• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rencana Pengembangan Pengangkutan Sampah

REKOMENDASI TAHAPAN PENERAPAN KONSEP 3R DI KOTA JAMBI

B. Rencana Pengembangan Pengangkutan Sampah

Dalam perencanaan pengembangan pengangkutan di Kota Jambi maka operasi pengangkutan sampah di sumber dengan menggunakan armada dump truk, dan armroll truk. Perencanaan armada pengangkutan dijelaskan pada tabel dibawah ini:

Tabel 5. 5 Rencana Pengembangan Jenis Pengangkutan Sampah

No Komponen

1. Jenis armada angkut

Dump Truck, Kapasitas 8 m3

Arm Roll Truck, Kapasitas 8 m3 3. Sumber sampah - Permukiman (TPS 3R - - Pasar; - Rumah sakit. Jenis sampah yang diangkut - Sampah residu, B3 dan anorganik potensi daur ulang;

- Sampah tercampur, sampah organik dan sampah residu.

Sumber: Hasil analisis konsultan, 2016

5.1.1.4 Pengolahan

Pengolahan sampah merupakan kegiatan yang dimaksud untuk mengurangi jumlah sampah yang harus diangkut ke TPA. Fokus pengolahan sampah di Kota Jambi adalah terhadap sampah organic, sebagaimana ditemukannya komposisi sampah organic yang masih dominan. Karena itu, teknologi yang dikembangkan adalah pengomposan baik aerobic dan anaerobic, recycling/daur ulang, dan teknologi pengolahan lain yang mengedepankan teknologi ramah lingkungan.

Saat ini pengolahan sampah di Kota Jambi hanya dilakukan di TPS 3R dan di lokasi pengomposan terpusat di TPA Talang Gulo. Untuk meningkatkan kapasitas infrastruktur pengolahan sampah, maka strategi pengolahan sampah dikembangkan sebagai berikut :

1. Perlu penguatan pemilahan sampah di sumber agar, pengolahan menjadi lebih efektif dan efisien;

Halaman V-18

DON’T NOT COPY

2. Kehadiran sampah organik yang tinggi, dan dengan terlaksananya pemilahan sampah di sumber, menjadi prioritas untuk mengendepankan pengolahan sampah organik. Adapun sampah organik, hanya disarankankan untuk diolah secara biologis. Teknologi yang direkomendasikan adalah fermentasi aerobic (pengomposan) ,fermentasi anaerobic (biodegester), dan pengolahan biologis lainnya seperti pemanfaatan cacing dan atau mikroorganisma,

3. Peningkatan angka kehadiran sampah potensi daur ualng, semakin menguatkan posisi Bank Samici untuk terus dikembangkan. Ketentuan bahwa setiap Pengelola Sampah Kawasan harus menjadi Nasabah Bank Samici, menjadi sebuah mekanisme yang berpotensi besar keberhasilannya untuk dijalankan di Kota Jambii.

Rencana pengembangan pengolahan sampah di Kota Jambi yaitu:

1. Jangka Pendek (2017-2019)

Dalam tahap ini merupakan pembangunan sarana dan prasarana pengolahan sampah di Zona Prioritas yaitu Zona 1 dan 2 di Kota Jambi. Dimana masa ini merupakan masa optimalsi TPS 3R eksisting dan pengaktifan kembali TPS 3R yang non aktif yang ada dengan mengedepankan pengolahan sampah organik menjadi kompos padat dana tau kompos cair. Sejalan dengan optimalisasi pengolahan di TPS 3R, mulai dibangun unit pengolahan di TPST dengan tetap focus pada pengolahan sampah terpilah, namun dengan pengembangan pengolahan sampah menjadi produk bermanfaat lainnya.

2. Jangka Menengah (2020-2027)

Pada masa ini merupakan masa penguatan dalam pelaksanan pengolahan sampah untuk semua jenis sampah di TPS 3R yang ada wilayah perkotaan dan mulai beroperasinya pengolahan sampah di TPST Wilayah. Selain itu dilakukan peningkatan pembangunan sarana dan prasarana pengolahan sampah di berupa TPS 3R kelurahan bagi wilayah yang belum mempunyai unit TPS 3R.

Halaman V-19

DON’T NOT COPY

3. Jangka Panjang (2028 – 2037)

Tahap ini sebagian besar sumber sampah di Kota Jambi sudah harus terpilah sejak dari sumbernya. Pembangunan infrastruktur pengolahan sampah, di fokuskan untuk upaya pengolahan sampah meterail daur ulang menjadi produk jadi dan penanganan sampah residu dan sampah beracun berbahaya dari timbulan sampah rumah tangga.

Tabel 5. 6 Rencana Pengembangan Pengolahan Sampah

Rencana Implementasi Jangka Pendek (2017-2019) Jangka Menengah (2020-2027) Jangka Panjang (2028-2037) Tahapan Implementasi Tahap optimalsi TPS 3R eksisting dan pengaktifan kembali TPS 3R yang non aktif

dengan focus pengolahan sampah

organik

Tahap pelaksanan pengolahan sampah

untuk semua jenis sampah di TPS 3R serta pembangunan sarana dan prasarana pengolahan sampah di berupa TPS 3R dan TPST di setiap Zona 1

dan 2 dengan focus pada upaya pemanfaatan produk olahan sampah organik dan material daur ulang

Tahap peningkatan kapasitas pengolahan sampah di TPS 3R dan TPST, dengan memulai

upaya penangan sampah residu di TPA

Talang gulo

Sumber: Hasil analisa konsultan, 2016

A. Kriteria Teknis

Kriteria yang diterapkan dalam pengolahan sampah yang akan dijalankan di Kota Jambi diuraikan sebagai berikut:

a. Pengolahan sampah semaksimal mungkin dilakukan di sumber dan atau di TPS 3R kelurahan maupun TPS 3R Kecamatan dan di TPST yang akan dibangun di setiap wilayah operasional,

b. Dalam pengolahan sampah, menekankan pada pengutamaan pengolahan sampah organik,

c. Pengolahan skala individual dilakukan melalui pembinaaan kepada masyarakat agar mau menangani sampah organik dan anorganik sejak dirumahnya, namun

Halaman V-20

DON’T NOT COPY

hal ini bersifat sukarela, sehingga tidak di tetapkan sebagai target dalam Rencana Induk ini,

d. Pengolahan skala lingkungan dilakukan oleh masyarakat dengan membentuk kelompok bersama-sama mengolah sampah menjadi bahan lain yang bermanfaat.

e. Pengolahan skala lingkungan dikembangkan menjadi TPS 3R yang melayani minimal satu wilayah RW dan maksimal satu wilayah kelurahan (TPS 3R Kelurahan).

f. Pengolahan skala wilayah dilakukan di TPST Wilayah, yang direncanakan satu lokasi untuk setiap wilayah pelayanan,

g. Sampah organik diolah sejak disumber dengan teknik pengolahan sebagai berikut :

- Pengomposan individual, metoda Takakura dan atau Bioreaktor mini .

- Pengomposan skala komunal dan kawasan, bahkan skala wilayah, dengan prinsip menghasilkan kompos untuk pemanfaatan di bidang pertanian, - Anarobic Digester skala Individual, dan atau komunal untuk memperoleh gas

methane yang dapat menjadi bahan bakar, dan juga diintegrasikan dengan pertanian dan peternakan ikan,

- Pengolahan sampah organik menjadi pakan ternak, dikaitkan dengan program di Dinas Peternakan Kota Jambi

h. Sampah potensi daur ulang dikelola dengan pendekatan bank sampah, dimana setiap TPS 3R Kelurahan merupakan unit bank sampah terkecil.

i. Sampah residu ditangani dengan pengangkutan TPST Wilayah di setiap wilayah operasional pelayanan.

j. Sampah B3 Rumah Tangga sedapat mungkin terpisah dari sampah lainnya dikumpulkan di TPS 3R Kelurahan/Kecamatan kemudian diangkut ke TPST untuk ditangani lebih lanjut. Sampah B3 RT direncanakan mulai ditangani dalam jangka menengah.

Halaman V-21

DON’T NOT COPY