BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN
6.2. Saran
Kepada Petani Bawang Merah
1. Disarankan kepada petani agar meningkatkan produktifitas dan sekaligus mengefektifkan dan mengefisiensikan penggunaan input produksi dengan mengurangi penggunaan pestisida dan mengoptimalkan penggunaan tenaga kerja
2. Disarankan untuk mengefisiensikan biaya penggunaan benih bawang merah dengan mencarai alternatif sumber benih lain atau benih diupayakan diproduksi sendiri
Universitas Sumatera Utara
Kepada Pemerintah
1. Diharapkan dapat membuat kebijakan-kebijakan baru yang dapat menambah daya saing dari segi keunggulan kompetitif dan komparatif usahatani bawang merah.
Kepada Peneliti Lain
1. Diharapkan kepada peneliti lain untuk melanjutkan penelitian mengenai pengaruh kebijakan terhadap daya saing komoditas bawang merah.
Universitas Sumatera Utara
DAFTAR PUSTAKA
Abdullah, Faisal. 2003. Dasar-Dasar Manajemen Keuangan. Malang: UMM Press
Agung, I gusti Ngurah Agung. N Haidy A Pasay. Sugiharso. 2008. Teori Ekonomi Mikro : Suatu Analisis Produksi Terapan. PT Raja Grafindo Persada.
Jakarta.
Aldila, Haris F. 2016. Daya Saing Bawang Merah di Wilayah Sentra Produksi di Indonesi [Tesis]. Bogor. Insitut Pertanian Bogor.
Asmara, Dr. Alla., Dkk. 2015. Comparative Advantages and Export Performance of Indonesian Fiber Industry Product and Some Major Exporter Countries in the World Market, 2008-2012. Journal of Economics and 10 Development Studies Vol. 3, No. 1. Bogor Agricultural University, West Java province, Indonesia.
Badan Pusat Statistik Sumatera Utara, 2017. Kabupaten Samosir Dalam Angka tahun 2017. Medan.
Badan Pusat Statistik Sumatera Utara, 2017. Sumut Dalam Angka Tahun 2017.
Medan.
Basu Swastha, dan Irawan, 2003. Manajemen Pemasaran Modern. Yogyakarta.
Penerbit: Liberty Yogyakarta.
Chew, 1982. The Oil Palm in The Eighties. Incorp Soc of Planters Vol. II. Kuala Lumpur.
Dewanata, Okky Pandu. 2011. Analisis Daya Saing Dan Dampak Kebijakan Pemerintah Terhadap Komoditas Jeruk Siam Di Kabupaten Garut. Skripsi.
Insitut Pertanian Bogor. Bogor.
Dewi, Nurfita. 2012. Untung Segunung Bertanam Aneka Bawang. Jakarta : Pustaka Baru Press
Esterhuizen. 2006. An Evaluation of The Competitiveness of the South African Agribussiness Sectorr, Ph.D Dissertation. Pretoria: Universitiy of Pretotia Etd.
Faisal Basri dan Haris Munandar. 2010. Dasar-DasarEkonomi Internasional:
Penganalan dan Aplikasi Metode Kuantitatif. Kencana, Jakarta.
Herjananto, Eddy. 1999. Manajemen Produksi dan Operasi Edisi Kedua. Jakarta:
Grasindo.
Hernanto Fadholi. 1989. Ilmu Usahatani. Jurusan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian.
Institut Pertanian Bogor, Bogor. Universitas Sumatera Utara
Iriani, Endang. 2013. Prospek pengembangan inovasi teknologi bawang merah lahan sub optimal dalam upaya peningkatan pendapatan petani, volume 11, nomor 2. Jurnal litbang. Jawa tengah
Lipsey, RG. 1995. Pengantar Makroekonomi. Jilid 1. Jaka Wasana, penerjemah.
Binarupa Aksara. Jakarta.
Mali, Paul. 1978. Improving Total Productivity, MBO Strategic for Bussiness, Government, and Nor For Profit Organization, John Wiley and Sons: Inc USA.
Manuaba, A. 1992. Pengaruh Ergonomi Terhadap Produktivitas Tenaga Kerja.
Seminar Produktivitas Tenaga Kerja. Jakarta.
Mawardi, N. K., 2016. Analisis Daya Saing Komoditas Bawang Merah di Daerah Sentra Produksi. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Mayrowani H dan Darwis V. 2010. Perspektif Pemasaran Bawang Merah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Bogor.
Monke, E.A. and S.R. Pearson. 1989. The Policy Analysis Matrix for Agricultural Development. Cornell University, Ithaca.
Mubyarto. 1989. Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta : LP3ES.
Novianto, Joko. 2012. Analisis Daya Saing Dan Dampak Kebijakan Pemerintah Terhadap Komoditas Kentang Di Kabupaten Wonosobo . Skripsi. Insitut Pertanian Bogor. Bogor.
Pahan, I. 2011. Kelapa Sawit Manajemen Agribisnis dari Hulu hingga Hilir. Edisi IX. Penebar Swadaya. Jakarta. 411 hal.
Pamungkas, Aditya Rizky. 2013. Pengaruh Produksi Konsumsi dan Harga Terhadap Impor Bawang Merah di Kabupaten Brebes Tahun 2006-2010.
Skripsi. Semarang `; UNNES.
Pearson, S., C. Gotsch and S. Bahri. 2005. Applications of The Policy Analysis Matrix in Indonesia Agriculture. Jakarta : Buku Obor.
Philip Kotler, 2005. Manajemen Pemasaran. Edisi Kesebelas. Jilid 2. Jakarta.
Penerbit: PT. Indeks Kelompok Gramedia.
Purmiyanti, S. 2002. Analisis Produksi dan Daya Saing Bawang Merah di Kabupaten Brebes Jawa Tengah [Tesis]. Insitut Pertanian Bogor. Bogor.
Putrasamedja, S dan Suwandi, 1996. Bawang Merah di Indonesia. Balai Penelitian Tanaman Sayuran dan Pengembangan Pertanian. Lembang-Bandung.
Rahayu, Estu dan Nur Berlian VA. 1999. Bawang Merah. Penebar Swadaya.
Jakarta Universitas Sumatera Utara
Rahayu, Estu. 1999. Bawang Merah. Jakarta : Penebar Swadaya
Rakhmadina, Riezki. 2012. Analisis Daya Saing Karet Indonesia. Skripsi.
Universitas Sumatera Utara. Medan.
Robinowitch HD. 1990. Onions and Allied Crops. Florida CRC Press, Inc.
Resmayeti Purba dan Yati Astuti. 2013. Paket Teknologi Bawang Merah di Luar Musim Tanam di Pandeglang Banten. Agritech Vol. XV. Banten.
Rodgers, A. 2008. Economic Analysis of. Smallholder Rubber Agroforestry System efficiency in Jambi Indonesia [Tesis]. Bogor. Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.
Salvatore, D. 1997. Ekonomi Internasional. Terjemahan. Edisi Kelima. Jakarta : Prentice Hall- Erlangga.
Sayekti, Apri laila, Zamzami, Lizia. Analisis Keunggulan Komparatif Dan Kompetitif Jeruk Siam Di Sentra Produksi. Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika. Jakarta.
Simatupang, P. 1991. The Conception of Domestic Resource Cost and Net Economic Benefit for Comparative Advantage Analysis Agribusiness Division Working Paper No. 2/91, Centre for Agro-Socioeconomic Research. Bogor.
Simatupang, P. 1995. Industrialisasi Pertanian Sebagai Strategi Agribinis dan Pembangunan Pertanian Dalam Era Globalisasi. Orasi Pengukuhan Ahli Peneliti Utama. Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Departemen Pertanian. Bogor.
Subejo, 2010. Penyuluhan Pertanian Terjemahan dari Agriculture Extention (Edisi 2). Jakarta.
Sugiarto. 2012. Pola Strategi dan Kebijakan Dalam Membangun Keunggulan Kompetitif Agribisnis Jawa Timur. Universitas Trunojoyo Madura.
Bangkalan.
Supriana, Tavi, 2016. Metode Penelitian Sosial Ekonomi. USU Press. Medan.
Supriyanti, Rachman H.P.S. 2003. Efisiensi dan daya saing usahatani bawang merah (kasus Kabupaten Indramayu dan Majalengka, Jawa Barat).
Prosisding Penerapan Teknologi Tepat Guna Dalam Mendukung Agribisnis. Bogor (ID): PSEKP
Suratiyah, Ken. 2011. Ilmu Usahatani. Penebar Swadya : Jakarta.
Tambunan, Tulus. 2003. Perkembangan Sektor Pertanian di Indonesia, Beberapa Isu Penting. Ghalia Indonesia Jakarta.
Tim Bina Kaya Tani. 2008. Pedoman Bertanam Bawang Merah. Bandung : Swadaya.
Universitas Sumatera Utara
Wibowo. 2009. Bawang Merah, Bawang Putih, Bawang Bombay. Penebar Swadaya. Jakarta.
Winarso B. 2003. Dinamika Perkembangan Harga, Hubungannya Dengan Tingkat Keterpaduan Antarpasar dalam Menciptakan Efisiensi Pemasaran Komoditas Bawang Merah. Jurnal Ilmiah Kesatuan.
Zuhal. 2010. Knowledge and Innovation: Platform Kekuatan Daya Saing, Jakarta:
PT Gramedia Pustaka Utama.
Universitas Sumatera Utara
Lampiran 1. Peta Desa Cinta Dame, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir
Universitas Sumatera Utara
Lampiran 2a. Karakteristik Petani Sampel di Desa Cinta Dame
No.
Sampel Jenis Kelamin
Luas
Lampiran 2b. Karakteristik Petani Sampel di Desa Cinta Dame
No.
Sampel Jenis Kelamin Luas lahan (Ha)
Lampiran 3a. Biaya Penggunaan Bibit Bawang Merah/Musim Tanam di Desa Cinta Dame
No Responden Luas Lahan
(Ha) Varietas Jumlah
(Kg)
Harga Satuan (Rp/kg)
Total Biaya (Rp)
1 1 Brebes 750 28.500 21.375.00
2 0,24 Samosir 120 30.000 3.600.00
3 1 Samosir 650 29.000 18.850.00
4 0,12 Samosir 100 29.500 2.950.00
5 0,2 Samosir 125 29.500 3.687.50
6 0,04 Samosir 25 30.000 750.00
7 0,08 Samosir 60 30.000 1.800.00
8 0,12 Samosir 90 30.000 2.700.00
9 0,04 Samosir 28 30.000 840.00
10 0,16 Samosir 110 29.500 3.245.00
11 0,04 Samosir 25 30.000 750.00
12 0,04 Samosir 25 30.000 750.00
13 0,16 Samosir 115 29.500 3.392.50
14 0,12 Samosir 75 30.000 2.250.00
15 0,08 Samosir 54 30.000 1.620.00
16 0,12 Samosir 75 30.000 2.250.00
17 0,12 Samosir 82 30.000 2.460.00
Universitas Sumatera Utara
Lampiran 3b. Biaya Penggunaan Bibit Bawang Merah/Musim Tanam di Desa Cinta Dame
No Responden Luas Lahan
(Ha) Varietas Jumlah
(Kg)
Harga Satuan (Rp/kg)
Total Biaya (Rp)
18 0,12 Samosir 75 30.000 2.250.00
19 0,16 Samosir 110 29.500 3.245.00
20 0,12 Samosir 80 30.000 2.400.00
21 0,12 Samosir 85 30.000 2.550.00
22 0,16 Samosir 105 29.500 3.097.50
23 0,12 Samosir 100 29.500 2.950.00
24 0,12 Samosir 85 30.000 2.550.00
25 0,08 Samosir 55 30.000 1.650.00
26 0,12 Samosir 75 30.000 2.250.00
27 0,08 Samosir 54 30.000 1.620.00
28 0,16 Samosir 110 29.500 3.245.00
29 0,04 Samosir 53 30.000 1.590.00
30 0,12 Samosir 100 29.500 2.950.00
31 0,12 Samosir 80 30.000 2.400.00
32 0,12 Samosir 80 30.000 2.400.00
33 0,12 Samosir 75 30.000 2.250.00
34 0,16 Samosir 120 29.000 3.480.00
Universitas Sumatera Utara
35 0,12 Samosir 80 30.000 2.400.00
Lampiran 3c. Biaya Penggunaan Bibit Bawang Merah/Musim Tanam di Desa Cinta Dame
No Responden Luas Lahan (Ha) Varietas Jumlah (Kg)
Harga Satuan (Rp/kg)
Total Biaya (Rp)
36 0,16 Samosir 110 29.500 3.245.00
37 0,12 Samosir 82 30.000 2.460.00
38 0,12 Samosir 75 30.000 2.250.00
Jumlah 6,24 4.298 1.131.500 126.502.500
Rataan/Petani 0,164211 113,11 29.776,32 3.329.013,16
Rataan/Hektar 1 688,78 181.330,13 20.272.836,54
Universitas Sumatera Utara
Lampiran 4a. Jumlah dan Biaya Pemupukan Usahatani Bawang Merah Per Petani/Musim tanam
16 0,12 150 300.000 0 0 30 45.000 0 0
17 0,12 150 300.000 0 0 0 0 50 150.000
18 0,12 150 300.000 0 0 50 75.000 0 0
19 0,16 0 0 0 0 0 0 50 150.000
Lampiran 4b. Jumlah dan Biaya Pemupukan Usahatani Bawang Merah Per Petani/Musim tanam
No
36 0,16 200 400.000 50 450.000 0 0 50 150.0
37 0,12 150 300.000 0 0 0 0 50 150.0
38 0,12 150 300.000 0 0 50 75.000 0 0
Jumlah 6,24 2.950,00 5.900.000,00 1.684,00 15.156.000,00 1.317,00 3.292.500,00 350,00 1.050.0 Rataan/
Petani 0,16 77,63 155.263,16 44,32 398.842,11 35,59 86.644,74 9,21 27.631
Rataan/
Hektar 1 472,76 945.512,82 269,87 2.428.846,15 211,06 527.644,23 56,09 168.26
Lampiran 4c. Jumlah dan Biaya Pemupukan Usahatani Bawang Merah Per Petani/Musim tanam
No Responden Luas Lahan (Ha)
13 0,16 26 104.000 100 100.000 156 474.000
Lampiran 4d. Jumlah dan Biaya Pemupukan Usahatani Bawang Merah Per Petani/Musim tanam
No Responden Luas Lahan (Ha)
35 0,12 0 0 600 600.000 692 855.000
36 0,16 0 0 0 0 300 1.000.000
37 0,12 20 80.000 50 50.000 270 580.000
38 0,12 0 0 0 0 200 425.000
Jumlah 6,24 1.367,00 5.468.000,00 2.990,00 2.990.000,00 10.658 33.856.500
Rataan/ Petani 0,16 35,97 143.894,74 78,68 78.684,21 280,47 890.960,53
Rataan/ Hektar 1 219,07 876.282,05 479,17 479.166,67 1.708,01 5.425.721,15
Universitas Sumatera Utara
Lampiran 5a. Jumlah dan Biaya Pestisida Usahatani Bawang Merah Per Petani/Musim tanam
No Responden
Luas Lahan (Ha)
Curacron Antracol Indomektin Alika Matador
Jumlah
Lampiran 5b. Jumlah dan Biaya Pestisida Usahatani Bawang Merah Per Petani/Musim tanam
No Responden
Luas Lahan (Ha)
Curacron Antracol Indomektin Alika Matador
Jumlah
Hektar 1 1.947,12 679.807,69 1.402,24 168.269,23 136,22 252.003,21 200,32 101.442,31 141,03 52.8
Universitas Sumatera Utara
Lampiran 5c. Jumlah dan Biaya Pestisida Usahatani Bawang Merah Per Petani/Musim tanam
No Responden
Luas Lahan (Ha)
Trigard Dithane Agrimec Total
Pestisida
Lampiran 5d. Jumlah dan Biaya Pestisida Usahatani Bawang Merah Per Petani/Musim tanam
Trigard Dithane Agrimec Total
Pestisida
Hektar 1 40,06 200.320,51 1.762,82 190.384,62 56,09 89.743,59 5685,897436 1.604.086,54
Universitas Sumatera Utara
Lampiran 6a. Biaya Penyusutan Alat dan Mesin Pertanian Usahatani Bawang Merah Per Petani/Musim tanam
No Sampel
Luas Lahan
Cangkul Kereta Sorong Semprot Gendong
Jumlah
Lampiran 6b. Biaya Penyusutan Alat dan Mesin Pertanian Usahatani Bawang Merah Per Petani/Musim tanam
No Sampel Luas Lahan
Cangkul Kereta Sorong Semprot Gendong
Jumlah
Per Petani 0,29 2,1052 5.7631,5 5,026316 23.542,11 0,815789 282.894,7 3,868421 60.423,78 1,026316 382.236,8 5,815789 76.878,57 Rata-Rata
Universitas Sumatera Utara 8
Lampiran 7a. Biaya PBB/Sewa Lahan Usahatani Bawang Merah Per Petani/Musim Tanam di Desa Cinta Dame
Lampiran 7b. Biaya PBB/Sewa Lahan Usahatani Bawang Merah Per Petani/Musim Tanam di Desa Cinta Dame Jumlah 183.669.333,26 22.498.986,66 133,00 6.744.412,22 Rata-Rata Per
Petani 4.833.403,51 592.078,60 3,50 177.484,53 Rata-Rata Per
Hektar 29.434.188,02 3.605.606,84 21,31 1.080.835,29
Universitas Sumatera Utara
Lampiran 8a. Biaya Lain-Lain Usahatani Bawang Merah Per Petani/Musim Tanam di Desa Cinta Dame
Lampiran 8b. Biaya Lain-Lain Usahatani Bawang Merah Per Petani/Musim Tanam di Desa Cinta Dame
Jumlah 6,24 869,00 869.000,00 21,00 4.800.000,00 5.669.000,00 Rataan/
Petani 0,16 22,87 22.868,42 0,55 126.315,79 149.184,21 Rataan/
Hektar 1 139,26 139.262,82 3,37 769.230,77 908.493,59
Universitas Sumatera Utara
Lampiran 9a. Curahan Tenaga Kerja di Desa Cinta Dame
Tanah Penanaman Penyiangan Pemupukan Pengendalian Panen Pasca Panen
Lampiran 9b. Curahan Tenaga Kerja di Desa Cinta Dame
Tanah Penanaman Penyianga
n Pemupukan Pengendalia
n Panen Pasca
Lampiran 10a. Biaya Tenaga Kerja Usahatani Bawang Merah Di Desa Cinta Dame
No. Spl Pengolahan Penanaman Penyiangan Pengendalian
Hama Panen
Lampiran 10b. Biaya Tenaga Kerja Usahatani Bawang Merah Di Desa Cinta Dame
No. Spl Pengolahan Penanaman Penyiangan Pengendalian
Hama Panen
Total Biaya
TKLK TKLK TKLK TKLK TKLK
24 0 150.000 0 0 150.000 300.000
25 0 0 0 0 75.000 75.000
26 75.000 75.000 0 0 75.000 225.000
27 75.000 150.000 0 0 0 225.000
28 0 150.000 0 0 225.000 375.000
29 150.000 150.000 0 0 150.000 450.000
30 75.000 0 0 0 75.000 150.000
31 0 75.000 0 0 75.000 150.000
32 0 0 0 0 0 0
33 0 75.000 0 0 75.000 150.000
34 0 150.000 0 0 150.000 300.000
35 0 75.000 0 0 150.000 225.000
36 150.000 150.000 0 0 225.000 600.000
37 0 150.000 75.000 0 150.000 375.000
38 0 150.000 0 75.000 75.000 300.000
Jumlah 1.875.000 3.150.000 600.000 75.000 4.350.000 10.050.000
Rata-Rata 49.342 82.895 15.789 1.974 114.474 264.773
Universitas Sumatera Utara
Lampiran 11a. Penerimaan Usahatani Bawang Merah di Desa Cinta Dame
No Sampel Luas Lahan (Ha) Total Produksi (Kg) Harga (Rp) Penerimaan (Rp)
1 1 5000 18.000 90.000.000
2 0,24 750 15.000 11.250.000
3 1 6000 18.000 108.000.000
4 0,12 800 18.000 14.400.000
5 0,2 700 14.000 9.800.000
6 0,04 150 14.000 2.100.000
7 0,08 360 14.000 5.040.000
8 0,12 500 14.000 7.000.000
9 0,04 180 14.000 2.520.000
10 0,16 800 13.000 10.400.000
11 0,04 130 16.000 2.080.000
12 0,04 150 20.000 3.000.000
13 0,16 750 16.000 12.000.000
14 0,12 550 15.000 8.250.000
15 0,08 400 10.000 4.000.000
16 0,12 540 10000 5.400.000
17 0,12 600 13.000 7.800.000
18 0,12 570 18..000 10.260.000
19 0,16 800 18.000 14.400.000
20 0,12 600 14.000 8.400.000
21 0,12 525 16.000 8.400.000
22 0,16 750 15.000 11.250.000
Universitas Sumatera Utara
Lampiran 11b. Penerimaan Usahatani Bawang Merah di Desa Cinta Dame
No Sampel Luas Lahan (Ha) Total Produksi (Kg) Harga (Rp) Penerimaan (Rp)
23 0,12 502 15.000 7.530.000
24 0,12 520 16.000 8.320.000
25 0,08 370 10.000 3.700.000
26 0,12 550 18.000 9900.000
27 0,08 400 10.000 4.000.000
28 0,16 750 18000 13.500.000
29 0,04 300 15..000 4.500.000
30 0,12 507 16.000 8.112.000
31 0,12 600 14000 8.400.000
32 0,12 525 17.000 8.925.000
33 0,12 600 13.000 7.800.000
34 0,16 700 17.000 11.900.000
35 0,12 600 12.000 7.200.000
36 0,16 700 14.000 9.800.000
37 0,12 600 13.000 7.800.000
38 0,12 600 13.000 7.800.000
Jumlah 6,24 30.429 564.000 484.937.000
Rata-Rata 0,16 800,76 148.42,11 12.761.500,00
4.876,442308 90.384,61538 77.714.262,82
Universitas Sumatera Utara
Lampiran 12a. Rekapitulasi Biaya Tetap dan Biaya Variabel di Desa Cinta Dame
Cost) Biaya Variabel (Variable Cost)
Total Biaya
Lampiran 12b. Rekapitulasi Biaya Tetap dan Biaya Variabel di Desa Cinta Dame
Cost) Biaya Variabel (Variable Cost)
Total Biaya Jumlah 1.528.022 6.744.412 33.856.500 10.050.000 5.669.000 126.502.500 10009500,00 194.359.934 30429 564.000 484.937.000 Rataan/Petani 40.211 177.484,53 890.960,53 264.473,68 149.184,21 3.329.013,16 263407,89 5.114.735,12 800,76 14.842 12.761.500 7 Rataan/Hektar 244.875 1.080.835 5.425.721 1.610.577 908.494 20.272.836,54 1604087 31.147.425 4876 90.385 77.714.263
Universitas Sumatera Utara
Lampiran 13. Nilai Tukar Bayangan
Sumber: Bank Indonesia, 2017.
Konversi Ekspor dan Impor Dalam Mata Uang Rupiah
US$ Rp
Ekspor 14.790.000.000 196.910.362.500.000,00 Impor 15.060.000.000 200.505.000.000.000,00
Sumber: Badan Pusat Statistik, 2017
Nilai Tukar Bayangan (SER)
Xt Rp. 196.910.362.500.000,00
Mt Rp. 200.505.000.000.000,00
Txt Rp. 33.000.000.000.000,00
Tmt Rp. 3.800.000.000.000,00
SCF 0,982448136
OER Rp. 13.314
SER Rp. 13.551,86041
Keterangan:
Xt : Nilai Ekspor tahun 2017 Mt : Nilai Impor tahun 2017
Txt : Penerimaan Pajak Ekspor tahun 2017 Tmt : Penerimaan Pajak Impor tahun 2017 SCF : Faktor Konversi Standar
OER : Nilai Tukar Resmi
SER : Nilai Tukar Bayangan Universitas Sumatera Utara
Lampiran 14. Alokasi Biaya Produksi Komoditas Bawang Merah di Daerah Penelitian
No Uraian Domestik Asing
1 Benih 100% 0%
2 Pupuk Anorganik
TSP 71% 29%
ZA 71% 29%
NPK 71% 29%
Phonska 100% 0%
3 Pupuk Organik
Mabar 100% 0%
Organik Biasa 100% 0%
4 Pestisida 100% 0%
5 Tenaga Kerja 100% 0%
6 Penyusutan Peralatan 100% 0%
7 PBB/Sewa Lahan 100% 0%
Universitas Sumatera Utara
Lampiran 15. Harga Bayangan Output Bawang Merah di Desa Cinta Dame
1 FOB Bawang Merah di China (US$/Ton)1) 1000,00
2 Freight and Insurance (US$/Ton)2) 100,00
3 Harga CIF Indonesia (US$/Ton) 1.100,0
4 Nilai Tukar Bayangan (Rp/US$) 13.552,00
5 Harga CIF dalam mata uang domestik
(Rp/Ton) 14.907.200,00
6 Harga CIF (Rp/Kg) 14.907,20
7 Transportasi dan Handling Eksportir (Rp/Kg)
a. Pelabuhan - Provinsi (Rp/Kg)3) 60,00
b. Penanganan (Bongkar Muat) (Rp/Kg)3) 60,00 8 Harga Paritas Ekspor tingkat Pedagang Besar
(Rp/Kg) Rp14.787,2
9 Biaya distribusi ke Tingkat Petani (Rp/Kg)3)
a. Provinsi - Desa (Rp/Kg) 300,00
10 Keuntungan Supplier (Rp/Kg) 500,00
11 Harga Paritas Ekspor tingkat Petani (Rp/Kg) Rp 13.987,2
Sumber:
1) : Lalwu Jufu Foodstuff co., Ltd. 2017 Fresh Chinese Onion (Bawang Merah) https://indonesian.alibaba.com/product-detail/small-fresh-onion-from-china-60696126006.html
2) : 10% dari harga FOB untuk barang yang berasal dari Asia Non-Asean (Dirjen Pajak) 3) : Mengacu pada perhitungan harga bayangan pada Novianto (2012)
Universitas Sumatera Utara
Lampiran 16. Harga Bayangan Input Pupuk Anorganik di Desa Cinta Dame
domestik (Rp/Ton) 5.986.866 2.236.080 3.279.584 6 Harga CIF (Rp/Kg) 5.986,866 2.236,08 3.279,58 7 Transportasi dan Handling
Eksportir (Rp/Kg)
a. Pelabuhan - Provinsi
(Rp/Kg)3) 70,00 70,00 70,00
b. Penanganan (Bongkar
Muat) (Rp/Kg)3) 19,00 19,00 19,00
8 Harga Paritas Impor tingkat
Pedagang Besar (Rp/Kg) 5.897,866 2.147,08 3.190,58 9 Biaya distribusi ke Tingkat Petani
(Rp/Kg)
a. Provinsi - Kabupaten
(Rp/Kg)3) 81,25 81,25 81,25
b. Kabupaten - Desa (Rp/Kg)3) 81,25 81,25 81,25 c. Penyalur/KUD (Rp/Kg)4) 3,75 3,75 3,75 d. Pengecer/KUD (Rp/Kg)4) 10,13 10,13 10,13 10 Harga Paritas Impor tingkat Petani
(Rp/Kg) 5.721,486 1.970,7 3.014,2
Sumber:
1) TSP : World Bank, Commodity Price Data (2017)
TSP - Tunisian origin, granular, fob; previously US origin, f.o.b. US Gulf ZA β Hebei Monband Water Soluble Fertilizer Co., Ltd
https://monband.en.alibaba.com/?spm=a2700.md_in_ID.cordpanyb.1.1198470fkQGkWk NPK βTianjin Crown Champion Industrial Co.,Ltd.
https://crownchampion.en.alibaba.com/?spm=a2706.9121147.0.0.524ebcf4y4lFcs 2) 10% dari harga FOB untuk barang yang berasal dari Asia Non-Asean (Dirjen Pajak)
15% dari harga FOB untuk barang yang berasal dari Eropa, Amerika, dan Afrika (Dirjen Pajak)
3) Mengacu pada perhitungan harga bayangan pupuk anorganik pada Novianto (2012) 4) SK Menteri Keuangan RI Nomor 328/KMK.01/1998 dan SK Menteri Keuangan RI
Nomor 362/KMK.01/1998
Universitas Sumatera Utara
Lampiran 17. Harga Privat dan Harga Sosial Input-Output Kentang di Desa
Organik Biasa Rp/Kg 1.000,00 1.0
Pestisida
Curacron Rp/gram 280
Antracol Rp/gram 120
Indomektin Rp/gram 1.850,00 1.8
Alika Rp/gram 508
Matador Rp/gram 400
Trigard Rp/gram 5.000,00 5.0
Dithane Rp/gram 108
Agrimec Rp/gram 1.600,00 1.6
Peralatan
Semprot Gendong Rp/Unit 74.907,33 74.
Kereta Sorong Rp/Unit 74.067,86 74.
Cangkul Rp/Unit 11.182,50 11.
Sewa Lahan/PBB Rp/Ha 1.080.855,29 1.080
Tenaga Kerja
Pria Rp/Hari 75.000 10
Wanita Rp/Hari 75.000 10
Biaya Lain-Lain
Karung Rp/Karung 1.000 1
Sewa Traktor Rp/Ha 1.000.000 1.0
Benih Rp/Kg 29.433 29
Output Rp/Kg 15.937 13
Universitas Sumatera Utara
Lampiran 18. Budget Privat dan Budget Sosial Input-Output Bawang Merah di Desa Cinta Dame
Input Satuan Privat Sosial
Curacron Rp/gram 545.193,6 545.193
Antracol Rp/gram 168.268,8 168.268
Indomektin Rp/gram 252.007 252.00
Alika Rp/gram 101.762,6 101.762
Matador Rp/gram 56.412 56.4
Trigard Rp/gram 200.300 200.30
Dithane Rp/gram 190.384,6 190.384
Agrimec Rp/gram 89.744 89.74
Peralatan
Semprot Gendong Rp/Unit 468.170,8 468.170
Kereta Sorong Rp/Unit 362.932,5 362.932
Cangkul Rp/Unit 143.136 143.13
Sewa Lahan/PBB Rp/Ha 1.080.855 1.080.8
Tenaga Kerja
Pengolahan Tanah Rp/Hari 300.000 408.9
Penanaman Rp/Hari 502.500 685.048
Penyiangan Rp/Hari 96.000 130.874
Pengendalian Rp/Hari 12.000 163.59,
Panen Rp/Hari 690.000 949.865
Biaya Lain-Lain
Karung Rp/Karung 139.260 139.26
Sewa Traktor Rp/Hektar 1.000.000 1.000.0
Benih Rp/Kg 20.272.779,09 20.272.779,
Output Rp/Kg 77.707.202,92 68.201.5
Universitas Sumatera Utara
Lampiran 19. Policy Analysis Matrix (PAM) Komoditi Bawang Merah Desa Cinta Dame, Kabupaten Samosir
Uraian Penerimaan Biaya Keuntungan
Tradeable Non Tradeable
Harga Privat 77.707.202 3.832.760 27.964.666 45.909.776 Harga Sosial 68.201.587 2.482.784 28.980.880 36.737.923 Dampak Kebijakan 9.505.615 1.349.976 -1.016.214 9.171.854 Hasil Analisis:
1) Rasio Biaya Privat (PCR)
PCR =
πΆπ΄βπ΅
=
π΅πππ¦π ππππ’π‘ πππ πππππππππ ππππ£ππ‘ππππππππππ ππππ£ππ‘ β π΅πππ¦π πΌπππ’π‘ πππππππππ ππππ£ππ‘
= 0,664606676
2) Rasio Biaya Sumber Daya (DRC) DRC = πΊ
πΈβπΉ
=
π΅πππ¦π ππππ’π‘ πππ πππππππππ πππ πππππππππππππ πππ πππβ π΅πππ¦π πΌπππ’π‘ πππππππππ πππ πππ
= 0,84603
Universitas Sumatera Utara
Lampiran 20. Produktivitas Usahatani Bawang Merah di Desa Cinta Dame
No Responden Luas Lahan (Ha) Produksi (Ton) Produktivitas
1 1 5 5
Rataan/Petani 0,16421 0,80
Rataan/Hektar 1 4,892468
Universitas Sumatera Utara
Universitas Sumatera Utara