• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

1. Rumusan Masalah Penelitian

Rumusan masalah penelitian adalah “bagaimana model penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran harian (RPPH) berbasis permainan tradisional kelas I

SD subtema gemar membaca?”. Peneliti menggunakan model penyusunan RPPH

sesuai dengan ketentuan penyusunan RPP-H kurikulum 2013 berdasarkan

Kemendikbud 2014.

Penyusunan RPPH juga disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Hasil

analisis kebutuhan, peserta didik menginginkan kegiatan pembelajaran yang

berbasis permainan tradisional. Pernyataan tersebut juga diperkuat oleh guru yang

menyatakan bahwa metode kegiatan pembelajaran yang baik untuk anak SD

2. Pertanyaan Penelitian

Bagian ini akan memaparkan jawaban dari pertanyan penelitian yang

berkaitan dengan penyusunan produk RPPH. Pertanyaan penelitian meliputi

situasi di lapangan berkaitan dengan implementasi Kurikulum 2013, prosedur

penelitian penyusunan RPPH berbasis permainan tradisional di kelas I SD,

dampak RPPH terhadap prestasi belajar siswa, dan Kualitas RPPH berdasarkan

validasi ahli dan uji coba terbatas.

a. Situasi di Lapangan berkaitan dengan Implementasi Kurikulum 2013

Bagian ini menjelaskan tentang tahap pertama pendahuluan berupa potensi

masalah, penyusunan instrumentasi analisis kebutuhan dan pengumpulan data

awal. Tahap ini juga menjelaskan tentang situasi atau keadaan yang ada di lima

SD di Yogyakarta, terkait dengan implementasi Kurikulum 2013 khususnya pada

bagian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH). Situasi tersebut

ditunjukkan melalui potensi masalah dan pengumpulan data yang selanjutnya

akan dianalisis. Berikut merupakan uraian uraian dari potensi masalah dan

pengumpulan data.

1) Potensi Masalah

Potensi merupakan segala sesuatu yang dapat digunakan untuk memperkuat

suatu hal, namun tidak menutup kemungkinan bahwa di dalam potensi dapat

terjadi permasalahan. Masalah yang dimaksud adalah penyimpangan antara

potensi yang diharapkan dengan apa yang terjadi di lapangan (Sugiyono, 2013).

Adaptasi dengan Kurikulum baru tentu tidak mudah, pemerintah melalui

Pemerintah juga memberikan buku secara gratis untuk guru dan siswa guna

mendukung kegiatan pembelajaran. Pencanangan pemerintah terhadap

pelaksanaan kurikulum 2013 tidak serta merata berjalan dengan baik. Sekjen

Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti menyatakan dari hasil

pemantauan implementasi Kurikulum 2013 bersama jaringan organisasi guru di

daerah mulai 14 Juli-8 September di 46 kabupaten/kota dari 21 provinsi, ada lima

masalah krusial. Pertama, persoalan distribusi buku guru serta buku siswa yang

terlambat diterima di sekolah. Kedua, dana bantuan operasional sekolah (BOS)

yang tak mencukupi untuk membeli buku kurikulum. Ketiga, isi buku kurikulum

bermasalah. Keempat, pencetakan buku yang mundur serta tidak mampu

memenuhi pesanan. Terakhir pelatihan guru yang tidak efektif. (Media Indonesia

Kamis, 11 September 2014). Peneliti juga menemukan keadaan di lapangan yang

masih berbeda dengan harapan pendidikan berdasarkan kurikulum 2013.

Selanjutnya, dilakukan analisis kebutuhan di 5 SD Yogyakarta untuk mengetahui

kebutuhan guru terkait dengan implementasi Kurikulum 2013.

2) Instrumen Analisis Kebutuhan

Instrumen yang digunakan untuk menganalisi kebutuhan adalah wawancara,

kuesioner, dan observasi. Pedoman wawancara guru dan siswa dalam studi

pendahuluan sudah melalui tahap validasi ahli. Hasil validasi menunjukkan bahwa

beberapa kriteria tidak sesuai dengan pedoman pertanyaan, maka peneliti

melakukan perbaikan sehingga pedoman yang digunakan hanya yang valid saja.

Instrumen penilaian silabus menggunakan kuesioner yang juga melalui

penilaian agar diperbaiki. Instrumen kuesioner penilaian RPPH menggunakan

instrumen yang sudah terstandar dari BPSDM oleh karena itu peneliti tidak

melakukan validasi. Pedoman observasi kemampuan menyampaikan kegiatan

pembelajran juga menggunakan instrumen yang sudah terstandar dari materi

pelatihan guru implementasi kurikulum 2013 (Kemendikbud, 2014) oleh karena

itu peneliti tidak melakukan validasi ahli. Peneliti memodifikasi penilaian

kemampuan menyampaikan kegiatan pembelajaran pada bagian kemampuan

menyampaikan mata pelajaran tertentu diganti dengan kemampuan

menyampaiakan kegiatan secara terpadu.

3) Pengumpulan Data

Pengumpulan data dilakukan di lima Sekolah Dasar di Yogyakarta. Data

yang diperoleh menggunakan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil

dari pengumpulan dara ini digunakan untuk melihat lebih jauh permasalahan yang

telah ditemukan oleh peneliti di lapangan terkait dengan implementasi Kurikulum

2013.

Wawancara dilakukan pada guru kelas 1 pada lima sekolah dasar.

Wawancara dilakukan pada tanggal 05 September sampai dengan tanggal 13

Oktober dengan berpedoman pada 7 item pertanyaan. Berikut ini adalah transkrip

wawancara dari kelima sekolah dasar. Tabel 4.1 berikut ini adalah rekapan hasil

Tabel 4.1.

Hasil Wawancara guru

Hasil wawancara menunjukkan ada beberapa kesulitan yang dialami guru

dalam melaksanakan kurikulum 2013, antara lain kesulitan menyususn RPPH,

penilaian, dan pendekatannya. Namun masalah yang paling krusial adalah

kebutuhan siswa. Wawancara dengan siswa bertujuan mengetahui kebutuhan

siswa. Hasil wawancara kepada siswa ditunjukkan oleh tabel 4.2

Tabel 4.2

Hasil Wawancara siswa Nama

SD

Pertanyaan berkaitan dengan implementasi kurikulum 2013 Suasana belajar Cara guru mengajar Media yang digunakan guru Kegiaatan yang diinginkan

SDN N “Senang” “nggak pernah

marahin, sabar,

udah”

“nggak ada Jalan-jalan aja mas!

SDK G “Senang” sering jewer menggeleng” Capek e mas,

klo belajar terus! SDN J “seneng,

temennya baik

baik”

Ngerjain LKS mas Nggak tau Main aja mas,

nggak cuma di kelas terus

SDK JB “Senang mas

banyak temen” Memberi tugas, seperti mewa rnai, menggambar, menempel, bermain puzzle.

“ bu guru suka

pakai gambar, dan pernah diberi koin untuk belajar” Pake gambar aja, nempel- nempel sama main puzzle SDN SB menyenangkan mas

“baik dan sabar” Nggak tau, media itu apa mas? Nggak Cuma ngerjain tugas terus, bosen! Tema Sentral Menyenangkan karena banyak teman

Penugasan Belum pernah menggunakan media pembelajaran Pembelajaran yang variatif (bermain, menempel, dll) Hasil wawancara siswa menunjukkan bahwa siswa senang dengan kegiatan

belajar bersama guru dan siswa menginginkan kegiatan yang dapat membuat

mereka menjadi senang dan tidak membosankan.

Peneliti juga melakukan penilaian silabus dan RPPH menggunakan

kuesioner serta melakukan observasi kemampuan guru melaksanakan kegiatan

pembelajaran. Penilaian Silabus dan RPPH guru serta observasi menghasilkan

Tabel 4.3

Hasil Penilaian RPPH lima Sekolah di Yogyakarta

Item Asal Sekolah

SDN N SDK G SDN J SDK JB SDN SB

A. Identitas Mata Pelajaran 1 3 3 3 3 0

B. Perumusan Indikator 1 2 2 1 2 0 2 3 2 2 2 0 3 2 2 2 2 0 4 2 2 2 2 0 C. Perumusan Tujuan Pembelajaran 1 2 2 1 3 0 2 1 1 1 2 0

D. Pemilihan Materi Ajar

1 2 3 2 2 0

2 2 2 3 2 0

3 2 2 3 2 0

E. Pemilihan Sumber Belajar

1 2 3 2 3 0

2 1 3 2 3 0

3 2 3 2 3 0

4 2 3 2 3 0

F. Pemilihan Media Belajar

1 2 2 2 2 0 2 2 2 2 2 0 3 2 2 3 3 0 4 2 2 3 2 0 G. Metode Pembelajaran 1 2 2 1 2 0 2 2 2 2 2 0 3 3 2 2 2 0 H. Skenario Pembelajaran 1 2 2 3 2 0 2 2 2 2 3 0 3 3 2 1 2 0 4 2 2 2 3 0 5 2 2 2 3 0 I. Rancangan Penilaian Autentik 1 3 2 1 2 0 2 2 2 1 2 0 3 2 2 0 2 0 4 1 2 1 2 0 Total Skor 62 65 56 70 0 Nilai 68,89 72,22 62,22 77,78 0,00

Tabel 4.3 menjelaskan tentang hasil perolehan penilaian RPPH di lima

Sekolah Dasar di Yogyakarta. Data tersebut menunjukkan kualitas dari RPPH

yang dibuat termasuk dalam kategori “kurang” terlebih lagi terdapat satu Sekolah Dasar yang tidak membuat RPPH seperti yang terjadi di SDN SB. Kejadian

semacam ini terjadi karena kurangnya pengetahuan guru tentang penyusunan

RPPH yang mengacu pada Kurikulum 2013. Peneliti jua melakukan penilaian

pada silabus yang dipakai oleh guru. Tabel 4.4 berikut ini memaparkan hasil

Tabel 4.4

Hasil Penilaian Silabus lima SD di Yogyakarta Aspek yang diamati Item Sekolah SDN N SDK G SDN J SDK JB SDN SB Kelengkapan unsur - unsur silabus 1 1 1 1 1 1 2 1 1 1 1 1 3 1 1 1 1 1 4 1 1 1 1 1 5 1 1 1 1 1 6 1 1 1 1 1 7 1 1 1 1 1 8 1 1 1 1 1 9 1 1 1 1 1 10 1 1 1 1 1 11 1 1 1 1 1 Keterkaitan antar komponen silabus 1 1 1 1 1 1 2 0 1 1 1 1 3 1 1 1 1 1 4 1 0 1 1 0 5 1 0 1 1 1 6 0 1 1 0 1 7 1 1 1 1 1 8 1 1 1 0 1 9 0 1 0 1 1 Jumlah 17 18 19 18 19 Nilai 85 90 95 90 95

Tabel 4.4 menjelaskan tentang hasil penilaian silabus yang diperoleh dari

kelima SD di Yogyakarta. Data tersebut menunjukkan adanya kualitas yang “amat baik” dari silabus yang dimiliki oleh kelima SD tersebut, sehingga dapat dikatakan layak untuk digunakan.

Tabel 4.5

Nilai Hasil Observasi lima SD di Yogyakarta

Aspek yang diamati Item Sekolah

SDN N SDK G SDN J SDK JB SDN SB

Kegiatan Pendahuluan

Apersepsi dan Motivasi

1 1 0 1 0 1 2 1 0 1 1 1 3 1 1 1 1 0 4 1 1 0 1 1 5 0 1 0 0 0 Penyampaian Kompetensi dan Rencana Kegiatan 1 1 1 1 1 0 2 1 1 0 1 1 Kegiatan Inti Penguasaan Materi 1 1 1 1 0 1 2 1 1 1 1 1 3 0 1 1 1 1 4 1 1 1 1 1

Aspek yang diamati Item Sekolah SDN N SDK G SDN J SDK JB SDN SB Penerapan Strategi Pembelajaran yang mendidik 1 1 1 0 1 1 2 1 1 0 0 0 3 0 1 1 1 1 4 1 1 1 1 1 5 1 0 1 1 1 6 1 0 1 0 1 Penerapan Pendekatan Saintifik 1 1 1 1 1 1 2 1 1 1 1 1 3 1 1 1 0 1 4 1 1 1 1 1 5 1 0 1 1 1 6 0 0 0 1 0 Penerapan Proses Pembelajaran Tematik Terpadu 1 1 1 1 1 1 2 1 1 1 1 1 3 1 1 1 1 1 4 1 1 1 1 0 Pemanfaatan Sumber Belajar / Media dalam

Pembelajaran 1 1 1 1 1 1 2 1 1 1 1 0 3 1 0 0 0 0 4 0 1 0 1 1 5 1 0 1 0 1

Pelibatan Peserta Didik dalam Pembelajaran 1 1 1 0 1 1 2 1 1 1 1 1 3 0 0 1 1 1 4 0 1 1 0 1 5 0 1 1 0 1 Penggunaan Bahasa yang Benar dan tepat

dalam Pembelajaran 1 0 0 1 1 0 2 1 1 1 1 1 Kegiatan Penutup Penutup Pembelajaran 1 1 1 0 1 0 2 0 1 1 1 1 3 1 0 1 1 0 4 1 0 1 0 0 Jumlah 33 31 33 32 31 Nilai 75,00 70,45 75,00 72,73 70,45

Peringkat Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup

Tabel 4.5 menjelaskan tentang hasil dari observasi yang telah dilakukan.

Hasil tersebut menunjukkan peringkat dari kelima SD dari hasil observasi

termasuk dalam peringkat “cukup”, sehingga masih perlu diadakan perbaikan dalam hal pengajaran dan penerapan Kurikulum 2013. Hasil pengumpulan data

Tabel 4.6

Hasil pengumpulan data kuesioner penilaian silabus dan RPPH dan obsevasi

Nama SD Kuesioner Observasi

RPPH Silabus SD N N 69,0 85 75,0 SD K G 72,2 90 70,4 SD N J 62,2 95 75,0 SD K JB 77,7 90 72,7 SD N SB 0,00 96 70,4 Rerata 70,2 91 72,7

Kualitas Cukup Amat Baik Cukup

Tabel 4.6 menunjukkan penilaian RPPH di lima SD bahwa penyusunan

silabus memiliki kategori “Amat Baik”. Silabus sudah memiliki komponen yang lengkap. Sedangkan RPPH memiliki kategori “Cukup”. Peneliti juga melihat bahwa RPPH belum sesuai dengan ketentuan Kurikulum 2013. Ketidaksesuaian

tersebut terlihat pada tujuan pembelajaran yang belum memuat A, B, C, D

(Audience, Behaviour, Condition, Degree), model pembelajaran belum terlihat

dalam kegiatan pembelajaran, metode belum sesuai dengan kegiatan

pembelajaran, penulisan sumber belum sesuai EYD, kegiatan pembelajaran tidak

mengembangkan materi pembelajaran dengan pendekatan saintifik atau 5M

(mencoba, menalar, mengomunikasikan, menanya, dan mengamati), penilaian

belum sesuai indikator, dan perangkat penilaian (soal, kunci jawaban dan rubrik

penilaian) belum lengkap. Berdasarkan penilaian dokumentasi, dapat diketahui

bahwa guru belum memahami komponen RPPH sesuai Kurikulum 2013.

Hasil wawancara, observasi dan dokumentasi menunjukkan bahwa

kurikulum 2013 belum terlaksana secara optimal, baik perencanaan maupun

penerapannya. Terlihat dari kurangnya pengetahuan guru tentang penyusunan

terbatasnya kemampuan guru dalam menyampaikan pendekatan saintifik dalam

kegiatan pembelajaran. Peneliti menyimpulkan bahwa hal yang paling krusial

dalam penerapan kurikulum adalah penyusunan RPPH. Penyusunan RPPH

hendaknya disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Hasil wawancara dengan siswa

menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran yang di inginkan adalah

mengakomodasikan permainan. Pertanyaan juga disetujui oleh guru yang

mengungkapkan bahwa permainan baik jika diterapkan untuk anak. Oleh karena

itu, produk yang dihasilkan oleh penelitian ini adalah RPPH berbasis permainan

tradisional.

b. Prosedur Penelitian Penyusunan RPPH Berbasis Permainan Tradisional Kelas I SD Subtema Gemar Membaca

Bagian ini akan menjelaskan tahapan kedua, yaitu tentang pengembangan

produk untuk menjawab pertanyaan penelitian yang kedua tentang prosedur

pengembangan RPPH.

1) Pengembangan Produk

Bagian ini terdiri dari kajian literatur untuk menentukan standar isi, kelas,

tema, subtema dan permainan yang akan dikembangkan dalam RPPH. Langkah

selanjutnya adalah analisis Kompetensi Dasar, Indikator, tujuan pembelajaran dan

analisis kebutuhan siswa dan menuliskan indikator dan tujuan pembelajaran.

a) Kajian literatur untuk menentukan standar isi, kompetensi dasar, kelas, tema, dan subtema

Penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran harian ini berawal dari

sebuah penelitian kolaborasi yang beranggotakan 15 orang peneliti. Penyusunan

rencana pelaksanaan pembelajaran harian yang dikembangkan oleh peneliti

dengan memperhatikan standar isi dan standar proses dengan mengacu pada

Kurikulum 2013. Melalui Focus Group Discussion (FGB) peneliti menentukan

kelas, tema, subtema dalam penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran harian

(RPPH). Berikut ini peneliti paparkan hasil dari Focus Group Discussion (FGB)

dari awal perencanaan hingga penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran

harian berbasis permainan tradisional yang dapat dilihat pada tabel 4.7

Tabel 4.7 Hasil Focus Group Discussion

No Pertemuan Tanggal Topik Hasil Pembahasan sentral Tema/ 1. 2

September 2014

Studi literature dan potensi masalah

Berdasarkan kajian literature dan potensi masalah dari anggota kelompok kolaratif di PLL menemukan adanya permasalahan terkait implementasi kurikulum 2013 Implemantasi kurikulum 2013 2. 5 September 2014 Instrumen studi pendahuluan

Membuat pedoman wawancara, observasi, dan kuesioner penilaian silabus dan RPPH

Penyusunan Instrumen Penelitian 3 12 September

2014 Analisis kebutuhan

Pengumpulan data dari anggota kelompok yang menghasilkan kesimpulan bahwa guru kesulitan dalam menyusun RPP

4 16 September 2014

Pembagian kelompok Objek penelitian diajukan kelas 1-5 SD, dari 15 anggota group disscus dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu setiap kelas terdiri dari 3 orang peneliti.

Objek penelitian 5 19 September

2014

Focus objek penelitian kelas 1 & 4

Terdapat 2 usulan untuk fokus penelitian pada kelas I dan kelas kelas 4 dengan asumsi buku pegangan sudah direvisi.

Focus objek penelitian 6 24 September

2014

Mendaftar permainan Mendaftar permainan dan pertemuan yang akan diberi permainan.

Daftar permainan 7 27 September

2014

Revisi objek penelitian Mengkaji Kompetensi Dasar dan indikator, berdasarkan hal tersebut maka objek difokuskan untuk kelas satu. Dengan alasan indikator sesuai diakomodasikan dengan permainan

Objek penelitian

8 29 September 2014

Pembagian Tema dan subtema

Pembagian tema dan subtema dilakukan melalui undian. Pembagian Tema 9 2 Oktober 2014 Sharing format penyusunan produk

Hasil analisis kebutuahan masing-masing guru menunjukkan perbedaan kebutuhan format penyusunan. Mempertimbangkan hal tersebut maka diputuskan pembuatan produk disesuaikan dengan guru yang akan dijadikan subyek ujicoba terbatas

Tabel 4.7 Menjelaskan tentang literatur penyusunan rencana pelaksanaan

pembelajaran harian berbasis permainan tradisional yang dilakukan di dalam

Focus Group Disscousion (FGB). Peneliti bersama Focus Group Disscousion

(F GB) membahas tentang penentuan objek dan subjek penelitian dengan

menghasilkan produk yang akan dikembangkan berupa RPPH dan pembagian

kelas untuk tiap kelompok. Peneliti memfokuskan melakukan penelitian pada

kelas I. Kelas I dipilih karena mempertimbangkan perkembangan peserta didik

yang masih dalam tahap operasional konkret dan membuat model pembelajaran

yang berbasis permainan sesuai dengan minat peserta didik dan karakter anak usia

dini. Tahapan berikutnya melalui Focus Group Disscousion (F GB) peneliti

mendapat bagian untuk tema 2 kegemaranku dan mendapat subtema 4 gemar

membaca. Peneliti kemudian mulai menyusun 6 (enam) rencana pelaksanaan

pembelajaran harian (RPPH) dengan memasukkan metode permainan tradisional

di dalamnya.

b) Analisis kompetensi dasar, Indikator, dan tujuan pembelajaran

Tahapan yang kedua analisis kompetensi dasar, indikator, dan tujuan

pembelajaran dilakukan setelah peneliti mendapatkan tema dan subtema yang

akan diteliti. Subtema gemar membaca menekankan materi tentang kegiatan

membaca peserta didik baik dalam lingkungan keluarga maupun di lingkungan

sekolah. Peneliti mengembangkan indikator dan tujuan pembelajaran pada

subtema gemar membaca berdasarkan kompetensi dasar yang sudah tertera pada

buku guru dan buku siswa, kemudian peneliti memasukkan permainan tradisional

menggunakan 3 buah permainan tradisional yang dimasukkan ke dalam

pembelajaran. Permainan engklek pada pembelajaran 2 dipilih karena sesuai

dengan indikator pada pembelajaran dua tentang menyusun suku kata, ancak-

ancak alis pada pembelajaran 5 dipilih karena sesuai dengan indikator untuk

menentukan suku kata panjang dan pendek, dan lari karung pada pembelajaran 6

dipilih karena sesuai dengan indikator melakukan gerak lokomotor berlari dan

melompat.

2) Menulis Indikator dan Tujuan Pembelajaran

Indikator dan tujuan pembelajaran yang dibuat harus sesuai dengan kompetensi

dasar dengan mengacu pada Kurikulum 2013. Peneliti mengembangkan indikator

sesuai dengan kompetensi dasar yang sudah ada pada buku panduan untuk guru.

Pengembangan indikator disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik, namun

tidak lepas dari materi pembelajaran yang akan diajarkan. Peneliti juga

mengembangkan tujuan pembelajaran dengan melihat kesesuaian dengan

indikator yang akan dicapai. Tujuan pembelajaran harus memperhatikan

komponen yang terdapat di dalamnya. Komponen yang dimaksud adalah adanya

unsur A (Audience), B (Behaviour), C (Condition), D (Degree). Kelima unsur ini

harus terdapat di dalam tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

c. Kualitas Penelitian RPPH Berbasis Permainan Tradisional Kelas I SD pada Subtema Gemar Membaca

Kualitas produk RPPH diperoleh melalui validasi produk oleh ahli. Bagian

ini akan menjelaskan kualitas produk RPPH berdasarkan validasi produk, hasil

1) Validasi Produk

Peneliti melakukan validasi kepada pakar untuk menilai apakah produk

yang dihasilkan sudah baik atau kurang baik untuk diujikan. Peneliti melakukan

validasi kepada 12 (dua belas) pakar diantaranya: (1) Pakar Pendidikan Bahasa

Indonesia, (2) Pakar Pendidikan Matematika, (3) Pakar Pendidikan Ilmu

Pengetahuan Alam (IPA), (4) Pakar Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS),

(5) Pakar Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn), (6) Pakar Pendidikan Jasmani

(PJOK), (7) Pakar Pendidikan Seni dan Budaya (SBDP), (8) Pakar Kurikulum, (9)

Pakar Permainan Tradisional, (10) Pakar Pembelajaran, (11) Guru Kelas, (12)

Kepala Sekolah. Hasil yang diperoleh dari validasi pakar kemudian dilakukan

revisi produk sesuai dengan saran para pakar ahli, guru kelas, dan kepala sekolah.

Penilaian validasi berupa kuesioner yang diambil dari sumber dikti. Kuesioner

tersebut menunjukkan penskoran secara kuantitatif.

Perhitungan penilaian RPP-H menggunakan rumus berikut:

Gambar 4.1 Rumsan Penilaian RPPH

Hasil penskoran yang telah dilakukan selanjutnya dikelompokkan ke dalam

beberapa kriteria untuk mengetahui tingkat kualitas produk yang dihasilkan.

Kriteria penilaian berdasar pada instrumen penilaian RPPH yang diambil dari

Dikti, (2014). Kriteria penskoran dalam kuesioner dapat dituntukkan berdasarkan

tabel 4.8 berikut:

Tabel 4.8

Tabel Kriteria Penilaian Produk

PERINGKAT NILAI

Amat Baik (AB) 90<AB<100 Baik(B) 80<B≤90 Cukup (C) 70<C≤80

Kurang (K) ≤70

Validasi produk dilakukan oleh 12 ahli dengan tujuan untuk mengetahui

kelayakan dan kualitas produk sebelum di uji cobakan. Rencana Pelaksanaan

Pembelajaran akan direvisi jika perolehan penilaian keseluruhan dari para ahli ≤ 80. Berikut ini adalah rekapitulasi para ahli terhadap 6 pembelajaran yang telah

dibuat.

(a) Pembelajaran 1

Tabel 4.9.

Rekapitulasi Validasi Ahli pada Pembelajaran 1

No. Butir Item

Ahli / Pakar Rata2

Item 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 Item1 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 2,92 2 Item2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3,00 3 Item3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3,00 4 Item4 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 2,92 5 Item5 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 2,83 6 Item6 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2,92 7 Item7 2 2 3 2 3 3 3 2 3 2 2 3 2,50 8 Item8 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2,83 9 Item9 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2,83 10 Item10 3 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 2 2,67 11 Item11 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2,92 12 Item12 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2,92 13 Item13 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2,92 14 Item14 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 2,83 15 Item15 3 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2,83 16 Item16 3 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2,83 17 Item17 3 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2,83 18 Item18 3 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2,83 19 Item19 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2,83 20 Item20 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 2,92 21 Item21 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3,00 22 Item22 2 2 2 2 3 2 2 3 3 3 3 2 2,42 23 Item23 3 2 3 2 3 2 3 3 3 2 3 3 2,67 24 Item24 2 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2,75 25 Item25 3 2 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 2,75 26 Item26 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2,92 27 Item27 2 2 3 2 3 2 2 3 3 3 3 3 2,58 28 Item28 2 2 3 2 3 3 2 3 3 3 3 3 2,67 29 Item29 2 1 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2,67 30 Item30 2 1 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2,67 Jumlah 82 72 87 73 90 83 83 87 90 87 89 87 84,17 Rata2 2,73 2,40 2,90 2,43 3,00 2,77 2,77 2,90 3,00 2,90 2,97 2,90 2,81 Nilai 91,11 80,00 96,67 81,11 100 92,22 92,22 96,67 100 96,67 98,89 96,67 93,52 Peringkat AB B AB B AB AB AB AB AB AB AB AB AB

Tabel 4.9 menampilkan hasil rekapitulasi validasi ahli pada pembelajaran 1,

yang menunjukkan jumlah skor ahli dengan jumlah rata-rata 84,17 dan rata-rata

per item berjumlah 2,81. Nilai yang diperoleh dari ahli dilakukan perhitungan

dengan rumus dan menghasilkan nilai akhir untuk penilaian pembelajaran 1

sebanyak 93,52. Kriteria penilaian, skor 93,52 termasuk dalam kategori “Amat Baik” (AB) dengan rentang nilai 90 < AB < 100. Akan tetapi peneliti harus melakukan beberapa revisi berdasarkan masukan para ahli yang telah di berikan

baik secara lisan maupun tertulis yang terdapat pada RPPH yang telah dikoreksi.

Tabel 4.10 akan menggambarkan hasil rekapitulasi kualitatif yang diberikan oleh

para ahli.

Tabel 4.10

Hasil rekapitulasi kualitatif para ahli pada pembelajaran 1

No Ahli Saran dan Komonetar Tindak Lanjut

1 Bahasa Indonesia

a.Perbaiki penulisan agar sesuai dengan EYD. b.Pada tujuan pertama muatan Bahasa Indonesia

kurang degree.

c.Pada kegiatan inti beberapa poin pembelajaran jangan memakai simbol. Lebih baik angka atau huruf.

d.Pada kegiatan penutup susunannya terbalik. Seharusnya (1) merangkum, (2) evaluasi, (3) refleksi, (4) tindak lanjut, (5) doa penutup.

a.Memperbaiki penulisan sesuai EYD b.Melengkapi tujuan dengan degree.

c.Memperbaik poin pada kegiatan ini yang masih menggunakan simbol dengan menggunakan huruf.

d.Memperbaiki kegiatan penutup sesuai saran ahli

2 Matemati ka

a.Penulisan ikuti EYD

b.Pada tujuan pembelajaran lebih dijelaskan lagi

maksud kata “bimbingan” yang seperti apa?

c.Masukkan juga strategi pembelajaran

d.Pada tujuan pembelajaran lebih baik memasukkan refleksi, simpulan, pos tes, dan tindak lanjut e.Masukkan instrumen penilaian membuat buku

a.Melakukan revisi sesuai dengan saran ahli b.Memperbaiki Tujuan Pembelajaran sesuai saran

ahli

c.Memunculkan strategi pembelajaran sesuai saran ahli

d.Memperbaiki tujuan pembelajaran sesuai saran ahli

e.Membuat instrumen penilaian membuat buku 3 IPA a.Perbaiki penulisan sesuai dengan EYD

b.Pada bagian apersepsi, pertanyaan apa yang diberikan guru?

c.Lihat indikator 4.4.2 apakah siswa SD kelas I semester 1 mampu membuat. Cek Taksonomi Bloom

a.Memperbaik penulisan sesuai EYD

b.Memperjelas apersepsi dengan mencantumkan pertanyaan yang akan disampaikan guru

c.Memperbaiki kembali indikator 4.4.2 dengan melihat Taksonomi Bloom

4 PJOK Cek lebih lanjut komponen dalam indikator dengan instrumen penilaian

Mengecek dan memperbaiki kesesuaian antara indikator dengan instrumen penilaian 5 SBdP a.Cek lebih lanjut komponen dalam indikator

dengan instrumen penilaian

b.Pada waktu menutup pembelajaran sebaiknya waktu ditambah dengan tugas

a.Mengecek dan memperbaiki kesesuaian antara indikator dengan instrumen penilaian b.Menambah waktu pada bagian penutup dengan

memberikan pos tes 7 Pembelaj

aran

a.Perhatikan penulisan kata, banyak yang kurang b.Dalam KBM tidak menunjukkan adanya metode

diskusi

a.Memperbaiki kesalahan penulisan pada RPP-H. b.Mengecek kembali kronologi pembelajaran dan menambah metode diskusi dalam pembelajaran

(b) Pembelajaran 2

Tabel 4.11

Rekapitulasi Validasi Ahli pada Pembelajaran 2

No. Butir Item

Ahli / Pakar Rata2

Item 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 Item1 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 2,83 2 Item2 3 3 1 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2,83 3 Item3 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2,83 4 Item4 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2,83 5 Item5 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3,00 6 Item6 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3,00 7 Item7 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 2 3 2,67 8 Item8 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 2,75 9 Item9 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2,83 10 Item10 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 2,75 11 Item11 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2,92 12 Item12 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2,92 13 Item13 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 2,83 14 Item14 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3,00 15 Item15 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2,92 16 Item16 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2,92 17 Item17 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2,83 18 Item18 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2,92 19 Item19 3 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2,83 20 Item20 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2,83 21 Item21 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3,00 22 Item22 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2,83 23 Item23 2 2 3 2 3 2 3 3 3 2 3 2 2,50 24 Item24 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2,92 25 Item25 2 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2,75 26 Item26 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3,00 27 Item27 2 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2,75 28 Item28 2 2 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 2,67 29 Item29 2 1 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2,75 30 Item30 2 1 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 2,58 Jumlah 81 73 84 82 83 85 89 90 90 89 89 85 85,00 Rata2 2,70 2,43 2,80 2,73 2,77 2,83 2,97 3,00 3,00 2,97 2,97 2,83 2,83 Nilai 90,00 81,11 93,33 81,11 92,22 94,44 98,89 100 100 98,89 98,89 94,44 94,44 Peringkat AB B AB B AB AB AB AB AB AB AB AB AB

Tabel 4.11 menggambarkan hasil rekapitulasi validasi ahli pada

pembelajaran 2, yang menunjukkan jumlah skor ahli dengan jumlah rata-rata

85,00 dan rata-rata per item berjumlah 2,83. Nilai yang diperoleh kemudian

dihitung dengan rumus dan menghasilkan nilai akhir untuk penilaian

pembelajaran 2 sebanyak 94,44. Nilai Perolehan 94,44 termasuk dalam kategori

“Amat Baik” (AB) dengan rentang nilai 90 < AB < 100. Akan tetapi peneliti harus melakukan beberapa revisi berdasarkan masukan para ahli yang telah di berikan

Tabel 4.12 akan menggambarkan hasil rekapitulasi kualitatif yang diberikan para

ahli pada pembelajaran 2.

Tabel 4.12

Hasil rekapitulasi kualitatif para ahli pada pembelajaran 2

No Ahli Saran dan Komonetar Tindak Lanjut

1 Bahasa Indonesia

a. Perbaiki penulisan agar sesuai dengan EYD. b. Pada indikator matematika belum

menunjukkan kata kerja operasional. c. Pada tujuan poin terakhir muatan Bahasa

Indonesia kurang degree.

d. Pada kegiatan penutup susunannya terbalik. Seharusnya (1) merangkum, (2) evaluasi, (3) refleksi, (4) tindak lanjut, (5) doa penutup.

a. Melakukan revisi sesuai saran ahli b. Memperbaiki indikator dengan kata kerja

operasional.

c. Menambah degree pada poin terakhir muatan Bahasa Indonesia.

d. Memperbaiki kegiatan penutup sesuai saran ahli.

2 Matematika a. Penulisan ikuti EYD

Dokumen terkait