• Tidak ada hasil yang ditemukan

BUSINESS PROCESS REENGINEERING

6.2. Output Pelaksanaan Business Process Reengineering

6.2.3. Merancang Proses yang Baru

6.2.3.3. Rancangan Jaringan Wireless

PT. Abdi Wibawa Press adalah perusahaan yang bergerak di bidang media massa, dimana informasi adalah sebuah hal yang sangat penting karena informasi diperlukan cepat dan akurat, sehingga internet menjadi sebuah wadah yang mampu untuk mendukung kinerja perusahaan. Kantor PT. Abdi Wibawa Press cukup besar dengan luas bangunan yang mencapai 1.400m2. Karena jarak yang begitu luas, penggunaan kabel untuk proses pengolahan data akan memakan biaya yang sanggat besar serta akan menimbulkan masalah ketika salah satu kabel jaringan terputus. Atas dasar inilah WLAN dijadikan sebagai solusi untuk menghubungkan semua perangkat di perusahaan dengan internet maupun sesama komputer.

Pada PT. Abdi Wibawa Press terdapat ruangan server dirnana di dalamnya terdapat 4 buah server, sebuah Hub, sebuah komputer admtnistraror, sebuah modem ADSL dan sebuah Wireless Router. Wireless Router memberikan akses jaringan internet serta jalur komunikasi antar komputer menggantikan komunikasi LAN (Local Area Network) dengan kabel.

Pengelolaan jaringan komputer merupakan suatu hal yang penting untuk mendapatkan kinerja yang optimal dalam berkomunikasi dan mentransmisikan informasi antar komputer atau peralatan yang terhubung dengan jaringan.

Pengelolaan pada jaringan komputer terbagi atas dua macam yaitu pengelolaan pada perangkat keras dan lunak. Salah satu pengelolaan jaringan pada perangkat lunak yaitu pengelolaan akses jaringan. Dalam pengelolaan akses jaringan terdapat pengalamatan IP dari setiap komputer sehingga komputer tersebut dapat menjalin komunikasi satu sama lain.

Pada WLAN di kantor PT. Abdi Wibawa Press dipakai pengalamatan IP

kelas B. Adapun alamat IP pada setiap client adalah 192.168.x.xxx dan untuk

server1 adalah 192.168.5.1 & 192.168.6.1, server2 192.168.5.2 & 192.168.6.2,

server3 192.168.5.3 & 192.168.6.3, server4 192.168.5.4 & 192.168.6.4, modem

Linksys ADSL AG241 192.168.1.1 dan wireless router BLUE LINK R38N adalah 192.168.6.100. Berikut adalah denah ruang server.

Gambar 6.18. Denah Ruang Server

Router yang terpasang merupakan merek BLUE LINK R38N dengan spesifikasi:

Tabel 6.3. Spesifikasi BLUE LINK R38N

Operating Temperature 0°C - 40°C

Storage Temperature -40°C - 70°C

Operating Humidity 10% - 90% RH no condensing

Storage Humidity 5% - 90% RH no condensing

Antenna Non-detachable Antenna (5dB)

Frequency Range 2,4 – 2,4835 GHz

IEEE 801.11 Standards Supported 802,11b/g/n

Transmission Power 150M:15dBm ; 54M:18dBm EVM 150M:-26dB Sensitivity 150M:068dBm@10%PER ; 48M:-85dBm@8%PER ; 24M:-88dBm@10%PER ; 1M:-90dBm@8%PER (Typical value)

Outdoor 300M (depends on the environment around)

Indoor 100 (depends on the environment around)

Gambar 6.20. Status Wireless Router

Perangkat wireless Router ini melakukan broadcast SSID BLUE LINK R38N XB. Perangkat ini terkoneksi dengan server3 dimana merupakan server

untuk koneksi internet ISP Citilink, yang menggunakan proxy sehingga ada sebuah level keamanan didalamnya. Perangkat ini juga bisa dihubungkan pada modem ADSL Linksys AG241 yang menjalankan ISP Speedy. Tidak seperti pada

Citilink, akses internet pada modem ini tidak dibatasi sehingga semua website

dapat dibuka dan sama sekali tidak ada keamanan dalam proses pertukaran data.

Ada 6 langkah dalam melakukan pengaturan sampai akhirnya bisa melakukan sharing data dan juga koneksi internet.

1. Operation Mode

Gambar 6.22. Operation Mode

Pada layar ini terdapat tiga pengaturan yaitu

1. Gateway, dimana merupakan setting untuk melakukan konesksi internet melalui ADSL dan juga mendukung NAT,

2. Bridge, dalam mode ini semua port Ethernet dan wireless interface yang dijembatani bersama dan NAT fungsi dinonaktifkan. Semua fungsi yang terkait WAN dan firewall tidak didukung,

3. Wireless ISP dalam mode ini, semua port Ethernet yang dijembatani bersama-sama dan wireless client akan terhubung ke jalur akses ISP. NAT diaktifkan dan PC di port Ethernet berbagi IP yang sama ke ISP melalui

2. Time Zone Setting

Gambar 6.23. Time Zone Setting

Merupakan layar untuk melakukan pengaturan wakiu dan tempat.

3. Lan Interface Setup

Gambar 6.24. LAN Interface Setup

Pada layar ini terlihat bisa diatur IP Address dan Wireless Router, sehingga hanya sebagian orang yang mempunyai akses ke dalam router, dan pengalamatan IP dapat tersusun rapi.

4. WAN Interface Setup

Gambar 6.25. WAN Interface Setup

Pada layar terlihat bagaimana cara melakukan koneksi dengan internet melalui kabel Ethernet/UTP, terdapat beberapa pilihan seperti Static IP, DHCP, serta

Bridging. Pengaturan ini tergantung pada bagaimana perangkat terkoneksi dengan ISP.

5. Wireless Basic Settings

Gambar 6.26. Wireless Basic Settings

Di pengaturan wireless dasar ini bisa diatur bagaimana wireless router

berjalan apakah sebagai acess point ataupun sebagai infrastructure client. Disini router ini berfungsi sebagai access point untuk memancarkan signal

serta sebagai titik untuk koneksi sharing. Disini juga diatur SSID atau nama server wireless.

6. Wireless Security Settings

Gambar 6.27. Wireless Security Settings

Layar ini merupakan cara mengatur keamanan terhadap koneksi wireless

disini memiliki beberapa pilihan untuk keamanan seperti, open tanpa

password maka semua bisa terkoneksi ke dalam server, kemudian ada

WEP(64 bit) dengan 10 karakter password, WEP(l2 bit) dengan 26 karakter

password, terdapat juga koneksi WA dan WPA2 yang memilki tingkat enkripsi lebih tinggi.

Masing-masing komputer telah dipasang sebuah wireless card, seperti pada gambar 6.28.

Gambar 6.28. Wireless Card PCI SLOT Linksys

Wireless Card tersebut mendukung konektifitas wireless 802,11g sehingga baru bisa terhubung dengan wireless router. Wireless card ini mendukung sampai dengan 54 Mbps sehingga proses pertukaran data dapat dilakukan dengan cepat.

Langkah-langkah dalam pengaturan alamat IP pada sistem operasi

Microsoft Windows adalah sebagai berikut:

1. Pada control panel pilih icon network connection.

2. Kemudian pilih Wireless Network Connection. Aplikasi ini yang disediakan oleh Microsoft Windows unfuk mengatur koneksi workstation atau server

dengan jaringan komputer.

3. Setelah memilih Wireless Network Connection maka akan terlihat Wireless Network Connection status seperti pada gambar 6.29.

Gambar 6.29. Wireless Network Connection Status

Wireless Network Connection status merupakan gambaran dari paket-paket yang dikirim atau diterima dan status terkoneksinya workstation atau server

dengan jaringan komputer. Pilih tombol properties pada Wireless Network Conneetion status untuk menampilkan Wireless Network Connection properties seperti pada gambar 6.30.

Pada Wireless Network Connection properties terdapat beberapa macam koneksi yang tersedia. Pilih Internet Protokol (TCP/IPv4) kemudian tekan tombol properties yang akan menampilkan Internet Protokol (TCP/TPv4)

properties.

4. Pada tampilan Internet Protokol (TCP/IPv4) properties seperti pada gambar 6.31.

Gambar 6.31. Internet Protocol (TCP/IPv4) Properties

Pada form ini jika tidak mengunakan Dynamic Host Configuration Protocol

(DHCP) maka tekan use the following IP address kemudian masukan alamat

IP. Khusus pada client masukan IP server pada default gateway kemudian tekan tombol OK.

Penomoran IP di PT. Abdi Wibawa Press menggunakan cara manual serta dilakukan listing agar tidak terjadi duplicate IP address yang mengakibatkan tidak berfungsinya jaringan pada komputer sehingga tidak bisa melakukan

sharing data ataupun melakukan surfing Internet. Berikut dibawah ini adalah denah jaringan nirkabel pada PT. Abdi Wibawa Press.

Gambar 6.32. Denah Nirkabel PT. Abdi Wibawa Press

Terlihat pada denah menggunakan tiga repeater untuk menghubungkan semua komputer di PT. Abdi Wibawa Press, dalam hal ini sebenarnya bila diletakkan pada posisi yang strategis, maka hanya membutuhkan dua repeater

dengan sebuah access point untuk menghubungkan semua komputer di perusahaan. Pemakaian tiga repeater juga solusi yang baik bila posisinya dapat diubah sehingga setiap tempat di dalam perusahaan memilik signal yang baik sehingga koneksi tidak terputus. Jaringan juga dapat diganti degan standar wifi

8A211n yang memiliki kecepatan maksimal.

Dokumen terkait