• Tidak ada hasil yang ditemukan

VI. KESIMPULAN DAN SARAN

6.2 Saran

Saran yang dapat diberikan dengan dilakukannya penelitian ini yaitu:

1. Dalam rangka memenuhi permintaan impor Uni Eropa diharapkan pemerintah maupun pengusaha perikanan mampu mengetahui dengan cepat perkembangan isu perdagangan. Salah satunya yaitu mengakses dengan baik fasilitas help desk on-line yang dikeluarkan Uni Eropa untuk membantu negara partner dagang dalam mengakses informasi mengenai pasar Uni Eropa. Selain itu, perlu adanya analisis pasar yang cukup akurat untuk bisa mengetahui market share Indonesia saat ini maupun beberapa tahun mendatang.

2. Perlu dilakukan analisis kebijakan setiap kali dikeluarkannya peraturan baru yang dikeluarkan negara importir yang berpengaruh secara nyata terhadap perkembangan ekspor perikanan Indonesia, terutama komoditas udang. Selain itu, perlunya peningkatan kualitas laboratorium pengujian mutu Indonesia.

3. Perlunya pemerintah terus mengadakan negoisasi dengan Uni Eropa dalam rangka penurunan tarif karena dapat menjadi peluang bagi Indonesia meningkatkan ekspor udang.

4. Perlu penelitian lebih lanjut yang turut memasukkan variabel harga udang Indonesia, harga udang negara pesaing, GDP Uni Eropa, serta komoditas udang yang paling banyak diminati oleh negara-negara anggota Uni Eropa sehingga didapatkan model regresi yang lebih valid dan dapat digunakan sebagai acuan dalam mengambil keputusan.

93

DAFTAR PUSTAKA

Prasasti, Febrina Aulia. 2008. Analisis Kendala Investasi Bagi Penanam Modal Untuk Industri Pengolahan Hasil Perikanan Orientasi Ekspor. [Skripsi].

Bogor: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor.

Assauri, Sofjan. 1984. Teknik dan Metoda Peramalan Edisi ke-1. Jakarta:

Universitas Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS). 1992-1995. Statistik Ekspor Indonesia. Jakarta:

Badan Pusat Statistik.

Boccas, Frank et al. 2006. Review of the Legal Framework for the Control of Food Safety in Fisheries Sector. Jakarta: Departemen Kelautan dan Perikanan.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS). 2006. Laporan Kajian Prospek Komoditas Unggulan Kelautan dan Perikanan. Jakarta: Direktorat Kelautan dan Perikanan, BAPPENAS.

Dahuri, H Rokhmin. 2002. Paradigma Baru Pembangunan Indonesia Berbasis Kelautan: Orasi Ilmiah. Bogor: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor.

Delegasi Komisi Eropa. 2007. Sekilas Uni Eropa.

Http://www.delidn.ec.europa.eu/en/special/bluebook/BB07-ID1.pdf. [11 Maret 2008]

Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP). 1996-2006. Statistik Ekspor Hasil Perikanan Indonesia. Jakarta: Departemen Kelautan dan Perikanan.

---. 2004. Indikator Kinerja dan Hasil Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan: Prosiding Seminar. Jakarta:

Balai Besar Riset Sosial Ekonomi kelautan dan Perikanan.

---. 2007. Posisi Terkini Perdagangan Hasil Perikanan Indonesia. http:// www.indonesia.go.id. [5 Desember 2007].

Departemen Perdagangan (Depdag). 2002-2006. Statistik Perdagangan.

Http://www.depdag.go.id/index.php?option=statistik&task=detil&itemid

=06010108. [23 Oktober 2007]

94

Departemen Perindustrian (Depperin). 2005. Laporan Evaluasi Kinerja Perdagangan Indonesia dengan Uni Eropa, Belgia dan Luksemburg.

Http://www.indonesianmission-eu.org/website/netcontent_docs/

Bahan%20Raker%20Deprin%202005.pdf. [ 11 Maret 2008]

Departemen Perindustrian dan Perdagangan (Deperindag). 2002. Kumpulan Peraturan Tentang Produksi dan Distribusi Produk Pangan. Jakarta:

Direktorat Jenderal Industri dan Dagang Kecil Menengah.

Directorate General Trade of European Union. 2007. Top Trading Partners.

http://trade.ec.europa.eu/doclib/docs/2006/september/tradoc_122530.xls.

[28 Juli 2008].

---. 2008. Top Trading Partners.

http://trade.ec.europa.eu/doclib/docs/2006/september/tradoc_122531.xls.

[27 Maret 2008].

Directorate General of Health and Consumer Protection (DG Sanco). 2008. EU Import Condition for Seafood and Other Fishery Product.

http.ec.europa.eufoodinternationaltradeim_cond_fish_en.pdf. [5 Agustus 2008].

Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (Ditjen P2HP).

2007. Kumpulan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan tentang Sistem Jaminan Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan. Jakarta: Ditjen P2HP, DKP.

---. 2007. Kumpulan Hasil Terjemahan Peraturan Penting Komisi Eropa Terkait dengan Impor Produk Perikanan atau Bahan Pangan. Diah Ratnadewi dan Suminar S.

Achmadi, Penerjemah. Jakarta: Ditjen P2HP, DKP. Terjemahan dari:

Regulation (EC) of the European Parliement and the Council.

Direktorat Pemasaran Luar Negeri. 2006. Pedoman Ekspor Hasil Perikanan di Pasar Internasional. Jakarta: Direktorat Pemasaran Luar Negeri, Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, Departemen

Kelautan dan Perikanan.

---. 2007. Perdagangan Perikanan Global:

Asistensi Eksportir Hasil Perikanan. Jakarta: Direktorat Pemasaran Luar Negeri, Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, Departemen Kelautan dan Perikanan.

95

Europa. 2007. The European Commision.

http://europa.eu/institutions/index_en.htm. [5 Agustus 2008]

Eurostat. 2008. External dan intra European Union Trade.

http://epp.eurostat.ec.europa.eu/cache/ITY_OFFPUB/KS-CV-07-001-EN.PDF [16 April 2008]

Fahrudin, Achmad. 2003. Pengembangan Ekspor Produk Kelautan Indonesia ke Eropa Volume V Nomor 1 [Buletin Ekonomi Perikanan]. Bogor:

Departemen Sosial Ekonomi Perikanan dan Kelautan, FPIK, IPB.

FAO. Fishstat Plus (Universal Software for Fishery Statistical Time Series). 1992-2006. http://www.fao.org/fi/statist/FISOFT/FISHPLUS.asp [25 April 2008]

Globefish. 2004. An Overview on The World Shrimp Market.

http://www.globefish.org/index.php?id=4300. [24 April 2008].

---. 2007. Shrimp Market Report February 2008-Europe.

http://www.globefish.org/index.php. [23 Juli 2008].

---. 2007. Shrimp Market Report-October 2007-Europe.

http://www.globefish.org/index.php. [23 Juli 2008].

Gujarati, Damodar N. 1978. Basic Econometrics. 2nd edition. Singapore:

McGraw-Hill Book Co.

---. 1988. Ekonometrika Dasar. Sumarno Z, penerjemah;

Gunawan H, editor. Jakarta: Erlangga. Terjemahan dari: Basic Econometrics.

Hady, Hamdy. 2004. Teori dan Kebijakan Perdagangan Internasional Buku Kesatu. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Hamdani, Andan. 2006. Analisis Perdagangan Udang Indonesia di Pasar Eropa.

[Skripsi]. Bogor: Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Hanke, J. E, A.G. Reitsch. 2001. Business Forecasting 7th Edition. New Jersey:

Prentice Hall.

Hasan, Iqbal. 2004. Analisis Data Penelitian dengan Statistik. Jakarta: PT Bumi Aksara

96

Khonifah, Emy et al. 2006. Tarif Bea Masuk Produk Perikanan di Berbagai Pasar Dunia. Jakarta: Direktorat Pemasaran Luar Negeri, Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, Departemen Kelautan dan Perikanan.

Koo, Won W, P.Lynn Kennedy. 2005. International Trade and Agriculture.

United Kingdom: Blackwell Publishing.

Koutsoyiannis, A. 1978. Theory of Econometrics 2nd Edition. USA: Harper &

Row Publishers.

Lierbin R Aritonang R. 2002. Peramalan Bisnis. Jakarta: Ghalia Indonesia

Mangunsong. 2007. Kesiapan Indonesia dalam Memenuhi Standar Internasional tentang Produk Perikanan. Nikijuluw, penyunting. Jakarta: Departemen Kelautan dan Perikanan. Menyunting dari: Meningkatkan Nilai Tambah Hasil Perikanan.

Murty B, Kismono Hari. 1991. Perdagangan Udang Internasional. Cetakan I.

Jakarta: Penebar Swadaya.

Mankiw, N Gregory. 2000. Pengantar Ekonomi. Jilid 2. Haris Munandar dan Emil Salim, Penerjemah; Yati Sumiharti dan Wisnu Chandra Kristiaji, editor.

Jakarta: Erlangga. Terjemahan dari: Principles of Economics.

Makridakis, Sypros et al. 1999. Metode dan Aplikasi Peramalan. Ed Ke-2. Untung Sus Adriyanto dan Abdul Basith, Penerjemah. Jakarta: Erlangga.

Terjemahan dari: Method and Application of Forecasting 2nd Edition.

Mulyono, S. 2000. Peramalan Bisnis dan Ekonometrika. Ed ke-1. Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Yogyakarta. Yogyakarta.

Nachrowi, ND dan Hardius U. 2006. Ekonometrika Untuk Analisis Ekonomi Dan Keuangan. Jakarta : Lembaga Penerbit FE, UI.

Nazir M. 1988. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Nazaruddin. 1993. Seri Komoditi Ekspor Pertanian : Perikanan dan Peternakan.

Cetakan I. Jakarta: Penebar Swadaya.

97

Nugroho, Anang. 2007. Peran dan Kedudukan Indonesia dalam Peta Diplomasi Pemasaran Produk Ekspor Hasil Perikanan Indonesia di Pasar Global.

Jakarta: Departemen Perikanan dan Kelautan.

Puashanty DS. 2003. Analisis Manajemen Strategis Penerapan Sistem HACCP Pada PT. Segarindo Mina Manunggal, Jakarta Utara. [Skripsi]. Bogor:

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan , Institut Pertanian Bogor.

Putong, Iskandar. 2003. Pengantar Ekonomi Mikro dan Makro. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Perutusan Republik Indonesia untuk Masyarakat Eropa (PRI-ME). 2001. Kajian Pasar Produk Udang Beku di Uni Eropa. http://www.indonesianmission-eu.org. [8 Desember 2007].

Salvatore. 1997. Ekonomi International Ed ke-5. Haris Munandar, Penerjemah;

Yati Sumiharti, editor. Jakarta: Erlangga. Terjemahan dari: International Economics 5th edition.

Santoso, Singgih. 2000. Buku Latihan SPSS Statistik Parametrik. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Silalahi, Maruli. 1994. Analisis Pengaruh Kebijakan Larangan Ekspor Rotan Mentah dan Setengah Jadi Terhadap Perkembangan Nilai Ekspor Rotan Indonesia di Pasa Dunia. [Skripsi]. Bogor: Fakultas Pertanian , Institut Pertanian Bogor.

Suhana. 2001 - 2005. Dokumen Sejarah Pelarangan Ekspor Impor Udang Nasional (Berdasarkan Laporan Media Massa Nasional).

http://ocean.iuplog.com/uploads/159727-Dokumen-Sejarah-Pelarangan-ek-im-udang-nas.pdf . [11 Maret 2008]

Supranto, J. 2001. Statistik Teori dan Aplikasi Ed Ke-6. Jilid 2. Erlangga: Jakarta.

---. 2004. Ekonometri Buku Kedua. Cetakan Pertama. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Taxation and Custom Union. 1992-2006. Tariff Consultation.

http://ec.europa.eu/taxation_customs/dds/cgi-bin/tarchap?Taric. [14 Agustus 2008]

98

Tempo. 2004. Uni Eropa Perketat Impor Udang Indonesia.

http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2004/09/09/Ekonomi_dan _Bisnis/krn.20040909.22093.id.html

World Trade Organization (WTO). Merchandise Trade. 1992-2006.

http://stat.wto.org/StatisticalProgram/WSDBStatProgramHome.aspx?Lang uage. [22 Juli 2008].

99

Lampiran 1 Prosedur Perdagangan Internasional secara Umum

Berdasarkan sumber DEPDAG, 2006, prosedur ekspor barang secara umum dapat diuraikan sebagai berikut:

1. Eksportir dan importir mengadakan korespondensi/negoisasi. Apabila terjadi kesepakatan dibuat kontrak dagang (sales contract).

2. Importir mengajukan permohonan pembukaan L/C kepada Opening Bank di Luar Negeri.

3. Opening Bank meneruskan L/C kepada eksportir melalui Correspondent/Receiving Bank di Indonesia.

4. Correspondent/Receiving Bank meneruskan/memberitahukan L/C kepada eksportir.

5. Eksportir melakukan produksi dan penyiapan barang ekspor.

6. Eksportir menghubungi maskapai pelayaran/penerbangan untuk pelaksanaan pengiriman barang.

7. Apabila barang sudah siap ekspor, dan ada kepastian jadwal pengapalan, eksportir mendaftarkan pemberitahuan ekspor barang (PEB)/ di instansi Bea dan Cukai di pelabuhan muat. Pihak Bea dan Cukai akan memfiat muat PEB untuk pemuatan ke atas kapal.

8. Kegiatan pemuatan barang ke kapal.

9. eksportir melakukan negoisasi L/C kepada Correspondent/Receiving Bank, dengan membawa B/L negotiable, PEB yang difiat muat Bea dan Cukai serta dokumen-dokumen lain yang disyaratkan dalam L/C.

10. Correspondent/Receiving Bank mengirim dokumen-dokumen tersebut pada butir 8 dan melakukan penagihan L/C kepada Opening Bank di Luar Negeri.

11. Opening Bank menyerahkan dokumen tersebut pada butir 8 kepada importir untuk keperluan pengurusan pengeluaran barang dari pelabuhan serta penyelesaian kewajiban/tagihan oleh importir.

12. importir melaksanakan pengeluaran barang dari pelabuhan dalam negeri.

100

Lampiran 2 Volume Ekspor Udang Indonesia ke Uni Eropa, Dummy Non Tarif, Tarif, dan Lag Ekspor Periode 1992-2006

Tahun Yt (ton) Ln Yt Dt Xt (%) Ln Xt Yt-n (ton) Ln Yt-n

1992 7.324 8,90 0 4,50 1,50

1993 8.113 9,00 0 4,50 1,50 7.324 8,90

1994 5.731 8,65 0 4,50 1,50 8.113 9,00

1995 4.701 8,46 0 4,50 1,50 5.731 8,65

1996 4.672 8,45 0 4,50 1,50 4.701 8,46

1997 7.151 8,88 0 5,00 1,61 4.672 8,45

1998 18.753 9,84 0 4,60 1,53 7.151 8,88

1999 14.461 9,58 0 4,20 1,44 18.753 9,84

2000 17.734 9,78 0 4,20 1,44 14.461 9,58

2001 20.056 9,91 0 4,20 1,44 17.734 9,78

2002 16.140 9,69 1 4,20 1,44 20.056 9,91

2003 23.689 10,07 1 4,20 1,44 16.140 9,69

2004 26.317 10,18 1 4,20 1,44 23.689 10,07

2005 27.179 10,21 1 4,20 1,44 26.317 10,18

2006 31.016 10,34 1 4,20 1,44 27.179 10,21

Keterangan : Yt = Volume ekspor Dt = Dummy non tarif

Xt = Tarif (bea masuk komoditas udang ke Uni Eropa) Yt-n = Lag ekspor

101

Lampiran 3 Nilai Konstanta, R2, uji F, uji T, dan D-W pada Model Linier, Semi Log, dan Double Log

MODEL LINIER

lag ekspor R2 Adj R2 Fhit Fsig thit tsig konstanta

D-W

α0 α1 α2 α3 α0 α1 α2 α3 α0 α1 α2 α3

t-1 0,787 0,724 12,350 0,001 -0,263 0,637 0,335 2,504 0,798 0,539 0,744 0,031 -11.501,698 2.744,557 3.088,317 0,911 2,662 t-2 0,704 0,605 7,129 0,009 0,623 0,830 -0,516 1,412 0,549 0,428 0,618 0,192 28.460,336 4.469,207 -5.002,713 0,623 1,456 t-3 0,675 0,554 5,547 0,024 1,227 0,850 -1,055 1,144 0,255 0,420 0,322 0,286 49.164,908 4.733,886 -9.147,573 0,510 1,116 t-4 0,629 0,471 3,964 0,061 1,624 1,116 -1,079 -0,587 0,148 0,301 0,316 0,576 61.386,046 16.378,509 -9.711,898 -0,695 1,654 t-5 0,850 0,775 11,325 0,007 3,471 -0,833 -2,963 3,055 0,013 0,437 0,025 0,022 72.610,041 -3.375,005 -14.164,058 0,967 2,782

MODEL SEMI LOG

lag ekspor R2 Adj R2 Fhit Fsig thit tsig konstanta

D-W

α0 α1 α2 α3 α0 α1 α2 α3 α0 α1 α2 α3

t-1 0,805 0,746 13,729 0,001 -1,749 0,994 1,109 2,819 0,111 0,344 0,293 0,018 -191.580,283 3.767,260 52.400,904 13.758,283 2,740 t-2 0,659 0,545 5,800 0,017 -0,032 1,214 -0,395 0,829 0,975 0,256 0,702 0,429 -4.223,117 6.757,598 -21.621,603 5.364,962 1,333 t-3 0,627 0,488 4,488 0,040 0,617 1,186 -1,108 0,485 0,554 0,270 0,300 0,641 56.688,550 7.149,142 -45.645,983 2.682,466 1,259 t-4 0,627 0,467 3,915 0,062 1,515 1,179 -0,764 -0,652 0,174 0,277 0,470 0,535 133.511,426 17.377,752 -33.637,646 -7.983,519 1,836 t-5 0,844 0,766 10,794 0,008 0,728 -1,163 -3,266 3,021 0,494 0,289 0,017 0,023 26.342,306 -5.478,433 -75.072,352 11.602,187 2,592

MODEL DOUBLE LOG

lag ekspor R2 Adj R2 Fhit Fsig thit tsig konstanta

α0 α1 α2 α3 α0 α1 α2 α3 α0 α1 α2 α3 D-W

t-1 0,800 0,739 13,294 0,001 -1,111 0,148 1,338 3,337 0,293 0,885 0,210 0,008 -9,285 0,043 4,823 1,243 2,510

t-2 0,575 0,433 4,054 0,045 0,974 0,894 -0,638 0,568 0,355 0,395 0,539 0,584 10,817 0,423 -2,970 0,313 1,015

t-3 0,735 0,540 3,135 0,087 2,106 1,058 -1,365 0,025 0,068 0,321 0,209 0,981 16,180 0,534 -4,705 0,011 1,162

t-4 0,595 0,421 3,428 0,081 3,185 1,293 -0,823 -0,933 0,015 0,237 0,438 0,382 20,770 1,411 -2,682 -0,845 1,775

t-5 0,828 0,743 9,658 0,010 5,565 -1,130 -3,777 2,434 0,001 0,302 0,009 0,051 12,581 -0,333 -5,422 0,584 3,043

Lampiran 4 Hasil Olahan Data Model Linier pada Lag Ekspor t-2

the Estimate Durbin-Watson

1 .839(a) .704 .605 5673.304 1.456

a Predictors: (Constant), Lag ekspor, Tarif, Dummy non tarif b Dependent Variable: Volume ekspor

ANOVA(b)

Model

Sum of

Squares df Mean Square F Sig.

1 Regression 688418071

.418 3 229472690.47

3 7.129 .009(a) Residual 289677373

.813 9 32186374.868

Total 978095445

.231 12

a Predictors: (Constant), Lag ekspor, Tarif, Dummy non tarif b Dependent Variable: Volume ekspor

Coefficients(a)

a Dependent Variable: Volume ekspor

Residuals Statistics(a)

Minimum Maximum Mean Std. Deviation N

Predicted Value 6375.41 28313.17 16738.46 7574.178 13

Residual -6826.111 10394.571 .000 4913.225 13

Std. Predicted Value -1.368 1.528 .000 1.000 13

Std. Residual -1.203 1.832 .000 .866 13

a Dependent Variable: Volume ekspor

Lampiran 5 Hasil Olahan Data Model Linier untuk Uji Multikolinearitas

Coefficients(a)

Model

Collinearity Statistics

Tolerance VIF

1 Dummy non tarif .360 2.775

Tarif .469 2.131

Lag ekspor .240 4.159

a Dependent Variable: Volume ekspor

Coefficient Correlations(a)

volume ekspor

dummy non

tarif tarif

lag ekspor (t-2)

Pearson Correlation volume ekspor 1.000 .741 -.651 .822

dummy non tarif .741 1.000 -.539 .798

tarif -.651 -.539 1.000 -.726

lag ekspor (t-2) .822 .798 -.726 1.000

Sig. (1-tailed) volume ekspor . .002 .008 .000

dummy non tarif .002 . .029 .001

tarif .008 .029 . .003

lag ekspor (t-2) .000 .001 .003 .

Lampiran 6 Plot Data Time Series dan Autokorelasi Volume Ekspor Udang Indonesia ke Uni Eropa

Plot Data Time Series Volume Ekspor Udang

Year

Time Series Plot of Ekspor Udang (ton)

Plot Autokorelasi Time Series Volume Ekspor Udang

Lag

Autocorrelation Function for Ekspor Udang (ton) (with 5% significance limits for the autocorrelations)

Lampiran 7 Hasil Peramalan Volume Ekspor Udang Indonesia ke UE

Trend Analysis Plot for Yt Linear Trend Model Yt = 0.726743 + 1.85113*t

Trend Kuadratik

Trend Analysis Plot for Yt Quadratic Trend Model

Yt = 4.98181 + 0.349344*t + 0.0938617*t**2

Trend Eksponensial

Trend Analysis Plot for Yt Growth Curve Model Yt = 4.44771 * (1.14198**t)

Lampiran 8 Hasil Peramalan Volume Ekspor Udang Indonesia ke UE Menggunakan Metode Rata-Rata Bergerak Ganda

Tahun t Yt Σ3Y St' Σ3y St" at bt Ft+m et = Yt - Ft et2

1992 1 7.324

1993 2 8.113

1994 3 5.731 21.168 7.056

1995 4 4.701 18.545 6.182

1996 5 4.672 15.104 5.035 18.272 6.091 3.979 -1.056 2.922 1.750 3.060.945

1997 6 7.151 16.524 5.508 16.724 5.575 5.441 -67 5.374 1.777 3.156.150

1998 7 18.753 30.576 10.192 20.735 6.912 13.472 3.280 16.753 2.000 4.000.444

1999 8 14.461 40.365 13.455 29.155 9.718 17.192 3.737 20.928 -6.467 41.826.400

2000 9 17.734 50.948 16.983 40.630 13.543 20.422 3.439 23.862 -6.128 37.546.937

2001 10 20.056 52.251 17.417 47.855 15.952 18.882 1.465 20.348 -292 85.199

2002 11 16.140 53.930 17.977 52.376 17.459 18.495 518 19.012 -2.872 8.250.937

2003 12 23.689 59.885 19.962 55.355 18.452 21.472 1.510 22.981 708 500.635

2004 13 26.317 66.146 22.049 59.987 19.996 24.102 2.053 26.155 162 26.352

2005 14 27.179 77.185 25.728 67.739 22.580 28.877 3.149 32.026 -4.847 23.492.332

2006 15 31.016 84.512 28.171 75.948 25.316 31.025 2.855 33.880 -2.864 8.203.769

2007 16 33.880 jumlah 130.150.100

2008 17 36.735

2009 18 39.590

2010 19 42.445

2011 20 45.299

MSE 11.831.827

RMSE 3.439,74

Lampiran 9 Hasil Peramalan Volume Ekspor Udang Indonesia ke UE Menggunakan Metode Pemulusan Eksponensial Linier Holt

Year

Double Exponential Smoothing Plot for Ekspor Udang Indonesia (ton)