III. Prioritas Rendah IV. Berlebihan
6.1. Proses Keputusan Pembelian
Informasi mengenai keputusan pembelian diperoleh dari responden dalam bentuk jawaban dari pertanyaan tertutup yang membatasi jawaban responden sesuai dengan pilihan yang disediakan. Informasi tahapan proses keputusan pembelian ini meliputi lima tahapan, yaitu : (1) pengenalan kebutuhan,(2) pencarian informasi, (3) evaluasi alternatif,(4) keputusan pembelian, dan (5) evaluasi pasca pembelian.
6.1.1. Pengenalan Kebutuhan
Proses pengenalan kebutuhan adalah tahap awal dari proses keputusan pembelian. PT. Bogor Agro Lestari perlu mengidentifikasi keadaan yang memicu kebutuhan konsumennya, sehingga dapat mengidentifkasi berbagai hal yang dapat membangkitkan minat konsumen untuk membeli produk Visio. Proses pengenalan kebutuhan responden dapat diketahui dengan adanya informasi mengenai motivasi dan alasan yang dicari responden ketika membeli produk tersebut.
Berdasarkan Tabel 9, dapat dilihat bahwa motivasi awal yang tertinggi adalah pengobatan penyakit yaitu sebanyak 43 persen dari responden. Hal ini menjelaskan bahwa responden memiliki kepercayaan terhadap produk Visio untuk mengobati penyakit responden. Sebanyak 33 persen dari responden memilih Visio untuk memelihara kesehatan, karena responden memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan tubuh sejak dini. Semantara itu 24 persen dari responden hanya ingin sekedar mencoba Visio. Hal ini disebabkan karena beberapa responden belum terlalu yakin akan khasiat Visio, sehingga motivasi pembelian hanya sekedar ingin mencoba.
Tabel 9. Sebaran Responden Menurut Motivasi Dalam Melakukan Pembelian Visio Motivasi Dalam Melakukan Pembelian Jumlah Responden Persentase (%) Ingin sekedar mencoba 24 24 Pengobatan penyakit 43 43
Memelihara kesehatan 33 33
Total 100 100
Berdasarkan Tabel 10, manfaat utama yang diharapkan dari 43 responden adalah dapat menyembuhkan penyakit yang diderita responden, karena sebanyak 43 responden membeli Visio untuk pengobatan penyakit. Walaupun khasiat Visio belum mendapatkan uji klinis yang pasti namun dari sebagian 43 persen responden menyatakan bahwa responden merasakan perubahan kesehatan dalam mengkonsumsi Visio secara rutin. Hal ini menunjukkan bahwa responden telah mengenal Visio dan telah mengetahui manfaat dan khasiat yang didapat dari produk Visio.
Sebanyak 33 persen dari responden menjelaskan bahwa motivasi utama dalam pembelian Visio adalah untuk menjaga kesehatan tubuh, karena responden memiliki kesadaran yang tinggi akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh. Semantara itu sebanyak 24 persen dari responden menjelaskan bahwa manfaat utama yang diharapkan dari pembelian Visio adalah untuk mencukupi asupan alami dalam tubuh.
Tabel 10. Sebaran Responden Menurut Manfaat Utama Yang Diharapkan Dari Pembelian Visio
Manfaat Utama Dari Pembelian Visio Jumlah
Responden Persentase (%)
Asupan alami Tercukupi 24 24
Dapat menjaga kesehatan tubuh 33 33
Dapat menyembuhkan penyakit 43 43
6.1.2. Pencarian Informasi
Proses pencarian informasi merupakan tahap selanjutnya setelah konsumen merasakan dan menyadari adanya kebutuhan yang harus dipenuhi. Konsumen yang tergugah kebutuhannya akan terdorong untuk mencari informasi yang lebih banyak agar kebutuhannya tersebut dapat terpenuhi. Pencarian informasi mulai dilakukan ketika konsumen memandang bahwa kebutuhan tersebut bisa dipenuhi dengan membeli atau mengkonsumsi suatu produk. Pencarian informasi dapat dilakukan dengan penelusuran kembali ke dalam ingatan konsumen ataupun diperoleh dari lingkungan.
PT. Bogor Agro Lestari perlu untuk memahami mengenai perilaku konsumen dalam pencarian informasi sehingga perusahaan dapat menerapkan strategi komunikasi yang paling efektif bagi pasar sasaran. Dengan pencarian informasi, konsumen akan membuat pilihan konsumsi yang lebih baik dan mengembangkan dasar pengetahuan yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan dimasa yang akan datang.
Berdasarkan Tabel 11 dapat diketahui bahwa sebagian besar responden memperoleh informasi mengenai produk Visio adalah dari teman atau kerabat sebesar 34 persen dari responden. Hal ini disebabkan karena 34 responden tersebut mendapatkan informasi dari teman atau kerabat yang sudah terlebih dahulu mengkonsumsi Visio sebelumnya dan merekomendasikan kepada responden untuk mengkonsumsi Visio. Sebanyak 29 responden mendapatkan informasi dari anggota keluarga yang sudah mengetahui terlebih dahulu mengenai Visio dan keluarga merupakan orang yang paling terdekat dengan responden sehingga informasi mudah didapat dari keluarga. Responden sebanyak 11 persen dan 9 persen mendapatkan
informasi dari media teknologi internet dan majalah kesehatan / pertanian, karena responden dapat menemukan informasi lebih tentang produk Visio.
Tabel 11. Sebaran Responden Menurut Darimana Mendapatkan Informasi Mengenai Produk Visio.
Sumber Informasi Mengenai produk Visio Jumlah
Responden Persentase (%)
Internet 11 11
Majalah kesehatan/ Pertanian 9 9
Anggota keluarga 29 29
Penjual secara langsung 17 17
Teman / kerabat 34 34
Total 100 100
Berdasarkan Tabel 12, informasi yang sangat mempengaruhi dalam melakukan pembelian Visio adalah informasi yang diperoleh dari teman atau kerabat sebesar 34 persen. Hal ini disebabkan karena responden mendapatkan informasi bahwa teman atau kerabat yang telah mengkonsumsi visio terlebih dahulu telah merasakan adanya perubahan pada kesehatan tubuh. Penjelasan dari penjual secara langsung di apotik mempengaruhi pembelian Visio sebanyak 17 persen dari responden. Sebanyak 9 persen dari responden memilih majalah sebagai media yang sangat mempengaruhi dalam pembelian Visio.
Tabel 12. Sebaran Responden Menurut Informasi Yang Paling Mempengaruhi Dalam Pembelian Visio.
Informasi Yang paling Mempengaruhi Pembelian Visio
Jumlah
Responden Persentase (%)
Majalah kesehatan / pertanian 9 9
Anggota keluarga 29 29
Penjual secara langsung 17 17
Teman / kerabat 34 34
Internet 11 11
Total 100 100
Berdasarkan Tabel 13 yang dijadikan fokus utama perhatian responden terhadap produk Visio adalah khasiat dari Visio tersebut sebanyak 35 persen. Hal ini disebabkan karena khasiat dari Visio yang diinginkan responden adalah dapat mengobati penyakit sehingga berpengaruh pada kesehatan responden. Menurut 24 responden, izin DepKes merupakan informasi yang sangat utama, karena dengan terdaftarnya produk Visio ini memberikan ketenangan kepada responden untuk mengkonsumsi Visio.
Sebanyak 10 responden menanggapi bahwa informasi mengenai kejelasan tanggal kadaluarsa merupakan fokus utama yang diperhatikan. Hal ini disebabkan karena responden ingin mengetahui informasi dalam hal batas waktu produk Visio masih dapat dikonsumsi. Sebanyak 19 persen dari responden menanggapi bahwa fokus utama terhadap Visio adalah Harga. Hal ini menunjukkan bahwa harga masih berpengaruh untuk responden, karena berkaitan langsung dengan pendapatan responden.
Tabel 13. Sebaran Responden Menurut Informasi Yang Menjadi Fokus Utama Perhatian Terhadap Produk Visio.
Informasi Yang Menjadi Fokus Utama
Terhadap Produk Visio Jumlah Responden
Persentase (%)
Harga 19 19
Kejelasan tanggal kadaluarsa 10 10
Komposisi produk 12 12 Khasiat 35 35 Izin DepKes 24 24 Total 100 100 6.1.3. Evaluasi Alternatif
Evaluasi alternatif menggambarkan tahap pengambilan keputusan di mana konsumen mengevaluasi alternatif – alternatif untuk membuat pilihan. Tahap ini dilakukan setelah responden memiliki informasi yang cukup mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan produk Visio. Selama tahap ini konsumen harus menetapkan kriteria evaluasi yang digunakan untuk menilai alternatif, memutuskan alternatif mana yang akan dipertimbangkan, memilih dan menetapkan keputusan akhir.
Berdasarkan Tabel 14. Hal pertama yang menjadi pertimbangan sebagian besar responden adalah khasiat dari Visio sebanyak 35 persen, alasannya karena sebagian besar responden telah mengetahui khasiat tersebut dari informasi teman yang telah mengkonsumsi Visio terlebih dahulu. Pertimbangan kedua adalah Izin DepKes sebesar 18 persen dari responden. Hal disebabkan karena dengan adanya izin DepKes tersebut memberikan informasi kepada responden bahwa Visio tersebut aman untuk dikonsumsi. Sebanyak 13 responden menanggapi bahwa komposisi produk merupakan pertimbangan utama dalam membeli Visio, alasannya karena responden ingin mengetahui lebih lengkap tentang komposisi yang terdapat dalam Visio,
sehingga responden dapat memahami apa manfaat yang dapat diperoleh untuk kesehatan tubuh.
Tabel 14. Sebaran Responden Menurut Dasar Pertimbangan Utama Dalam Menentukan Pilihan Terhadap Produk Visio.
Dasar Pertimbangan Utama Dalam
Menentukan Pilihan Terhadap Produk Visio
Jumlah
Responden Persentase (%)
Harga 3 3
Kejelasan tanggal kadaluarsa 15 15
Ketersediaan produk 4 4
Komposisi produk 13 13
Khasiat 35 35
Rasa atau aroma 12 12
Izin DepKes 18 18
Total 100 100
Bagian penting lain dari produk Visio adalah kandungan asam laurat yang terdapat dalam produk. Kandungan asam laurat sangat penting peranannya pada produk Visio, karena kandungan asam laurat yang mencapai kurang lebih 54 persen dalam Visio sangat bermanfaat untuk menangkal virus, bakteri dan patogen lain, serta membangun sistem kekebalan tubuh seperti halnya ASI.
Berdasarkan Tabel 15 sebanyak 43 persen dari responden sangat memperhatikan kandungan asam laurat yang terdapat dalam Visio. Informasi tentang kandungan asam laurat ini didapat responden sebagian besar dari teman dan penjual secara langsung kemudian sumber internet dan majalah. Semantara itu 57 persen dari responden tidak memperhatikan kandungan asam laurat karena belum mengetahui banyak tentang informasi dan kelebihan asam laurat.
Tabel 15. Sebaran Responden Yang Sangat Memperhatikan Kandungan Asam Laurat Yang Terdapat Pada Produk Visio.
Memperhatikan Kandungan Asam Laurat Yang Terdapat Pada Produk Visio
Jumlah
Responden Persentase (%)
Ya 43 43
Tidak 57 57
Total 100 100
Berdasarkan Tabel 16, responden menginginkan rasa atau aroma yang berbeda. Rasa atau aroma khas kelapa yang terdapat pada produk Visio hanya diinginkan sebagian responden yaitu sebesar 28 persen, hal ini disebabkan 28 responden tersebut tidak menginginkan perubahan rasa alami kelapa, alasannya karena keunikan dari Visio adalah aroma kelapa. Semantara itu sebanyak 72 persen dari responden menginginkan rasa atau aroma yang lain dari produk Visio. Hal ini menunjukkan keinginan responden untuk merasakan aroma khas selain kelapa. Perubahan rasa atau aroma untuk Visio perlu diperhatikan, karena akan berpengaruh terhadap respon konsumen, keinginan responden untuk merasakan aroma khas tersebut didasarkan pada banyaknya merek VCO lain yang memiliki rasa atau aroma lain seperti rasa jahe dan mint.
Tabel 16. Sebaran Responden Yang Menginginkan Rasa Atau Aroma Lain Dari Produk Visio Selain Rasa Alaminya.
Menginginkan Rasa Atau Aroma Lain Dari Produk Visio Selain Rasa Alaminya
Jumlah
Responden Persentase (%)
Ya 72 72
Tidak 28 28
Berdasarkan penelitian, responden yang menginginkan rasa atau aroma jahe sebanyak 29 persen dari 72 responden, sedangkan untuk rasa buah – buahan sebanyak 8 responden. Semantara itu, responden yang menginginkan rasa mint sangat tinggi yaitu sebesar 43 responden.
Tabel 17. Sebaran Responden Menurut Pilihan Rasa Atau Aroma Yang Diinginkan Dalam Produk Visio.
Pilihan Rasa Atau Aroma Yang Diinginkan Dalam Produk Visio
Jumlah
Responden Persentase (%)
Jahe 21 29
Mint 43 60
Aroma Buah - buahan 8 11
Total 72 100
6.1.4. Keputusan Pembelian
Tindakan pembelian adalah tahap besar terakhir di dalam model perilaku konsumen. Berdasarkan Tabel 18 mengenai keputusan pembelian, diketahui bahwa.responden yang memutuskan pembelian produk Visio dengan direncanakan terlebih dahulu sebanyak 43 responden. Hal ini menunjukkan bahwa responden percaya bahwa Visio dapat menyembuhkan penyakit dan apabila persediaan sudah habis maka responden akan merencanakan pembelian ulang. Responden yang memutuskan pembelian Visio secara mendadak sebanyak 33 persen, karena sebagian responden membeli Visio dengan tidak direncanakan, sedangkan 24 persen melakukan pembelian tergantung situasi. Hal ini dikarenakan karena responden membeli Visio pada saat adanya keluhan kesehatan, sehingga situasi kondisi kesehatan mempengaruhi responden dalam membeli dan mengkonsumsi Visio.
Tabel 18. Sebaran Responden Menurut Cara Memutuskan Pembelian Produk Visio. Cara Memutuskan Pembelian Produk Visio Jumlah
Responden Persentase (%) Terencana 43 43 Tergantung Situasi 24 24 Mendadak 33 33 Total 100 100
Berdasarkan Tabel 19, sebanyak 18 responden menanggapi bahwa alasan utama dalam membeli Visio adalah Izin Depkes. Hal ini menunjukkan produk Visio aman untuk dikonsumsi dan terdaftar di Departemen Kesehatan. Sebanyak 13 responden dengan alasan komposisi produk Visio jelas, sehingga mempermudah responden mengetahui kandungan yang terdapat dalam Visio. Sebanyak 35 persen dari responden menanggapi bahwa alasan utama untuk membeli Visio adalah manfaat dan hasil khasiatnya terbukti. Hal ini disebabkan karena responden mendapatkan informasi mengenai khasiat Visio dari keluarga dan kerabat yang pernah mengkonsumsi Visio terlebih dahulu. Untuk Kejelasan tanggal kadaluarsa sebanyak 15 persen. Hal ini karena responden dapat melihat tanggal kadaluarsa dengan jelas yang tertera pada kemasan, sehingga akan mempermudah responden untuk mendapatkan informasi me ngenai batas waktu Visio masih dapat dikonsumsi.
Tabel 19. Sebaran Responden Menurut Alasan Utama Membeli Produk Visio. Alasan Utama Membeli Produk Visio Jumlah
Responden
Persentase (%)
Harga 3 3
Kandungan komposisi produk jelas 13 13
Terdapat izin DepKes 18 18
Manfaat dan hasilnya Terbukti 35 35
Mudah didapat 4 4
Tanggal kadaluarsa jelas 15 15
Total 100 100
Pada Tabel 20 dapat dilihat frekuensi pembelian yang dilakukan responden dalam 3 bulan terakhir. Responden yang membeli 1 kali dalam 3 bulan sebanyak 24 persen. Pembelian yang dilakukan 24 responden sebanyak 1 kali, dengan alasan bahwa responden tersebut hanya sekedar mencoba produk Visio dan akan mengkonsumsi ulang apabila Visio tersebut cocok dengan responden. Sebanyak 33 responden yang membeli Visio 2 kali dalam 3 bulan karena ingin memelihara kesehatan tubuh dengan mencoba Visio dan mempercayai bahwa Visio tersebut dapat memberikan asupan alami sehingga dapat mencegah penyakit sejak dini. Sedangkan sebanyak 43 responden yang membeli Visio dalam 1 kali sebulan, alasannya karena responden tersebut ingin mengkonsumsi secara rutin agar hasil khasiat dari Visio tersebut dapat dirasakan dan dapat mengobati penyakit. Hal ini menunjukkan bahwa 43 persen dari responden mempercayai khasiat yang terdapat pada Visio.
Tabel 20. Sebaran Responden Menurut Frekuensi Pembelian Produk Visio Dalam 3 Bulan Terakhir.
Frekuensi Pembelian Produk Visio Dalam 3 Bulan Terakhir Jumlah Responden Persentase (%) 1 kali 24 24 2 kali 33 33 3 kali 43 43 Total 100 100
6.1.5. Hasil Pembelian / Evaluasi Pembelian
Konsumen masih harus melakukan evaluasi pasca pembelian, yaitu suatu proses yang dialami konsumen setelah mengkonsumsi suatu produk. Apabila konsumen merasakan puas dalam pemakaian suatu produk maka kemungkinan akan melakukan pembelian kembali di masa datang, semantara itu jika konsumen tidak puas, maka konsumen akan kembali mencari berbagai informasi produk yang dibutuhkannya. Proses ini akan berulang sampai konsumen menemukan kepuasan atas keputusan pembeliannya.
Tabel 21, menjelaskan bahwa 76 persen dari responden me rasa puas dengan produk Visio. Hal ini menunjukkan bahwa khasiat dari produk Visio sudah dirasakan oleh responden yang ingin mengobati penyakit dan memelihara kesehatan. Sebanyak 11 responden merasa biasa saja dengan produk Visio dan 13 persen menanggapi bahwa tidak merasa puas terhadap produk Visio. Responden tersebut tidak merasakan adanya kelebihan dari Visio dan perubahan kesehatan.
Tabel 21. Sebaran Responden Menurut Kepuasan Terhadap produk Visio. Kepuasan Responden Terhadap produk Visio Jumlah
Responden Persentase (%) Ya 76 76 Tidak 13 13 Biasa saja 11 11 Total 100 100
Berdasarkan Tabel 22, sebanyak 76 responden menyatakan akan melakukan pembelian ulang. Hal ini disebabkan kepuasan yang dirasakan oleh responden. Sebanyak 24 responden menyatakan tidak akan melakukan pembelian ulang. Hal ini disebabkan karena 13 responden merasa tidak cocok untuk mengkonsumsi Visio, 6 responden menyatakan bahwa produk Visio susah untuk dicari dan sisanya 5 responden tertarik untuk membeli dan mengkonsumsi VCO merek lain.
Tabel 22. Sebaran Responden Menurut Motivasi Untuk Melakukan Pembelian Ulang.
Motivasi Untuk Melakukan Pembelian Ulang Jumlah Responden Persentase (%) Ya 76 76 Tidak 24 24 Total 100 100
Hasil penelitian mengenai respon konsumen terhadap kenaikan harga produk Visio dapat dilihat pada Tabel 23. Sebanyak 60 persen menunjukkan bahwa responden cenderung tetap akan membeli produk Visio, terutama bagi responden dengan frekuensi sering mengkonsumsi Visio untuk mengobati penyakit. Sebanyak 25 persen menanggapi jika produk Visio mengalami kenaikan harga, maka 25 responden tersebut akan membeli merek VCO lain, hal ini menunjukkan bahwa responden belum merasa cocok dengan Visio, sehingga membeli produk merek lain
yang lebih murah, sedangkan untuk 15 responden tidak akan membeli Visio jika mengalami kenaikan harga.
Tabel 23. Sebaran Responden Apabila Ada Kenaikan Harga Produk Visio. Apabila Ada Kenaikan Harga Produk Visio. Jumlah
Responden
Persentase (%)
Akan tetap membeli 60 60
Membeli merek yang lebih murah 25 25
Tidak jadi membeli 15 15
Total 100 100