BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN
6.2. Saran
Dari seluruh proses penelitian yang telah dijalani oleh penulis dalam menyelesaikan penelitian ini, maka dapat diungkapkan beberapa saran yang dapat bermanfaat bagi semua pihak yang berperan dalam penelitian ini. Adapun saran tersebut adalah sebagai berikut:
1. Diharapkan kepada orang tua untuk mencari informasi tentang penyebaran, diagnosa, gejala klinis, pengobatan, terlebih pencegahan tentang enterobiasis agar penyakit ini tidak menyebar secara luas di dalam keluarga dan masyarakat.
2. Diharapkan kepada anak-anak untuk bisa menjaga kebersihan diri dimulai dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di sekolah dan rumah untuk menghindarkan diri dari enterobiasis dan penyakit kecacingan lainnya.
3. Diharapkan kepada Pihak Sekolah SD Negeri 040470 Desa Lingga Julu untuk dapat melakukan pengajaran tentang pengetahuan dasar penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit cacing dan dampaknya terhadap pertumbuhan dan perkembangan dari siswa-siswi. Selain itu, pihak sekolah mengadakan program makan obat cacing secara berkala, untuk menghindarkan diri dari infeksi kecacingan yang ada di anak-anak Desa Lingga Julu.
4. Diharapkan kepada Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Karo untuk dapat memberikan penyuluhan berkala kepada para petani yang ada di Kabupaten Karo untuk menambah pengetahuan dan melakukan proteksi kesehatan terhadap penyakit infeksi yang disebabkan oleh kecacingan, khususnya enterobiasis.
DAFTAR PUSTAKA
Asafa, D., Kibbu, E., Nagesh, S, 2004. Medical Parasitology. Ethiopia: Ethiopia Public Health Training Initiative.
Babady N.E., Awender E., Geller R., 2011. Enterobius vermicularis in a 14-year-old Girls’s Eye. Dalam: Journal of Clinical Microbiology, Dec 2011. P:
4369 – 4370.
BPS Karo, 2012. Survei Sosial Ekonomi Nasional Statistik Kesejahteraan Rakyat, Kabupaten Karo, 2012.
Chadijah, S., Anastasia, H., Widjaja, J., Nurjana, MA., 2013. Intestinal worm disease in Palu and Donggala, Central Sulawesi. Dalam: Jurnal Buski.
Sulteng: Balai Litbang P2B2 Donggala Kementerian Kesehatan RI.
Gandahusada S., Herry D.I., Eita Pribadi, 1998. Parasitologi Kedktoeran. Ed III.
Jakarta: Penerbit FK UI.
Garcia, Lynne and Brucker, D.A., 1996. Diagnostik Parasitologi Kedokteran.
Jakarta: EGC.
GlaxoSmithKleine, 2012. The campaign to control soil-transmitted helminthes.
Green, Lawrence W., Marchel W.K., 1999. Health Promoting Planning an Educational and Environment Approach. 2nd edition. Mayfield Publishing Company: Mountain View.
Gut, 1994. Enterobius vermicularis infection. Dalam: Leading Article – Tropical infection of the GI tract and liver series, 1159 – 1162
Hadijaja P., 1994. Masalah Penyakit Kecacingan di Indonesia dan Penanggulangannya. Majalah Kedkteran Vol.44: 215-216.
Hairani, B., Annida, 2012. Intestinal parasite incidence on elementary school students in town and village at Tanah Bumbu District. Dalam: Jurnal Buski, 102-108
Hidayat F., Khamidi T., Wijyono S., 2010. Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Petani di Kabupaten Tegal dalam Penggunaan Pestisida dan Kaitannya dengan Tingkat Keracunan Terhadap Pestisida. Dalam: Jurnal Bumi Lestari, Vol. 10, 1 – 12
Huh, S. 2004. Pinworm.
Diunduh dari http://www.emedcine.com/med/topic1837.htm
Jalaudin, H., 2013. Filsafat Ilmu Pengetahuan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Jusuf A., Ruslan, Selomo M., 2012. Gambaran Parasit Soil Transmitted Helmints dan Tingkat Pengetahuan, Sikap Serta Tindakan Petani Sayur di Desai Waiheru Kecamatan Baguala Kota Ambon.
Kasnodihardjo, PrasodjoR., Musadad D.A., 2009. Gambaran Perilaku Masyarakat Kaitannya dengan Penularan dan Upaya Pegendalian Penyakit Berbasis Lingkungan di Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawab Barat. Dalam: Jurnal Ekologi Kesehatan Vol.8, 1084 - 1093
Kim D.H., Son H.M., Kim J.Y., 2010. Parent’s Knowledge about Enterobiasis Might Be One of the Most Important Risk Factors for Enterobiasis in Children. Dalam: Korean J Parasitol Vol.48, No.2: 121-126.
Lee S.E, Lee J.H., Jung J.W. 2011. Prevalence of Enterobius vermicularis among Preschool Children in Gimhae-si, Gyeongsangnam-do, Korea. Dalam:
Korean J Parasitol Vol.49, No. 2:183-185
Lubis, M.S., 2012. Filsafat Ilmu dan Penelitian. Jakarta: PT Sofmedia.
Muller, R., 2002. Worms and Human Disease. Wailling Ford: CABI Publishing.
Notoatmodjo, S., 2007. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Dalam: Notoatmodjo, S., ed. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jakarta: PT RINEKA CIPTA
Pratomo, H. 1986. Defenisi Operasional dan Variabel. Dalam Pratomo, H.
Pedoman Pembuatan Usulan Penelitian Bidang Kesehatan Masyarakat dan Keluarga Berencana/Kependudukan. Jakarta : Departemen Pendidikan &
Kebudayaan RI PMU. Pengembangan FKM di Indonesia.
Putri, 2009. Faktor yang Berhubungan dengan Enterobiasis pada Anak SD di Problem. Dalam The Canadian Journal of CME (October, 2006): 20-21 Rudolph, C.D., Rudolph, A.M., penyunting. Rudolph‟s pediatric, ed.21.
Soedarto, 1995. Nematoda. Dalam: Helmintologi Kedokteran. Jakarta: Gaya Baru.
Soejoto dan Soebari, 1996. Penuntun Praktek Parasitologi Medik Jilid3.
Protozoologi dan Helminthologi. Solo: EGC.
Stepek G., Buttle D.J., Duce I.R., 2006. Human Gastrointestinal Nematode Infection: are New Control Methods Required. Dalam: Int. J. Exp. Path (2006), 87, 325-341
Sutanto, I., dkk., 2008. Buku Ajar Parasitologi Kedokteran. Jakarta: Penerbit Fakultas Kedokteran UI
FORMULIR PERSETUJUAN SETELAH PENJELASAN (INFORMED CONSENT)
Program StudiPendidikanDokter
FakultasKedokteranUniversitas Sumatera Utara
SURAT PERSETUJUAN Yang bertandatangandibawahini :
Nama : ……….
Umur : ……….
Setelah mendapatkan keterangan secukupnya serta menyadari manfaat dari penelitian tersebut di bawah ini yang berjudul :
Pengetahuan Orang Tua tentang Enterobiasis dan Angka Kejadian Enterobiasis pada Siswa SD Negeri 040470 Desa Lingga Julu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara
Dengan sukarela menyetujui anak saya diikutsertakan sebagai „sampel‟ dalam penelitian di atas dengan catatan bila suatu waktu merasa dirugikan dalam bentuk apapun, berhak membatalkan persetujuan ini serta berhak untuk mengundurkan diri.
Medan, Agustus 2014 Mengetahui Yang Menyetujui Peneliti Peserta
(Jenni Friska br. Karo) ( )
FORMULIR PERSETUJUAN SETELAH PENJELASAN (INFORMED CONSENT)
Program StudiPendidikanDokter
FakultasKedokteranUniversitas Sumatera Utara
SURAT PERSETUJUAN Yang bertandatangandibawahini :
Nama : ……….
Umur : ……….
Setelah mendapatkan keterangan secukupnya serta menyadari manfaat dari penelitian tersebut di bawah ini yang berjudul :
Pengetahuan Orang Tua tentang Enterobiasis dan Angka Kejadian Enterobiasis pada Siswa SD Negeri 040470 Desa Lingga Julu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara
Dengan sukarela menyetujui diikutsertakan sebagai „Responden‟ dalam penelitian di atas dengan catatan bila suatu waktu merasa dirugikan dalam bentuk apapun, berhak membatalkan persetujuan ini serta berhak untuk mengundurkan diri.
Medan, Agustus 2014 Mengetahui Yang Menyetujui Peneliti Peserta
(Jenni Friska br. Karo) ( )
KUESIONER PENELITIAN
Pengetahuan Orang Tua Siswa SD Negeri 040470 Desa Lingga Julu tentang Enterobiasis
2. Apakah gatal-gatal pada anus adalah gejala yang paling sering terjadi pada infeksi cacing kremi?
a. Ya b. Tidak
3. Apakah pemeriksaan tinja (tai) adalah cara untuk mengetahui seseorang terinfeksi cacing kremi?
a. Ya b. Tidak
4. Apakah cacing kremi dewasa akan bergerak-gerak di daerah sekitar anus?
a. Ya b. Tidak
5. Apakah cacing kremi dapat berpindah ke saluran kelamin?
a. Ya
7. Apakah infeksi cacing kremi disebabkan karena tertelan telur cacing kremi lewat tangan,bukan dari udara atau kaki?
a. Ya b. Tidak
8. Apakah infeksi cacing kremi juga akan terjadi pada air yang kotor?
a. Ya b. Tidak
9. Apakah bila seorang sakit cacing kremi, maka anggota keluarga lain juga harus diobati?
a. Ya b. Tidak
10. Apakah pengobatan infeksi cacing kremi perlu diulang dengan pemberian obat anti-cacing dengan waktu 2 minggu setelah pengobatan yang pertama?
a. Ya b. Tidak
11. Apakah infeksi cacing kremi dapat dicegah dengan cara menjemur tempat tidur di bawah sinar matahari?
a. Ya b. Tidak
12. Apakah cuci tangan dengan air saja dan punya kuku panjang bisa menghindarkan diri dari sakit cacing kremi?
a. Ya b. Tidak
13. Apakah sakit infeksi cacing kremi selama bertahun-tahun dapat mengakibatkan penurunan berat badan?
a. Ya b. Tidak
14. Apakah sakit infeksi cacing kremi dapat membuat sakit usus buntu?
a. Ya b. Tidak
15. Apakah cacing kremi berasal dari daging yang mentah?
a. Ya b. Tidak
16. Apakah orang yang sakit infeksi cacing kremi sulit tidur pada malam hari?
a. Ya b. Tidak
17. Apakah cacing kremi dapat dilihat sendiri dengan mata telanjang?
a. Ya b. Tidak
18. Apakah sakit infeksi cacing kremi dapat sembuh sendiri?
a. Ya b. Tidak
Correlations
Sig. (2-tailed) .063 .800 .112 .444 .285 .001 .063 .471 .444 .285 .800 .678 .010 .678 .036 .063 .924 .009
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
LAMPIRAN
50 38.00
Frequency Percent
JENISKEL
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Perempuan 30 50.0 50.0 50.0
Laki-Laki 30 50.0 50.0 100.0
Total 60 100.0 100.0
LAMPIRAN NILAI KUESIONER PENGETAHUAN ORANG TUA
Lampiran Gambar
1. Pengambilan Apusan Anal dengan Metode Adhesive Tape
2. Telur Enterobius vermicularis pada Slide no. 6 (5F)
3. Telur Enterobius vermicularis pada Slide no. 15 (4G)
4. Telur Enterobius vermicularis pada Slide no. 25 (3M)
5. Telur Enterobiasis vermicularis pada Slide no.41 (6G)
6. Anak-Anak SD Negeri 040470 Desa Lingga Julu
CURRICULUM VITAE
DATA PRIBADI
Nama Lengkap : Jenni Friska br. Karo
Jenis Kelamin : Perempuan
Tempat/ Tanggal Lahir : Dumai, 27 Februari 1993
Warga Negara : Indonesia
Status : Belum Menikah
Status dalam Keluarga : Anak kedua dari tiga bersaudara
Agama : Kristen Protestan
Alamat asal : Jalan Pertemuan no. 3 Medan
Mobile phone : 085276476427
2 SD Swasta Methodist-2 Medan 1999 s.d. 2005
3 SMP Swasta Methodist-2 Medan 2005 s.d. 2008
4 SMA Negeri 1 Medan 2008 s.d. 2011
1. Juara Harapan 1 Olimpiade Sains Mata Pelajaran BIOLOGI tingkat kota Medan tahun 2007
2. Juara 1 Lomba Esai Ilmiah Pekan Ilmiah Mahasiswa Fakultas Kedokteran Sumatera Utara tahun 2012
3. Finalis Lomba Esai Ilmiah Scripta Research Festival Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera tahun 2013
4. Finalis Lomba Cerpen Gebyar Medifka Children of Universe Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya tahun 2013