat per jenis lembaga maka lulusan terbanyak juga pada universitas sebesar 5.200 orang atau 45,18% dan terkecil pada politeknik sebesar 164 orang atau 1,42%. Bila dilihat menurut status lembaga, lulusan PT negeri pada universitas yang terbesar sebesar 3.166 orang atau 95,82% dan PT swasta juga pada sekolah tinggi sebesar 4.154 orang atau 50,63%. Sebaliknya, yang terkecil untuk PT negeri adalah politeknik sebesar 138 orang atau 4,18% dan PT swasta adalah politeknik sebesar 26 orang atau 0,32%. Dengan demikian, dominasi lulusan PT negeri pada universitas dan PT swasta pada sekolah tinggi.

Jumlah dosen PT provinsi Lampung sebanyak 3.979 orang dengan dosen dari PT negeri sebanyak 1.311 orang dan dari PT swasta sebanyak 2.668 orang. Bila dilihat per jenis lembaga, jumlah dosen terbanyak juga pada universitas sebesar 2.025 orang atau 50,89% dan terkecil pada institut sebesar 91 orang atau 2,29%. Bila dilihat menurut status lembaga, dosen PT negeri terbesar pada universitas sebesar 1.171 orang atau 89,32% dan PT swasta pada sekolah tinggi sebesar 1.185 atau 44,42%. Sebaliknya, yang terkecil untuk PT negeri pada politeknik sebesar 140 orang atau 10,68% dan PT swasta adalah politeknik sebesar 34 orang atau 1.27%. Dengan demikian, dominasi dosen PT negeri juga pada universitas dan PT swasta juga pada sekolah tinggi.

Secara rinci, pembangunan pendidikan di setiap jenis dan status lembaga PT tidak sama. Oleh karena itu, dilakukan penjabaran pada setiap jenis variabel pendidikan, seperti lembaga, mahasiswa baru, mahasiswa, lulusan, dan dosen. 1. Lembaga

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, lembaga adalah sekolah atau tempat belajar pada tingkat pendidikan tinggi.

0 2.000 4.000 6.000 8.000 10.000 12.000

Negeri Swasta Jumlah

3.304 8.205 11.509 1.311 2.668 3.979 Lulusan Dosen

Jumlah PT provinsi Lampung sebanyak 75 lembaga dengan rincian menurut status lembaga adalah PT negeri sebanyak 2 lembaga dan PT swasta sebanyak 73 lembaga. Bila dirinci menurut jenis lembaga maka terdapat 8 universitas atau 10,67%, 1 institut atau 1,33%, 34 sekolah tinggi atau 45,33%, 30 akademi atau 40,00%, dan 2 politeknik atau 2,67%. Bila dirinci menurut status lembaga maka pada PT negeri terdiri dari 1 universitas dan 1 politeknik sedangkan PT swasta terdiri dari 7 universitas, 1 institut, 34 ST, 30 akademi, dan 1 politeknik.

2. Mahasiswa Baru

Mahasiswa baru adalah pendaftar pada pendidikan tinggi yang telah lulus dalam seleksi ujian masuk ke perguruan tinggi. Mahasiswa baru dirinci menurut tiga jenis program, yaitu S-0 atau diploma, S-1 atau sarjana, S-2 dan S-3 atau pascasarjana. Mahasiswa baru juga dirinci menurut jenis kelamin, yaitu laki-laki dan perempuan.

Tabel 4

Jumlah Mahasiswa Baru menurut Jenjang Program, Status Lembaga, dan Jenis Kelamin, Perguruan Tinggi

Provinsi Lampung, Tahun 2012/2013

Sumber: Statistik PT 2012/2013, PDSP

Tabel 4 merupakan jumlah mahasiswa baru PT provinsi Lampung sebanyak 17.524 orang, bila dirinci menurut lima jenjang program tersebut yang terbanyak diterima menjadi mahasiswa baru pada program S-1 sebesar 13.336 orang atau 76,10% dengan rincian di PT negeri sebanyak 3.925 orang atau 81,94% dan PT swasta sebanyak 9.411 orang atau 73,90%. Sebaliknya, yang masuk program profesi yang terkecil sebesar 77 orang atau 0,44% dengan rincian di PT negeri sebesar 4 orang atau 0,08% dan PT swasta sebesar 73 orang atau 0,57%. Hal ini menunjukkan minat untuk masuk ke program profesi masih sangat kecil jika dibandingkan dengan program lainnya.

No. Jenjang Program Laki2 % Perempuan % Jumlah %

1 S-0 1.400 44,91 1.717 55,09 3.117 17,79 a. Negeri 251 54,68 208 45,32 459 9,58 b. Swasta 1.149 43,23 1.509 56,77 2.658 20,87 2 S-1 6.589 49,41 6.747 50,59 13.336 76,10 a. Negeri 1.746 44,48 2.179 55,52 3.925 81,94 b. Swasta 4.843 51,46 4.568 48,54 9.411 73,90 3 S-2 507 51,01 487 48,99 994 5,67 a. Negeri 176 43,78 226 56,22 402 8,39 b. Swasta 331 55,91 261 44,09 592 4,65 4 S-3 0 0,00 0 0,00 0 0,00 a. Negeri 0 0,00 0 0,00 0 0,00 b. Swasta 0 0,00 0 0,00 0 0,00 5 Profesi 31 40,26 46 59,74 77 0,44 a. Negeri 2 50,00 2 50,00 4 0,08 b. Swasta 29 39,73 44 60,27 73 0,57 6 Jumlah 8.527 48,66 8.997 51,34 17.524 100,00 a. Negeri 2.175 45,41 2.615 54,59 4.790 100,00 b. Swasta 6.352 49,88 6.382 50,12 12.734 100,00

Berdasarkan jenis kelamin, proporsi mahasiswa baru laki-laki terbesar pada program S-2 sebesar 51,01% atau 507 orang, jika dibandingkan dengan perempuan sebesar 48,99% atau 487 orang. Jumlah mahasiswa baru laki-laki terkecil pada program profesi sebesar 40,26% atau 31 orang jika dibandingkan dengan perempuan sebesar 59,74% atau 46 orang. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa makin tinggi jenjang pendidikan laki-laki ternyata makin banyak bersekolah di PT. Sebaliknya, makin rendah jenjang pendidikan makin banyak perempuan bersekolah di PT. Hal ini berarti minat perempuan melanjutkan ke jenjang yang paling tinggi ternyata lebih rendah jika dibandingkan dengan laki-laki.

3. Mahasiswa

Mahasiswa adalah peserta didik yang terdaftar pada jenjang pendidikan tinggi. Mahasiswa dirinci menurut empat jenis program, yaitu S-0 atau diploma, S-1 atau sarjana, S-2 dan S-3 atau pascasarjana. Mahasiswa juga dirinci menurut jenis kelamin, yaitu laki-laki dan perempuan.

Tabel 5 menunjukkan jumlah mahasiswa PT provinsi Lampung sebesar 102.635 orang, bila dirinci menurut lima jenjang program, mahasiswa yang terbanyak pada jenjang S-1 sebesar 77.279 orang atau 75,29% dengan rincian di PT negeri sebanyak 14.539 orang atau 14,17% dan PT swasta sebanyak 62.740 orang atau 61,13%. Besarnya mahasiswa di PT swasta karena memang lembaga PT swasta lebih besar jika dibandingkan dengan lembaga PT negeri. Jumlah mahasiswa terkecil adalah pada jenjang profesi sebanyak 503 orang atau 0,49% dengan rincian di PT negeri sebesar 15 orang atau 0,01% dan PT swasta sebesar 488 orang atau 0,48%. Hal ini berarti minat melanjutkan ke jenjang yang paling tinggi atau S-3 ternyata masih sangat kecil.

Tabel 5

Jumlah Mahasiswa menurut Jenjang Program, Status Lembaga, dan Jenis Kelamin serta Penduduk Usia 19-23 tahun menurut Jenis Kelamin

Perguruan Tinggi, Provinsi Lampung, Tahun 2012/2013

Sumber: Statistik PT 2012/2013, PDSP dan Proyeksi BPS

No. Jenjang Program Laki2 % Perempuan % Jumlah %

1 S-0 8.590 44,24 10.828 55,76 19.418 18,92 a. Negeri 928 54,62 771 45,38 1.699 1,66 b. Swasta 7.662 43,24 10.057 56,76 17.719 17,26 2 S-1 38.754 50,15 38.525 49,85 77.279 75,29 a. Negeri 6.468 44,49 8.071 55,51 14.539 14,17 b. Swasta 32.286 51,46 30.454 48,54 62.740 61,13 3 S-2 2.856 52,55 2.579 47,45 5.435 5,30 a. Negeri 650 43,68 838 56,32 1.488 1,45 b. Swasta 2.206 55,89 1.741 44,11 3.947 3,85 4 S-3 0 0,00 0 0,00 0 0,00 a. Negeri 0 0,00 0 0,00 0 0,00 b. Swasta 0 0,00 0 0,00 0 0,00 5 Profesi 201 39,96 302 60,04 503 0,49 a. Negeri 6 40,00 9 60,00 15 0,01 b. Swasta 195 39,96 293 60,04 488 0,48 6 Jumlah 50.401 49,11 52.234 50,89 102.635 100,00 a. Negeri 8.052 45,39 9.689 54,61 17.741 100,00 b. Swasta 42.349 49,88 42.545 50,12 84.894 100,00 7 Penduduk 19-23 th 358.373 51,73 334.392 48,27 692.765

Berdasarkan jenis kelamin, proporsi mahasiswa laki-laki terbesar pada jenjang S-2 sebanyak 52,55% atau 2.856 orang jika dibandingkan dengan perempuan sebanyak 47,45% atau 2.579 orang. Proporsi mahasiswa laki-laki terkecil pada jenjang profesi sebanyak 39,96% atau 201 orang dan lebih kecil jika dibandingkan dengan perempuan sebanyak 60,04% atau 302 orang. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa makin tinggi jenjang pendidikan laki-laki ternyata makin banyak bersekolah di PT. Sebaliknya, makin rendah jenjang pendidikan makin banyak perempuan bersekolah di PT. Hal ini berarti kesempatan perempuan bersekolah di jenjang yang paling tinggi ternyata lebih rendah jika dibandingkan dengan laki-laki.

Dilihat dari penduduk usia PT maka penduduk usia 19-23 tahun provinsi Lampung sebesar 692.765 orang dengan rincian laki-laki sebesar 358.373 atau 51,73% lebih kecil daripada perempuan sebesar 334.392 orang atau 48,27%. 4. Lulusan

Lulusan adalah mahasiswa yang telah menyelesaikan kuliahnya berdasarkan pada hasil ujian dan paper/tesis/disertasi yang disiapkan pada suatu jenjang pendidikan tinggi. Lulusan dapat dirinci menurut empat program, yaitu S-0, S-1, S-2, dan S-3. Lulusan S-0 juga dirinci menurut diploma 1, diploma 2, diploma 3, dan diploma 4. Lulusan diploma 1 dengan masa kuliah selama 1 tahun, diploma 2 selama 2 tahun, diploma 3 selama 3 tahun, dan diploma 4 selama 4 tahun. Lulusan S-1 dengan masa kuliah selama 4 tahun sedangkan lulusan S-2 dan S-3 selama 2 tahun.

Tabel 6

Jumlah Lulusan menurut Jenjang Program, Status Lembaga, dan Jenis Kelamin Perguruan Tinggi, Provinsi Lampung, Tahun 2012/2013

Sumber: Statistik PT 2012/2013, PDSP

No. Jenjang Program Laki2 % Perempuan % Jumlah %

1 S-0 914 45,05 1.115 54,95 2.029 17,63 a. Negeri 173 54,75 143 45,25 316 9,56 b. Swasta 741 43,26 972 56,74 1.713 20,88 2 S-1 4.326 49,32 4.446 50,68 8.772 76,22 a. Negeri 1.205 44,50 1.503 55,50 2.708 81,96 b. Swasta 3.121 51,47 2.943 48,53 6.064 73,91 3 S-2 334 50,76 324 49,24 658 5,72 a. Negeri 121 43,68 156 56,32 277 8,38 b. Swasta 213 55,91 168 44,09 381 4,64 4 S-3 0 0,00 0 0,00 0 0,00 a. Negeri 0 0,00 0 0,00 0 0,00 b. Swasta 0 0,00 0 0,00 0 0,00 5 Profesi 20 40,00 30 60,00 50 0,43 a. Negeri 1 33,33 2 66,67 3 0,09 b. Swasta 19 40,43 28 59,57 47 0,57 6 Jumlah 5.594 48,61 5.915 51,39 11.509 100,00 a. Negeri 1.500 45,40 1.804 54,60 3.304 100,00 b. Swasta 4.094 49,90 4.111 50,10 8.205 100,00

Tabel 6 merupakan jumlah lulusan PT provinsi Lampung sebanyak 11.509 orang, dari kelima jenjang program tersebut, jumlah lulusan yang terbanyak pada jenjang S-1 sebesar 8.772 orang atau 76,22% dengan rincian di PT negeri sebanyak 2.708 orang dan PT swasta sebanyak 6.064 orang. Jumlah lulusan terkecil adalah pada jenjang profesi pada PT sebanyak 50 orang atau 0,43% dengan rincian PT negeri sebesar 3 orang dan PT swasta sebanyak 47 orang. Hal ini berarti sejalan dengan jumlah mahasiswa maka lulusan di jenjang yang paling tinggi ternyata masih sangat kecil.

Berdasarkan jenis kelamin, proporsi lulusan laki-laki terbesar pada jenjang S-2 sebesar 50,76% atau 334 orang, jika dibandingkan dengan perempuan sebesar 49,24% atau 324 orang. Proporsi lulusan laki-laki terkecil pada program profesi sebesar 40,00% atau 20 orang, jika dibandingkan dengan lulusan perempuan sebesar 60,00% atau 30 orang. Hal ini berarti seperti halnya mahasiswa maka lulusan perempuan di jenjang yang paling tinggi ternyata juga lebih rendah jika dibandingkan dengan laki-laki.

5. Dosen

Dosen adalah tenaga pengajar pada perguruan tinggi. Dosen dapat dikategorikan sebagai dosen tetap dan tidak tetap. Dosen juga dirinci menurut enam tingkat pendidikan yang pernah diikuti, yaitu < S-1, S-1/D-4, S-2, S-3, spesialis, dan profesi menurut status kepegawaian.

Berdasarkan Tabel 7, jumlah dosen PT di provinsi Lampung sebanyak 3.979 orang, dari keenam tingkat pendidikan tersebut, dosen yang terbanyak adalah lulusan S-2 sebesar 1.791 orang atau 45,01% dengan rincian di PT negeri sebanyak 880 orang atau 22,12% dan PT swasta sebanyak 911 orang atau 22,90%. Proporsi dosen terkecil adalah lulusan <S-1 sebanyak 0,58% atau 23 orang dengan rincian seluruhnya di PT swasta. Dengan demikian, sebagian besar dosen sudah memiliki ijazah sesuai dengan ketentuan kelayakan mengajar, yaitu S-2 dan yang lebih tinggi.

Tabel 7

Jumlah Dosen menurut Pendidikan Tertinggi, Status Lembaga, dan Status Kepegawaian Perguruan Tinggi, Provinsi Lampung, Tahun 2012/2013

Sumber: Statistik PT 2012/2013, PDSP

Dosen layak mengajar adalah tenaga pengajar yang memiliki ijazah tertinggi S-2 dan yang lebih tinggi. Dosen layak mengajar di program diploma dan S-1 adalah dosen lulusan S-2 dan yang lebih tinggi sedangkan dosen layak mengajar di program pascasarjana adalah dosen lulusan S-3. Oleh karena keterbatasan data yang dimiliki maka dosen layak dimaksud adalah dosen yang memiliki ijazah S-2 dan yang lebih tinggi. Dosen dirinci menurut layak mengajar dan tidak layak mengajar serta menurut status kepegawaian.

Tabel 8

Jumlah Dosen menurut Jenis Kelayakan Mengajar, Status Lembaga, dan Status Kepegawaian Perguruan Tinggi, Provinsi Lampung, Tahun 2012/2013

Sumber: Statistik PT 2012/2013, PDSP 1 < S-1 16 69,57 7 30,43 23 0,58 a. Negeri 0 0,00 0 0,00 0 0,00 b. Swasta 16 69,57 7 30,43 23 0,58 2 S-1/D-4 1.214 71,16 492 28,84 1.706 42,88 a. Negeri 162 100,00 0 0,00 162 4,07 b. Swasta 1.052 68,13 492 31,87 1.544 38,80 3 S-2 1.637 91,40 154 8,60 1.791 45,01 a. Negeri 880 100,00 0 0,00 880 22,12 b. Swasta 757 83,10 154 16,90 911 22,90 4 S-3 310 97,79 7 2,21 317 7,97 a. Negeri 245 100,00 0 0,00 245 6,16 b. Swasta 65 90,28 7 9,72 72 1,81 5 Spesialis 71 91,03 7 8,97 78 1,96 a. Negeri 21 100,00 0 0,00 21 0,53 b. Swasta 50 87,72 7 12,28 57 1,43 6 Profesi 53 82,81 11 17,19 64 1,61 a. Negeri 3 100,00 0 0,00 3 0,08 b. Swasta 50 81,97 11 18,03 61 1,53 7 Jumlah 3.301 82,96 678 17,04 3.979 100,00 a. Negeri 1.311 100,00 0 0,00 1.311 32,95 b. Swasta 1.990 74,59 678 25,41 2.668 67,05 Jumlah %

No. Pendidikan Tertinggi Tetap %

Tidak Tetap L+P % 1 Tidak layak 1.230 37.26 499 73.60 1.729 43.45 a. Negeri 162 12.36 0 0.00 162 12.36 b. Swasta 1.068 53.67 499 73.60 1.567 58.73 2 Layak 2.071 62.74 179 26.40 2.250 56.55 Negeri 1.149 87.64 0 0.00 1.149 87.64 Swasta 922 46.33 179 26.40 1.101 41.27 3 Jumlah 3.301 100.00 678 100.00 3.979 100.00 Negeri 1.311 39.72 0 0.00 1.311 32.95 Swasta 1.990 60.28 678 100.00 2.668 67.05 Jumlah %

No. Kriteria Tetap % Tidak

Dalam dokumen PROFIL PENDIDIKAN TINGGI TAHUN 2013 (BUKU II) (Halaman 191-200)