• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR PENGAWASAN PEKERJAAN NON FISIK a) Prosedur Operasional Standar Pengawasan Pekerjaan Non Fisik

digunakan untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan non fisik dapat berjalan sesuai prosedur dan sasaran perencanaan awal. b) Model Prosedur Pengawasan Pekerjaan Non Fisik

LOGO dan KOP UNIT SPAM:

PENGELOLAAN ASPEK TEKNIS NO. POS

4

JUDUL POS

Pengawasan Pekerjaan Non Fisik

REVISI KE: HALAMAN: 1. Tujuan

Untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan non fisik dapat berjalan sesuai dengan prosedur dan sasaran perencanaan awal.

2. Ruang Lingkup

Lingkup kegiatan pengawasan pekerjaan non fisik meliputi:

a. mempersiapkan kegiatan pengawasan pekerjaan non fisik dengan menyiapkan panitia pengawas pekerjaan berdasarkan SK DIREKSI;

b. melaksanakan kegiatan pengawasan administrasi, melakukan

pengawasan pekerjaan serta menyelenggarakan rapat-rapat; dan c. melakukan kegiatan pelaporan.

3. Definisi 3.1

Pekerjaan non fisik

jasa konsultan, tenaga ahli, dan jasa lainnya. 3.2

Unit pengelolaan

sarana dan prasarana SPAM yang telah terbangun siap dioperasikan dengan membentuk organisasi penyelenggara SPAM yang dapat melibatkan peran serta masyarakat dalam pengelolaan SPAM berupa pemeliharaan, perlindungan sumber air produksi, penertiban sambungan liar, dan sosialisasi dalam penyelenggaraan pengembangan SPAM.

3.3

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)

pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pengadaan

barang/jasa. 3.4

Pengadaan barang/jasa

kegiatan untuk memperoleh Barang/Jasa oleh

Kementerian/Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah/Institusi lainnya

yang prosesnya dimulai dari perencanaan kebutuhan sampai

30

3.5

Penyedia barang/jasa

badan usaha atau orang perseorangan yang menyediakan

barang/pekerjaan konstruksi/ jasa konsultansi/jasa lainnya. 3.6

Dokumen pengadaan

dokumen yang ditetapkan oleh ULP/Pejabat Pengadaan yang memuat informasi dan ketentuan yang harus ditaati oleh para pihak dalam proses pengadaan barang/jasa.

3.7

Kontrak pengadaan barang/jasa (kontrak)

perjanjian tertulis antara PPK dengan Penyedia Barang/Jasa atau pelaksana swakelola.

3.8

Jasa konsultansi

jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware). 3.9

Pemantauan

kegiatan memantau kemajuan sebuah kegiatan agar tetap berjalan dalam prosedur yang telah ditetapkan.

3.10

Pelaporan

kegiatan pengumpulan dan penyajian data kinerja dan informasi penyelenggara SPAM untuk mengetahui kemajuan pekerjaan dan kualitas hasil pelayanan serta dijadikan dasar untuk perbaikan pelayanan sesuai prosedur yang berlaku.

4. Referensi/Dokumen Terkait

Referensi/dokumen yang berkaitan dengan prosedur ini meliputi:

a. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2005 tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum.

b. Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

c. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor

PER/04/MEN/1980 tentang Syarat-syarat Pemasangan dan

Pemeliharan Alat Pemadam Api Ringan.

d. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 18/PRT/M/2007 tentang Penyelenggaraan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum.

e. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor

PER/15/MEN/VIII/2008 tentang Pertolongan Pertama pada

Kecelakaan di Tempat Kerja.

f. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor

PER/08/MEN/VII/2010 tentang Alat Pelindung Diri.

g. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 07/PRT/M/2011 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Pekerjaan Konstruksi dan Jasa Konsultansi.

31

5. Perlengkapan K3L (Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Lingkungan) Perlengkapan K3L yang digunakan meliputi:

a. Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

berfungsi penanganan apabila terjadi kebakaran kecil. b. Kotak Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K)

kotak yang berisi obat-obatan dan peralatan yang menunjang kegiatan pertolongan pertama pada kecelakaan yang berisi antara lain perban, obat merah dan lain-lain.

6. Uraian Prosedur 6.1 Persiapan

Tahap persiapan meliputi:

a. menyiapkan Panitia Pengawas Pekerjaan/Tim Teknis berdasarkan SK Direksi.

6.2 Pengawasan administrasi

Tahap pengawasan administrasi meliputi: a. mempelajari dokumen kontrak;

b. memeriksa persyaratan pendahuluan yang ditetapkan dalam kontrak seperti kantor dan proses mobilisasi personel (tenaga ahli, tenaga supporting dll) serta peralatan dan perlengkapan kerja yang diperlukan dan melaporkannya pada direksi/satuan kerja/proyek; c. memeriksa segala sesuatu yang berhubungan dengan admnistrasi

proyek dan kondisi/ permasalahan teknis;

d. memeriksa dokumen pembayaran yang diajukan konsultan dan membuat rekomendasi khususnya progress atau kemajuan pekerjaan dengan usulan pembayaran;

e. menyiapkan laporan bulanan pada status pekerjaan dan kualitas pekerjaan;

f. memberikan laporan secara periodik kepada direksi yang terdiri dari kemajuan pekerjaan, laporan bulanan dan proceeding kegiatan; dan g. menyiapkan catatan pekerjaan tambah/kurang, dan amandemen

kontrak jika ada.

6.3 Pengawasan pekerjaan

Tahap pengawasan pekerjaan meliputi:

a. melakukan pengawasan pekerjaan dengan mengikuti kerangka acuan kerja (KAK), proposal teknis, kontrak dan time schedule;

b. memeriksa semua usulan teknis yang akan dilaksanakan;

c. menyiapkan pedoman dan rekomendasi metodologi pekerjaan yang disesuaikan dengan rencana dan schedule yang telah dibuat;

d. memeriksa laporan dan menyimpan file dokumen pembayaran/ komplain dari penyedia jasa;

e. menyiapkan langkah-langkah dan tindakan yang diperlukan untuk mencegah/ mengantisipasi keterlambatan menyelesaikan pekerjaan; f. memeriksa hasil pelaksanaan pekerjaan dan menyetujui

lapaoran-laporan yang telah dibuat;

g. melakukan pengecekan untuk memastikan pertanggungjawaban Penyedia Jasa terhadap jadual dan rencana kerja yang telah disetujui; h. melakukan pengecekan dan pengawasan kualitas dan kuantitas

32

i. melakukan pengawasan terhadap kegiatan survei/ penyelidikan/ penelitian lapangan (sesuai dengan keperluan); dan

j. mengawasi kegiatan-kegiatan workshop, lokakarya, seminar, Focus Group Discussion (FGD) atau kegiatan lainnya yang menunjang pelaksanaan kegiatan.

6.4 Rapat-rapat

Tahap rapat-rapat meliputi:

a. menyelenggarakan rapat koordinasi; b. menyelenggarakan rapat lapangan; c. menyelenggarakan rapat internal; dan

d. menyelenggarakan presentasi/ pemaparan yang dipaparkan oleh penyedia jasa.

6.5 Pelaporan

Tahap pelaporan meliputi:

a. menyiapkan laporan-laporan pengawasan kegiatan; b. membuat laporan mutu kontrak;

c. membuat laporan pekerjaan progres selesai yang disertai dengan

lampiran laporan-laporan yang diperlukan seperti laporan

pendahuluan, laporan antara, laporan draft final dan laporan final serta laporan proceeding sesuai dengan KAK dan kontrak yang sepakati; dan

d. menyiapkan laporan serah terima pekerjaan/berita acara serah terima.

7. Lampiran

Lampiran yang digunakan meliputi:

a. Formulir Isian (FI) tentang Organisasi Tim Pengawas Pekerjaan b. Formulir Isian (FI) tentang Panitia Penerima Hasil Pekerjaan c. Formulir Isian (FI) tentang SPMK

d. Formulir Isian (FI) tentang Laporan Pengawasan e. Formulir Isian (FI) tentang Pekerjaan Tambah Kurang f. Formulir Isian (FI) tentang Amandemen Kontrak

g. Formulir Isian (FI) tentang Laporan Kemajuan Pekerjaan (Progress) h. Formulir Isian (FI) tentang Berita Acara Serah Terima Pekerjaan i. Formulir Isian (FI) tentang Daftar Hadir Rapat

j. Formulir Isian (FI) tentang Notulensi Hasil Rapat k. IK Pembuatan Laporan

l. IK K3L APAR

m. Amandemen Kontrak n. Dokumen Kontrak o. SK Tim Teknis

p. Perpres tentang Pengadaan Barang dan Jasa q. Laporan Kemajuan Pekerjaan (Progress Laporan) r. Berita Acara Selesai Pekerjaan

33

LOGO dan KOP UNIT SPAM:

PENGELOLAAN ASPEK TEKNIS NO. POS

4

JUDUL POS

Pengawasan Pekerjaan Non Fisik

REVISI KE: HALAMAN:

Alur Proses Dokumen

Pendukung/Laporan Pelaksana • Direksi • PPK • Asisten Inspektur Perencanaan & Pelaksanaan Konstruksi/ Staf Yang Terkait • PPK • Tim Teknis Persiapan :

• menyiapkan Panitia Pengawas

Pekerjaan/Tim Teknis berdasarkan SK Direksi. • FI Panitia Penerima Hasil Pekerjaan • FI SPMK • IK K3L APAR • Dokumen Kontrak • SK Tim Teknis • Perpres Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Mulai Pengawasan administrasi:

• mempelajari dokumen kontrak;

• memeriksa persyaratan pendahuluan yang ditetapkan dalam kontrak seperti kantor dan proses mobilisasi personel (tenaga ahli, tenaga supporting dll) serta peralatan dan perlengkapan kerja yang diperlukan dan melaporkannya pada direksi/satuan kerja/proyek;

• memeriksa segala sesuatu yang

berhubungan dengan admnistrasi

proyek dan kondisi/permasalahan

teknis;

• memeriksa dokumen pembayaran yang

diajukan konsultan dan membuat

rekomendasi khususnya progress atau kemajuan pekerjaan dengan usulan pembayaran;

• menyiapkan laporan bulanan pada

status pekerjaan dan kualitas

pekerjaan;

• memberikan laporan secara periodik

kepada direksi yang terdiri dari

kemajuan pekerjaan, laporan bulanan dan proceeding kegiatan; dan

• menyiapkan catatan pekerjaan

tambah/kurang, dan amandemen

kontrak jika ada.

B • FI Organisasi Tim Pengawas Pekerjaan • FI SPMK • FI Laporan Pengawasan • FI Pekerjaan Tambah Kurang • FI Amandemen Kontrak • IK K3L APAR • SK Tim Teknis • Dokumen Kotrak • Laporan Kemajuan Pekerjaan (Progress Laporan)

• Berita Acara Selesai Pekerjaan

34

Alur Proses Dokumen

Pendukung/Laporan Pelaksana • Asisten Inspektur Perencanaan & Pelaksanaan Konstruksi/ Staf Yang Terkait • PPK • Tim Teknis Pengawasan pekerjaan:

• melakukan pengawasan pekerjaan

dengan mengikuti kerangka acuan kerja (KAK), proposal teknis, kontrak dan Time Schedule;

• memeriksa semua usulan teknis yang akan dilaksanakan;

• menyiapkan pedoman dan

rekomendasi metodologi pekerjaan

yang disesuaikan dengan rencana dan schedule yang telah dibuat;

• memeriksa laporan dan menyimpan file dokumen pembayaran/komplain dari penyedia jasa;

• menyiapkan langkah-langkah dan

tindakan yang diperlukan untuk

mencegah/ mengantisipasi

keterlambatan menyelesaikan

pekerjaan;

• memeriksa hasil pelaksanaan

pekerjaan dan menyetujui lapaoran-laporan yang telah dibuat;

• melakukan pengecekan untuk

memastikan pertanggungjawaban

Penyedia Jasa terhadap jadual dan rencana kerja yang telah disetujui;

• melakukan pengecekan dan

pengawasan kualitas dan kuantitas pekerjaan sesuai dengan manajemen mutu kontrak; dan

• melakukan pengawasan terhadap

kegiatan

survei/penyelidikan/penelitian lapangan (sesuai dengan keperluan).

B C • FI Organisasi Tim Pengawas Pekerjaan • FI SPMK • FI Laporan Pengawasan • FI Pekerjaan Tambah Kurang • FI Laporan Kemajuan Pekerjaan (Progress) • IK K3L APAR • SK Tim Teknis • Perpres Pengadaan

Barang dan Jasa • Dokumen

35

Alur Proses Dokumen

Pendukung/Laporan Pelaksana • Asisten Inspektur Perencanaan & Pelaksanaan Konstruksi/ Staf yang Terkait • PPK • Tim Teknis • Asisten Inspektur Perencanaan & Pelaksanaan Konstruksi/ Staf yang Terkait • PPK • Tim Teknis Keterangan :

alur proses selanjutnya

batasan tugas sesuai dengan jabatan kerja dan/atau area kerja suatu kegiatan/ pekerjaan yang dilakukan dan pengecekan menggambarkan suatu keputusan yang diambil

konektor ke halaman berikutnya

tanda pekerjaan POS tersebut mulai atau selesai dokumen pendukung/laporan

Penyusunan laporan:

• menyiapkan laporan-laporan

pengawasan kegiatan;

• membuat laporan mutu kontrak

• membuat laporan pekerjaan progres selesai yang disertai dengan lampiran laporan-laporan yang diperlukan seperti laporan pendahuluan, laporan antara, laporan draft final dan laporan final serta laporan proceeding sesuai dengan KAK dan kontrak yang sepakati; dan

• menyiapkan laporan serah terima

pekerjaan/berita acara serah terima.

• FI Berita Acara Serah Terima Pekerjaan • FI Laporan Kemajuan Pekerjaan (Progress) • IK Pembuatan Laporan • IK K3L APAR • Berita Acara Selesai Pekerjaan Rapat-rapat :

• mempersiapkan rapat koordinasi; • mempersiapkan rapat lapangan; • mempersiapkan rapat internal; dan

• mempersiapkan rapat presentasi/

pemaparan yang dipaparkan oleh

penyedia jasa. Selesai • FI Daftar Hadir Rapat • FI Notulensi Hasil Rapat • FI Amandemen Kontrak • FI Laporan Kemajuan Pekerjaan (Progress) • IK K3L APAR • Amandemen Kontrak C

36 Disusun Supervisor/Manajer Terkait Diperiksa Dirtek/Dirum/Manajer Terkait Disetujui Direktur/Dirut Tanggal

37

5. PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR PENGAWASAN PEKERJAAN