BAB V PENUTUP
B. Saran
Dari kesimpulan diatas, maka saran-saran sebagai berikut :
1. Fungsi perencanaan yang dilakukan oleh pimpinan Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji, dikomunikasikan dengan lebih baik agar semua pegawai medik dan non medik dapat memahami dengan baik serta berkaloborasi untuk menangani pasien Covid-19
2. Fungsi Pengorganisasian belum menjelaskan secara rinci tupoksi masing-masing paramedik, sebaiknya dijelaskan pada masing-masing-masing-masing tugas dan fungsinya agar dapat memahami tugas yang diberikan dengan baik.
3. Fungsi pelaksanaan dalam pengarahann sebaiknya dilakukan dengan berbagai pendekatan terutama dalam motivasi, sosial dan finansial.
4. Fungsi Evaluasi sebaiknya dilakukan dengan menetapkan indikator-indikator serta membagikan kuesioner untuk mengukur hasil kinerja paramedik terhadap pasien Covid-19 pada manaejemen rumah sakit dala penanganan pasien Covid-19 di RSUD Labuang Baji.
Meskipun penulis meginginkan kesempurnaan pada penyusunan tugas akhir ini namun pada hakikatnya masih banyak kekurangan yang perlu penuis perbaiki. Hal ini dikarenakan masih minimnya pengetahuan penulis. Oleh karena itu kritik dan saran para pembaca sangat penulis harapkan untuk bahan evaluasi selanjutnya.
DAFTAR PUSTAKA
Akbar, A., Indrawati, L., & Sumijatun, S. (2021). Pelaksanaan Manajemen Klinis di Instalasi Gawat Darurat di RS Siaga Raya Pada Masa Pandemi COVID-19.
Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI), 5(1), 32–38. https://doi.org/10.52643/marsi.v5i1.1293
Aulia, Y. (2019). Manajemen Pembiayaan Pendidikan di Sekolah. 1–4.
https://doi.org/10.31227/osf.io/e6xzv
Effendi, N., & Widiastuti, H. (2021). Dampak Pendemi Covid 19 terhadap pelayanan kesehatan rumah sakit di Indonesia. Jurnal Kesehatan, 7(2), 353–
360. https://doi.org/10.24252/kesehatan.v7i2.54
Effendi, U. (2015). Asas Manajemen. PT Rajagrafindo Persada.
Gontina, W. (2020). RS Berlomba Kembalikan Kepercayaan Pasien Saat Pandemi.
Rri.Co.Id.
Indonesia. (2020). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease Covid 19. Kementerian Kesehatan.
Mahsyar, A. (2011). Masalah Pelayanan Publik di Indonesia Dalam Perspektif Administrasi Publik. Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan, 1(2), 81–90.
https://doi.org/10.26618/ojip.v1i2.22
Nugraha, I. N., Suciani, I., & Sonia, D. (2021). Pengaruh Pandemi Covid-19 Terhadap Pelayanan Kesehatan Bagian Rekam Medis Di Rumah Sakit XX Cimahi. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 1(8), 997–1003.
https://cerdika.publikasiindonesia.id/index.php/cerdika/article/view/148 Nurani, D., Kaseke, M. M., & Mongan, A. E. (2021). Dampak Pandemi
Coronavirus Disease-19 terhadap Mutu Pelayanan Kemoterapi di Ruang Delima RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. E-CliniC, 9(2), 412.
https://doi.org/10.35790/ecl.v9i2.33490
Permana, R. (2019). Manajemen Strategi Redaksi Riau24.Com Dalam Menghadapi Persaingan Media Online. 3699.
Ramli, M. (2013). Manajemen Pelayanan Publik Berbasis Kemanusian.
ALAUDDIN UNIVERSITY PRESS.
Safitri, DM. (2019). Zero Kasus Covid, RSUD Labuang Baji Mulai Dibanjiri Pasien Umum. https://www.sonora.id/read/422690143/zero-kasus-covid-rsud-labuang-baji-mulai-dibanjiri-pasien-umum (onlline)
Taufiqurokhman, & Satispi, E. (2018). Teori Dan Perkembangan Manajemen Pelayanan Publik. In Umj Press 2018 (Cetakan Pe). UMJ PRESS 2018.
Utami, Y. P. D., Pinzon, R. T., & Meliala, A. (2021). Evaluasi Kesiapan Rumah Sakit Menghadapi Bencana Non-Alam: Studi Kasus COVID-19 di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia : JKKI, 10(2), 100–106. https://journal.ugm.ac.id/jkki/article/view/61686
WHO. (2020). Mempertahankan layanan kesehatan esensial : panduan operasional untuk konteks COVID-19. Panduan Interim.
Widya Astari, D., Noviantani, A., & Simanjuntak, R. (2021). Kepuasan Pasien terhadap Mutu Pelayanan Keperawatan di Era Pandemi Covid-19 di Rumah Sakit Mata Cicendo. Journal of Hospital Accreditation, 03(1), 34–38.
Winardi, 1990. Dasar-Dasar Manajemen, Bandung: Sinar Baru Yunus, Eddy. Manajemen Strategis. Penerbit Andi, 2016.
Zulfikar, A., Sultan, M. I., & Kahar. (2017). Peran Humas Dalam Meningkatkan Citra Rumah Sakit Dr Wahidin Sudirohusodo Sebagai Rumah Sakit Berstandar Internasional. 6(1).
LAMPIRAN
PEDOMAN WAWANCARA Pertanyaan untuk informan
NAMA :
UMUR :
PEKERJAAN :
NO. INFORMAN INDIKATOR PERTANYAAN JAWABAN
Pertanyaan Pendahuluan Nama, Jabatan, Peran dalam Tim Covid-19, Tupoksi dalam tim, SK tim Covid-19.
1
Informan Perencanaan
1. Langkah awal apa yang diambil oleh informan sebelum menangani pasien Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji?
2. Bagaimana peran dan fungsi informan dalam merencanakan penanganan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji?
3. Bagaimana upaya informan agar penanganan pasien Covid-19 bisa berjalan sesuai rencana?
4. Apakah dalam penanganan pasien Covid-19 terdapat panduan asuhan informan dan Paramedis?
5. Bagaimana penganggaran sumber dana program tim Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji?
6. Bagaimana rencana pengadaan sarana dan prasarana penanganan Covid-19?
2 Organisasi 1. Berapa orang nakes yang terlibat dalam tim penanganan Covid-19 dan apa perannya masing-masing? (Berapa Dokter, Perawat, dll)
2. Bagaimana sinergitas/Komunikasi/kerja sama antara informan dengan atasan atau pimpinan Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji?
3. Bagaimana sinergitas/Komunikasi/kerja sama antara informan dengan aggota tim penganan Covid-19 atau pimpinan Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji?
4. Bagaimana langkah penanganan Pasien Covid-19 degan melihat 3 tingkatan gejala?
5. Bagaimana sistem penanganan atas komplain dan keluhan yang disampaikan oleh pasien atau keluarga pasien?
6. Bagaimana sistem penanganan atas komplain dan keluhan yang disampaikan oleh para medis?
7. Bagaimana jalur komunikasi /penganan antar tim Covid-19 dalam menangani pasien Covid-19 yang meninggal dunia? Apakah ada tim khusus? Apa tupoksinya
8. Bagaimana pembagian jadwal shift antar nakes (berapa shift sehari dan berapa orang dalam satu shift)
3 Pelaksanaan 1. Apakah penanganan pasien Covid-19 sesuai dengan panduan asuhan klinis dan keperawatan
2. Apa saja yang menjadi peran dan tugas dokter speasialis, dokter umum dan paramedis dalam menangani pasien Covid-19?
3. Bagaimana penyaluran sumber dana untuk anggaran penanganan pasien (logistik, APD, honor dll)
4. Bagaimana proses pengadaan sarana dan prasarana penanganan pasien Covid-19?
5. Bagaimana upaya tim Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji dalam pencegahan penularan Covid-19?
6. Bagaimana upaya edukasi tim Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji terhadap masyarakat atau pasien tentang pandemi Covid-19
7. Bagaimana upaya tim Covid-19 menangani masalah kekurangan SDM (jika nakes terpapar Covid-19)
8. Apa saja kendala yang dihadapi dalam menangani pasien Covid-19?
9. Apakah sarana dan prasarana teknologi digitalisasi sangat membantu dalam meminimalisir pasien Covid-19?
10. Bagaimana panduan asuhan klinik dan keperawatan yang diberikan kepada pasien?
Evaluasi 1. Apakah penanganan pasien Covid-19 telah sesuai dengan panduan asuhan klinis dan keperawatan. Jika ada yang diimprove apakah dilakukan revisi terhadap panduan tersebut?
2. Apakah sumber dana untuk penanganan Covid-19 telah sesuai anggaran dengan belanja? (APD, obat-obatan
3. Apakah sarana dan prasarana mendukung dalam penangan pasien Covid-19?
4. Apakah SDM tim Covid-19 telah bekerja sesuai dengan tupoksinya masing-masing?
5. Adakah saran dan kritik yang bapak terima dari dokter dan paramedis dalam penanganan pasien Covid-19?
Wawancara Dengan Bapak Dr. Zainuddin, M.Kes Selaku Ketua Tim Humas Dan Pengadaan, Kepala Seksi Perencanaan Dan Pengembangan, Sekertaris Komite Korelasi Pendidikan Pelayanan Keperawatan
Wawancara pertama dengan Bapak Dr. Zainuddin, M.Kes pada tanggal 12 Agustus 2021
Wawancara kedua dengan Bapak Dr. Zainuddin, M.Kes pada tanggal 24 Agustus 2021
• Wawancara dengan Ibu Ratna Wati R, A.Mk dan Ibu Sri Mulia, A.Mk sebagai perawat penanganan pasien Covid-19
Wawancara dengan Ibu Ratna Wati R. A.Mk pada tanggal 17 Agustus 2021
Wawancara dengan Ibu Sri Mulia, A.Mk pada tanggal 12 Agustus 2021
Wawancara dengan Ibu Naharia, S.Sos dan Ibu Amelia selaku pasien keluarga pasien Covid-19
Wawancara dengan ibu Naharia, S.Sos yang pernah mengidap covid pada tanggal 15 Oktober 2021
Wawancara dengan Ibu Amelia selaku keluarga pasien pada tanggal 06
• Pengambilan data awal serta observasi awal dalam menunjang penulisan karya tulis ilmiah mahasiswa untuk menyelesaikan tugas akhir.
Pengambilan data berupa profil rumah sakit pada tanggal 29 juni 2021
Observasi awal berupa wawancara singkat terhadap petugas kebersihan pada tanggal 26 juli 2021
• Pemeriksaan serta perawatan oleh dokter dan perawat terhadap pasien yang terindikasi virus Covid-19 menggunakan APD lengkap
Penanganan Pasien Covid-19 pada tanggal 24 Agustus 2021
Penanganan Pasien Covid-19 pada tanggal 24 Agustus 2021
RIWAYAT HIDUP
Nurul Haviva atau akrabnya disapa Iva lahir pada tanggal 25 bulan November tahun 1999 di Kabupaten Luwu Timur Kecamatan Towuti tepatnya di desa Mahalona, anak kedua dari empat bersaudara, ayahnya bernama Talha M dan ibunya bernama Erni. Penulis menghabiskan masa kecilnya di desa tempatnya dilahirkan. Menempuh pendidikan sekolah dasar di SDN 276 Lampesue, Sekolah Menengah Pertama di SMPN 3 Towuti serta menghabiskan masa akhir sekolahnya di ibu kota Kabupaten Luwu Timur SMAN 1 Malili yang sekarang telah berganti nama menjadi SMAN 1 Luwu Timur serta melanjutkan studi perguruan tingginya di Ibukota Provinsi Sulawesi Selatan yaitu Makassar tepatnya di Universitas Muhammadiyah Fakultas Sosial Politik Jurusan Ilmu Administrasi Negara dengan NIM 105611119917. Pengalaman organisasi, pernah menjadi anggota dan diutus sebagai perwakian Kabupaten Luwu Timur pada jumbara PMR se-Sulawesi Selatan pada tahun 2014 dan jumbara PMR se-Kabupaten Luwu Timur pada Tahun 2016 serta menjadi anggota OSIS SMAN 1 Malili periode 2016-2017, anggota Marching band, anggota Rohis, dan anggota ekstrakurikuler alat musik angklung. Di dunia perkuliahan pernah aktif pada salah satu ortom Muhammadiyah yaitu IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammdiyah) periode 2018-2019 serta mengikuti salah satu unit kegiatan mahasiswa yaitu LKIM-PENA (Lembaga kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran) periode 2019-2020.