• Tidak ada hasil yang ditemukan

Saran-Saran

Dalam dokumen YAYASAN OMAH AKSORO INDONESIA (Halaman 149-156)

BAB V PENUTUP

B. Saran-Saran

Kepemimpinan keagamaan Hj. Sariani tidak dapat lagi dipungkiri. Ia seorang perempuan yang memiliki pengaruh sangat besar bagi umatnya. Namun sayang hingga saat ini,

karya ini adalah karya akademis pertama yang mengungkap jejak langkah kepemimpinannya.

Ke depannya penulis berharap kaum akademisi lebih intens lagi dalam mengungkap kepemimpinan yang diperankan oleh seorang perempuan. Tidak mustahil, di luar sana masih banya perempuan-perempuan yang memiliki jiwa kepemimpinan seperti halnya Hj. Sariani.

Kepemimpinan yang diperankan oleh seorang perempuan disinyalir dapat mengurangi ketertindasan-ketertindasan yang dialami perempuan sebagai mana selama ini terjadi. Dengan memegang tampuk kepemimpinan tentunya ia akan mempunyai kesempatan dalam menentukan kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada perempuan. Oleh karenanya, penting membentuk sebanyak mungkin pemimpin perempuan Islam dalam berbagai ranah kehidupan dengan cara:

1. Tidak membedakan pola pendidikan watak kepemimpinan antara anak laki-laki dan perempuan.

2. Anak laki-laki dan perempuan berhak mengakses apa saja sepanjang membuat diri mereka berkembang.

3. Memberi kebebasan memilih sesuai hati nuraninya.

4. Melatih perempuan jatuh bangun dengan pilihannya, karena dengan proses itu akan muncul pendewasaan hidup dan otonomi diri.

5. Menghindari pengerangkengan perempuan dalam sangkar emas atas nama perlindungan.

Penutup

DAFTAR PUSTAKA

Abdurrahman Wahid dkk, Menakar Harga Perempuan:

Eksplorasi Lanjut Atas Hak-Hak Reproduksi Perempuan Dalam Islam. Bandung: Mizan, 1999.

Abraham RAP, Kiprah Wanita Dalam Dunia Politik diterjemahkan dari Woman in Power oleh Dorothy W.

Cantor and Tony Bernay. Jakarta: Gramedia, 1998.

AD Eridani, dkk, Merintis Keulamaan untuk Kemanusiaan:

Profil Kader Ulama Perempuan Rahima. Jakarta:

Rahima, 2014.

Agus Sunyoto, Atlas Wali Songo, Depok: IlMaN, 2014.

Ahmad Fadli, Ulama Betawi, Studi Tentang Jaringan Ulama Betawi dan Kontribusinya Terhadap Perkembangan Islam Abad ke 19 dan 20. Jakarta: Manhalun Nasyi-in Press, 2011.

Amelia Fauzia, Tentang Perempuan Islam: Wacana dan Gerakan. Jakarta: IKAPI, 2004.

Al- Khatib asy- Syirbini, Mughni al- Muhtaj, Juz IV. Beirut:

Dar Ihya at- Turats al- Arabi, t.t.

Arief Subhan, dkk, Citra Perempuan dalam Islam.

Jakarta: PT. Gramedia, 2003.

Ebrahim Moosa, Islam Progresif, Refleksi Dilematis tentang HAM, Modernitas dan Hak-Hak Perempuan di Dalam Hukum Islam, Jakarta Selatan: ICIP, 2004.

Fatima Mernisi, Teras Terlarang, Kisah Masa Kecil Seorang Feminis Muslim. Bandung: Mizan, 1999.

Fakhruddi Ar- Razi, At- Tafsir al- Kabir, Juz X, Tehran: Dar al- Kutub al- ‘Ilmiyyah, t.t.

Feminisme & Islam diterjemahkan dari Legal and Literary Perspectives. Penerjemah Purwanto, Bandung:

Penerbit Nuansa, 2000.

Fitria Zelfis, Bukan Perempuan Biasa, Yogyakarta: Buku Pintar, 2013.

Free Hearty, Keadilan Gender Persfektif Feminis Muslim dalam Sastra Timur Tengah. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2015.

Husein Muhammad, Fiqh Perempuan. Yogyakarta: LKiS, 2012

Imaduddin Ismail bin Katsir, Tafsir Al- Qur’an al- Azhim, juz I. Surabaya: Syirkat an- Nur Asiya, t.t.

Jurnal Perempuan, Vol. I, Jakarta: Universitas Indonesia, 1996.

Jurnal Kultur, Indonesian Islamic Women Enter The Political Arena oleh Blackburn, Susan, Vol.2, 2002.

Mastuki HS, dkk, Pedoman Penulisan Tesis, Jakarta: Pustaka STAINU, 2016.

M. Dien Madjid dan Johan Wahyudhi, Ilmu Sejarah Sebuah Pengantar. Jakarta: Prenada Media Group, 2014.

M. Quraish Shihab, Lentera Hati. Bandung: Mizan, 1999.

Mansour Fakih, Analisis Gender dan Transformasi Sosial.

Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1987.

Masdar F. Mas’udi, Islam Dan Hak-Hak Reproduksi Perempuan Dialog Fiqh Pemberdayaan. Bandung:

Mizan, 1997.

Penutup

Mohamad Sobary, Diskursus Islam Sosial, Memahami Zaman Mencari Solusi. Bandung: Zaman Wacana Mulia, 1998.

Murtadha Muthahhari, Hak-Hak Wanita Dalam Islam diterjemahkan dari The Rights of Woman in Islam, Jakarta: PT. Lentera Basritama, 1995.

Nasaruddin Umar, Argumen Kesetaraan Jender Persfektif Al-Qur’an. Jakarta: Paramadina, 1999.

Neng Dara Afiah, Islam, Kepemimpinan Perempuan dan Seksualitas, Jakarta: Pustaka Obor Indonesia, 2017.

Neng Dara Afiah, Islam, Potert Perempuan Muslim Progresif Indonesia, Jakarta: Pustaka Obor Indonesia, 2017.

Nor Huda, Sejarah Sosial Intelektual Islam di Indonesia.

Jakarta: PT. Grafindo Persada, 2015.

Sariani Thaha Ma’roef, Al- Ma’ruf & Pendirinya, Jakarta:T.pn, 2004.

Sariani Thaha Ma’roef, Menuju Kesempurnaan Ibadah, Jakarta:T.pn, 1990.

Saskia Eleonora Wieringa, Diterjemahkan Hersri Setiawan, Penghancuran Gerakan Perempuan di Indonesia, T.tp.

Garba Budaya dan Kalyana Mitra: 1999.

Studia Islamika, Indonesian Journal for Islamic Studies, Vol. 17, No. 2, 2010.

Tim Proyek Studi Jender dan Pembangunan Fisip UI, Femisme dan Antropologi oleh Henrietta L. Moore.

Jakarta: Obor, 1998.

Thaha Ma’roef dan Sariani Ma’roef, Tuntunan Berda’wah Dilengkapi Materi Da’wah, Jakarta: Yayasan Al-Ma’roef, 2014.

Widjajanti M. Santoso, Penelitian dan Pengarusutamaan Gender: Sebuah Pengantar. Jakarta: LIPI Press, anggota Ikapi, 2016.

Zaitunah Subhan, Tafsir Kebencian: Studi Bias Gender dalam Al-Qur’an. Yogyakarta: LkiS, 1999.

Zakiyuddin Baidhawy, Persefktif Agama-Agama, Geografis, dan Teori-teori, Wacana Teolog Feminis. Yogyakarta:

Pustaka Pelajar, 1997.

Penutup

BIOGRAFI PENULIS

Penulis lahir di Tasikmalaya, 10 Desember 1976. Pendidikan SI diselesaikan di kampus Institut Agama Islam Cipasung (IAIC) Singaparna, Tasikmalaya dibawah pimpinan KH. Ilyas Ruhiyat. Selama proses perkuliahan ini, penulis juga mengikuti program pendidikan non formal di Pondok Pesantren Riyadlul ‘Ulum, Cipeundeuy-Cipakat-Singaparna-Tasikmalaya.

Selain konsen dalam pendidikan yang sedang dijalani, penulis juga aktif dalam beberapa organisasi. Berawal dari ketertarikannya pada organisasi Pramuka semasa di pendidikan dasar, menengah dan atas, minat penulis dalam keorganisasian terus berlanjut. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) adalah organisasi yang penulis ikuti semasa menjadi mahasiswa di IAIC. Adapun jabatan yang pernah diampu pada organisasi ini adalah sebagai Sekretaris Cabang, periode 1998-2000.

Pada organisasi kemasyarakatan, penulis aktif di sebuah organisasi yang masih berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU), yaitu Muslimat. Adapun jabatan yang pernah diampu semasa aktif di organisasi Muslimat NU diantaranya adalah Sekretaris Anak Cabang Kramat Jati periode 2011-2016, dan Sekretaris Cabang Jakarta Timur periode 2016-2021.

Kegiatan utama penulis di samping perannya sebagai Ibu Rumah Tangga adalah sebagai pendidik di sebuah lembaga pendidikan formal tingkat Aliyah. Karir ini dimulai penulis sejak tahun 2003 hingga sekarang di Madrasah

Aliyah Al- Fathiyah di bawah naungan Yayasan Da’wah Islamiyah Al-Fathiyah dengan jabatan yang diampu sebagai Guru untuk mata pelajaran SKI dan Akidah Akhlak. Penulis juga aktif mengajar di sekolah di bawah naungan Mendikbud, yakni di SMK Bina Prestasi dengan jabatan yang diamou adalah sebagai Guru PAI.

Hingga saat biografi ini dibuat, penulis masih aktif pada kegiatan-kegiatan tersebut. Harapan penulis adalah mampu memberi manfaat sebanyak-banyaknya terhadap umat, sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Hal ini sesuai dengan motto penulis bahwa sebaik-baik manusia adalah manusia yang mampu memberi manfaat kepada umat.

Dalam dokumen YAYASAN OMAH AKSORO INDONESIA (Halaman 149-156)