• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR PENGAWASAN KUALITAS AIR

a) Prosedur Operasional Standar Pengawasan Kualitas Air digunakan untuk menjamin kualitas air hasil pengolahan SPAM memenuhi syarat sesuai dengan peraturan yang berlaku.

b) Model Prosedur Pengawasan Kualitas Air

LOGO dan KOP UNIT SPAM:

PENGELOLAAN ASPEK TEKNIS NO. SOP

6

JUDUL SOP

Pengawasan Kualitas Air

REVISI KE: HALAMAN: 1. Tujuan

Untuk menjamin kualitas air hasil pengolahan SPAM memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

2. Ruang Lingkup

Lingkup kegiatan pengawasan kualitas air meliputi:

a. mempersiapkan peralatan pengambilan sampel air sesuai dengan jumlah dan jenis pemeriksaan yang telah direncanakan, pengambilan sampel air dan pencatatan tanggal pengambilan sampel air;

b. melaksanakan kegiatan pengecekan kualitas sampel air terhadap parameter fisik, kimia dan biologi di laboratorium (internal PDAM dan laboratorium rujukan); c. melaksanakan pemantauan dan pengawasan kualitas air sesuai standar

Permenkes No. 736 tahun 2010 dan Permenkes No. 492 Tahun 2010; dan d. melakukan kegiatan pencatatan pengawasan kualitas air.

3. Definisi 3.1

Unit pengelolaan

sarana dan prasarana SPAM yang telah terbangun siap dioperasikan dengan membentuk organisasi penyelenggara SPAM yang dapat melibatkan peran serta masyarakat dalam pengelolaan SPAM berupa pemeliharaan, perlindungan sumber air produksi, penertiban sambungan liar, dan sosialisasi dalam penyelenggaraan pengembangan SPAM.

3.2

Pengelolaan kualitas air

upaya pemeliharaan air sehingga tercapai kualitas air yang diinginkan sesuai peruntukannya untuk menjamin agar kualitas air tetap dalam kondisi alamiahnya. 3.3

Pemantauan

kegiatan memantau kemajuan sebuah kegiatan agar tetap berjalan dalam prosedur yang telah ditetapkan.

3.4

Pelaporan

kegiatan pengumpulan dan penyajian data kinerja dan informasi penyelenggara SPAM untuk mengetahui kemajuan pekerjaan dan kualitas hasil pelayanan serta dijadikan dasar untuk perbaikan pelayanan sesuai prosedur yang berlaku.

49

4. Referensi/Dokumen Terkait

Referensi/dokumen yang berkaitan dengan prosedur ini meliputi:

a. Peraturan Pemerintah Nomor 82 tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air.

b. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2005 tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum.

c. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor PER/04/MEN/1980 tentang Syarat-syarat Pemasangan Dan Pemeliharan Alat Pemadam Api Ringan.

d. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 18/PRT/M/2007 tentang

Penyelenggaraan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum.

e. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor PER/15/MEN/VIII/2008 tentang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan di Tempat Kerja.

f. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Trannsmigrasi Nomor

PER/08/MEN/VII/2010 tentang Alat Pelindung Diri.

g. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492/MENKES/ PER / 2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum.

h. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 736/MENKES/PER/2010 tentang Tata Laksana Pengawasan Kualitas Air Minum.

5. Perlengkapan K3L (Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Lingkungan) Perlengkapan K3L yang digunakan meliputi:

a. Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

berfungsi penanganan apabila terjadi kebakaran kecil. b. Kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)

kotak yang berisi obat-obatan dan peralatan yang menunjang kegiatan pertolongan pertama pada kecelakaan yang berisi antara lain perban, obat merah dan lain-lain.

c. Alat Pelindung Diri (APD)

adalah kelengkapan yang wajib digunakan saat bekerja sesuai bahaya dan risiko kerja untuk menjaga keselamatan pekerja itu sendiri dan orang di sekelilingnya. Kewajiban itu sudah disepakati oleh pemerintah melalui Departement Tenaga Kerja Republik Indonesia.

Adapun bentuk dari alat tersebut untuk operator atau teknisi adalah :

c) Safety helmet atau pelindung kepala berfungsi sebagai pelindung kepala dari benda yang bisa mengenai kepala secara langsung.

d) Boot shoes atau sepatu boot berfungsi sebagai alat pengaman saat bekerja di tempat yang becek ataupun berlumpur. Kebanyakan di lapisi dengan metal untuk melindungi kaki dari benda tajam atau berat, benda panas, cairan kimia, dsb.

e) Gloves atau sarung tangan berfungsi sebagai alat pelindung tangan pada saat bekerja di tempat atau situasi yang dapat mengakibatkan cedera tangan. Bahan dan bentuk sarung tangan di sesuaikan dengan fungsi masing-masing pekerjaan.

f) Wearpack atau pakaian pelindung berfungsi alat pelindung dari kotoran yang menempel pada pakaian dinas atau pakaian kantornya.

6. Uraian Prosedur 6.1 Persiapan

Tahap persiapan meliputi:

a. menyiapkan peralatan pengambilan sampel air sesuai dengan jumlah dan jenis pemeriksaan yang telah direncanakan;

50

b. mengambil sampel air secara rutin, pada tempat lokasi yang telah direncanakan; dan

c. Mencatat tanggal pengambilan sampel air.

6.2 Pengiriman sampel dan pemeriksaan sampel di laboratorium

Tahap Pengiriman sampel dan pemeriksaan sampel di laboratorium meliputi: Pemeriksaan Eksternal:

a. membawa atau mengirim sampel air ke Laboratorium yang dimiliki Penyelenggara SPAM atau ke laboratorium rujukan yang terdekat.

Pemeriksaaan Internal:

a. memeriksa sampel air dari unit air baku; b. memeriksa sampel air dari unit produksi; c. memeriksa sampel air dari unit distribusi; dan d. memeriksa sampel air dari unit pelayanan. 6.3 Pengawasan

Tahap pengawasan meliputi:

Pemantauan Kualitas Air apabila kualitas air sesuai Standar Peraturan Menteri Kesehatan No. 492 Tahun 2010 maka :

a. melakukan pengawasan kualitas air minum secara eksternal dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota; dan

b. melakukan pengawasan kualitas air minum secara internal yang dilaksanakan oleh penyelenggara air minum untuk menjamin kualitas air minum yang diproduksi sesuai permenkes No 492 tahun 2010.

Apabila kualitas air tidak sesuai Standar Permenkes No. 492 Tahun 2010 maka : a. melakukan koordinasi dengan Bagian Produksi dan Distribusi; dan

b. menganalisis penyebab ketidaksesuaian kualitas. Review dan Lakukan Perbaikan Sistem

a. melakukan pemeriksaan ulang terhadap kemungkinan gangguan-gangguan pada masing-masing unit SPAM; dan

b. melakukan pemeriksaan unit air baku, unit produksi, unit distribusi dan unit pelayanan

6.4 Pelaporan

Tahap pelaporan meliputi:

a. membuat laporan hasil pengawasan kualitas air untuk dilaporkan kepada bagian terkait.

7. Lampiran

Lampiran yang diperlukan meliputi:

a. Formulir Monitoring (FM) tentang Kualitas Air

b. Formulir Isian (FI) tentang Pemeriksaan Parameter Fisik c. Formulir Isian (FI) tentang Pemeriksaan Parameter Kimiawi d. Formulir Isian (FI) tentang Pemeriksaan Parameter Mikrobiologi

e. Formulir Isian (FI) tentang Laporan Hasil Pencatatan Pengawasan Kualitas Air Produksi

f. IK Pengambilan Sampel Air g. IK Pencatatan Sampel Air h. IK Laboratorium

51

j. IK Pemeriksaan Parameter Kimiawi k. IK Pemeriksaan Parameter Mikrobiologi l. IK K3L APD

52

LOGO dan KOP UNIT SPAM:

PENGELOLAAN ASPEK TEKNIS NO. POS

6

JUDUL POS

Pengawasan Kualitas Air

REVISI KE: HALAMAN:

Alur Proses Dokumen

Pendukung/Laporan Pelaksana • Staf Sampling/ Staf yang Terkait • Staf Sampling/ Staf yang Terkait • Laboran • Staf Analisis Kimia • Staf Analisis Fisika • Staf Analis Mikrobiologi • Staf yang Terkait Tahap persiapan :

• menyiapkan peralatan pengambilan

sampel air sesuai dengan jumlah dan

jenis pemeriksaan yang telah

direncanakan;

• mengambil sampel air secara rutin,

pada tempat lokasi yang telah

direncanakan; dan

• mencatat tanggal pengambilan sampel air. • IK Pengambilan Sampel Air • IK Pencatatan Sampel Air • IK K3L APD

Membawa atau mengirim sampel air ke Laboratorium:

• membawa atau mengirim sampel air ke

Laboratorium yang dimiliki

Penyelenggara SPAM atau ke

laboratorium rujukan yang terdekat.

• IK

Laboratorium • IK K3L APD • IK K3L APAR Mulai

Pengecekan kualitas sampel air terhadap parameter fisik, kimia dan biologi:S

• memeriksa sampel air dari unit air baku;

• memeriksa sampel air dari unit produksi;

• memeriksa sampel air dari unit distribusi; dan

• memeriksa sampel air dari unit pelayanan. • FI Pemeriksaan Parameter Fisik • FI Pemeriksaan Parameter Kimiawi • FI Pemeriksaan Parameter Mikrobiologi • IK Pemeriksaan Parameter Fisik • IK Pemeriksaan Parameter Kimiawi • IK Pemeriksaan Parameter Mikrobiologi • IK K3L APD A

53

Alur Proses Dokumen

Pendukung/Laporan Pelaksana • Staf Analisis Kimia • Staf Analisis Fisika • Staf Analis Mikrobiologi • Staf yang Terkait • FM Kualitas Air • IK K3L APD Kualitas Air Sesuai Standar Permenkes No. 492 Tahun 2010 Tidak Ya

Pemantauan kualitas air:

• melakukan pengawasan

kualitas air minum secara

eksternal dilakukan oleh Dinas

Kesehatan Kabupaten/Kota;

dan

• melakukan pengawasan

kualitas air minum secara

internal yang dilaksanakan oleh penyelenggara air minum untuk menjamin kualitas air minum

yang diproduksi sesuai

permenkes No 492 tahun 2010.

B

• melakukan koordinasi dengan Bagian Produksi dan Distribusi; dan

• menganalisa Penyebab

ketidaksesuaian kualitas.

Review dan lakukan perbaikan sistem:

a. melakukan pemeriksaan ulang terhadap kemungkinan

gangguan-gangguan pada masing-masing unit SPAM; b. melakukan pemeriksaan unit air

baku, unit produksi, unit distribusi dan unit pelayanan; c. melakukan koordinasi dengan Bagian produksi dan distribusi; dan

d. menganalisa Penyebab ketidaksesuaian kualitas.

C A

54

Alur Proses Dokumen

Pendukung/Laporan Pelaksana • Supervisor Laboratorium • Staf Analisis Kimia • Staf Analisis Fisika • Staf Analis Mikrobiologi • Staf yang Terkait Keterangan :

alur proses selanjutnya

batasan tugas sesuai dengan jabatan kerja dan/atau area kerja suatu kegiatan/pekerjaan yang dilakukan dan pengecekan menggambarkan suatu keputusan yang diambil

konektor ke halaman berikutnya

tanda pekerjaan POS tersebut mulai atau selesai dokumen pendukung/laporan Disusun Supervisor/Manajer Terkait Diperiksa Dirtek/Dirum/Manajer Terkait Disetujui Direktur/Dirut Tanggal • FI Laporan Hasil Pencatatan Pengawasan Kualitas Air Produksi • FM Kualitas Air • IK K3L APAR Pelaporan

• membuat laporan hasil pengawasan

kualitas air untuk dilaporkan

kepada bagian terkait.

Selesai

55

7. PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR PENERIMAAN PENGADAAN