Kelas X SMA N 1 Timpeh Indikator Persetujuan
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Menggunakan Model Pembelajaran Number Head Together (NHT)
Sekolah : SMA Negeri 1 Timpeh
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas/ Semester : X/1
Tema : Teks Negosiasi Waktu : 2 kali pertemuan
A. Kompetensi Inti
KI-1 Menghayati ajaran agama yang dianutnya
KI-2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
KI-3 Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
KI-4 Mencoba, mengolah,dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator
Kompetensi Dasar Indikator
4.10 Menyampaikan pengajuan, penawaran, persetujuan dan penutup dalam teks negosiasi secara lisan atau tulis.
4.10.4 Memahami pengertian teks negosiasi.
4.10.5 Memahami struktur teks negosiasi.
4.10.6 Menulis teks negosiasi dengan
memperhatikan struktur teks negosiasi.
C. Tujuan Pembelajaran
Selama dan setelah mengikuti proses pembelajaran ini peserta didik diharapkan dapat:
1. Memahami pengertian teks negosiasi.
2. Memahami struktur teks negosiasi.
3. Menulis teks negosiasi dengan memperhatikan struktur teks negoasiasi.
D. Materi Pembelajaran 1. Pengertian Teks Negosiasi
Menurut Mulyadi, dkk. (2016:235) teks negosiasi adalah jenis teks yang di dalamnya terdapat cara untuk menetapkan keputusan yang dapat disepakati oleh dua pihak atau lebih untuk mencapai tujuan dan kepuasan pihak-pihak yang berkepentingan.
2. Struktur Teks Negosiasi
Sejalan dengan itu, Mulyadi, dkk. (2016:236) menyatakan bahwa, struktur teks negosiasi ada empat. Pertama, orientasi yaitu berisi tentang pengenalan awal atau perbincangan awal antara kedua belah pihak yang akan melakukan negosiasi. Kedua, pengajuan yaitu berisi tentang permintaan oleh salah satu pihak. Ketiga, penawaran yaitu berisi klimaks dari teks negosiasi karena terjadi tawar menawar antara kedua belah pihak.
Keempat, persetujuan yaitu kesepakatan yang disetujui kedua belah pihak. Dalam tahap ini, diharapkan tercipta suatu kondisi yang saling menguntungkan dan kedua belah pihak mampu menyamakan persepsi.
E. Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran : Number Head Together (NHT)
Teknik : diskusi.
F. Media Pembelajaran: lembar foto coppy contoh teks negosiasi
G. Sumber Belajar
1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Buku Siswa Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
2. Mulyadi, Yadi, dkk. 2016. Intisari Tata Bahasa Indonesia. Bandung: Yrama Widya.
3. Sumber lain yang relevan.
H. Langkah-langkah Pembelajaran a. Pertemuan Pertama
Kegiatan Alokasi Waktu
Kegiatan Awal
1. Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin 2. Menyampaikan KI, KD, dan indikator pembelajaran.
3. Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari.
4. Memotivasi peserta didik
5. Mereview materi pembelajaran sebelumnya
5 menit
Kegiatan Inti
1. Guru memberikan motivasi kepada siswa untuk membentuk kelompok kecil dan membagikan nomor kepada masing-masing siswa dalam kelompok.Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok kecil. Setelah siswa dibagi dalam kelompok kecil, guru membimbing siswa mendiskusikan struktur teks negosiasi yang didapat dengan menggunakan kata-kata dan bahasa yang dipahami secara individu untuk mencari struktur yang tepat dari masing-masing siswa.
2. Setiap kelompok siswa yang sudah menerima tugas, harus mencermati tugas yang diberikan. Siswa mulai mencari struktur teks dari teks negosiasi yang sudah dibagikan guru.
Siswa mulai mendiskusikan struktur teks yang tepat dalam teks negosiasi yang sudah diberikan oleh guru, kemudian siswa menuliskan teks negosiasi dengan memperhatikan struktur teks yang dirasa sudah tepat sesuai kesepakatan kelompok dalam buku latihan masing-masing.
80 menit
3. Guru memanggil salah satu nomor secara acak dan menyuruh siswa yang nomornya terpanggil untuk menjelaskan hasil diskusi dengan kelompok. Guru membimbing siswa dalam kelompok lain yang tidak mejelaskan untuk menanggapi perwakilan kelompok yang menjelaskan.
4. Guru bersama siswa menyimpulkan materi teks negosiasi.
Kegiatan Penutup 1. Melakukan refleksi
2. Menyampaikan materi pertemuan berikutnya yang harus dipelajari peserta didik.
5 menit
b. Pertemuan Kedua
Kegiatan Alokasi Waktu
Kegiatan Awal
1. Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin 2. Menyampaikan KI, KD, dan indikator pembelajaran.
3. Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari.
4. Memotivasi peserta didik
5. Mereview smateri pembelajaran sebelumnya
5 menit
Kegiatan Inti 1. Aktivitas:
a. Peserta didik menentukan struktur teks negosiasi.
b. Peserta didik menyusun kerangka tulisan sesuai struktur teks negosiasi.
c. Peserta didik menulis sebuah gagasan atau teks negosiasi dengan memperhatikan struktur teks negosiasi.
d. Peserta didik mengembangkan tulisan menjadi teks negosiasi berdasarkan struktur teks negosiasi.
80 menit
Kegiatan Penutup
1. Mengumpulkan latihan yang sudah di kerjakan.
2. Menyampaikan materi pertemuan berikutnya yang harus
5 menit
dipelajari peserta didik.
H. Penilaian
Bentuk penilaian: tes unjuk kerja “menulis teks negosiasi”.
I. Rubrik Penilaian Pengetahuan dan Keterampilan No Aspek yang
Dinilai
Deskriptor
1 2 3
1 Orientasi Skor 1 diberikan
2 Pengajuan Skor 1 diberikan
3 Penawaran Skor 1 Skor 2 Skor 3
diberikan
Lampiran 5
Instrumen Penelitian Menulis Teks Negosiasi Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Timpeh, Kabupaten Dharmasraya Menggunakan Model
Pembelajaran Number Head Together (NHT) Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Atas (SMA)
Bidang Studi : Bahasa Indonesia Kelas/Semester : X/2
Alokasi Waktu : 2 x 45 Menit E. Pengantar
Puji syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelasaikan proposal penelitian ini. Penelitian ini dilakukan dalam rangka penelitian skripsi di program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Sumatera Barat.
Adapun tujuan tes ini dilakukan untuk mengumpulkan data penelitian yang berjudul “Perbedaan Penggunaan Model Pembelajaran Think, Talk, Write (TTW) dengan Model Pembelajaran Number Head Together (NHT) pada Keterapilan Menulis Teks Negosiasi Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Timpeh, Kabupaten Dharmasraya”, yang terdapat pada kurikulum 2013 bidang studi bahasa Indonesia kelas X pada Kompetensi Inti (KI) 4, yaitu “mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri dan mampu mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan”. Terurai pada Kompetensi Dasar (KD) 4.10, yaitu
“menyampaikan pengajuan, penawaran, persetujuan dan penutup dalam teks negosiasi secara lisan atau tulis”.
F. Petunjuk Umum
1. Tulislah terlebih dahulu nama dan kelas pada kertas yang telah disediakan!
2. Gunakanlah pena untuk menulis teks negosiasi!
3. Tulislah dengan tulisan yang rapi dan jelas!
4. Lembaran instrumen penelitian dikembalikan bersama hasil tulisan menulis teks deskripsi dengan indikator penilaian yang telah ditentukan!
5. Jika terjadi kesalahan pada saat penulisan, silahkan dicoret saja!
G. Petunjuk Khusus
Tulislah sebuah teks negosiasi dengan tema “Penjualan Barang” dengan memperhatikan struktur teks negosiasi!
H. Penutup
Demikianlah instrumen penelitian ini ditulis dengan tujuan untuk mengumpulkan data penelitian. Terima kasih atas peran ananda dalam penelitian ini. Mudah-mudahan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai pertimbangan mewujudkan penyajian materi ajar yang bervariasi dalam pembelajaran menulis teks negosiasi siswa kelas X SMA Negeri 1 Timpeh, kabupaten Dharmasraya.
Padang, Mei 2018 Mengetahui,
Guru Bahasa Indonesia Peneliti,
Nurul Hasanah, S. Pd. Ulfa Nurahma
NPM 14080071
Lampiran 6
Skor Per Indikator Keterampilan Menulis Teks Negosiasi Menggunakan Model Pembelajaran Think, Talk, Write (TTW)
Siswa Kelas X IS 2 SMA Negeri 1 Timpeh Kode
Skor Skor Skor Skor
01 3 3 3 3 12
Lampiran 7
Skor dan Nilai Per Indikator Keterampilan Menulis Teks Negosiasi Menggunakan Model Pembelajaran Think, Talk, Write (TTW)
Siswa Kelas X IS 2 SMA Negeri 1 Timpeh Kode Skor Nilai Skor Nilai Skor Nilai Skor Nilai
01 3 100 3 100 3 100 3 100 12 100
Jumlah 68 2266,67 78 2300,02 68 2266,66 67 2333,34 268 2233,5
Rata-rata 90,66 92,00 90,66 93,33 89,34
Lampiran 8
Skor Per Indikator Keterampilan Menulis Teks Negosiasi Menggunakan Model Pembelajaran Number Head Together (NHT)
Siswa Kelas X IS 3 SMA Negeri 1 Timpeh Kode
Skor Skor Skor Skor
01 3 2 3 2 10
Lampiran 9
Skor dan Nilai Per Indikator Keterampilan Menulis Teks Negosiasi Menggunakan Model Pembelajaran Number Head Together (NHT)
Siswa Kelas X IS 3 SMA Negeri 1 Timpeh Kode Skor Nilai Skor Nilai Skor Nilai Skor Nilai
01 3 100 2 66,67 3 100 2 66,67 10 83,33
Jumlah 75 2500 71 2366,68 74 2466,67 68 2266,68 289 2408,28
Rata-rata 100 94,66 98,66 90,66 96,33
Lampiran 10
Uji Normalitas Kelompok Eksperimen 1
No. X F X - Zi F(Zi) FK S(Zi) F(Zi) – S(Zi)
1. 66,66 2 -22,68 -2,34 0,0096 2 0,08 0,070
2. 83,33 9 -6,01 -0,62 0,2676 11 0,44 0,172
3. 91,66 6 2,32 0,23 0,5910 17 0,68 0,089
4. 100 8 10,66 1,10 0,8643 25 1 0,135
Jumlah 25 L0=0,172
n = 25, ̅ = 2233,51
25 = 89,34
Dari data di atas diperoleh nilai L0= = | − ( )| = Ltabel untuk n = 25 dengan α = 0,05 adalah 0,173
Berdasarkan hasil perhitungan L0 dan Ltabel didapatkan L0 = 0,172 < Ltabei 0,173 . Dengan demikian, data berdistribusi normal.
Lampiran 11
Uji Normalitas Kelompok Eksperimen 2
No. X F X - Zi F(Zi) FK S(Zi) F(Zi) – S(Zi)
1. 83,33 2 -13 -1,64 0,0505 2 0,08 0,029
2. 91,66 7 -4,6 -0,58 0,2810 9 0,36 0,079
3. 100 16 3,67 0,95 0,8289 25 1 0,171
Jumlah 25 L0=0,171
n = 25, ̅ = 2408,28
25 = 96,33
Dari data di atas diperoleh nilai L0= = | − ( )| = Ltabel untuk n = 25 dengan α = 0,05 adalah 0,173
Berdasarkan hasil perhitungan L0dan Ltabel didapatkan L0= 0,171 < Ltabel = 0,173 yaitu dengan demikian, data berdistribusi normal.
Lampiran 12
Uji Homogenitas
Uji homogenitas dilakukan untuk mengetahui apakah data dari sampel penelitian mempunyai varians yang homogen atau tidak. Cara mencari homogenitas adalah dengan membandingkan variansi terbesar dengan variansi terkecil kelas sampel pada taraf signifikan 0,05 dengan derajat kebebasan dk n1+ n2- 2.
Untuk lebih jelas dapat dilihat pada tabel berikut ini.
Eksperimen 1 Eksperimen 2
n = 25 n = 25
= 89,34 = 96,33
S = 93,70 S = 62,72
S = 9,68 S = 7,92
Dk = n1 + n2 - 2. dengan taraf signifikansi 0,05 untuk menentukan homogenitas data. Digunakan rumus sebagai berikut.
=
= 93,70 62,72 Fhitung= 1,49
Berdasarkan data di atas, diperoleh Fhitung = 1, 49. Jika dibandingkan dengan Ltabel pada taraf nyata 0,05 untuk n = 25 di peroleh angka 1,92. Dengan demikian, Fhitung< Ftabel( 1,49 < 1,92 ) berarti data homogen.
Lampiran 13